Samuel Aset Manajemen

Category: berita

  • Pengumuman Pelaksanaan Perubahan Kontrak Investasi Kolektif (‘KIK’) dan Prospektus Reksa Dana SAM Dana Pendapatan Tetap

    Pengumuman Pelaksanaan Perubahan Kontrak Investasi Kolektif (‘KIK’) dan Prospektus Reksa Dana SAM Dana Pendapatan Tetap

    Menindaklanjuti rencana perubahan KIK dan Prospektus REKSA DANA SAM DANA PENDAPATAN TETAP yang telah diumumkan melalui surat kabar “Harian Ekonomi Neraca” tertanggal 16 Mei 2023, kami, PT Samuel Aset Manajemen, berkedudukan di Jakarta, selaku Manajer Investasi dari REKSA DANA SAM DANA PENDAPATAN TETAP, dengan ini mengumumkan bahwa telah dilaksanakannya perubahan KIK dan Prospektus REKSA DANA SAM DANA PENDAPATAN TETAP, sebagaimana termaktub dalam akta ADDENDUM KONTRAK INVESTASI KOLEKTIF REKSA DANA SAM DANA PENDAPATAN TETAP No. 04 tanggal 7 Juni 2023, dibuat di hadapan Leolin Jayayanti, S.H., M.Kn., notaris di Kota Jakarta Selatan.   

    Demikian pengumuman ini disampaikan kepada para Pemegang Unit Penyertaan REKSA DANA SAM DANA PENDAPATAN TETAP serta pihak-pihak yang berkepentingan.

    Jakarta, 9 Juni 2023

    Manajer Investasi,

    REKSA DANA SAM DANA PENDAPATAN TETAP

    PT Samuel Aset Manajemen
    Menara Imperium, Lantai Dasar,
    Jl. HR. Rasuna Said Kav 1 Jakarta 12980

    Manajer Investasi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

    *Pemberitahuan ini juga terbit di Harian Neraca, Jumat, 9 Juni 2023

  • Pengumuman Pelaksanaan Perubahan  Kontrak Investasi Kolektif (‘KIK’) dan Prospektus  Reksa Dana SAM DANA OBLIGASI STRATEGIS

    Pengumuman Pelaksanaan Perubahan Kontrak Investasi Kolektif (‘KIK’) dan Prospektus Reksa Dana SAM DANA OBLIGASI STRATEGIS

    Menindaklanjuti rencana perubahan KIK dan Prospektus REKSA DANA SAM DANA OBLIGASI STRATEGIS yang telah diumumkan melalui surat kabar “Harian Ekonomi Neraca” tertanggal 3 April 2023, kami, PT Samuel Aset Manajemen, berkedudukan di Jakarta, selaku Manajer Investasi dari REKSA DANA SAM DANA OBLIGASI STRATEGIS, dengan ini mengumumkan bahwa telah dilaksanakannya perubahan KIK dan Prospektus REKSA DANA SAM DANA OBLIGASI STRATEGIS.   

    Demikian pengumuman ini disampaikan kepada para Pemegang Unit Penyertaan REKSA DANA SAM DANA OBLIGASI STRATEGIS serta pihak-pihak yang berkepentingan.

    Jakarta, 2 Mei 2023

    Manajer Investasi,
    REKSA DANA SAM DANA OBLIGASI STRATEGIS
    PT Samuel Aset Manajemen
    Menara Imperium, Lantai Dasar,
    Jl. HR. Rasuna Said Kav 1 Jakarta 12980

    Manajer Investasi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

    *Pemberitahuan ini juga dipublikasikan di Harian Neraca, terbit 2 Mei 2023, hal 6.

  • Pelaksanaan Perubahan Investasi Kolektif (‘KIK’) dan Prospektus REKSA DANA DANA OBLIGASI STABIL

    Pelaksanaan Perubahan Investasi Kolektif (‘KIK’) dan Prospektus REKSA DANA DANA OBLIGASI STABIL

    Menindaklanjuti rencana perubahan KIK dan Prospektus REKSA DANA DANA OBLIGASI STABIL yang telah diumumkan melalui surat kabar “Harian Ekonomi Neraca” tertanggal 14 Maret 2023, kami, PT Samuel Aset Manajemen, berkedudukan di Jakarta, selaku Manajer Investasi dari REKSA DANA DANA OBLIGASI STABIL, dengan ini mengumumkan bahwa telah dilaksanakannya perubahan KIK dan Prospektus REKSA DANA DANA OBLIGASI STABIL, sebagaimana termaktub dalam akta ADDENDUM I DAN PERNYATAAN KEMBALI KONTRAK INVESTASI KOLEKTIF REKSA DANA DANA OBLIGASI STABIL No. 12 tanggal 6 April 2023, dibuat di hadapan Leolin Jayayanti, S.H., M.Kn., notaris di Kota Jakarta Selatan.   

