Samuel Aset Manajemen

Tag: cara membeli reksadana

  • Infografis: Tips Mengelola Uang Usia 20-an

    Infografis: Tips Mengelola Uang Usia 20-an

    Usia 20-an merupakan usia yang menentukan berbagai lini masa depan seseorang. Pada usia tersebut,  banyak sekali kesempatan yang bisa membawa kepada kesuksesan.  Pilihan hidup dan keputusan-keputusan besar sudah bisa diambil dengan rasional karena kedewasaan sudah mulai terbentuk dengan baik, termasuk keputusan soal uang dan pekerjaan.  Sayangnya, masih banyak orang yang melewatkan kesempatan sehingga peluang baik terbuang sia-sia, khususnya kesempatan mengelola uang dan berinvestasi sejak muda.

  • Kemerdekaan Finansial Melalui Edukasi dan InvestasiKemerdekaan Finansial Melalui Edukasi dan Investasi

    Kemerdekaan Finansial Melalui Edukasi dan InvestasiKemerdekaan Finansial Melalui Edukasi dan Investasi

    “Mencerdaskan kehidupan bangsa” merupakan salah satu tujuan didirikannya negara Indonesia dan tertera dalam Pembukaan Undang-
    Undang Dasar Negara 1945 dan Samuel Aset Manajemen (SAM) ingin menjadi bagian dalam mencerdaskan masyarakat Indonesia. Sebagai salah satu perusahaan manajer investasi. SAM telah dan ingin selalu berperan aktif dalam mencerdaskan masyarakat Indonesia. Selama bertahun-tahun SAM menitikberatkan edukasi investasi kepada masyarakat sebagai salah satu fondasi perusahaan.

    Kami jarang melakukan promosi atau melakukan pemasaran produk kepada masyarakat, karena lebih fokus dalam pemberian edukasi yang mencakup diantaranya pengetahuan tentang bentuk investasi, tujuan berinvestasi, risiko investasi, dan keuntungan investasi.
    Begitu dituturkan Ayu, Vice President SAM yang juga mengepalai divisi marketing.

    Lebih lanjut lagi, Ayu, menjelaskan bahwa hal ini sangatlah perlu untuk dilakukan karena pengetahuan masyarakat akan produk investasi, khususnya reksa dana pada saat ini masihlah jauh dari memadai. Oleh karena itu, semenjak tahun 2007 SAM telah bertekad untuk menjadikan edukasi investasi, bukan hanya sebagai fondasi perusahaan tetapi juga bagian dari pelayanan yang ditujukan pada institusi, retail, dan komunitas.

    SAM telah menerima undangan dari berbagai tempat untuk menyampaikan edukasi mengenai investasi. Tak hanya perusahaan, kelompok seniman, ibu-ibu pengajian, hingga para sosialita pun pernah menjadi bagian dari edukasi SAM. “Cara memberikan edukasi pun berbeda dari satu kelompok ke kelompok lainnya, seperti pemilihan kata yang digunakan dan contoh kasus yang diberikan. Sangat menarik memberikan edukasi ke berbagai kelompok karena membuka wawasan yang berbeda pula,” ujar Ayu.

    Selain itu, masyarakat yang ingin belajar mengenai investasi dapat mendatangi langsung kantor SAM yang sengaja didesain sebagai tempat yang nyaman untuk berkonsultasi dan belajar investasi. Menurut Ayu, selama ini tidak sedikit orang yang singgah di kantor SAM sekadar untuk belajar dan bertanya mengenai produk investasi.Mulai tahun ini pun SAM akan membuka kelas pengenalan produk investasi untuk publik yang akan dilaksanakan secara rutin. Setiap kelasnya dapat menampung hingga 20 orang peserta dengan materi pengajaran yang berbeda. Kelas edukasi investasi ini diselenggarakan sebagai upaya mempermudah masyarakat memperoleh akses
    informasi yang tepat, mudah dan lengkap mengenai investasi sehingga pada akhirnya diharapkan semakin banyak orang mencapai
    tahapan finansial freedom melalui proses berinvestasi.

