Samuel Aset Manajemen

Category: Ulasan Ekonomi

Ulasan Ekonomi

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Jumat 25 September 2020

    Kilas Pasar

     

    Pada perdagangan kemarin (24/9), indeks saham Amerika Serikat tercatat menguat secara terbatas. Dow naik sebesar 52,31 poin, atau 0,2%, menjadi 26.815,44. Kemudian S&P 500 ditutup 0,3% lebih tinggi menjadi 3.246,59. Sementara Nasdaq Komposit naik sebesar 0,37% menjadi 10.672,27.

     

    Hal yang berbeda terjadi pada pasar saham Eropa, dimana FTSE turun dalam sebesar 76,48 poin atau 1,30% menjadi 5.822,78 sementara Stoxx600 juga turun dalam sebesar 3,68 poin atau 1,02% menjadi 355,85.

     

    Pagi ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level RP 14.890,0. Selain itu, komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI melemah 0,17% senebtara Brent menguat sebesar 0,22%.

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan menguat hari ini menyusul sentimen positif dari pasar Asia maupun indeks futures di Amerika Serikat. Pagi ini indeks Nikkei 225 dibuka menguat sebesar 0,41% sementara Kospi dibuka menguat sebesar 0,56%. Di sisi lain indeks futures di Amerika Serikat juga menguat. Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq naik masing-masing sebesar 0,35%, 0,37% dan 0,42%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Dari Amerika Serikat, jumlah pelapor pertama kali untuk tunjangan pengangguran sedikit lebih tinggi dari yang diharapkan karena pasar tenaga kerja melanjutkan pemulihan yang lamban dari pandemi Covid-19. Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat pada hari Kamis melaporkan bahwa klaim pengangguran pertama kali untuk pekan yang berakhir 19 September berjumlah 870.000, setelah disesuaikan dengan fluktuasi musiman. Tanpa adanya penyesuaian, sekitar 825.000 orang mengajukan minggu lalu, naik dari minggu sebelumnya yang 796.000.

     

    Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Supratman Andi Agtas mengungkapkan, progres pembahasan omnibus law Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja hingga saat ini sudah mencapai 10 klaster dari total 11 klaster yang ada dalam RUU tersebut. Sementara 95% dari pasal-pasal di ke-10 klaster itu telah berhasil disepakati di tingkat panitia kerja (panja).

     

    Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memproyeksikan tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Tanah Air pada kuartal IV/2020 berpotensi menyentuh angka 12%, jauh di atas kondisi normal pada kisaran 5%. Tak hanya itu, rata-rata pendapatan pekerja di Indonesia diprediksi dapat anjlok lebih dari 40% akibat lesunya sejumlah sector usaha.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—25-September-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Kamis 24 September 2020

    Kilas Pasar

     

    Rabu (23/9), indeks saham Amerika Serikat melemah. Dow turun sebesar 525,05 poin, atau 1,9%, menjadi 26.763,13. Kemudian S&P 500 ditutup 2,4% lebih rendah menjadi 3.236,92. Sementara Nasdaq Komposit turun paling dalam sebesar 3% menjadi 10.632,99.

     

    Hal yang berbeda terjadi pada pasar saham Eropa, dimana FTSE naik sebesar 69,80 poin atau 1,20% menjadi 5.899,26 sementara Stoxx600 juga naik 1,98 poin atau 0,55% menjadi 359,53.

     

    Pagi ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level RP 14.815,0. Selain itu, komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent melemah bersamaan masing-masing sebesar 1,35% dan 0,36%,

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan melemah hari ini akibat sentimen negatif dari pasar Asia maupun indeks futures di Amerika Serikat. Pagi ini indeks Nikkei 225 dibuka melemah sebesar 0,95% sementara Kospi dibuka melemah sebesar 1,61%. Di sisi lain indeks futures di Amerika Serikat juga melemah. Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq turun masing-masing sebesar 0,20%, 0,29% dan 0,54%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Data United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD) menyebutkan kedatangan kapal kontainer di pelabuhan seluruh dunia yang pada pertengahan Juni anjlok 8,5% YoY menjadi 8.722 calls per pekan, mulai naik pada awal Agustus menjadi 9.265 calls per pekan meskipun masih 3% di bawah pencapaian setahun lalu. Lebih detail, China dan Hong Kong tumbuh 4,1%. Sayangnya, kedatangan kapal kontainer di Amerika Utara dan Eropa masih terkontraksi cukup dalam, masing-masing 16,3% dan 13,2% di bawah realisasi 2019. Adapun performa di Asia Tenggara hampir mencapai level tahun sebelumnya dengan penurunan hanya 0,5%.

