PT Samuel Aset Manajemen (SAM) pada akhir November 2025 akan menerbitkan produk investasi terbaru, Reksa Dana Terproteksi SAM DANA OBLIGASI TERPROTEKSI 11 , sebagai solusi investasi antara keamanan pokok investasi dan hasil yang kompetitif dengan imbal hasil indikatif sekitar 6% net per tahun, setelah pajak dan biaya operasional.
Produk ini sesuai untuk:
Saat tren suku bunga mulai menurun dan pasar obligasi berpotensi menguat, periode ini menjadi momentum ideal untuk mengunci potensi imbal hasil menarik melalui produk seperti Reksa Dana Terproteksi.
Produk ini memiliki sejumlah keunggulan menarik yang membuatnya layak dipertimbangkan:
Portofolio produk ini akan berinvestasi pada obligasi atau sukuk korporasi berperingkat investment grade, seperti Indah Kiat Pulp & Paper (A+), OKI Pulp & Paper Mills (A+), Summit Oto Finance (AAA), dan/atau obligasi pemerintah. Baca Fitur Produk pada file di link berikut ini Fitur Produk RDT SDOT11.
Penting dipahami: Proteksi pokok investasi hanya berlaku apabila efek dalam portofolio tidak mengalami gagal bayar hingga jatuh tempo dan sesuai dengan ketentuan prospektus. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor disarankan untuk membaca fitur produk dan prospektus sebelum berinvestasi
Reksa Dana Terproteksi memiliki masa penawaran yang terbatas dan hanya dilakukan sekali. Investor dapat menyatakan minat dan melakukan pemesanan Reksa Dana Terproteksi SAM DANA OBLIGASI TERPROTEKSI 11 selama masa penawaran berlangsung tanggal 5 sampai 25 November 2025. Setelah periode tersebut berakhir, produk akan memasuki tahap penjatahan dan penerbitan unit.
Calon investor dapat menyatakan minat dan memperoleh informasi lebih lanjut melalui tim pemasaran:
Telp/WA Business: 021-2854 8800
Email: [email protected]
Disclaimer: Investasi melalui Reksa Dana mungkin mengandung beberapa risiko, calon investor diwajibkan untuk membaca dan memahami Prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi di Reksa Dana
Download file Fitur Produk, Lembar Minat dan Prospektus Reksa Dana.
--sgs--
Mau baca berita ekonomi & investasi lainnya?
Lihat Semua Berita