    Untuk melengkapi edukasi yang telah diberikan, SAM memudahkan masyarakat yang ingin menempatkan dananya di reksa dana, melalui kerjasama dengan Bank Negara Indonesia (BNI). Mulai September 2015, masyarakat dapat membeli produk SAM Indonesia Equity Fund, SAM Sharia Equity Fund, dan SAM Dana Berkembang di kantor bank agen penjual. Kami juga bekerjasama dengan bank
    lain dan diharapkan proses kerjasama ini akan rampung sebelum akhir tahun,” jelas Ayu.

    Melalui kerjasamanya dengan perbankan ini, diharapkan produk reksa dana SAM semakin mudah dijangkau masyarakat. Tak perlu lagi repot-repot untuk datang ke kantor perusahaan. Kini barang siapa yang ingin membeli produk SAM tak perlu lagi repot untuk datang ke kantor perusahaan. Cukup dengan hanya mendatangi kantor bank agen penjual yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

    Untuk menjaga kualitas atas produk reksa dana SAM, para agen pemasar selalu mendapatkan training yang menyeluruh dan berkesinambungan sehingga dapat menjelaskan produk yang ditawarkan dengan detail dan terinci. “Agen pemasar merupakan ujung tombak ketika bertemu dengan calon investor sehingga perlu dibekali dengan informasi yang tepat. Dengan demikian mereka dapat menawarkan produk investasi yang sesuai dengan kebutuhan calon investor,” Ayu menambahkan.

    Semenjak didirikan pada tahun 1997, SAM telah berhasil menjadi sebuah perusahaan Manajer Investasi dengan nilai rapor yang memuaskan bagi para investornya. Ketiga produk reksa dana yang dipasarkan melalui bank misalnya, memiliki nilai pertumbuhan rata-rata
    yang memuaskan. Rata-rata pertumbuhan SAM Indonesia Equity Fund dari pertama kali diterbitkan pada 31 Juli 2012 hingga 31 Juli 2015 sebesar 38.6%, sedangkan untuk produk Sharia-nya yang diterbitkan pada 18 Januari 2013 memiliki rata-rata pertumbuhan sebesar
    25.4% hingga 31 Juli 2015. Untuk pertumbuhan SAM Dana Berkembang dari pertama kali diterbitkan pada 31 Juli 2012 hingga 31 Juli 2015 sebesar 11.96%.

    Atas kinerjanya yang memuaskan, beberapa penghargaan reksa dana terbaik pun disematkan kepada SAM Indonesian Equity Fund. Contohnya Reksa Dana Saham Terbaik 2015 yang diberikan pada acara APRDIBloomberg Indonesia Fund Awards 2015 di kategori dana
    kelolaan di atas Rp500 milyar. Penghargaan lain yang diterima berasal dari Penganugerahan Reksa Dana Terbaik 2015 yang diselenggarakan Majalah Investor. Penghargaan ini diterima dalam kategori reksadana saham periode 3 tahun untuk aset di atas Rp 1 Trilyun.

    Memilih Manajer Investasi yang tepat memang menjadi hal yang harus diperhatikan ketika ingin menempatkan dana untuk dikelola. Melihat kinerja dan prestasi yang telah dihasilkan dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam memilih manajer investasi dan dalam hal ini SAM
    dengan prestasi dan kinerjanya dapat dijadikan sebagai pilihan. Jika ingin mendapatkan informasi atau edukasi lebih lanjut mengenai reksa dana dan investasi di SAM beserta risikonya, bisa menghubungi call center di 28548800 atau mendatangi langsung kantor SAM yang terletak di Menara Imperium, Jakarta.

    Adv.
    Artikel dimuat di Tabloid Kontan, edisi khusus Reksa Dana, Agustus 2015

    Agustus Kemerdekaan - PrintAds SAM - Agt 2015 - Kontan Tab

  • Reksa Dana Saham: Alternatif Investasi bagi InvestorReksa Dana Saham: Alternatif Investasi bagi Investor

    Reksa Dana Saham: Alternatif Investasi bagi InvestorReksa Dana Saham: Alternatif Investasi bagi Investor

    Perkembangan investasi di pasar modal Indonesia dari sisi permintaan terlihat masih rendah. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merilis data bahwa jumlah sub rekening nasabah di pasar modal saat ini baru mencapai 459 ribu, dengan investor riil sebanyak 258 ribu. Jumlah ini belum seiring dengan tumbuhnya jumlah penduduk kelas menengah yang diperkirakan lebih dari 50% dari total jumlah penduduk Indonesia. Posisi tersebut meningkat sangat signifikan bila dibandingkan tahun 2004 dimana jumlah kelas menengah di tanah air hanya sebesar 37%.

