Samuel Aset Manajemen

Blog

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Senin 21 Juni 2021

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat tercatat ditutup melemah pada perdagangan hari Jumat (18/6). Indeks Dow Jones ditutup melemah 1.58%, S&P 500 ditutup melemah 1.31% begitupun NASDAQ melemah 0.92%.

     

    Di Eropa, indeks acuan Euro Stoxx tercatat melemah 1.58% dan FTSE melemah 1.90%. Dari dalam negeri, IHSG ditutup melemah 1.01% pada perdagangan Jumat (18/6) kemarin.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tercatat berada pada level Rp 14.375. Dari komoditas, minyak WTI dan Brent kompak menguat masing-masing sebesar 0.27% dan 0.64%. Nikkei pagi ini dibuka melemah 2.23% dan indeks KOSPI dibuka melemah 0.56%. Di sisi lain, indeks futures US tercatat mixed, dengan Dow Jones melemah 0.08%, S&P melemah 0.09% dan Nasdaq menguat 0.03%

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) akan menyebar target investasi 2022 sebesar Rp 1.200 triliun —naik 33,3% dari target tahun ini yang sebesar Rp 900 triliun— ke enam wilayah yang telah dipetakan. Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk mendorong pemerataan ekonomi hingga ke luar Jawa. Sementara itu Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia memastikan, perizinan berusaha satu pintu melalui Online Single Submission (OSS) versi baru yang berbasis risiko siap diluncurkan pada 2 Juli 2021 mendatang. Nantinya, seluruh perizinan terkait investasi cukup dilakukan secara online dalam satu sistem tersebut. (Investor Daily)

     

    Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan mengatakan bahwa China akan mengalami isolasi dari pihak internasional jika tidak mengizinkan penyelidikan di wilayahnya mengenai asal-usul virus yang menyebabkan pandemi Covid-19. Komentar Sullivan mengikuti seruan minggu lalu dari G-7 termasuk Presiden AS Joe Biden untuk penyelidikan lain tentang bagaimana virus itu berasal. Biden bulan lalu memerintahkan komunitas intelijen AS untuk “menggandakan” upaya untuk menentukan dari mana asal virus corona dan melaporkan kembali dalam 90 hari. China telah menolak teori bahwa virus itu berasal dari laboratorium di Wuhan. Di sisi lain, masih terkait pandemi, Jepang meminta bantuan perusahaan-perusahaan besar untuk membantu memberikan vaksin ke karyawan. Kemudian Hong Kong saat ini sedang memeriksa kemungkinan pelonggaran pembatasan. Terakhir, suntikan penguat Covid mungkin tidak diperlukan, kata seorang ilmuwan WHO. (Bloomberg)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—21-June-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Jumat 18 Juni 2021

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat tercatat ditutup mixed pada perdagangan hari Kamis (17/4) kemarin. Indeks Dow Jones ditutup melemah 0.62%, S&P 500 ditutup melemah 0.04% sedangkan NASDAQ menguat 0.87%.

     

    Di Eropa, indeks acuan Euro Stoxx tercatat melemah 0.12% dan FTSE100 melemah 0.44%. Dari dalam negeri, IHSG ditutup melemah 0.17% pada perdagangan Kamis (17/4) kemarin.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tercatat melemah pada level Rp 14.355. Dari komoditas, minyak WTI dan Brent kompak melemah dengan masing-masing mengalami penurunan sebesar 0.23% dan 0.21% pada level US$ 70.87 dan US$ 72.96 per barel.

     

    Pasar diperkirakan dibuka mixed cenderung menguat pada hari ini, mengikuti indeks Nikkei yang pagi ini dibuka menguat 0.26% dan indeks KOSPI yang menguat 0.1%. Indeks futures acuan juga tercatat mixed, dengan Dow Jones melemah 0.05%, S&P menguat 0.57% dan Nasdaq menguat 0.08%

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Jumlah orang Amerika Serikat yang mengajukan klaim baru tunjangan pengangguran meningkat pekan lalu untuk pertama kalinya dalam lebih dari sebulan, tetapi PHK berkurang di tengah pembukaan kembali ekonomi dan kekurangan orang yang mau bekerja.  Data Departemen Tenaga Kerja menyebutkan, klaim awal tunjangan pengangguran negara itu mencapai 412.000 yang disesuaikan secara musiman untuk pekan yang berakhir 12 Juni, dibandingkan dengan 375.000 pada pekan sebelumnya. Ini adalah peningkatan pertama sejak akhir April. (Reuters)