     

    Realisasi defisit APBN 2020 hingga Agustus lalu tercatat sebesar Rp500,5 triliun, setara 3,05% dari produk domestik bruto (PDB) atau 48,2% dari pagu Perpres 72/2020 yang sebesar Rp 1.039,2 triliun. Dibandingkan defisit periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 197,9 triliun, angka ini mengalami kenaikan hingga 152,9%. Defisit inipun masih diperkirakan akan melebar ditengah tekanan pandemi Covid-19.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—24-September-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Rabu 23 September 2020

    Kilas Pasar

     

    Selasa (22/9), indeks saham Amerika Serikat naik setelah mengalami pelemahan yang dalam pada perdagangan sebelumnya. Dow naik sebesar 140,48 poin, atau 0,52%, menjadi 27.288,18. Kemudian S&P 500 ditutup 1,05% lebih tinggi menjadi 3.315,57. Sementara Nasdaq Komposit naik 1,71% menjadi 10.963,64.

     

    Hal yang relatif sama terjadi pada pasar saham Eropa, dimana FTSE naik sebesar 25,17 poin atau 0,43% menjadi 5.829,29 sementara Stoxx600 juga naik 0,73 poin atau 0,20% menjadi 357,55. Kenaikan terjadi belum mampu menutupi pelemahan pada perdagangan sebelumnya.

     

    Pagi ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level RP 14.785,0. Selain itu, komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent melemah bersamaan masing-masing sebesar 0,40% dan 0,24%,

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan mix hari ini. Pagi ini indeks Nikkei 225 dibuka melemah sebesar 0,62% sementara Kospi dibuka menguat sebesar 0,27%. Di sisi lain indeks futures di Amerika Serikat juga beragam. Dow Jones dan S&P 500 naik masing-masing sebesar 0,44% dan 0,14%, sementara Nasdaq turun sebesar 0,27%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Sebanyak 64 negara berpendapatan tinggi bergabung dengan 92 negara berpenghasilan menengah dan rendah dalam inisiatif vaksin Covid-19 global untuk menjamin distribusi yang adil di seluruh dunia. Dengan demikian, 156 negara yang mewakili dua pertiga populasi bumi kini bersatu di bawah program bernama Covid-19 Vaccine Global Ac- cess (Covax) yang diinisiasi oleh aliansi vaksin Gavi serta didukung Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Koalisi untuk Inovasi Kesiapsiagaan Epidemi (CEPI) itu.

     

    Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mencatat, realisasi penyaluran dana program penangan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional (PEN) per 16 September 2020 mencapai Rp 254,4 triliun atau 36,6% dari pagu Rp 695,2 triliun, dengan tren penyerapan tumbuh 27,3%

     

    Realisasi bantuan subsidi upah atau gaji tahap I telah disalurkan kepada 2.484.429 orang atau 99,38% dari total penerima tahap I sebanyak 2,5 juta orang, hingga Jumat (18/9). Sedangkan penyaluran tahap II telah mencapai 2.980.346 orang atau 99,34% dari total penerima tahap II sebanyak tiga juta orang. Sedangkan untuk tahap III mencapai 3.069.442 orang atau 87,7% dari total 3,5 juta orang.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—23-September-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Selasa 22 September 2020

    Kilas Pasar

     

    Kemarin (21/9), indeks saham Amerika Serikat kembali melemah. Dow turun paling dalam sebesar 509,72 poin, atau 1,84%, menjadi 27.147,70. S&P 500 ditutup 1,16% lebih rendah menjadi 3.281,06. Sementara Nasdaq Komposit turun 0,13% menjadi 10.778,80. Penurunan ini didorong oleh kekhawatiran tentang potensi memburuknya pandemi virus Corona, serta ketidakpastian stimulus fiskal AS.

     

    Hal yang sama terjadi pada pasar saham Eropa, dimana FTSE turun dalam sebesar 202,76 poin atau 3,38% menjadi 5.804,29 sementara Stoxx600 juga turun 11,96 poin atau 3,24% menjadi 356,82. Sentimen serupa dari potensi memburuknya pandemic virus Corona menjadi penyebab dari pelemahan indeks.