    Demikian pengumuman ini disampaikan kepada para Pemegang Unit Penyertaan REKSA DANA DANA OBLIGASI STABIL serta pihak-pihak yang berkepentingan.

    Manajer Investasi,

    REKSA DANA DANA OBLIGASI STABIL

    PT Samuel Aset Manajemen
    Menara Imperium, Lantai Dasar, Jl. HR. Rasuna Said Kav 1 Jakarta 12980

    Manajer Investasi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

    *Pemberitahuan ini juga dipublikasikan di Harian Neraca, terbit 10 April 2023, hal 5.

  • Pengumuman Rencana Perubahan Kontrak Investasi Kolektif (“KIK”) dan Prospektus Reksa Dana SAM Dana Obligasi Strategis

    PT Samuel Aset Manajemen, selaku Manajer Investasi dari REKSA DANA SAM DANA OBLIGASI STRATEGIS (“SAM DANA OBLIGASI STRATEGIS”), dengan ini mengumumkan rencana perubahan KIK dan Prospektus SAM DANA OBLIGASI STRATEGIS terkait hal-hal sebagai berikut:

    I. Perubahan fitur-fitur dalam SAM DANA OBLIGASI STRATEGIS sebagai berikut :
    a. Perubahan ketentuan batas minimum penjualan awal Unit Penyertaan dari semula sebesar Rp 5.000.000.000.- (lima miliar Rupiah) menjadi sebesar Rp 100.000,- (seratus ribu Rupiah); dani
    b. Penambahan ketentuan mengenai biaya bea meterai yang menjadi beban bagi Pemegang Unit Penyertaan SAM DANA OBLIGASI STRATEGIS (jika ada).

    II. Penyesuaian ketentuan dalam KIK dan Prospektus terhadap Undang-Undang, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”) dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (“SEOJK”) antara lain sebagai berikut:
    a. Undang-Undang No. 4 Tahun 2023 tanggal 12 Januari 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan;
    b. POJK Nomor: 18/POJK.07/2018 tanggal 10 September 2018 tentang Layanan Pengaduan Konsumen Di Sektor Jasa Keuangan;
    c. POJK Nomor: 23/POJK.01/2019 tanggal 18 September 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 12/POJK.01/2017 tentang Penerapan Program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme di Sektor Jasa Keuangan;
    d. POJK 2/POJK.04/2020 tanggal 8 Januari 2020 tentang Perubahan atas POJK 23/POJK.04/2016 tentang Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif;
    e. POJK Nomor: 25/POJK.04/2020 tanggal 22 April 2020 tentang Pedoman Bentuk Dan Isi Prospektus Dalam Rangka Penawaran Umum Reksa Dana;
    f. POJK Nomor: 31/POJK.07/2020 tanggal 22 April 2020 tentang Penyelenggaraan Layanan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan oleh Otoritas Jasa Keuangan;
    g. POJK Nomor 56/POJK.04/2020 tanggal 3 Desember 2020 tentang Pelaporan dan Pedoman Akuntansi Reksa Dana;
    h. POJK Nomor: 61/POJK.07/2020 tanggal 14 Desember 2020 tentang Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa Keuangan;
    i. POJK Nomor: 06/POJK.07/2022 tanggal 14 April 2022 tentang Perlindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan;
    j. POJK Nomor: 17/POJK.04/2022 tanggal 1 September 2022 tentang Pedoman Perilaku Manajer Investasi;
    k. SEOJK Nomor: 1/SEOJK.04/2020 tanggal 17 Februari 2020 tentang Tata Cara Penyampaian Surat Atau Bukti Konfirmasi dan Laporan Berkala Reksa Dana Secara Elektronik Melalui Sistem Pengelolaan Investasi Terpadu.

    Rincian rencana perubahan KIK dan Prospektus dapat dibaca atau diakses melalui situs web Manajer Investasi.

    Demikian pengumuman ini disampaikan kepada para Pemegang Unit Penyertaan SAM DANA OBLIGASI STRATEGIS serta pihak-pihak yang berkepentingan.

    Jakarta, 3 April 2023

    Manajer Investasi
    PT Samuel Aset Manajemen
    Menara Imperium, Lantai Dasar, Jl. HR. Rasuna Said Kav 1 Jakarta 12980

    berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

    *Pengumuman ini juga dipublikasikan di Harian Neraca, terbit 3 April 2023

  • Buletin Triwulan – Oktober 2021 : Greenflation ?⚡ Krisis Energi Global

    Buletin Triwulan – Oktober 2021 : Greenflation ?⚡ Krisis Energi Global

    Ulasan Pasar Global
    Ulasan lengkap unduh file .pdf

    Indeks saham negara berkembang kembali memimpin penguatan.

