Samuel Aset Manajemen

Category: Ulasan Ekonomi

Ulasan Ekonomi

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Jumat 13 Maret 2020

    Kilas Pasar 

    Saham di AS kembali turun tajam kemarin, Dow ditutup pada 21.200 poin, turun -10,0%, S&P 500 juga turun -9,5%, dan begitu pula Nasdaq yang turun -9,4%. 

    Di Eropa, indeks acuan Euro Stoxx 50 turun tajam -12,4% dan FTSE 100 menurun -10,9%. Sementara IHSG kemarin ditutup menurun -5,00%. 

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menurun kemarin sebesar -1,0% menjadi Rp14.522. Komoditas utama dunia kemarin juga menurun, seperti minyak Brent -7,2%, dan tembaga menurun -1,6%. 

    Prediksi Hari Ini 

    Pasar diperkirakan bergerak melemah pada hari ini, seiring dengan pergerakan sebagian besar futures di Asia pagi ini yang juga melemah. Pagi ini, Nikkei 225 terlihat menurun -7,5% dan Kospi turun -6,4%. 

    Isu Ekonomi dan Pasar 

    Bank Sentral Eropa mengejutkan para investor pada hari Kamis dengan tidak menurunkan suku bunga. Yang dilakukan, bank sentral mengumumkan berbagai pembelian aset dan suntikan likuiditas dalam upaya untuk mengimbangi dampak ekonomi dari wabah corona virus, dan meminta anggota parlemen Eropa untuk turun tangan. Paket yang diluncurkan oleh ECB meliputi: menambah fasilitas repo long-term (LTROS) ke sistem perbankan; meningkatkan rencana pembelian aset (QE) sebesar 120 miliar euro selama sisa tahun 2020; dan menegaskan kembali komitmen bank sentral untuk me-rollover aset yang jatuh tempo dalam portofolionya. 

    Jumlah warga AS yang mengajukan tunjangan pengangguran secara tak terduga turun pekan lalu karena pengusaha terus mempertahankan pekerja mereka, tetapi pandemi corona virus diperkirakan akan mengarah pada peningkatan PHK di saat perusahaan melawan gangguan rantai pasokan dan permintaan yang menurun. Klaim awal untuk tunjangan pengangguran turun 4.000 ke 211.000 yang untuk pekan yang berakhir 7 Maret. 

    Update corona virus di seluruh dunia telah ada 134.670 kasus, dengan 69.142 dinyatakan sembuh dan kematian 4.973. Sejumlah kegiatan olahraga seperti NBA dan beberapa liga sepakbola di Eropa sudah di postpone, dengan Presiden AS Donald Trump menyarankan Olimpiade musim panas ini untuk ditunda ke tahun depan.

    SAM Investment

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia 

    t. +62-21-2854 8800 | f. +62-21-8317474 | www.sam.co.id

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian-13-Maret-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Kamis 12 Maret 2020

    Kilas Pasar 

    Saham di AS kembali turun tajam kemarin, Dow ditutup pada 23.553 poin, turun -5,9%, S&P 500 juga turun -4,9%, dan begitu pula Nasdaq yang turun -4,7%. 

    Namun di Eropa, indeks acuan Euro Stoxx 50 hanya turun -0,15% dan FTSE 100 menurun -1,4%. Sementara IHSG kemarin ditutup menurun -1,28%. 

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menurun kemarin sebesar -0,15% menjadi Rp14.374. Komoditas utama dunia kemarin juga menurun, seperti minyak Brent -3,8%, dan tembaga menurun -0,7%. 

    Prediksi Hari Ini 

    Pasar diperkirakan bergerak melemah pada hari ini, seiring dengan pergerakan sebagian besar futures di Asia pagi ini yang juga melemah. Pagi ini, Nikkei 225 terlihat menurun -1,8% dan Kospi turun -2,4%. 

