Samuel Aset Manajemen

Tag: SAM DANA KAS

  • Fokus Pada Fundamental & Orientasi Jangka Panjang

    Fokus Pada Fundamental & Orientasi Jangka Panjang

    Dikelola oleh profesional yang berpengalaman panjang dan terbukti mampu melewati beberapa krisis, membuat kinerja reksa dana kelolaan PT Samuel Aset Manajemen (SAM) jauh melampaui acuannya. Kemampuan mumpuni serta strategi pengelolaan investasi yang fokus pada fundamental menjadi kunci sukses.

    Bagi industri reksa dana, tahun 2016 menjadi tahunnya reksa dana pendapatan tetap. Sepanjang tahun tersebut, reksa dana yang penempatannya sebagian besar pada portofolio obligasi tersebut mencatatkan rata-rata kinerja yang lebih unggul dibandingkan dengan jenis reksa dana lainnya. Namun hal tersebut tidak berlaku pada SAM Indonesia Equity Fund. Kinerja reksa dana kelolaan PT SAM tersebut melambung jauh melampaui Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan bahkan indeks rata-rata reksa dana saham.

    IHSG selama setahun lalu hanya membukukan kenaikan sebesar 15,32%. Sementara rerata reksa dana saham selama 2016 hanya sebesar 7,86%. Hebatnya, reksa dana saham SAM Indonesia Equity Fund yang dikelola SAM selama periode yang sama berhasil mencetak return sebesar 39,97%. Angka kinerja setinggi itu, menempatkan posisi SAM Indonesia Equity Fund di posisi teratas reksa dana saham di antara reksa dana sejenis lainnya. Bagaimana reksa dana SAM Indonesia Equity Fund bisa mencetak kinerja sebesar itu?

    Disampaikan Direktur Utama PT SAM, Agus B Yanuar, pemilihan saham pada sektor yang tepat dan prospektif membuat reksa dana ini jauh mengungguli reksa dana lainnya.

    “SAM Indonesia Equity Fund ini memberikan alpha (mencari saham yang memberikan nilai tambah kepada investor-red). Dengan cara menempatkan porsi lebih banyak pada satu sektor serta melakukan rotasi sektor,” jelas Agus.

    Berdasarkan riset SAM sepanjang 2016, sektor komoditas, infrastruktur, dan telekomunikasi, konsumer merupakan sektor-sektor yang akan naik. Menurut Agus, salah satu kriteria ketika memilih sektor dan saham untuk SAM Indonesia Equity Fund, adalah valuasi saham yang paling menarik dan potensi kenaikan harga saham yang paling tinggi.

    “Kriteria lainnya adalah tata kelola perusahaan atau governance yang baik. Ketiga, likuiditas sahamnya di pasar,” jelas Agus.

    Strategi pengelolaan dengan cara yang sama akan terus diterapkan SAM Indonesia Equity ke depannya. Apalagi kondisi ekonomi baik eksternal maupun internal masih akan tetap prospektif. Oleh karena itu, ia memperkirakan imbal hasil SAM Indonesia Equity Fund bisa mencapai lebih dari 20% sepanjang 2017 ini.

    Angka tersebut sangat mungkin tercapai mengingat pada 2017 ini rata-rata emiten mampu membukukan laba per lembar saham sebesar 12%-13,5% per tahun. Kondisi ini juga disokong oleh inflasi yang terjaga di kisaran 4%-5% serta terkendalinya nilai tukar rupiah terhadap dolar.

    “Sektor komoditas juga sudah mulai pulih dan SAM meyakini kenaikan harga minyak akan berlanjut. Sehingga komoditas di sektor energi seperti batu bara, CPO, dan metal berpotensi naik,” jelas Agus.

    Fokus Pada Fundamental & Orientasi Jangka Panjang
    Dikelola oleh profesional yang berpengalaman panjang dan terbukti mampu melewati beberapa krisis, membuat kinerja reksa dana kelolaan SAM jauh melampaui acuannya. Kemampuan mumpuni serta strategi pengelolaan investasi yang fokus pada fundamental menjadi kunci sukses.

    Agus B Yanuar, Dirut PT Samuel Aset Manajemen. Sementara itu, pada Maret 2017 SAM resmi meluncurkan reksa dana pasar uang pertamanya. Reksa dana yang bernama SAM Dana Kas tersebut dibentuk untuk melengkapi keragaman produk reksa dana SAM. SAM Dana Kas memberikan fitur kemudahan pemindahan dari reksa dana SAM yang satu ke yang lainnya atau switching. Investor bisa switching ke SAM Dana Kas tanpa dikenakan biaya.

    Bagi investor yang membutuhkan likuiditas, SAM Dana Kas merupakan pilihan yang tepat. Terutama jika dibandingkan dengan tabungan yang memberikan bunga sebesar 2%-3%, SAM Dana Kas menawarkan imbal hasil yang lebih tinggi, yaitu sebesar 7%.