    • Pasar saham global mengalami penguatan sejak awal tahun hingga bulan September 2021 dan relatif hanya sedikit indeks saham yang mencatatkan hasil negatif sepanjang tahun berjalan 2021. Indeks saham Rusia (MOEX) mencatatkan kenaikan tertinggi, sementara indeks saham Hong Kong (Hang Seng) mencatatkan penurunan terbesar.
    • Indeks saham negara-negara berkembang mulai memimpin penguatan dalam beberapa minggu terakhir. Indeks saham Rusia (MOEX), India (SENSEX), Mexico (S&P/BMV), dan Taiwan (TWSE) memimpin penguatan.
    • Indeks saham negara-negara maju juga tetap mencatatkan hasil yang positif, dipimpin oleh indeks saham Swedia (OMX Stockholm), diikuti oleh Denmark (OMX Copenhagen), Amerika Serikat (S&P 500), Eropa (STOXX 600), Jerman (DAX), Inggris (FTSE 100), dan Jepang (Nikkei 225). §Sektor Energi dan Finansial cenderung menjadi sektor yang berkinerja lebih unggul dari sektor lainnya di setiap kawasan secara global sejak awal tahun. Di sisi lain, sektor-sektor yang berkaitan dengan Teknologi juga masih cenderung menguat. Sementara sektor-sektor yang cenderung defensif (Konsumsi, Kesehatan, dan Utilitas) memiliki kinerja yang relatif tertinggal dibandingkan indeks acuannya.
    • Pasar saham global mengalami koreksi dari level tertingginya pada Triwulan-III 2021. Koreksi ini terbilang masih sehat mengingat pasar saham global telah reli sejak awal tahun. Ada pun beberapa sentimen negatif yang turut menyebabkan pasar saham global terkoreksi dalam 1-2 bulan terakhir antara lain: 1) adanya kekhawatiran mengenai sektor properti di China berkaitan dengan potensi gagal bayar utang beberapa emiten properti; 2) pasar mencermati timing the Fed untuk memulai tapering atau pengurangan jumlah stimulus.

    Rotasi kembali ke value stocks

    • Kami meyakini skenario yang paling mungkin terjadi adalah middle-ground scenario, di mana harga komoditas masih akan cenderung naik secara lebih stabil. Sementara dari sisi imbal hasil obligasi pemerintah AS akan cenderung flat-naik terbatas, sehingga barbell strategy dapat menjadi pilihan yang ideal.
    • Data historis kinerja value & growth pada Triwulan-IV menunjukkan probabilitas value stocks cenderung berkinerja lebih baik. Value stocks mencatatkan hasil positif sebanyak 9 dari 10  tahun terakhir dengan rerata imbal hasil 5,24% di Triwulan-IV. Sementara growth stocks mencatatkan hasil positif sebanyak 8 dari 10  tahun terakhir dengan rerata imbal hasil 4,30% di Triwulan-IV.
    • Indeks saham US Small Caps biasanya dapat menjadi indikator fase siklus pasar saat ini. Hal ini dikarenakan saham small caps sangat sensitif pergerakannya dengan arah ekspektasi pertumbuhan ekonomi. Per saat ini kami melihat pola yang mirip pada setiap early cycle (misal pada tahun 2003-2004 & 2009-2010) kembali terulang pada tahun 2020-2021. Pola seperti ini biasanya adalah masa transisi menuju mid-cycle.

    Laporan Khusus: Greenflation – Krisis Energi Global

    Kelangkaan energi dunia akibat rendahnya pasokan di tengah pemulihan ekonomi

    • Dalam beberapa waktu terakhir, dunia menghadapi krisis energi akibat tidak berimbangnya permintaan dan penawaran berbagai komoditas energi utama, seperti minyak mentah, gas alam, dan batu bara. §Pemulihan ekonomi dunia secara bertahap dan berkelanjutan membuat permintaan energi cukup tinggi dengan mengikuti pola huruf V, sementara pasokan energi tidak dapat bertambah dalam waktu cepat (mengikuti pola huruf U). Hal ini membuat persediaan energi, seperti minyak, sangat terbatas (Grafik 16).
    • Krisis energi ini terutama sekali sedang dihadapi oleh negara-negara di Eropa yang sangat bergantung pada Rusia untuk memenuhi kebutuhan gas alamnya, seiring dengan terus menurunnya produksi gas alam di Eropa.