    Isu Ekonomi dan Pasar 

    Investor di AS khawatir karena belum adanya stimulus fiskal untuk ekonomi yang dilanda virus corona, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan keadaan virus corona sebagai pandemi. Presiden Trump rencananya akan membahas beberapa langkah stimulus pada Rabu malam (waktu AS), namun ia cenderung terbatas dalam langkah yang bisa dilakukan, kecuali ia menyatakan keadaan darurat nasional atau lebih merangkul parlemen yang dikontrol Partai Demokrat. 

    Imbal hasil obligasi benchmark 10-tahun AS naik 0,074 poin menjadi 0,817% pada penutupan hari Rabu. Imbal hasil obligasi 30-tahun naik 0,088 poin menjadi 1,305%.  New York Fed meningkatkan jumlah pinjaman jangka pendek yang ditawarkan ke bank untuk memperlancar likuiditas. Fed meningkatkan fasilitas overnight repo sebanyak $ 25 miliar dolar menjadi $ 175 miliar dan berencana untuk meluncurkan fasilitas dwi minggu sebesar $ 45 miliar pada hari Kamis; fasilitas dwi minggu sebelumnya adalah $ 20 miliar. Fed juga akan memperkenalkan fasilitas repo bulanan $ 50 miliar. 

    Dari dalam negeri, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, salah satu tujuan dari paket stimulus yang sedang dimatangkan adalah memberikan kemudahan impor. Caranya dengan mengurangi atau menghapuskan lartas (larangan  dan pembatasan) untuk sektor tertentu. Selain penghapusan lartas, Direktur Jenderal Bea dan Cukai Heru Pambudi mengatakan, kemudahan impor juga akan diberikan melalui penundaan pembayaran bea masuk selama maksimal 30 hari setelah impor. 

    SAM Investment

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia 

    t. +62-21-2854 8800 | f. +62-21-8317474 | www.sam.co.id

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian-12-Maret-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Rabu 11 Maret 2020

    Kilas Pasar 

    Saham di AS mengalami rebound kemarin, Dow ditutup pada 25.018 poin, meningkat 4,9%, S&P 500 juga meningkat 4,9%, dan begitu pula Nasdaq. 

    Namun di Eropa, indeks acuan saham tidak mengalami peningkatan, di antaranya Euro Stoxx 50 menurun -1,7% dan FTSE 100 menurun -0,1%. Sementara IHSG kemarin ditutup meningkat 1,64%. 

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menurun kemarin sebesar -0,28% menjadi Rp14.352. Komoditas utama dunia kemarin tercatat rebound, seperti minyak Brent meningkat 8,3%, dan tembaga  meningkat 0,56%. 

    Prediksi Hari Ini 

    Pasar diperkirakan bergerak mixed pada hari ini, seiring dengan pergerakan sebagian besar futures di Asia pagi ini yang juga mixed. Pagi ini, Nikkei 225 terlihat menurun -0,5% dan Kospi turun -0,7%. 

    Isu Ekonomi dan Pasar 

    Harga minyak rebound pada Selasa setelah mengalami penurunan terburuk sejak 1991 pada Senin. Investor berharap bahwa rencana stimulus pemerintah AS akan mendorong perekonomian dan permintaan secara keseluruhan ? dan mungkin bahkan membantu perusahaan-perusahaan terkait travel yang merupakan pengguna minyak terbesar. 

    Tingkat kasus Covid-19 baru yang dikonfirmasi di China telah turun ke sebagian kecil dari puncak-nya yang terlihat tiga minggu lalu. Pada hari Selasa, pemimpin China, Xi Jinping, mengunjungi Wuhan, kota yang telah dikunci dan menjadi pusat wabah, menandakan Beijing mungkin merasa virus itu sebagian besar telah tertangani di dalam negeri. Aktivitas pekerjaan dan produksi dimulai kembali setelah Pemerintah China melonggarkan pembatasan kegiatan. 