     

    Pagi ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level RP 14.700,0. Selain itu, komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent menguat bersamaan masing-masing sebesar 0,94% dan 0,26%,

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan mix hari ini. Pagi ini indeks Kospi dibuka melemah sebesar 0,91%, sementara Nikkei 225 libur. Terdapat sentimen positif dari indeks futures di Amerika Serikat yang menguat. Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq naik masing-masing sebesar 0,33%, 0,36% dan 0,43%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Deutsche Bank memprediksi produk domestik bruto (PDB) ekonomi dunia kembali ke level sebelum datangnya pandemi virus corona Covid-19 pada pertengahan 2021, menyusul kekuatan pemulihan yang melebihi perkiraan dalam beberapa bulan terakhir. Namun, risiko terjadinya krisis finansial dapat meninggi lantaran tingginya beban utang serta perubahan-perubahan dalam kebijakan ekonomi. Deutsche Bank merevisi proyeksi PDB global 2020 menjadi kontraksi 3,9% dari sebelumnya 5,9% dan proyeksi untuk 2021 menjadi tumbuh 5,6% dari sebelumnya tumbuh 5,3%.

     

    Pemerintah tengah membahas ketentuan pembentukan lembaga pengelola investasi (LPI) atau sovereign wealth fund (SWF) bersama Badan Legislatif (Baleg) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Lembaga ini nantinya akan menjadi alternatif sumber pendanaan bagi proyek-proyek infrastruktur yang selama ini lebih banyak mengandalkan APBN atau melalui BUMN. Rencana pembentukan lembaga pengelola investasi tersebut tertuang dalam draf omnibus law Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja Bab X tetang masalah investasi pemerintah pusat dan kemudahan proyek strategis nasional.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—22-September-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Senin 21 September 2020

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham Amerika Serikat tercatat kembali melanjutkan pelemahan pada perdagangan Jumat (18/9). Dow turun 244,56 poin, atau 0,9%, menjadi 27.657,42. S&P 500 ditutup 1,1% lebih rendah pada 3.319,42. Sementara Nasdaq Komposit turun 1,1% menjadi 10.793,28. 

     

    Hal yang sama terjadi pada pasar saham Eropa, dimana FTSE turun 42,87 poin atau 0,71% menjadi 6.007,05 sementara Stoxx600 juga turun 2,45 poin atau 0,66% menjadi 368,78.

     

    Pagi ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level RP 14.735,0. Selain itu, komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent melemah bersamaan masing-masing sebesar 0,70% dan 0,49%,

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan menguat hari ini, didorong sentimen pasar saham Asia. Pagi ini indeks Nikkei 225 dan Kospi dibuka menguat masing-masing sebesar 0,18% dan 0,33%. Sentimen positif lain juga diberikan oleh  indeks futures di Amerika Serikat yang juga menguat. Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq turun masing-masing sebesar 0,10%, 0,15% dan 0,27%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump merestui raksasa teknologi AS, Oracle, untuk menjadi mitra data bagi TikTok dan raksasa ritel AS, Walmart, untuk menjadi mitra komersial bagi penyedia aplikasi berbagi video asal Tiongkok tersebut. TikTok, yang disebut ancaman keamanan nasional oleh pemerintah AS, akan terhindar dari penutupan operasional di AS lewat kesepakatan ini.

     

    Sentimen konsumen AS membaik pada awal September, menurut survei pada hari Jumat. University of Michigan mengatakan indeks sentimen konsumen naik menjadi 78,9 pada paruh pertama bulan ini dari pembacaan akhir 74,1 pada Agustus.

     

    Bank Indonesia (BI) mencatat rupiah terdepresiasi 6,42% YTD terhadap dollar AS. Namun, BI masih optimis rupiah untuk apresiasi karena tingkat fundamental yang masih undervalued. Untuk berjaga-jaga, BI akan sigap memperkuat kebijakan stabilitas pengelolaan nilai tukar rupiah serta penguatan efektivitas operasi moneter dan ketersediaan likuiditas di pasar keuangan.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—21-September-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Jumat 18 September 2020

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham Amerika Serikat tercatat kembali melemah pada perdagangan Kamis (17/9). Dow ditutup 130,40 poin lebih rendah, atau 0,47% menjadi 27.901,98. Sementara S&P 500 turun 0,84% menjadi 3.357,01 dan Nasdaq Composite turun 1,27% menjadi 10.910,28.