     

    Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada hari Kamis 17 Juni menyatakan, peningkatan drastic tingkat keterisian temapt tidur rumah sakit di Indonesia bagi pasien Covid-19 harus menjadi perhatian utama. WHO meminta Pemerintah Indonesia melakukan penerapan langkah-langkah protocol Kesehatan masyarakat yang lebih ketat, termasuk pembatasan social berskala besar. WHO mengatakan pada laporannya, bahwa dengan meningkatnya penularan karena ada varian baru  Corona maka diperlukan Tindakan segera untuk mengatasi situasi di banyak provinsi. (Kontan)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

     

     

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—18-Juni-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Kamis 17 Juni 2021

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat tercatat ditutup melemah pada perdagangan hari Rabu (16/4) kemarin setelah the Fed memberikan sinyal akan akan menaikkan tingkat suku bunga sebanyak dua kali pada akhir 2023. Indeks Dow Jones ditutup melemah 0.77%, S&P 500 ditutup melemah 0.54% dan NASDAQ melemah 0.24%.

     

    Di Eropa, indeks acuan Euro Stoxx tercatat menguat 0.23% dan FTSE100 menguat 0.17%. Dari dalam negeri, IHSG ditutup melemah 0.17% pada perdagangan Rabu (16/4) kemarin.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tercatat melemah pada level Rp 14.237. Dari komoditas, minyak WTI dan Brent kompak melemah dengan masing-masing mengalami penurunan sebesar 0.93% dan 0.93% pada level US$ 71.48 dan US$ 73.7 per barel.

     

    Pasar diperkirakan dibuka melemah pada hari ini, mengikuti indeks Nikkei yang pagi ini dibuka melemah 0.96% dan indeks KOSPI turun 0.76%. Indeks futures acuan juga tercatat melemah, dengan Dow Jones melemah 0.5%, S&P 0.57% dan Nasdaq melemah 0.75%

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Federal Reserve System atau the Fed mengindikasikan akan mengetatkan pembelian obligasi yang selama ini digunakan untuk menunjang perekonomian dan pasar finansial pada saat pandemi. Selain itu, mereka juga  mengindikasikan akan menaikkan suku bunga acuan mereka hingga dua kali pada akhir tahun 2023 dan merubah estimasi nilai inflasi untuk tiga tahun ke depan. Tingkat inflasi diperkirakan akan mencapai 3.4% pada 2021 dibandingkan dengan estimasi awal pada bulan Maret lalu yang sebesar 2.4%, sedangkan untuk tahun 2022 estimasi tingkat inflasi diubah menjadi 2.1% dari yang sebelumnya 2% dan pada 2023 estimasi tingkat inflasi diubah menjadi 2.2% dari yang sebelumnya 2.1%. (Bloomberg)

     

    World Bank memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia kembali ke zona positif pada 2021 yaitu sebesar 4.4% dan 5% pada tahun 2022. Sektor-sektor jasa yang tidak memiliki nilai tambah (low value-added) seperti perdagangan, transportasi dan bidang hospitality akan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk pulih. World Bank menyarankan Indonesia dapat memperbaiki penanganan pandemi terlebih setelah program vaksinasi terpantau masih lambat dan terdapat varian baru Covid-19 yang mulai menyebar di sejumlah negara. (Kontan)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

     

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—17-Juni-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Rabu 16 Juni 2021

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat tercatat ditutup melemah pada perdagangan hari Selasa (15/4) kemarin. Dow Jones ditutup melemah 0.27%, S&P 500 ditutup melemah 0.2% dan NASDAQ melemah 0.71%.

     

    Di Eropa, indeks acuan Euro Stoxx tercatat menguat 0.11% dan FTSE100 menguat 0.36%. Dari dalam negeri, IHSG ditutup menguat 0.14% pada perdagangan Selasa (15/4) kemarin.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berada pada level Rp 14.202. Dari komoditas, minyak WTI dan Brent menguat dengan masing-masing mengalami kenaikan sebesar 0.75% dan 0.77% pada level US$ 71.42 dan US$ 73.43 per barel.