    Dari dalam negeri, staf kementerian BUMN mengatakan ada 12 emiten plat merah yang akan melakukan buyback saham, niainya sekitar 7-8 triliun Rupiah. Sekretaris Perusahaan WIKA & PTPP mengatakan harga saham sekarang sudah tidak mencerminkan nilai wajarnya. Pada saat yang sama sebagai respon Pemerintah Indonesia terhadap perlambatan kegiatan ekonomi di tengah wabah Covid 19, Pemerintah merencakan akan melakukan pelonggaran fiskal diantaranya penundaan pembayaran PPh dan percepatan restitusi PPN. Diharapkan stimulus ini akan membantu arus kas perusahaan di tengah ketidakpastian usaha. 

    SAM Investment

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia 

    t. +62-21-2854 8800 | f. +62-21-8317474 | www.sam.co.id

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian-11-Maret-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Selasa 10 Maret 2020

    Kilas Pasar 

    Saham di AS mengalami penurunan tajam kemarin, Dow ditutup pada 23.851 poin, penurunan -7,8% dalam 1 hari, S&P 500 turun -7,6%, dan Nasdaq -7,3%. 

    Indeks acuan lain juga membukukan penurunan, di antaranya Euro Stoxx 50 menurun -8,4% dan FTSE 100 menurun -7,7%. IHSG kemarin ditutup menurun -6,6%. 

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menurun kemarin sebesar -1,04% menjadi Rp14.393. Komoditas utama dunia kemarin tercatat menurun, seperti minyak Brent turun -24,1%, dan tembaga  turun sebesar -1,3%. 

    Prediksi Hari Ini 

    Pasar diperkirakan bergerak menurun pada hari ini, seiring dengan penurunan indeks acuan AS, serta penurunan sebagian besar futures di Asia pagi ini. Pagi ini, Nikkei 225 terlihat menurun -3,07% dan Kospi naik tipis +0,17%. 

    Isu Ekonomi dan Pasar 

    Investor meninggalkan saham dan aset berisiko lainnya untuk berlindung di save haven seperti surat utang pemerintah AS, emas, yen Jepang, dan franc Swiss. Semua 11 sektor di S&P 500 turun pada hari Senin, dipimpin oleh penurunan energi sebesar -20%. Semua sektor yang dianggap cyclical turun tajam: sektor keuangan berakhir turun -11%, dan industrial dan material keduanya turun lebih dari -9%. Dorongan pembelian obligasi pemerintah membuat imbal hasil pada obligasi 10 tahun AS di bawah 0,4% pada Senin pagi. Imbal hasil ini sedikit rebound dan berada di 0,499% pada penutupan, masih merupakan penutupan terendah sepanjang masa. 

    Mulai Selasa, seluruh Italia – negara dengan lebih dari 60 juta orang – berada dalam lockdown. Tidak ada yang diizinkan meninggalkan kota tempat mereka tinggal tanpa izin khusus; bar dan restoran akan tutup pukul 6 sore; tidak ada acara olahraga atau pertemuan besar yang akan berlangsung setidaknya sampai 3 April. Italia telah mencatat jumlah kasus koronavirus yang dikonfirmasi bertambah menjadi 7.985 sementara korban tewas sekarang mencapai 463. 

    Presiden Donald Trump mengatakan pada hari Senin bahwa ia akan memberikan bantuan keuangan untuk pekerja dan bisnis yang dirugikan oleh coronavirus, stimulus dapat mencakup kemungkinan pemotongan pajak penghasilan dan bantuan bagi para penerima upah per jam. 

    SAM Investment

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia 

    t. +62-21-2854 8800 | f. +62-21-8317474 | www.sam.co.id

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian-10-Maret-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Senin 9 Maret 2020

    Kilas Pasar 

    Saham di AS menurun lagi pada hari Jumat, Dow ditutup pada 25.864 poin, penurunan -0,9% dari Kamis, tetapi mengakhiri keseluruhan minggu dengan kenaikan 1,8%. 