     

    Pasar saham Eropa juga mengalami hal serupa. Tercatat FTSE turun 28,56 poin atau 0,47% menjadi 6.049,92 sementara Stoxx600 turun 1,90 poin atau 0,51% menjadi 371,23.

     

    Pagi ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level RP 14.830,0. Komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent menguat bersamaan masing-masing sebesar 0,12% dan 0,09%,

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan menguat hari ini, didorong sentimen pasar saham Asia dan pergerakan harga minyak dunia. Pagi ini indeks Nikkei 225 dan Kospi dibuka menguat masing-masing sebesar 0,22% dan 0,25%. Sentimen positif lain juga diberikan oleh  indeks futures di Amerika Serikat yang juga menguat. Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq turun masing-masing sebesar 0,01%, 0,03% dan 0,18%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Bank of Japan (BoJ) menyampaikan akan mempertahankan kebijakan moneter sangat longgar. langkah ini diambil untuk mendukung pemulihan ekonomi, yang sebelumnya ambruk akibat krisis virus corona Covid-19. Senada dengan hal tersebut, Bank of England (BoE) pada Kamis (17/9) memberikan sinyal terkuat akan menerapkan suku bunga negatif, untuk mendukung perekonomian Inggris yang dihadapkan pada dua tantangan berat. Pertama untuk bangkit dari dampak pandemi virus corona Covid-19 dan kedua dari kerumitan Brexit.

     

    Bank Indonesia (BI) mempertahankan BI7DRR pada 4,00%, untuk menjaga stabilitas Rupiah dengan tetap fokus pada transmisi kebijakan saat ini. BI menyatakan ekonomi global dan ekonomi domestik mulai membaik dan mengharapkan perdagangan global yang lebih baik ke depan. Di bidang likuiditas, dinyatakan bahwa likuiditas saat ini lebih dari cukup dan mengharapkan suku bunga pinjaman yang lebih rendah ke depan. Pertumbuhan deposito di Agustus berada di 11,64% sementara pertumbuhan pinjaman di 1,04% y-y. BI akan melanjutkan penerapan pelonggaran GWM Rupiah sebesar 50bps bagi bank yang menyalurkan kredit kepada UMKM, bisnis terkait perdagangan internasional dan sektor-sektor penting.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—18-September-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Kamis 17 September 2020

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham Amerika Serikat tercatat mix pada perdagangan Rabu (16/9). Dow naik 36,78 poin, atau 0,1% menjadi 28.032,38. S&P 500 turun 0,5% menjadi 3.385,49. Nasdaq Composite turun 1,25% menjadi 11.050,47. Penurunan pada pasar merespon keputusan kebijakan moneter terbaru dari Federal Reserve yang mencerminkan sikap pesimistis akan perbaikan ekonomi AS dalam waktu dekat.

     

    Dari pasar saham Eropa, indeks juga tercatat mix. FTSE turun 27,06 poin atau 0,44% menjadi 6.078,48 sementara Stoxx600 naik 2,17 poin atau 0,58% menjadi 373,13.

     

    Pagi ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level RP 14.835,0. Komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent melemah bersamaan masing-masing sebesar 0,17% dan 0,31%,

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan melanjutkan pelemahan kembali hari ini. Pagi ini indeks Nikkei 225 dan Kospi dibuka melemah masing-masing sebesar 0,39% dan 0,30%. Sentimen negatif juga diberikan oleh  indeks futures di Amerika Serikat yang juga melemah. Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq turun masing-masing sebesar 0,13%, 0,13% dan 0,12%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Dari update kasus Covid-19 global, presiden Donald Trump mengatakan pemerintah AS dapat mulai mendistribusikan vaksin virus corona paling cepat Oktober, perkiraan yang jauh lebih optimis daripada apa yang telah disarankan oleh pejabat kesehatannya sendiri secara terbuka. Sementara dari India, kasus infeksi virus corona Covid-19 terkonfirmasi melonjak melewati 5 juta kasus pada Rabu (16/9).

     

    The Fed berjanji mempertahankan suku bunga rendah Rabu (16/9/2020). Suku bunga akan tetap dikisaran 0 hingga 0,25%. Jerome Powell, ketua The Fed, mengindikasikan bank sentral akan terus memompa suku bunga rendah dan memungkinkan inflasi untuk mendorong melebihi 2% untuk memacu lapangan kerja AS pulih dari pandemi virus corona (Covid-19).

