Pertumbuhan ekonomi di Q4-2016 kemungkinan tumbuh negatif 1,95% qtq dibandingkan Q3-2016 yang tumbuh 3,2% qtq, mengikuti pola normalnya yang biasanya negatif pada Q4-2016. Secara tahunan kemungkinan juga melambat sebesar 4,97% yoy pada Q4-2016 dari 5,02% yoy pada Q3-2016. Sumber pertumbuhan masih berasal dari konsumsi rumah tangga. Kendati ada potensi perlambatan di Q4-2016 tetapi untuk tahun 2016 (FY) akan bisa mencapai 5% yoy, lebih tinggi dibandingkan tahun 2015 yang sebesar 4,79% yoy.
Data tenaga kerja AS di sektor non-farm untuk Januari 2017 tercatat naik 227K, lebih tinggi dibandingkan Desember 2016 sebesar 157K, dan tertinggi dalam 4 bulan terakhir. Kenaikan terutama bersumber dari sektor perdagangan (ritel), konstruksi, dan aktivitas keuangan. Peningkatan ini bisa menjadi pertimbangan the Fed naikkan suku bunganya pada pertemuan 14-15 Maret mendatang.
Salam,
Lana Soelistianingsih
Kepala Riset/Ekonom
Samuel Aset Manajemen
Telp: 62 21 28548828
Ulasan-Ekonomi-Harian-Senin-6-Februari-2017.pdf