    Indeks acuan lain juga membukukan penurunan, di antaranya Euro Stoxx 50 menurun -3,91% dan FTSE 100 menurun -3,62%. IHSG kemarin ditutup menurun -2,48%. 

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menurun di hari Jumat sebesar -0,48% menjadi Rp14.243. Komoditas utama dunia pada Jumat tercatat menurun, seperti minyak Brent turun -2,23%, dan tembaga  turun sebesar -1,2%. 

    Prediksi Hari Ini 

    Pasar diperkirakan bergerak menurun pada hari ini, seiring dengan penurunan indeks acuan AS di Jumat, serta penurunan futures pagi ini. Pagi ini, Nikkei 225 terlihat menurun -4,08% dan Kospi menurun -3,1%. 

    Isu Ekonomi dan Pasar 

    Data pekerjaan di AS terlihat masih baik di Februari, nonfarm payroll melonjak 266.000 dan tingkat pengangguran turun menjadi 3,5%, menurut angka Departemen Tenaga Kerja yang dirilis Jumat. Namun pasar lebih menantikan keadaan ekonomi di bulan Maret yang telah terpengaruh virus korona. 

    Rapat Menteri Energi OPEC+ gagal mencapai kesepakatan untuk melakukan pemotongan produksi kembali. Seiring dengan terjadinya deadlock tersebut, Pemerintah Arab Saudi memutuskan untuk menaikkan produksi. Narasi yang berkembang adalah hal ini dilakukan untuk memaksa Rusia kembali ke meja perundingan untuk mendukung harga minyak di tengah sentiment negatif Covid-19. Pagi ini minyak Brent tercatat turun -20,4% dan WTI turun -20,2% masing-masing di 35,7 dan 32,6; terendah sejak 2016. 

    Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea Cukai Kementerian Keuangan (Kemkeu) tengah mengkaji penerapan cukai minuman berpemanis. Pemerintah melihat, ada potensi pendapatan negara sampai Rp 6,25 triliun per tahun dari sektor ini. Jika kebijakan ini diterapkan, produk minuman energi, kopi konsentrat, minuman bersoda, teh kemasan hingga susu kental manis bisa terkena cukai. Imbasnya, ada beban tambahan yang harus ditanggung konsumen. 

    SAM Investment

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia 

    t. +62-21-2854 8800 | f. +62-21-8317474 | www.sam.co.id

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian-9-Maret-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Jumat 6 Maret 2020

    Kilas Pasar 

    Saham di US menurun lagi pada hari Kamis, menghapus sebagian besar keuntungan hari Rabu. Dow Jones Industrial Average kehilangan 969,58 poin, atau 3,58%, ditutup pada 26.121,28. S&P 500 turun 106,18 poin, atau 3,39%, berakhir pada 3023,94, dan Nasdaq Composite turun 279,49 poin, atau 3,10%, menjadi ditutup pada 8738,59. 

    Indeks acuan lain juga membukukan penurunan, di antaranya Euro Stoxx 50 menurun -1,67% dan FTSE 100 menurun -1,62%. IHSG kemarin ditutup menurun ?0,21%. 

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menurun kemarin sebesar ?0,4% menjadi Rp14.175. Komoditas utama dunia tercatat menurun, seperti minyak Brent turun ?2,23%, dan tembaga  turun tipis sebesar -0,18%. 

    Prediksi Hari Ini 

    Pasar diperkirakan bergerak menurun pada hari ini, seiring dengan penurunan indeks acuan AS semalam. Beberapa indeks futures juga masih menunjukkan pelemahan. Pagi ini, Nikkei 225 terlihat menurun -1,8% dan Kospi menurun ?2,0%. 

    Isu Ekonomi dan Pasar 

    Penurunan di bursa US Kamis terjadi seiring kasus korona virus yang dikonfirmasi di US kini telah bertambah menjadi 206 sementara jumlah kematian mencapai 11. California telah menyatakan keadaan darurat, sebuah kapal pesiar ditahan di lepas pantai San Francisco setelah seorang mantan penumpang meninggal akibat  virus itu. Lebih banyak kasus juga dilaporkan di negara bagian Washington, New York, New Jersey, dan Tennessee. 