     

    Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan, pemerintah tengah berfokus pada  investasi ke sektoryang memberikan nilai tambah dan menghentikan ekspor untuk produk barang mentah, khususnya nikel, dengan membangun hilirisasi produk mentah nikel.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—17-September-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Rabu 16 September 2020

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham Amerika Serikat tercatat menguat pada perdagangan Selasa (15/9). Dow ditutup 2,27 poin lebih tinggi menjadi 27.995,60. S&P 500 naik 0,5% menjadi 3.401,20. Sementara Nasdaq Composite naik 1,21% menjadi 11.190,32.

     

    Dari pasar saham Eropa, indeks juga tercatat menguat. FTSE naik 79,29 poin atau 1,32% menjadi 6.105,54 sementara Stoxx600 naik 2,45 poin atau 0,66% menjadi 370,96. Kenaikan atau reli pada pasar saham global didorong oleh data ekonomi positif dari Tiongkok dan kenaikan produksi dari pabrik di Amerika.

     

    Pagi ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level RP 14.845,0, menguat dari penutupan sebelumnya di Rp 14.860,0. Komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI menguat sebesar 0,50%, sementara Brent naik tipis sebesar 0,02%,

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan mix cenderung melemah hari ini karena sentimen negatif dari pasar Asia. Pagi ini indeks Nikkei 225 dan Kospi dibuka melemah masing-masing sebesar 0,08% dan 0,06%. Di sisi lain, indeks futures di Amerika Serikat juga melemah. Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq turun masing-masing sebesar 0,12%, 0,18% dan 0,38%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Penjualan ritel Tiongkok naik pada Agustus 2020, pertama kali sejak pandemi virus corona Covid-19 melanda. Data resmi yang dirilis pada Selasa (15/9) menunjukkan sentimen konsumen naik 0,5% sepanjang tahun hingga bulan lalu. Sementara itu, tingkat pengangguran perkotaan turun tipis menjadi 5,6%.

     

    Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, neraca perdagangan Indonesia pada Agustus 2020 mengalami surplus US$ 2,33 miliar, jauh lebih besar dibandingkan periode sama tahun lalu yang hanya surplus US$ 92,6 juta. Lonjakan surplus neraca perdagangan tetap terjadi saat kinerja ekspor turun, karena pada saat yang sama nilai impor mengalami penurunan yang jauh lebih tajam.

     

    Pemerintah mengalokasikan penyertaan modal negara (PMN) kepada badan usaha milik negara (BUMN) pada 2021 sebesar Rp 37,38 triliun. Angka ini naik 18,74% dibandingkan tahun ini sebesar Rp 31,48 triliun, sesuai dengan Perpres Nomor 72 Tahun 2020. Dana PMN akan disalurkan kepada delapan perusahaan BUMN, yakni PT Sarana Multigriya Finansial, PT Hutama Karya, PT PLN, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia, PT BPUI, PT Pelindo III, PT PAL Indonesia, dan PT Kawasan Industri Wijayakusuma.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—16-September-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Selasa 15 September 2020

    Kilas Pasar

     

    Pada perdagangan Senin (14/9), indeks saham Amerika Serikat tercatat menguat di mana Dow naik 327,69 poin atau 1,18% menjadi 27.993,33, S&P 500 naik 1,27% atau 42,57 poin menjadi 3.383,54, dan Nasdaq Composite naik 1,27% menjadi 11.056,65. Kenaikan ini didukung perkembangan uji medis vaksin Covid-19.

     

    Sedangkan dari pasar saham Eropa, indeks tercatat mix. FTSE turun 5,84 poin atau 0,1% menjadi 6.026,25 sementara Stoxx600 naik 0,55 poin atau 0,15% menjadi 368,51.

     

    Pagi ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level RP 14.880,0. Sementara itu, komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent bersamaan melemah masing-masing sebesar 0,27% dan 0.20%,

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan mix hari ini didorong oleh aksi pelaku pasar yang menunggu rilis data neraca perdagangan. Pagi ini indeks Nikkei 225 dan Kospi dibuka melemah masing-masing sebesar 0,82% dan 0,05%. Di sisi lain, indeks futures di Amerika Serikat juga melemah. Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq turun masing-masing sebesar 0,15%, 0,15% dan 0,17%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Dari Amerika, pemerintahan Trump pada hari Senin mengesampingkan rencana perluasan larangan impor yang luas untuk produk kapas dan tomat dari wilayah Xinjiang, Tiongkok serta mengumumkan penyempitan larangan pada lima entitas/perusahaan tertentu.