     

    Pasar diperkirakan dibuka mixed cenderung melemah pada hari ini. Indeks Nikkei pagi ini dibuka melemah 0.12% sedangkan KOSPI menguat 0.49%. Indeks futures acuan tercatat menguat tipis, dengan Dow Jones melemah 0.01%, S&P 500 menguat 0.04% dan Nasdaq menguat 0.08%

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Perekonomian china mulai stabil setelah mencatatkan ekspansi pada kuartal pertama, para analis mulai mencermati tanda-tanda penguatan pada tingkat belanja konsumen. Ekonom memprediksi pertumbuhan yoy dari penjualan ritel di China akan mengalami penurunan menjadi 14.4% pada bulan Mei dari sebelumnya 17.7% di bulan April. Pemulihan dari pandemi dipimpin oleh industri berat, property dan peningkatan pada level ekspor akan tetapi tingkat belanja konsumen masih lemah. (Bloomberg)

     

    Nilai ekspor dan impor Indonesia pada bulan Mei mengalami penurunan. Periode ini nilai ekspor turun –10.25% menjadi US$ 16.59 miliar dan impor turun –12.16% menjadi US$ 14.23 miliar. Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut penurunan nilai impor Indonesia pada bulan Mei 2021 karena pola musiman yakni bertepatan pada bulan Mei 2021 yakni bertepatan dengan Ramadan dan Idul Fitri. Pada event tersebut, aktivitas ekspor dan impor mengalami penurunan. Meskipun demikian, secara tahunan nilai impor terlihat tumbuh sebesar 68.7% yoy karena disebabkan oleh low base effect. (Kontan)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

     

     

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—16-Juni-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Selasa 15 Juni 2021

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat tercatat ditutup mixed pada perdagangan hari Senin (14/4) kemarin. Dow Jones ditutup melemah 0.25%, S&P 500 ditutup menguat 0.18% dan NASDAQ menguat 0.74%.

     

    Di Eropa, indeks acuan Euro Stoxx tercatat menguat 0.18% dan FTSE100 menguat 0.18%. Dari dalam negeri, IHSG ditutup melemah 0.25% pada perdagangan Senin (14/4) kemarin.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berada pada level Rp 14.202. Dari komoditas, minyak WTI dan Brent menguat dengan masing-masing mengalami kenaikan sebesar 0.75% dan 0.77% pada level US$ 71.42 dan US$ 73.43 per barel.

     

    Pasar diperkirakan dibuka mixed pada hari ini. Indeks Nikkei dan Kospi pagi ini tercatat kompak dibuka menguat masing-masing 0.78% dan 0.04%. Indeks futures acuan juga tercatat menguat tipis, dengan Dow Jones menguat 0.06%, S&P 500 menguat 0.21% dan Nasdaq menguat 0.22%

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Novavax mengklaim bahwa vaksinnya secara keseluruhan 90.4% efektif pada fase tiga trial klinis terhadap virus Corona. Sebagai tambahan, mereka menyebutkan bahwa dua dosis suntikan vaksinnya bisa memberikan hingga 100% efektivitas untuk mencegah gejala sedang hingga berat dan bisa memberikan 93% efektivitas terhadap beberapa varian virus Corona. Karena pasokan vaksin di Amerika Serikat sudah melimpah, ada kemungkinan bahwa vaksin dari Novavax akan didistribusikan ke negara lainnya. (CNBC)

     

    Bank Indonesia mencatat Indeks Penjualan Riil (IPR) pada periode April 2021 meningkat 17.3% dari bulan sebelumnya dan 15.6% dibandingkan April 2020. Kenaikan ini mayoritas ditopang oleh aktivitas belanja dari masyarakat pada saat bulan Ramadan dan mengindikasikan daya beli masyarakat yang mulai menguat. (Kontan)

     

    Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang insentif berupa diskon pajak atas penjualan barang mewah, PPnBM, sebesar 100% untuk mobil hingga Agustus 2021. Berdasarkan PMK No. 20/2021, diskon PPnBM 100 persen yang diberikan mulai 1 Maret 2021 untuk mobil penumpang berukuran 1.500 cc berlaku hingga Mei 2021. Periode selanjutnya, Juni hingga Agustus 2021, pembelian mobil akan diberikan diskon PPnBM sebesar 50 persen. (Bisnis Indonesia)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

     

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—15-Juni-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Senin 14 Juni 2021

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat tercatat menguat tipis pada perdagangan hari Jumat (11/04) kemarin. Dow Jones, S&P 500 dan NASDAQ masing-masing ditutup menguat sebesar 0.04%, 0.19%, dan 0.35%.