    Untuk mengurangi gangguan ekonomi yang dipicu oleh korona virus, pemerintah US meloloskan paket fiskal USD 8,3 miliar pada hari Rabu dan Federal Reserve diperkirakan akan menurunkan suku bunganya lagi setelah kejutan hari Selasa memotong setengah persen poin. 

    Dengan sentimen yang menjadi risk-off, traders masih membeli obligasi US sambil menghindari aset berisiko seperti saham. Imbal hasil treasury 10-tahun US tergelincir 5,3 basis poin (bps) ke rekor terendah baru yaitu 0,87%. 

    SAM Investment

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia 

    t. +62-21-2854 8800 | f. +62-21-8317474 | www.sam.co.id

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Kamis 5 Maret 2020

    Kilas Pasar 

    Indeks saham AS ditutup menguat semalam, seiring dengan kemenangan mutlak Joe Biden, bakal calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat, dalam Super Tuesday, pemilihan pendahuluan serentak di beberapa negara bagian besar. Dow Jones ditutup menguat 4,53%, S&P 500 ditutup menguat 4,22%, dan Nasdaq juga menguat 3,85%. Indeks acuan lain juga membukukan penguatan, di antaranya Euro Stoxx 50 menguat 1,44% dan FTSE 100 menguat 1,45%. IHSG kemarin ditutup menguat 2,38%. 

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat kemarin sebesar 1,2% menjadi Rp14.113. Komoditas utama dunia tercatat mixed, seperti minyak Brent turun 1,41%, namun pada saat bersamaan tembaga naik tipis sebesar 0,31%. 

    Prediksi Hari Ini 

    Pasar diperkirakan bergerak cukup positif pada hari ini, seiring dengan penguatan indeks acuan AS semalam. Beberapa indeks futures juga masih mencatatkan penguatan tipis. Pagi ini, Nikkei 225 dibuka menguat 1,34% dan Kospi menguat 0,6%. 

    Isu Ekonomi dan Pasar 

    Pemerintah Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan mengeluarkan beberapa poin stimulus dalam rangka menangani dampao COVID-19 kepada perekonomian. Setelah 8 kebijakan baru yang dikeluarkan pada awal pekan ini, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto kembali menyampaikan rencana pemerintah untuk menetapkan stimulus paket II. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menambahkan, paket II ini terkait dengan stimulus fiskal. Dikutip kemarin, Menteri Keuangan mengatakan, salah satu opsi yang akan dikaji adalah penundaan pembayaran PPh 21 yang dibayarkan perusahaan untuk karyawan, untuk memberikan arus kas tambahan bagi perusahaan dalam menjalankan kegiatan usaha. Otoritas Jasa Keuangan juga memberikan beberapa kebijakan pelonggaran, seperti pelonggaran restrukturisasi kredit pada sektor yang terdampak serta penilaian kualitas aset  / kredit yang diperlonggar untuk plafon kredit maksimal Rp10 miliar. 

    Pekan ini, menteri energi dari negara-negara anggota OPEC berkumpul di Vienna, Austria, untuk membahas kebijakan pasokan minyak di tengah sentimen negatif COVID-19. Ada peluang bahwa OPEC akan terus melanjutkan pemotongan suplai minyak guna menjaga harga tetap pada level yang nyaman bagi negara-negara produsen minyak mentah dunia. 

    Joe Biden memenangkan delegasi terbanyak dalam Super Tuesday,, pemilihan pendahuluan serentak di beberapa negara bagian Amerika Serikat. Pagi ini, Michael Bloomberg dan Amy Klobuchar menghentikan pencalonan mereka dan mendukung Joe Biden dalam rangkaian pemilihan berikutnya. 

