Samuel Aset Manajemen

Blog

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Senin 06 Juli 2020

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat tutup pada hari Jumat kemarin karena cuti bersama menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat pada 4 Juli.

     

    Indeks di Eropa tercatat melemah pada Jumat kemarin. FTSE 100 dan Stoxx 600 ditutup melemah masing-masing 1,3% dan 0,8%. IHSG ditutup menguat tipis 0,1%.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pagi ini diperdagangkan pada level Rp14.500. Komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent, tercatat masing-masing melemah 0,8% dan menguat 0,2%.

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan mixed cenderung menguat hari ini. Pagi ini, Nikkei 225 dan Kospi tercatat menguat masing-masing 0,6% dan 0,4%. Indeks futures di Amerika Serikat tercatat naik. Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq tercatat menguat masing-masing 0,1%, 0,1%, dan 0,3%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Memasuki paruh kedua tahun 2020, pandemi Covid-19 tercatat belum menunjukkan pembalikan arah yang cukup menggembirakan. “The Great Lockdown”, istilah yang digunakan oleh Dana Moneter Internasional untuk menyebut resesi dan pandemi kali ini, diperkirakan oleh IMF akan menyebabkan 90% ekonomi dunia atau 170 negara mengalami resesi pada tahun ini. Secara keseluruhan, IMF memperkirakan ekonomi dunia akan mengalami pertumbuhan negatif 4,9% pada tahun 2020. Dikutip dari Bloomberg, skenario pembalikan arah berbentuk huruf V yang semula menjadi skenario utama, saat ini tidak lagi menjadi skenario utama. Konsensus saat ini memperkirakan, produk domestik bruto (PDB) dunia pada tahun 2021 nanti masih akan lebih rendah daripada tahun 2019, menandakan bahwa pemulihan ekonomi memerlukan waktu yang lebih panjang. Sektor-sektor tersier, seperti pariwisata dan hospitality diperkirakan akan pulih paling akhir, setelah kepercayaan masyarakat sudah kembali pulih pada saat penyebaran virus korona sudah lebih terkendali.

     

    Perjanjian kerjasama ekonomi Indonesia dan Australia resmi berlaku kemarin, Minggu, 5 Juli 2020. Dikutip dari Kontan, perjanjian ini menghapus bea masuk produk-produk Indonesia yang diekspor ke Australia. Sebaliknya, 94% produk Australia yang diekspor ke Indonesia akan mendapatkan bea masuk 0%, dan sisanya diberlakukan secara bertahap. Perjanjian perdagangan ini juga diharapkan dapat menjadi jalan untuk alih teknologi dari Australia kepada Indonesia, khususnya untuk teknologi pertanian dan peternakan yang merupakan sektor terbesar dalam ekspor Australia kepada Indonesia.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

     

     

    Regards,

     

    SAM Investment

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Your Lifelong Investment Partner

     

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    Contact: +62-21-28548800 | f. +62-21-8317474 | www.sam.co.id

     

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian-06-Juli-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Jumat 3 Juli 2020

    Kilas Pasar

     

    Pasar saham di AS menguat kemarin, didorong oleh data angka pengangguran serta penambahan pekerjaan yang melebihi ekspektasi. Dow Jones ditutup menguat 0,4%, S&P 500 ditutup menguat 0,4%, dan Nasdaq menguat 0,5%. 

     

    Di Eropa, indeks Europe Stoxx600 ditutup menguat 2,0%. IHSG kemarin menguat 1,1%.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada di level 14.377, atau melemah 0,7% kemarin. Minyak Brent pagi ini diperdagangkan di level 42,8. 

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan bergerak menguat hari ini. Dow dan S&P Futures terlihat melemah tipis masing-masing 0,1%. Nikkei terlihat menguat 0,6%, Kospi menguat 0,3%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Bisnis di AS menambah 4,8 juta pekerja pada bulan Juni, menunjukkan bahwa tren mempekerjakan kembali berlanjut ketika ekonomi dibuka dan bisnis membawa kembali staf. Departemen Tenaga Kerja mengatakan Kamis bahwa tingkat pengangguran turun menjadi 11,1% bulan lalu dari 13,3% pada Mei. Peningkatan pekerja dan penurunan tingkat pengangguran jauh lebih baik dari yang diharapkan; ekonom yang disurvei oleh FactSet mengantisipasi kenaikan 3,1 juta dalam data pekerja dan tingkat pengangguran sebesar 12,5%.

