BI perkirakan ekonomi Indonesia tumbuh 5,1% yoy untuk tahun 2017, dan 5,1% yo – 5,5% yoy, dan tahun 2019 mencapai 5,3% yoy – 5,7% yoy, belum akan mencapai target pertumbuhan sebesar 6% yoy sebagaimana target Presiden Joko Widodo. Sumber pertumbuhan masih mengandalkan permintaan domestik yaitu konsumsi rumah tangga, investasi, dan pengeluaran pemerintah. Ada potensi 2019 tumbuh tinggi terbantu dengan siklus tahun politik.
Korea Utara kembali melakukan provokasi dengan meluncurkan rudal ke arah Jepang bahkan mendarat di luar garis pantai Hokaido Jepang. Provokasi ini sebagai realisasi ancaman Korea Utara terhadap AS yang melakukan latihan perang dengan Korea Selatan. Mata uang USDolar melemah, sedangkan yen menguat. Penguatan provokasi ini belum membuat investor asing keluar dari regional Asia, dan harga minyak belum merespon potensi adanya perang antara Korea Utara dengan AS dan sekutunya.
Salam,
Lana Soelistianingsih
Kepala Riset/Ekonom
Samuel Aset Manajemen
Telp: 62 21 28548828
Ulasan-Ekonomi-Harian-Selasa-29-Agustus–2017.pdf