     

    Di Eropa, indeks acuan Euro Stoxx tercatat menguat 0.65% dan FTSE100 menguat 0.65%. Dari dalam negeri, IHSG ditutup melemah 0.2% pada perdagangan Jumat (11/04) kemarin.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level Rp 14.189. Dari komoditas, minyak WTI dan Brent menguat dengan masing-masing mengalami kenaikan sebesar 0.05% dan 0.09% pada level US$ 70.96 dan US$ 72.78 per barel.

     

    Pasar diperkirakan dibuka menguat pada hari ini. Indeks Nikkei dan Kospi pagi ini tercatat masing-masing dibuka menguat 0.48% dan melemah 0.05%. Indeks futures acuan juga tercatat kompak menguat, dengan Dow Jones menguat 0.04%, S&P 500 menguat 0.19%, dan Nasdaq menguat 0.35%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Pemimpin negara G7 diberitakan akan mendukung proposal Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, untuk mengenakan pajak minimal sebesar 15% pada perusahaan global. Dengan mendukung proposal tersebut, negara bisa mencegah perusahaan multinasional mengalihkan keuntungan dan pendapatan pajaknya ke negara dengan pajak rendah dan bisa mengenakan pajak yang sama dimanapun penjualan mereka dilakukan. (Reuters)

     

    Pengembangan pembangkit listrik berbasis sumber energi baru dan terbarukan (EBT) di dalam negeri berpotensi meningkat. Setelah tahun 2025, pemerintah berencana tak lagi mengizinkan pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Hal tersebut tertuang dalam draft Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021—2030, pada draft tersebut PLTU akan digantikan oleh PLT Base. PLT Base menggunakan mix EBT (Hidro, PLTP, PLTS, Bio, Dll) dan Gas (PLTG/PLTMG/PLTGU berbahan bakar gas). (Kontan)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

     

     

     

    Terima Kasih

    Warm Regards,

     

    Hernandi Wisnu Wardhana

    Investment Analyst

    t. +62-21-2854 8800 Ext.523 | m. +62-81-26021 4189

    ================================================================================

    Please consider your environmental responsibility. Before printing this email message, ask yourself whether you really need a hard copy.

     

     

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Your Lifelong Investment Partner

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    Contact: +62-21-28548800 I  www.reksadanasam.co.id

    ================================================================================

     

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—14-Juni-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Jumat 11 Juni 2021

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham global menguat pada perdagangan Kamis kemarin. Dari Amerika Serikat, Dow Jones ditutup naik 0.06%, kemudian S&P 500 dan Nasdaq juga naik masing-masing sebesar 0,47% dan 0,78%. Di Eropa, indeks acuan Euro Stoxx600 tercatat naik tipis 0.03%, begitupun FTSE naik tipis 0.10%.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level Rp 14.247.5. Dari komoditas, minyak WTI melemah 0.30%. Pagi ini, Nikkei dibuka turun 0,19% sedangkan Kospi dibuka naik sebesar 0.30%. Untuk indeks futures AS tercatat variatif, dengan Dow turun 0.07%, S&P 500 turun 0.05%, sedangkan Nasdaq menguat 0.05%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan, draf Rancangan Undang-Undang tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) baru dikirimkan kepada pimpinan DPR RI dan belum dibahas. Sehingga, pihaknya sangat menyayangkan munculnya kegaduhan mengenai isu pengenaan pajak pertambahan nilai (PPN) untuk kebutuhan pokok atau sembako. Apalagi, lanjut Menkeu, draf RUU KUP itu bocor dan tersebar ke publik dengan aspekaspek yang terpotong dan tidak utuh sehingga menyebabkan kondisi menjadi kikuk (Investor Daily)

     

    Australia bekerja sama dengan Singapura dalam menyiapkan koridor perjalanan yang memungkinkan perjalanan bebas karantina antar negara, kata Perdana Menteri Scott Morrison. Kedua negara tersebut termasuk di antara segelintir negara Asia-Pasifik yang telah berhasil menahan Covid-19. Secara terpisah, Singapura mengatakan akan melonggarkan aturan Covid secara bertahap. Di tempat lain, India mencatat rekor kematian harian setelah negara bagian Bihar mengatakan Covid-19 telah menewaskan 9.429 orang, hampir dua kali lipat dari jumlah sebelumnya. Dan Jepang dapat menghadapi gelombang Covid-19 lainnya dengan atau tanpa Olimpiade, sebuah analisis baru menunjukkan. (Bloomberg)