     

    Rencana BI untuk mendanai tagihan penanganan Covid-19 Indonesia senilai US$ 40 miliar menuai pro kontra. Resiko dari inisiatif tersebut adalah dapat membuat investor meragukan kredibilitas Indonesia. Hal itu dapat berpengaruh pada volatilitas nilai tukar. Persepsi akan potensi pertumbuhan supply mata uang berlebih dapat menjadi resiko bagi Rupiah.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian-3-Juli-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Kamis 02 Juli 2020

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat tercatat menguat pada hari pertama perdagangan dalam triwulan III-2020 dan semester II-2020. Dow Jones tercatat melemah 0,3%, sementara S&P 500 dan Nasdaq tercatat menguat masing-masing 0,5% dan 0,95%.

     

    Indeks di Eropa tercatat mixed. FTSE 100 melemah 0,2%, sementara Stoxx 600 menguat 0,2%. IHSG ditutup menguat 0,2% kemarin.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pagi ini diperdagangkan pada level Rp14.400. Komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent, tercatat masing-masing melemah 0,7% dan 0,6%.

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan mixed hari ini. Pagi ini, Nikkei 225 dan Kospi tercatat menguat masing-masing 0,1% dan 0,6%. Indeks futures di Amerika Serikat tercatat naik. Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq tercatat melemah masing-masing 0,1%, 0,2%, dan 0,1%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Ketegangan politik Amerika Serikat dan Tiongkok kembali memanas setelah disahkannya undang-undang keamanan dalam negeri Hong Kong oleh Kongres Rakyat Nasional Republik Rakyat Tiongkok. Undang-undang baru ini mengatur tentang hukuman bagi ucapan hasutan dan aksi makar terhadap Republik Rakyat Tiongkok.  Undang-undang baru ini dianggap dapat menghilangkan kebebasan berpendapat dan kemandirian Hong Kong dalam kerangka “satu negara dua sistem” yang telah berlaku sejak 1997 setelah Hong Kong diserahterimakan dari Britania Raya kepada Tiongkok. Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan, AS akan melakukan langkah-langkah untuk mengakhiri perlakuan istimewa Hong Kong dalam hubungan dagang AS-Hong Kong. Selaras dengan Pompeo, DPR AS kemarin mengesahkan rancangan undang-undang mengenai pengenaan sanksi bagi bank yang menangani transaksi bagi pejabat Tiongkok yang terlibat dalam penindakan kepada aktivis demokrasi di Hong Kong.

     

    Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Juni 2020 sebesar 0,18% secara bulanan atau 1,96% secara tahunan. Adapun inflasi secara tahun berjalan tercatat sebesar 1,96%. Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, setelah dilonggarkannya PSBB, terjadi kenaikan aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan belanja. Namun demikian, aktivitas ini masih jauh di bawah keadaan normal sebelum pandemi, menandakan daya beli yang belum pulih seperti sedia kala.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

     

     

    Regards,

     

    SAM Investment

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Your Lifelong Investment Partner

     

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    Contact: +62-21-28548800 | f. +62-21-8317474 | www.sam.co.id

     

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian-02-Juli-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Rabu 1 Juli 2020

    Kilas Pasar

     

    Pasar saham di AS menguat kemarin, investor menimbang meningkatnya kasus coronavirus dengan data ekonomi yang positif pada hari Selasa dari AS dan China yang menunjukkan rebound di beberapa data ekonomi. Dow Jones ditutup menguat 0,8%, S&P 500 ditutup menguat 1,5%, dan Nasdaq menguat 1,9%. 

     

    Di Eropa, indeks Europe Stoxx600 ditutup menguat 0,1%. IHSG kemarin menguat 0,1%.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada di level 14.265. Minyak Brent pagi ini diperdagangkan di level 41,1. 