    Ke depannya, dengan tenaga profesional yang berpengalaman di pasar modal serta kemampuan perusahaan melewati beberapa krisis keuangan, SAM optimistis bisa masuk dalam 10 manajer investasi dengan dana kelolaan terbesar Indonesia dalam lima tahun mendatang. Per Maret 2017 dana kelolaan SAM sudah mencapai Rp
    8,5 triliun.

    “Filosopi SAM dalam mengelola dana adalah mengunakan riset sebagai alat untuk mengambil keputusan investasi, pendekatan jangka panjang, serta alokasi aset dengan risk management yang baik,” tambah Agus.

    Dengan ketiga prinsip dasar tersebut, SAM optimistis bisa memperoleh imbal hasil yang baik dan mampu menembus 10 besar manajer investasi dengan dana kelolaan terbesar, sekaligus menjadi pilihan utama para investor.

    ===

    Artikel juga terbit di Majalah Investor,  April 2017 hal 3

  • Reksadana Terbaru SAM DANA KAS

    Reksadana Terbaru SAM DANA KAS

    PT Samuel Aset Manajemen (SAM), pada 10 Februari 2017 yang lalu, untuk pertama kalinya meluncurkan produk reksadana pasar uang yang diberi nama SAM Dana Kas. Bagi yang membutuhkan instrumen investasi jangka pendek, SAM Dana Kas merupakan pilihan menarik dari perusahaan manajer investasi yang telah memiliki rekam jejak yang terpercaya.

    Kami merasakan kebutuhan besar di masyarakat akan alternatif investasi jangka pendek yang likuid, bisa dibeli dan ditarik setiap saat, memiliki tingkat volatilitas yang rendah, dan mampu memberikan imbal hasil yang lebih tinggi dari deposito,” ujar Direktur Utama SAM Agus B. Yanuar. Dia menambahkan, SAM memperkirakan imbal hasil instrumen pasar uang akan meningkat ke depannya sejalan dengan potensi kenaikan tingkat bunga dan inflasi.

    Hal ini tentu sangat menarik bagi para calon investor ataupun investor yang sedang ingin mencari ceruk investasi lainnya. Modal yang dibutuhkan pun tidak perlu besar, cukup dengan pembelian awal minimal Rp 100.000,-, Anda sudah bisa memiliki investasi reksadana. Menurut Agus, SAM Dana Kas berpotensi memberikan return sekitar 7% net per tahun. SAM Dana Kas menggunakan CIMB Niaga sebagai Bank Kustodian, dengan pos biaya jasa manajer investasi maksimal 1.5% per tahun dan imbal jasa bank kustodian maksimal 0.15% per tahun.

    Pertanyaannya kemudian, apa kelebihan SAM Dana Kas dibanding reksadana pasar uang lainnya yang telah ada di pasar saat ini? Selain memberikan tingkat imbah hasil yang menarik serta likuiditas yang tinggi, para investor SAM Dana Kas juga bisa dengan mudah mengalihkan investasinya ke jenis produk reksa dana SAM lainnya pada Bank Kustodian yang sama.

    Strategi utama SAM Dana Kas adalah menempatkan sebagian besar dana kelolaan dalam instrumen obligasi yang umumnya memberikan imbal hasil lebih tinggi dibandingkan dengan deposito. Dalam pemilihan obligasi, SAM akan berinvestasi pada obligasi dengan imbal hasil yang baik, likuid, serta risiko fundamentalnya terukur dan dapat dikelola. Komposisi SAM Dana Kas saat ini adalah 75% di obligasi yang akan jatuh tempo di bawah satu tahun dan 25% di instrumen pasar uang lainnya.

    Bagi investor yang membutuhkan produk yang konservatif, jangka waktu berinvestasinya relatif pendek dan sewaktu-waktu perlu menarik investasinya, reksadana pasar uang adalah produk pilihan yang paling sesuai. Karena efek yang jadi aset dasar reksa dana ini disesuaikan dengan kebutuhan tersebut.

    Tentang kondisi ekonomi Indonesia tahun 2017, secara umum SAM memandangnya dengan optimis. GDP Indonesia diperkirakan akan tumbuh sebesar 5,18% ditopang oleh konsumsi domestik dan membaiknya harga-harga komoditas utama yang jadi andalan ekspor kita. Secara rata-rata, pertumbuhan laba perusahaan-perusahaan kita, terutama yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, berkisar antara 12% sampai dengan 13,5%. Dan biasanya akan tercermin pada potensi kenaikan IHSG dengan kisaran yang sama.

    Sejalan dengan meningkatnya pemahaman tentang perlunya berinvestasi untuk mencapai tujuan-tujuan keuangan jangka pendek, menengah dan panjang, partisipasi investor domestik kita di pasar modal, baik dari kalangan institusi maupun perorangan, setiap tahunnya makin meningkat. Hal ini membuat industri keuangan Indonesia semakin tumbuh dan berkembang. SAM yang selama 20 tahun usianya ini menempatkan diri sebagai Your Lifelong Invesment Partner, mengajak masyarakat Indonesia untuk juga menikmati pertumbuhan ekonomi Indonesia tersebut dengan cara berinvestasi di reksa dana yang sesuai dengan tujuan keuangan masing-masing.