     

    Parlemen Inggris pada Senin (14/9) kembali memperdebatkan Brexit, dengan ancaman perlawanan dan pengunduran diri atas rencana kontroversial Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dengan rancangan undang-undang (UU) Brexit yang baru, yang akan melanggar perjanjian pemisahan dari keanggotaan Uni Eropa (UE). UU kontroversial tersebut akan membuat pemerintah Inggris secara sepihak mengatur perdagangan Inggris dan bantuan negara di dalam provinsi Inggris tersebut. Sekaligus dapat mengabaikan Perjanjian Uni Eropa yang memberi Komisi Eropa suara berkelanjutan atas hubungan perdagangan dengan Irlandia Utara

     

    Kebijakan perpajakan masih menuai tantangan di 2021, lantaran ekonomi diproyeksi belum pulih 100%. Kondisi ini membuat pajak sebagai instrumen fiskal tidak hanya sebagai budgeter tapi juga regulated. Menkeu, Sri Mulyani, menyatakan tahun depan penerimaan perpajakan akan turun Rp 37,4 Triliun dari Rp .481,9 Triliun yang telah ditargetkan dalam RAPBN 2021.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—15-September-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Senin 14 September 2020

    Kilas Pasar

     

    Pada perdagangan Jumat (11/9), indeks saham Amerika Serikat tercatat mix. Dow naik 131,06 poin atau 0,48% menjadi 27.665,64. S&P 500 naik tipis 0,05% atau 1,78 poin menjadi 3.340,97. Sementara Nasdaq Composite turun 0,6% menjadi 10.853,54.

     

    Dari pasar saham Eropa, indeks tercatat menguat dengan FTSE dan Stoxx600 masing-masing ditutup naik 28,77 poin atau 0,48% menjadi 6,032.09 dan 0,48 poin atau 0,13% menjadi 367,96.

     

    Pagi ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level RP 14.890,0. Sementara itu, komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent bersamaan juga menguat masing-masing sebesar 0,48% dan 0.20%, memberikan sinyal positif terhadap pasar.

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan menguat hari ini, didorong oleh perkembangan kebijakan PSBB terbaru untuk wilayah DKI Jakarta. Pagi ini indeks Nikkei 225 dan Kospi dibuka menguat masing-masing sebesar 0,55% dan 0,76%. Di sisi lain, indeks futures di Amerika Serikat menguat. Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq naik masing-masing sebesar 0,73%, 0,83% dan 1,12%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Uji coba fase ketiga untuk vaksin virus korona AstraZeneca telah dilanjutkan di Inggris setelah dihentikan awal pekan ini karena masalah keamanan. AstraZeneca mengatakan telah menerima konfirmasi dari Medicines Health Regulatory Authority Inggris bahwa sudah aman untuk melanjutkan uji klinis.

     

    Total bantuan subsidi upah atau gaji yang disalurkan ke pekerja berpenghasilan di bawah Rp 5 juta telah mencapai Rp 5,84 triliun. Terkait program ini, dana yang disiapkan pemerintah mencapai Rp 37,7 triliun untuk 15,7 juta pekerja lebih dengan besaran bantuan Rp 2,4 juta per pekerja yang disalurkan dalam dua tahap.

     

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memperkirakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III-2020 berada di kisaran minus 3% hingga minus 1%. Sedangkan pertumbuhan ekonomi sepanjang 2020 berada di kisaran minus 1% hingga 0,25%. IMF memprediksi, ekonomi RI tumbuh minus 0,3% dan positif 6,1% pada 2020 dan 2021. Bank Dunia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di 0% dan 4,8% untuk tahun 2020 dan 2021. Asian Development Bank (ADB) memprediksi pertumbuhan ekonomi RI minus 1% dan positif 5,3% untuk 2020 dan 2021. Sementara itu, OECD memproyeksikan ekonomi Indonesia tumbuh minus 2,8% pada 2020 dan 5,2% pada 2021.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—14-September-2020.pdf