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan bergerak mixed hari ini. Dow dan S&P Futures terlihat melemah masing-masing 0,3%. Nikkei terlihat menguat 0,1%, Kospi menguat 0,7%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Di AS, indeks kepercayaan konsumen dilaporkan meningkat 11 poin ke level 98,1 di Juni. Perkiraan konsensus para ekonom adalah untuk angka 90,6. Konsumen Amerika tetap lebih optimis tentang masa depan daripada keadaan mereka saat ini : komponen indeks situasi saat ini dari survei naik 15,1 poin, menjadi 86,2, sementara indeks harapan naik 9,1 poin, menjadi 106.

     

    Di Cina, survei aktivitas pabrik naik ke level tertinggi tiga bulan. Indeks Purchasing Manager manufaktur bulan Juni berada di 50,9, sedikit di atas ekspektasi para ekonom dan mengindikasikan aktivitas yang meningkat.

     

    Saham AS mengakhiri kuartal kedua dengan catatan kuat. Semua sebelas sektor dalam S&P 500 naik untuk menutup kuartal terbaik indeks sejak kuartal keempat tahun 1998, yaitu kenaikan 20%. IHSG sendiri menguat 8,1% selama kuartal 2.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian-1-Juli-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Selasa 30 Juni 2020

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat tercatat menguat tajam pada akhir perdagangan kemarin, seiring dengan harapan baru terkait stimulus ekonomi. Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq tercatat menguat masing-masing 2,3%, 1,5%, dan 1,2%.

     

    Indeks di Eropa juga tercatat menguat, seiring dengan keyakinan pasar akan pemulihan ekonomi yang lebih baik di Eropa dibandingkan dengan AS. FTSE 100 dan Stoxx 600 tercatat menguat masing-masing 1,1% dan 0,4%. IHSG ditutup melemah 0,05% kemarin.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pagi ini diperdagangkan pada level Rp14.200. Komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent, tercatat masing-masing menguat 3,1% dan 1,7%.

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan menguat hari ini. Pagi ini, Nikkei 225 dan Kospi tercatat menguat masing-masing 1,7% dan 1,3%. Indeks futures di Amerika Serikat tercatat naik. Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq tercatat menguat masing-masing 0,03%, 0,1%, dan 0,2%. Hari ini adalah hari penutupan pasar untuk triwulan II-2020 dan semester I-2020.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Ketua Bank Sentral Amerika Serikat Jerome Powell kembali menegaskan adanya ketidakpastian yang sangat tinggi mengenai pemulihan ekonomi AS. Dalam paparannya di hadapan Komite Jasa Keuangan DPR AS, Powell mengatakan, pemulihan ekonomi AS akan sangat bergantung pada penanganan pandemi Covid-19. Powell menggarisbawahi lemahnya keluaran (output) ekonomi dan tingginya pengangguran yang tetap jauh lebih buruk dibandingkan keadaan sebelum pandemi. Menurutnya, pemulihan ekonomi secara penuh baru akan mungkin terjadi ketika masyarakat cukup yakin untuk kembali berkegiatan sebagaimana biasa.

     

    Dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memaparkan rencana pembagian beban antara pemerintah dan BI. Dikutip dari Kontan, Sri Mulyani mengatakan, BI akan menanggung hingga 100% beban bunga utang untuk mengurangi beban dampak Covid-19 dalam kelompok penggunaan barang publik, seperti sektor kesehatan, perlindungan sosial, serta sektoral, K/L, dan Pemda.  Adapun utang untuk barang non-publik berupa UMKM dengan skema pembagian beban BI 7-day reverse repo rate dikurang diskon 1% dan non public goods korporasi non-UMKM dengan BI 7-day reverse repo rate. Adapun untuk belanja lainnya, pemerintah akan menanggung beban bunga sebesar 100%.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

     

     

    Regards,

     

    SAM Investment

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Your Lifelong Investment Partner

     

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    Contact: +62-21-28548800 | f. +62-21-8317474 | www.sam.co.id

     

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian-30-Juni-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Senin 29 Juni 2020

    Kilas Pasar

     

    Pasar saham di AS melemah pada hari Jumat karena investor semakin khawatir tentang prospek ekonomi. Pembukaan kembali ekonomi terhenti karena kasus Covid-19 meningkat di banyak bagian di AS. Gubernur Texas Greg Abbott memerintahkan pembatasan lebih lanjut pada bisnis lokal pada hari Jumat. Dow Jones ditutup melemah 2,8%, S&P 500 ditutup melemah 2,4%, dan Nasdaq melemah 2,6%. 

