SAM Ulasan Ekonomi Harian Selasa 18 Juli 2017

Kemungkinan bursa Asia akan mixed pada hari ini terindikasi dari indeks futuresnya yang bervariasi dengan kecenderungan naik terbawa sentimen naiknya harga minyak mentah. Pagi ini sebagian besar mata uang Asia dibuka menguat terhadap USDolar yang bisa  menjadi sentimen positif penguatan rupiah menuju kisaran antara Rp.13.310 s.d Rp.13.320 per USD.
 
Neraca perdagangan Juni tercatat surplus sebesar US$1,63 miliar. Surplus terjadi karena impor turun (minus) 27,3% mom, lebih besar dibandingkan penurunan ekspor yang teratat minus 18,8% mom. Penurunan impor terjadi terutama pada bahan baku/penolong, dan barang modal, sebagai indikasi melambatnya permintaan domestik untuk 3 bulan mendatang. Namun kemungkinan volume impor akan meningkat memasuki triwulan ke-4 seiring dengan semakin agresifnya realisasi belanja pemerintah.
 
Ekonomi China untuk Q2-2017 tumbuh 6,9% yoy diatas ekspektasi konsensus analis Bloomberg sebesar 6,8% yoy. Pertumbuhan ini didukung dengan data-data lainnya yang mencatatkan kinerja yang meningkat. Pemerintah China menargetkan ekonominya tumbuh di kisaran antara 6,5%-7% untuk tahun 2017. Kinerja ekonomi China ini menjadi sentimen positif investor di pasar modal Asia. Ekonomi China menjadi motor ekonomi Asia.
 
 
Salam,
Lana Soelistianingsih
Kepala Riset/Ekonom
Samuel Aset Manajemen
Telp: 62 21 28548828

Ulasan-Ekonomi-Harian-Selasa-18-Juli-2017.pdf