    Salah satu penyebab lambannya pertumbuhan investor di pasar modal dapat dijelaskan dengan survei literasi keuangan yang dilakukan oleh OJK pada tahun 2013. Survei tersebut menemukan baru sekitar 21,84% masyarakat Indonesia benar-benar paham mengenai Lembaga Jasa Keuangan, dan
    hanya 3,79% yang terliterasi mengenai pasar modal.

    Sesuai dengan karakteristiknya, investasi di pasar modal seperti saham atau reksa dana tidak memberikan jaminan untuk mendapatkan keuntungan, ataupun kenaikan modal investasi. Selain diperlukan waktu yang tidak sedikit untuk dapat mempelajari risiko dan potensi imbal hasil investasi pada saham yang dipilih, dibutuhkan juga kemampuan investor untuk dapat memonitor pilihan investasinya ini. Seringkali karena keterbatasan waktu, investor yang berinvestasi langsung pada pasar modal terpaksa menerima kenyataan turunnya nilai investasi secara signifikan.

    Chief Operating Officer PT Samuel Aset Manajemen, Intan Syah Ichsan berbagi kunci sukses berinvestasi di pasar saham yaitu informasi yang cukup dan dibarengi dengan strategi investasi yang rasional dan konsisten. Apakah ada solusi bagi investor yang tidak memiliki banyak waktu tetapi ingin tetap berinvestasi di pasar saham? Tentu ada. Ichsan menyarankan untuk membeli produk reksadana berbasis saham yang dikelola oleh pengelola investasi yang memang mengkhususkan diri dalam bidang ini. “Meskipun imbal hasilnya bisa jadi lebih kecil dibandingkan berinvestasi langsung pada saham, akan tetapi risiko yang dihadapi menjadi lebih terukur sehingga investasi dapat diselaraskan dengan kebutuhan keuangan dan profil risiko yang ingin diambil, guna perencanaan keuangan jangka panjang,” ujarnya.

    Berbeda dengan investasi langsung pada saham, reksa dana menawarkan produk investasi berbasis saham yang telah dikemas dengan menyesuaikan kebutuhan dan risiko investor. Reksa dana menawarkan investasi yang bisa disesuaikan dengan horizon atau jangka waktu investasi investor untuk memenuhi tujuan finansial keluarga. Mulai dari menyiapkan dana pendidikan anak, dana pembelian rumah hingga persiapan dana pensiun.

    Sebagai salah satu manajer investasi terkemuka di industri reksadana tanah air yaitu Samuel Aset Manajemen (SAM) menawarkan produk reksa dana yang bervariasi baik yang konvensional maupun yang syariah yang tentu sesuai dengan tujuan investasi investor. Produk-produk tersebut antara lain mulai dari reksa dana pendapatan tetap (SAM Sukuk Syariah Sejahtera), reksa dana campuran (SAM Dana Berkembang dan SAM Syariah Berimbang) dan reksa dana saham (SAM Indonesian Equity Fund dan SAM Sharia Equity Fund). SAM menyadari hubungan antara pengelola investasi dengan investor adalah kemitraan berlandaskan kepercayaan dan keterbukaan dalam mengelola tujuan bersama, sehingga SAM menempatkan investor sebagai mitra investasi sepanjang masa (Your Lifelong Investment Partner). Hal ini dibuktikan dengan keinginan keras SAM untuk mencapai tujuan bersama
    melalui imbal hasil yang memuaskan dan penghargaan yang didapatkan dari banyak lembaga pemeringkat baik lokal maupun
    internasional yang menetapkan reksadana SAM sebagai yang terbaik dikelasnya masing-masing.