    SAM Investment

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia 

    t. +62-21-2854 8800 | f. +62-21-8317474 | www.sam.co.id

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Selasa 4 Maret 2020

    Selasa 4 Maret 2020 
    Kilas Pasar   Indeks saham AS ditutup melemah tadi pagi waktu Jakarta. Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 2,94%,  S&P 500 ditutup melemah 2,81%, dan Nasdaq melemah 2,99%, setelah sempat menguat pada perdagangan intraday seiring dengan penurunan suku bunga acuan Bank Sentral Amerika Serikat sebesar 50 bps, dua pekan lebih cepat dari jadwal rapat Federal Open Market Committee. Reaksi negatif ini seiring dengan pernyataan Ketua Bank Sentral Amerika Serikat Jay Powell yang dianggap pasar tidak terlalu menggembirakan.   Indeks acuan lainnya membukukan penguatan, di ataranya FTSE 100 ditutup menguat 0,95%, DAX Frankfurt ditutup menguat 1,08%, dan Nikkei 225 ditutup menguat 0,45%. Indeks Harga Saham Gabungan ditutup menguat 2,94% pada sore kemarin. Komoditas cenderung mendatar, dengan minyak Brent ditutup melemah tipis 0,08%, dan emas menguat 0,21%. Rupiah ditutup melemah tipis sebesar 0,13% menjadi Rp14.283 terhadap dolar AS.     Prediksi Hari Ini   Pasar diperkirakan bergerak mixed pada hari ini, seiring dengan pelemahan indeks acuan AS. Pagi ini beberapa indeks futures tercatat naik tipis, seperti S&P 500 Futures menguat 0,7%. Indeks regional Asia tercatat menguat pagi ini, di antaranya Nikkei 225 dibuka menguat 0,48% serta KOSPI naik 1,37%.   Isu Ekonomi dan Pasar   Bank Sentral Amerika Serikat menurunkan suku bunga acuan sebesar 50 bps, 2 pekan lebih cepat dari jadwal seharusnya. Penurunan bunga ini dimaksudkan untuk memberi stimulus ekonomi Amerika dalam menghadapi risiko COVID-19. Penurunan bunga ini sebenarnya sudah diperkirakan pasar sebelumnya, namun menimbulkan reaksi karena diumumkan lebih cepat dari jadwal. Pasar Amerika sempat bergerak naik, namun setelahnya ditutup negatif seiring dengan pernyataan Ketua Bank Sentral AS Jay Powell yang dianggap tidak terlalu menggembirakan. Pada waktu yang sama, gubernur bank sentral dan menteri keuangan dari Kelompok 7 Negara Maju (G-7) menyatakan kesiapannya untuk melakukan kebijakan yang wajar dan sesuai dalam menangani risiko COVID-19.   Organisasi Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi beberapa negara utama. Dikutip dari pernyataan OECD, perkiraan pertumbuhan ekonomi dunia direvisi turun dari 2,9% menjadi 2,4% untuk tahun 2020.   Dalam pemilihan pendahuluan calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Joe Biden, Wakil Presiden AS pada masa Presiden Barack Obama, diperkirakan akan memenangkan Super Tuesday, pemilihan pendahuluan serentak kemarin.    Best Regards, Narendro Anindyo, CFA Investment AnalystPT SAMUEL ASET MANAJEMEN Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia t. +62-21-2854 8511| f. +62-21-8317474 | m. +62-87881519605 | www.sam.co.id
  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Selasa 3 Maret 2020