     

    Konsumen AS menghadapi biaya yang melebihi perkiraan pada bulan Mei, memperpanjang kenaikan inflasi selama salaam berbulan-bulan karena ekonomi yang menguat. Indeks harga konsumen naik 0,6%, kenaikan terbesar kedua dalam lebih dari satu dekade. Meskipun terdistorsi oleh pandemi, CPI melonjak 5% dari tahun lalu, kenaikan tahunan terbesar sejak Agustus 2008. Kenaikan sebagian besar didorong oleh harga dalam kategori yang terkait dengan pembukaan kembali ekonomi yang lebih luas. (Bloomberg)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—11-June-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Kamis 10 Juni 2021

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham global melemah pada perdagangan Rabu kemarin. Dari Amerika Serikat, Dow Jones ditutup melemah 0.44%, kemudian S&P 500 dan Nasdaq juga melemah masing-masing sebesar 0,18% dan 0,09%. Di Eropa, indeks acuan Euro Stoxx600 tercatat naik tipis 0.09%, sedangkan FTSE turun 0.20%.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level Rp 14.255. Dari komoditas, minyak WTI dan Brent melemah masing-masing sebesar 0.41% dan 0.04%. Pagi ini, Nikkei dibuka menguat 0,20% begitupun Kospi dibuka naik sebesar 0.11%. Untuk indeks futures AS tercatat kompak menguat, dengan Dow Jones naik 0.12%, S&P 500 menguat 0.12%, dan Nasdaq juga menguat 0.08%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Survei Konsumen (SK) Bank Indonesia (BI) pada Mei 2021 mengindikasikan optimisme konsumen terha dap kondisi ekonomi terus menguat. Ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Mei 2021 sebesar 104,4, meningkat dibandingkan dengan IKK April 2021 yang sebesar 101,5. “Keyakinan konsumen terpantau membaik pada sebagian besar kategori tingkat pengeluaran, tingkat pendidikan, dan kelompok usia responden. Secara spasial, keyakinan konsumen membaik pada enam kota yang disurvei, tertinggi di Medan, diikuti oleh Surabaya dan Manado,” ujar Kepala Depar temen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam keterangan ter tulisnya, Rabu (9/6). Berdasarkan hasil survei ini, lanjut dia, penguatan optimisme konsumen pada Mei 2021 didorong oleh persepsi konsumen yang membaik terha dap kondisi ekonomi saat ini meskipun masih berada pada area pesimistis (<100). Ini disokong oleh perbaikan persepsi terhadap ketersediaan lapangan kerja, penghasilan, dan ketepatan waktu pembelian barang tahan lama. (Investor Daily)

     

    Negara-negara kaya bersiap atas China yang berupaya mencari pengecualian dari pajak perusahaan minimum global. Beberapa pejabat melihat China tidak mudah menandatangani tarif pajak minimum global setidaknya 15% yang disahkan oleh menteri keuangan G7 minggu lalu. China memang memiliki tarif pajak perusahaan dasar sebesar 25% untuk sebagian besar perusahaan, tetapi insentif untuk sektor teknologi tinggi dan untuk investasi dalam penelitian dan pengembangan menyebabkan tarif efektif dapat turun di bawah 15%. Beijing ingin mempertahankan insentif pajak yang dilihatnya sebagai kunci untuk pembangunan ekonominya, terutama dalam teknologi maju. (Bloomberg)

     

    Dari AS, Presiden Joe Biden mencabut larangan era Trump terhadap aplikasi milik China, TikTok dan WeChat, dan sebagai gantinya akan meninjau aplikasi perangkat lunak dari negara lain yang dapat menimbulkan risiko terhadap data sensitif Amerika, kata pejabat senior administrasi. (Bloomberg)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—10-June-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Rabu 9 Juni 2021