    Faktor lingkungan mewarnai enggannya pelaku industri menambah belanja modal

    • isi penawaran tidak dapat mengimbangi besarnya permintaan seiring dengan minimnya belanja modal perusahaan eksplorasi energi. Selain pendirian konservatif yang mereka ambil, faktor transisi energi juga memainkan peranan penting. Berkurangnya kontribusi energi non-terbarukan dalam bauran energi serta lebih terbatasnya pendanaan investasi energi non-terbarukan adalah dua dari beberapa faktor kunci.
    • Fenomena ini dijuluki sebagai greenflation, yaitu naiknya harga-harga komoditas energi akibat kenaikan permintaan namun pasokan tidak memadai karena isu lingkungan.
    • Hal ini perlu kita pantau bersama karena energi merupakan kebutuhan dasar peradaban manusia. Transisi energi menuju energi baru dan terbarukan (EBT) perlu dilakukan secara saksama untuk meminimalkan disrupsi ekonomi.

    Baca Ulasan Pasar Triwulan IV 2021 Oktober selengkapnya.

  • Buletin Bulanan – Juli 2021 (SAM Quarterly Newsletter):  Digital Banking

    Buletin Bulanan – Juli 2021 (SAM Quarterly Newsletter): Digital Banking

    Ulasan Pasar Global

    Ulasan lengkap unduh file .pdf

    • Pasar saham global mengalami penguatan sejak awal tahun hingga bulan Juni 2021 dan relatif hanya sedikit indeks saham yang mencatatkan hasil negatif sepanjang tahun berjalan 2021. Indeks saham Swedia (OMX Stockholm) mencatatkan kenaikan tertinggi, sementara indeks saham Malaysia (FBMKLCI) mencatatkan penurunan terbesar.
    • Indeks saham negara-negara maju mencatatkan hasil yang positif, dipimpin oleh indeks saham Swedia (OMX Stockholm), diikuti oleh Amerika Serikat (S&P 500), Eropa (STOXX 600), Jerman (DAX), Denmark (OMX Copenhagen), Inggris (FTSE 100), dan Jepang (Nikkei 225).
    • Indeks saham di beberapa negara berkembang juga melanjutkan penguatan sejak awal tahun. Indeks saham Taiwan (TWSE), Rusia (MOEX), Korea Selatan (KOSPI), Mexico (S&P/BMV), dan Afrika Selatan (FTSE/JSE) memimpin penguatan.
    • Sektor Energi, Finansial, Industrial dan Material cenderung menjadi sektor yang berkinerja terbaik secara global sejak awal tahun, meskipun mulai melemah sejak pertengahan bulan Mei. Di sisi lain, sektor-sektor yang berkaitan dengan Teknologi menguat sejak akhir Mei. Sementara sektor-sektor yang cenderung defensif (Konsumsi, Kesehatan, dan Utilitas) memiliki kinerja yang relatif tertinggal dibandingkan indeks acuannya.
    • Penguatan harga minyak dalam beberapa minggu menjadi sentimen yang positif bagi indeks saham secara global. Di sisi lain, indeks Dolar AS juga cenderung mengalami penguatan dalam beberapa minggu terakhir.

    Tema Investasi Khusus: Digital Banking

    • Sepanjang tahun berjalan 2021 ini, tema sektor berbasis teknologi membukukan kinerja tertinggi. Hingga tulisan ini disusun, indeks sektoral IDXTECH tercatat menguat 483%, jauh meninggalkan sektor-sektor lainnya.
    • Salah satu sektor yang berhubungan erat dengan teknologi akhir-akhir ini adalah sektor teknologi finansial dan perbankan digital, yang perkembangannya juga sedang didorong oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui pemberian izin khusus untuk bank digital.
    • Berbeda dengan perbankan konvensional yang telah kita kenal, bank digital mengedepankan minimum physical presence, yakni hampir seluruh layanan perbankan, seperti pembukaan rekening, deposito, dan pengajuan kredit, dilakukan secara virtual melalui aplikasi. Tren ini telah menjadi kelaziman global dengan beberapa pemain utama global seperti Revolut dan Monzo di Inggris.
    • Di Indonesia, kita terus melihat perkembangan perbankan digital, baik berupa pseudo-digital bank (layanan perbankan digital yang hadir berdampingan dengan perbankan konvensional dari bank yang sama), maupun bank digital sepenuhnya yang dimiliki oleh perusahaan teknologi serta bank.
    • Roland Berger, sebuah firma konsultan internasional yang berbasis di Jerman, memperkirakan jumlah kantor cabang perbankan di Indonesia akan berkurang lebih dari 7 ribu dalam 10 tahun mendatang.
    • Tren perbankan digital ini perlu kita terus pantau dan ikuti bersama, bukan saja dalam hal fitur dan kemudahannya, namun juga tentang keamanan data, mutu pelayanan kepada pelanggan, serta integritas sistem.

    Baca ulasan lebih lengkap di sini!