    DAN PASAR HARIAN SELASA 3 MARET 2020
    Kilas Pasar   Indeks saham AS melonjak pada penutupan hari Senin. Dow Jones Industrial Average ditutup dengan kenaikan 1.294 poin, atau 5,1% ,pada level tertinggi hari itu dan dengan kenaikan satu hari terbesarnya. S&P 500 ditutup naik 4,6% dan Nasdaq Composite berakhir 4,5% lebih tinggi. Keduanya masuk ke wilayah negatif sesaat setelah pukul 10 pagi sebelum kembali ke zona hijau.   Meluasnya penyebaran virus corona di seluruh dunia terus membuat investor khawatir. Mereka tetap membeli obligasi Treasury AS, membuat harga lebih tinggi dan menyebabkan imbal hasil turun. Imbal hasil Treasury AS 10-tahun turun menjadi 1,085%, penutupan terendah, dan sempat menyentuh 1,05% di pagi hari.   IHSG pada hari Senin ditutup pada level 5.361,2, turun -1,68% seiring dengan pengumuman terjadinya infeksi COVID-19 pada dua warga negara Indonesia. Indeks IBPA SUN & Surat Utang Korporasi juga tercatat turun masing-masing -0,4% & -0,1%.   Prediksi Hari Ini   Pasar diperkirakan membaik seiring dengan pasar-pasar regional yang dibuka pada zona hijau di pagi ini. Ekspektasi stimulus moneter dan fiskal dari berbagai negara menjadi harapan dan dorongan positif pada pasar. Pagi ini Nikkei 225 tercatat menguat 1,06%, Kospi tercatat naik 2,28%.   Isu Ekonomi dan Pasar   Gubernur BI Perry Warjiyo mengumumkan lima kebijakan tambahan yaitu : peningkatan intervensi pasar, penurunan GWM Valuta Asing dari 8% menjadi 4%, penurunan GWM Rupiah sebesar 50 bps untuk bank yang membiayai kegiatan ekspor impor dalam 9 bulan ke depan, perluasan transaksi dasar untuk DNDF, dan penegasan BI terkait dengan penggunaan bank kustodian baik global maupun lokal untuk investor asing di Indonesia sesuai preferensi masing-masing.   Penurunan GWM valuta asing tersebut diperkirakan dapat menambah likuiditas valas sebesar USD 3,2 miliar.   Pagi ini Arab Saudi mengumumkan terjadinya infeksi pertama di dalam negeri. Per 3 Maret 2020, infeksi COVID 19 telah melanda 76 negara, dialami 90.000 pasien, dengan tingkat kematian 3,5% sejauh ini.      Regards,   Adrian Karim Januar Investment Analyst
  • SAM Ulasan Ekonomi Harian Rabu 19 Februari 2020

    Sebagian besar indeks futures bursa Asia tercatat ?merah?, indikasi ada potensi koreksi indeks di bursa Asia hari ini, sementara harga minyak mentah dibuka naik pagi ini. Mata uang kuat Asia yen dan HK dolar dibuka melemah terhadap US dolar, yang bisa menjadi sentimen pelemahan rupiah menuju kisaran antara Rp.13.700  s.d Rp.13.720 per USD  (kurs tengah Bloomberg).               

    Dampak virus Corona mulai terlihat pada perekonomian Indonesia. Neraca perdagangan Januari 2020 mencatat ekspor turun cukup tajam, begitupun impor. Turunnya kegiatan perdagangan berimplikasi pada kredit perbankan.. Salah satu bank BUMN Buku IV menyampaikan pertumbuhan kredit belum mencapai target di awal triwulan ke-1 2020 ini. Kemungkinan pertumbuhan kredit di Q1-2020 ini sebesar 6%. Selain kegiatan perdagangan, kegiatan pariwisata dan UMKM kemungkinan juga akan terkena. 

    Moody?s memangkas pertumbuhan ekonomi China untuk tahun 2020 dari 5,8% menjadi 5,2% efek dari wabah virus Corona. Dampak virus ini tampaknya cukup signifikan walaupun temporer. Sektor yang terganggu akibat virus ini utamanya sektor perdagangan, rantai pasokan, dan pariwisata. 

    Salam,

    Lana Soelistianingsih

    Kepala Riset/Ekonom

    Samuel Aset Manajemen

    Telp: 62 21 28548828

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia 

    t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

    Ulasan-Ekonomi-Harian-Rabu-19-Februari-2020.pdf