     

    Di Eropa, indeks Europe Stoxx600 ditutup melemah 0,4%. IHSG pada hari Jumat ditutup menguat 0,1%.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada di level 14.220. Minyak Brent pagi ini diperdagangkan di level 40,2. 

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan bergerak melemah hari ini. Dow dan S&P Futures terlihat melemah masing-masing 0,4%. Nikkei terlihat melemah 1,5%, Kospi melemah 1,5%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Federal Reserve membatasi pembayaran dividen bank-bank di AS dan melarang pembelian kembali saham sampai setidaknya kuartal keempat, langkah yang ditempuh setelah stress test tahunan. Meski The Fed menemukan bahwa sebagian besar bank akan tetap memiliki modal yang baik jika pertumbuhan ekonomi AS rebound, modal mereka akan menipis karena kerugian pinjaman apabila terjadi skenario terburuk yang dipicu oleh pandemi coronavirus. Untuk membantu menjaga modal, para pejabat Dewan Gubernur memutuskan untuk menunda pembelian kembali saham bank hingga kuartal ketiga dan membatasi pembayaran dividen mereka.

     

    Pemilik bar dan restoran di Texas dan Florida terkejut pada hari Jumat setelah pemerintahan negara bagian tiba-tiba memberikan pembatasan baru pada bisnis mereka karena lonjakan kasus COVID-19 baru. Pemerintah Houston menyarankan penduduk untuk tetap di rumah, dan Texas memerintahkan dokter untuk mengakhiri operasi elektif ketika kasus coronavirus baru mencatat rekor pada tiga hari berturut-turut. Florida melaporkan hampir 9.000 infeksi baru pada hari Jumat, juga merupakan rekor tertinggi.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian-29-Juni-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Jumat 26 Juni 2020

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat tercatat menguat tajam pada akhir perdagangan kemarin. Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq tercatat menguat masing-masing 1,2%, 1,1%, dan 1,1%.

     

    Indeks di Eropa juga tercatat menguat, walaupun tidak setinggi indeks di AS. FTSE 100 dan Stoxx 600 tercatat menguat masing-masing 0,4% dan 0,7%. IHSG ditutup melemah 1,4% kemarin.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tercatat melemah, pagi ini diperdagangkan pada level Rp14.260. Komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent, tercatat masing-masing menguat 0,9% dan 1,1%.

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan menguat hari ini. Pagi ini, Nikkei 225 dan Kospi tercatat menguat masing-masing 1% dan 0,8%. Indeks futures di Amerika Serikat tercatat naik. Dow Jones melemah 0,1%, sementara S&P 500 dan Nasdaq menguat masing-masing 0,1%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Dana Moneter Internasional (IMF) memperingatkan pasar terkait dengan adanya ketidakselarasan antara pasar keuangan dan riil dunia. Dikutip dari Reuters, dalam laporan terkini yang ditulis oleh Tobias Adrian dan Fabio Natalucci, pejabat Departemen Moneter dan Pasar Modal IMF, pihaknya mengatakan bahwa pasar modal dapat mengalami penurunan tajam yang kedua kalinya jika penyebaran Covid-19 tetap tinggi, diberlakukannya kembali pembatasan kegiatan ekonomi, atau meningkatnya kembali ketegangan perdagangan dunia. Sebagaimana kita ketahui bersama, pasar modal dunia relatif telah pulih pada bulan Juni ini walaupun data ekonomi dan penyebaran Covid-19 belum menunjukkan angka yang cukup menggembirakan. Sehari sebelumnya, Kepala Ekonom IMF Gita Gopinath mengumumkan prakiraan pertumbuhan ekonomi global pada 2020 dapat mencapai negatif 4,9%.