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat tercatat bergerak secara variatif pada perdagangan Selasa (9/6). Dow Jones ditutup melemah 0.09%, sedangkan S&P 500 dan Nasdaq menguat masing-masing sebesar 0,02% dan 0,31%. Di Eropa, indeks acuan Euro Stoxx600 tercatat naik 0.10% dan FTSE juga naik 0.25%. Dari dalam negeri, IHSG ditutup turun 1.16% pada perdagangan Selasa kemarin.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level Rp 14.252. Dari komoditas, minyak WTI dan Brent menguat masing-masing sebesar 0.10% dan 0.21%. Pagi ini, Nikkei dibuka melemah 0,17% begitupun Kospi dibuka melemah sebesar 0.15%. Untuk indeks futures AS tercatat kompak menguat, dengan Dow Jones naik 0.06%, S&P 500 menguat 0.06%, dan Nasdaq juga menguat 0.11%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Pemerintah memastikan program Penanggulangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) yang digulirkan pada 2020 dan 2021 berlanjut ke 2022. Program PCPEN diperlukan untuk mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional yang terus menunjukkan tren perbaikan. Hanya saja, pagu anggaran program PC-PEN 2022 belum ditetapkan karena pemerintah masih fokus membahas   dan menyusun Kerangka Ekonomi Makro dan PokokPokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) RAPBN 2022 bersama DPR. (Investor Daily)

     

    Rapat kerja Komisi XI DPR dengan pemerintah, Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Badan Pusat Statistik (BPS) menyepakati besaran asumsi dasar ekonomi makro dan target pembangunan dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) Tahun 2022. Sebagian besar asumsi makro yang disepakati tidak mengalami perubahan dari usulan awal maupun hasil pembahasan rapat Panitia Kerja (Panja) Penerimaan serta Panja Pertumbuhan dan Pembangunan Nasional yang berlangsung selama tiga hari. Pembahasan ini juga dilakukan dengan Kementerian Keuangan, Kementerian PPN/Bappenas, BI, OJK, dan BPS. (Investor Daily)

     

    Dari AS, Senat meloloskan RUU ekspansif dengan margin lebar untuk menginvestasikan hampir US$250 miliar dalam memperkuat industri manufaktur dan teknologi AS untuk memenuhi tantangan ekonomi dan strategis dari China. Pemungutan suara 68-32 merupakan hal langka yang terjadi pada kondisi Senat yang terpolarisasi. Hal ini dikerenakan adanya kekhawatiran di kedua partai politik bahwa AS berisiko tertinggal dari pesaing global terbesarnya. (Bloomberg)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—9-Juni-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Selasa 8 Juni 2021

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat tercatat bergerak secara variatif pada perdagangan Senin kemarin. Dow Jones ditutup melemah 0.36%, S&P 500 melemah 0.08%, sedangkan Nasdaq naik 0.49%. Di Eropa, indeks acuan Euro Stoxx600 tercatat naik 0.22% dan FTSE naik 0.12%. Dari dalam negeri, IHSG ditutup naik tipis 0.08% pada perdagangan Senin kemarin.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level Rp 14.264. Dari komoditas, minyak WTI dan Brent melemah masing-masing sebesar 0.13% dan 0.08%. Pagi ini, Nikkei dibuka menguat 0,35% sedangkanKospi dibuka melemah sebesar 0.20%. Untuk indeks futures AS tercatat kompak menguat, dengan Dow Jones naik 0.01%, S&P 500 menguat 0.09%, dan Nasdaq juga menguat 0.23%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) sekaligus Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yakin pertumbuhan ekonomi 2Q21 menembus 7-8% yoy. Optimisme itu ditopang kenaikan penjualan ritel 9,8%, data Purchasing Managers Index mencetak rekor tertinggi 55,3, lonjakan penjualan mobil 228% dengan pemberlakuan diskon pajak, belanja nasional melambung 60,43%, serta program Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional berjalan lebih baik. (Investor Daily)

     

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Investasi melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 11 Tahun 2021 tentang Satuan Tugas Percepatan Investasi. Salah satu tugas Satgas ini adalah melakukan pengawalan (end to end) dan berperan aktif dalam penyelesaian hambatan pelaksanaan berusaha atau investasi. Satgas Investasi ini dipimpin oleh Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dengan dua wakil ketua yakni Wakil Jaksa Agung dan Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri). Sementara untuk sekretaris Satgas dijabat Dini Purwono yang juga Staf Khusus Presiden Bidang Hukum. (Investor Daily)

     

    Dari AS, Federal Reserve sedang dalam tahap awal kampanye pengurangan pembelian aset bulanan sebesar US$ 120 miliar agar pasar keuangan sudah lebih siap. Komentar oleh pejabat The Fed dalam beberapa minggu terakhir menunjukkan masalah tapering tampaknya akan dibahas segera setelah pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal minggu depan, dan The Fed mungkin berada di jalur untuk memulai pengurangan aset akhir tahun ini atau awal tahun depan. (CNBC)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—8-Juni-2021.pdf