    Reksadana SAM Syariah Berimbang dan SAM Sukuk Syariah Sejahtera ditabalkan sebagai The Best Golbal Islamic Funds oleh Lipper Fund dari Thomson Reuters. Sementara dari dalam negeri, selama empat tahun berturut-turut, reksa dana SAM selalu jadi langganan penerima awards. Terakhir, reksa dana SAM Indonesian Equity Fund dinyatakan sebagai Reksadana Saham Terbaik 2015 oleh Bloomberg bekerja sama dengan Asosiasi Pengelola Reksa Dana Indonesia (APRDI) untuk dana kelolaan di atas Rp500 Milyar.

    Kinerja memuaskan bukanlah satu satunya tujuan SAM sebagai mitra pengelola investasi. Kualitas layanan yang prima adalah pilar lain yang selalu menjadi perhatian karena dianggap sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam bermitra dengan investor. Serta juga dimotori oleh tenaga profesional inti yang memiliki pengalaman kerja di dunia investasi lebih dari 17 tahun, SAM memiliki keunggulan
    kompetitif dalam membaca dan mengantisipasi pergerakan pasar modal.

    Tenaga riset inhouse yang dimiliki SAM menjamin tersedianya informasi yang telah diolah dengan pendekatan analisa fundamental untuk
    dapat digunakan oleh manajer investasi. Untuk membantu membaca pergerakan pasar, para manajer investasi SAM juga mendapatkan tambahan informasi yang diberikan oleh tim riset khusus yang bertanggung jawab menyajikan analisa pasar berbasis teknikal.

    Melihat potensi dan manfaat reksadana yang demikian besar, Ichsan menyarankan agar reksadana harus menjadi salah satu pilihan investasi. “Reksadana menjadi solusi berinvestasi dengan dana awal yang tidak menyesakkan kantong serta kesempatan untuk tetap meluangkan waktu bersama keluarga. Apalagi dengan memilih manajer investasi yang berpengalaman menjadi kelebihan produk reksadana saham yang tidak dapat dinikmati oleh investor yang menanamkan modalnya langsung pada instrumen saham,” tandas Ichsan. Selamat berinvestasi di produk reksadana! ***

    Advertorial Kontan, Mei 2015.

    Pedagang

     

     Perkembangan investasi di pasar modal Indonesia dari sisi permintaan terlihat masih rendah. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merilis data bahwa jumlah sub rekening nasabah di pasar modal saat ini baru mencapai 459 ribu, dengan investor riil sebanyak 258 ribu. Jumlah ini belum seiring dengan tumbuhnya jumlah penduduk kelas menengah yang diperkirakan lebih dari 50% dari total jumlah penduduk Indonesia. Posisi tersebut meningkat sangat signifikan bila dibandingkan tahun 2004 dimana jumlah kelas menengah di tanah air hanya sebesar 37%.

    Salah satu penyebab lambannya pertumbuhan investor di pasar modal dapat dijelaskan dengan survei literasi keuangan yang dilakukan oleh OJK pada tahun 2013. Survei tersebut menemukan baru sekitar 21,84% masyarakat Indonesia benar-benar paham mengenai Lembaga Jasa Keuangan, dan
    hanya 3,79% yang terliterasi mengenai pasar modal.

    Sesuai dengan karakteristiknya, investasi di pasar modal seperti saham atau reksa dana tidak memberikan jaminan untuk mendapatkan keuntungan, ataupun kenaikan modal investasi. Selain diperlukan waktu yang tidak sedikit untuk dapat mempelajari risiko dan potensi imbal hasil investasi pada saham yang dipilih, dibutuhkan juga kemampuan investor untuk dapat memonitor pilihan investasinya ini. Seringkali karena keterbatasan waktu, investor yang berinvestasi langsung pada pasar modal terpaksa menerima kenyataan turunnya nilai investasi secara signifikan.

    Chief Operating Officer PT Samuel Aset Manajemen, Intan Syah Ichsan berbagi kunci sukses berinvestasi di pasar saham yaitu informasi yang cukup dan dibarengi dengan strategi investasi yang rasional dan konsisten. Apakah ada solusi bagi investor yang tidak memiliki banyak waktu tetapi ingin tetap berinvestasi di pasar saham? Tentu ada. Ichsan menyarankan untuk membeli produk reksadana berbasis saham yang dikelola oleh pengelola investasi yang memang mengkhususkan diri dalam bidang ini. “Meskipun imbal hasilnya bisa jadi lebih kecil dibandingkan berinvestasi langsung pada saham, akan tetapi risiko yang dihadapi menjadi lebih terukur sehingga investasi dapat diselaraskan dengan kebutuhan keuangan dan profil risiko yang ingin diambil, guna perencanaan keuangan jangka panjang,” ujarnya.