     

    Pemerintah secara resmi mempercepat penurunan tarif pajak penghasilan (PPh) bagi wajib pajak badan berbentuk perusahaan terbuka mulai tahun 2020 ini , dari 25% menjadi 22%. Lewat Peraturan Pemerintah (PP) No. 30 Tahun 2020 tentang Penurunan Tarif Pajak Penghasilan bagi Wajib Pajak Badan Dalam Negeri yang Berbentuk Perseroan Terbuka. Aturan ini merupakan aturan turunan dari Undang-Undang (UU) No. 2 Tahun 2020 ini dan berlaku sejak tanggal diundangkan, yaitu pada 19 Juni 2020. Dikutip dari Kontan, penyesuaian tariff atas PPh wajib pajak badan dalam negeri dan bentuk usaha tetap menjadi 22% berlaku pada tahun pajak 2020 dan 2021.Tarif akan kembali turun menjadi 20% dan mulai berlaku pada tahun pajak 2022.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

     

     

    Regards,

     

    SAM Investment

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Your Lifelong Investment Partner

     

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    Contact: +62-21-28548800 | f. +62-21-8317474 | www.sam.co.id

     

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian-26-Juni-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Kamis 25 Juni 2020

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di AS mengalami pelemahan signifikan tadi malam, seiring kekhawatiran akan meningkatnya kembali jumlah kasus corona virus di beberapa negara bagian seperti California dan Florida. Dow Jones ditutup melemah 2,7%, S&P 500 ditutup melemah 2,6%, dan Nasdaq melemah 2,2%. 

    Di Eropa, indeks Europe Stoxx600 ditutup melemah 2,8%. IHSG kemarin ditutup menguat 1,7%.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada di level 14.130. Minyak Brent pagi ini diperdagangkan di level 40,3. 

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan bergerak melemah hari ini. Dow dan S&P Futures terlihat melemah masing-masing 0,1% dan 0,2%. Nikkei terlihat melemah 1,3%, Kospi melemah 1,7%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Tujuh negara bagian di AS melaporkan angka rekor baru untuk jumlah rawat inap coronavirus saat ini, menurut data yang dilacak oleh The Washington Post, yaitu Arizona, Arkansas, California, Carolina Utara, Carolina Selatan, Tennessee dan Texas, karena jumlah infeksi terus meningkat di AS bagian Selatan dan Barat. Lebih dari 800 kematian secara bersamaan dilaporkan di Amerika Serikat pada hari Selasa, pertama kali kematian meningkat sejak 7 Juni. Texas dan California pada Selasa melampaui 5.000 kasus baru virus corona dalam rentang 24 jam. Arizona, Nevada, dan Missouri juga mencatat angka harian tertinggi baru. Secara keseluruhan, 33 negara bagian dan teritori A.S. kini memiliki rata-rata kasus baru yang lebih tinggi dari minggu lalu. 

     

    International Monetary Fund (IMF) memprediksi ekonomi dunia akan tumbuh negatif 4,9% pada tahun 2020. Proyeksi ini menurun 1,9% poin dari prediksi pada bulan April 2020 sebelumnya.  “Pandemi Covid-19 rupanya memberi dampak yang lebih buruk daripada yang diperkirakan pada setengah tahun pertama tahun ini. Untuk itu, pemulihan ekonomi kami prediksi akan lebih bertahap lagi,” ujar Economic Counsellor and Director of the Research Department IMF Gita Gopinath, Rabu (24/6). 

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian-25-Juni-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Rabu 24 Juni 2020

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat tercatat naik tipis pada penutupan perdagangan kemarin. Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq tercatat menguat masing-masing 0,5%, 0,4%, dan 0,7%.

     

    Indeks di Eropa tercatat menguat didorong oleh data kegiatan manufaktur Purchasing Managers’ Index yang mulai lebih solid, di antaranya FTSE 100 dan Stoxx 600 masing-masing menguat 1,2% dan 1,3%. IHSG kemarin ditutup melemah 0,8%.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tercatat stabil, pagi ini diperdagangkan pada level Rp14.140. Komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent, tercatat masing-masing melemah 0,9% dan 1%, seiring dengan kekhawatiran pasar terkait dengan permintaan minyak dengan masih bertambahnya jumlah kasus positif Covid-19 di Amerika Serikat.

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan menguat hari ini. Pagi ini, Nikkei 225 dan Kospi tercatat menguat masing-masing 0,4% dan 1,7%. Indeks futures di Amerika Serikat tercatat naik dengan Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq menguat masing-masing 0,2%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Infeksi Covid-19 semakin kentara dan menimbulkan komplikasi yang cukup parah pada kalangan usia muda di Amerika Serikat. Dalam paparannya di hadapan Kongres AS, Direktur Lembaga Alergi dan Penyakit Menular Amerika Serikat, Dr. Anthony Fauci, mengatakan, pada masa-masa awal terjadinya pandemi, terlihat bahwa kelompok usia muda memiliki ketahanan yang lebih baik. Namun demikian, pada saat ini, seiring dengan mulai melonggarnya kebijakan pembatasan sosial, semakin banyak pasien dari kelompok usia muda dengan gejala yang sangat beragam, mulai dari tanpa gejala hingga komplikasi pernafasan.

     

    Pemerintah dan DPR RI telah menyepakati besaran Asumsi Dasar Ekonomi Makro dan Target Pembangunan dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal 2021 (KEM-PPKF) Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negaa (RAPBN) 2021.  Di antara asumsi yang disepakati tersebut adalah pertumbuhan ekonomi 2021 sebesar 4,5-5,5%, inflasi 2-4%, dan nilai tukar rupiah terhadap USD sebesar Rp13.700-14.900. Setelah pembahasan asumsi makro, proses penyusunan RAPBN 2021 akan berlanjut ke Panitia Kerja DPR untuk membahas pagu indikatif dalam rangka pembahasan pos-pos pendapatan dan belanja negara.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

     

     

    Regards,

     

    SAM Investment

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Your Lifelong Investment Partner

     

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    Contact: +62-21-28548800 | f. +62-21-8317474 | www.sam.co.id

     

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian-24-Juni-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Selasa 23 Juni 2020

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di AS bergerak menguat tadi malam, dipimpin oleh beberapa saham teknologi, seperti Apple dan Microsoft. Dow Jones ditutup menguat 0,6%, S&P 500 ditutup menguat 0,6%, dan Nasdaq menguat 1,1%. 

     

    Di Eropa, indeks Europe Stoxx600 ditutup melemah 0,8%. IHSG kemarin ditutup melemah 0,5%.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada di level 14.149. Minyak Brent pagi ini diperdagangkan di level 43,1. 

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan bergerak menguat hari ini. Dow dan S&P Futures terlihat menguat masing-masing 0,3%. Nikkei terlihat menguat 1,0%, Kospi menguat 1,3%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Penjualan rumah AS turun ke level terendah selama lebih dari 9,5 tahun pada Mei, memperkuat ekspektasi untuk kontraksi tajam pada aktivitas pasar perumahan di kuartal kedua. Laporan dari National Association of Realtors pada hari Senin juga menunjukkan kenaikan harga rumah tahunan terkecil dalam lebih dari delapan tahun. Kemerosotan dalam penjualan rumah yang ada mencerminkan penutupan kontrak yang ditandatangani pada bulan Maret dan April, ketika hampir seluruh negara berada pada lockdown. 

     

    Prancis dan Jerman pada Senin mendesak untuk terjadinya kesepakatan di antara para pemimpin Uni Eropa mengenai ukuran dan rincian pembayaran dana bersama yang bertujuan membantu negara-negara anggota yang paling terpukul untuk pulih lebih cepat dari pandemi coronavirus. Berbicara kepada wartawan setelah pembicaraan di Berlin, Menteri Keuangan Jerman Olaf Scholz dan rekannya dari Prancis Bruno Le Maire mengatakan mereka yakin bahwa kesepakatan mengenai Dana Pemulihan Eropa dapat segera dicapai, idealnya pada pertemuan puncak Uni Eropa bulan depan.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian-23-Juni-2020.pdf