    Berbeda dengan investasi langsung pada saham, reksa dana menawarkan produk investasi berbasis saham yang telah dikemas dengan menyesuaikan kebutuhan dan risiko investor. Reksa dana menawarkan investasi yang bisa disesuaikan dengan horizon atau jangka waktu investasi investor untuk memenuhi tujuan finansial keluarga. Mulai dari menyiapkan dana pendidikan anak, dana pembelian rumah hingga persiapan dana pensiun.

    Sebagai salah satu manajer investasi terkemuka di industri reksadana tanah air yaitu Samuel Aset Manajemen (SAM) menawarkan produk reksa dana yang bervariasi baik yang konvensional maupun yang syariah yang tentu sesuai dengan tujuan investasi investor. Produk-produk tersebut antara lain mulai dari reksa dana pendapatan tetap (SAM Sukuk Syariah Sejahtera), reksa dana campuran (SAM Dana Berkembang dan SAM Syariah Berimbang) dan reksa dana saham (SAM Indonesian Equity Fund dan SAM Sharia Equity Fund). SAM menyadari hubungan antara pengelola investasi dengan investor adalah kemitraan berlandaskan kepercayaan dan keterbukaan dalam mengelola tujuan bersama, sehingga SAM menempatkan investor sebagai mitra investasi sepanjang masa (Your Lifelong Investment Partner). Hal ini dibuktikan dengan keinginan keras SAM untuk mencapai tujuan bersama
    melalui imbal hasil yang memuaskan dan penghargaan yang didapatkan dari banyak lembaga pemeringkat baik lokal maupun
    internasional yang menetapkan reksadana SAM sebagai yang terbaik dikelasnya masing-masing.

    Reksadana SAM Syariah Berimbang dan SAM Sukuk Syariah Sejahtera ditabalkan sebagai The Best Golbal Islamic Funds oleh Lipper Fund dari Thomson Reuters. Sementara dari dalam negeri, selama empat tahun berturut-turut, reksa dana SAM selalu jadi langganan penerima awards. Terakhir, reksa dana SAM Indonesian Equity Fund dinyatakan sebagai Reksadana Saham Terbaik 2015 oleh Bloomberg bekerja sama dengan Asosiasi Pengelola Reksa Dana Indonesia (APRDI) untuk dana kelolaan di atas Rp500 Milyar.

    Kinerja memuaskan bukanlah satu satunya tujuan SAM sebagai mitra pengelola investasi. Kualitas layanan yang prima adalah pilar lain yang selalu menjadi perhatian karena dianggap sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam bermitra dengan investor. Serta juga dimotori oleh tenaga profesional inti yang memiliki pengalaman kerja di dunia investasi lebih dari 17 tahun, SAM memiliki keunggulan
    kompetitif dalam membaca dan mengantisipasi pergerakan pasar modal.

    Tenaga riset inhouse yang dimiliki SAM menjamin tersedianya informasi yang telah diolah dengan pendekatan analisa fundamental untuk
    dapat digunakan oleh manajer investasi. Untuk membantu membaca pergerakan pasar, para manajer investasi SAM juga mendapatkan tambahan informasi yang diberikan oleh tim riset khusus yang bertanggung jawab menyajikan analisa pasar berbasis teknikal.

    Melihat potensi dan manfaat reksadana yang demikian besar, Ichsan menyarankan agar reksadana harus menjadi salah satu pilihan investasi. “Reksadana menjadi solusi berinvestasi dengan dana awal yang tidak menyesakkan kantong serta kesempatan untuk tetap meluangkan waktu bersama keluarga. Apalagi dengan memilih manajer investasi yang berpengalaman menjadi kelebihan produk reksadana saham yang tidak dapat dinikmati oleh investor yang menanamkan modalnya langsung pada instrumen saham,” tandas Ichsan. Selamat berinvestasi di produk reksadana! ***

    Advertorial Kontan, Mei 2015.

    Pedagang