Samuel Aset Manajemen

Tag: reksadana untuk semua

  • Pembagian Hasil Investasi (“PHI”) pada Reksa Dana SAM OBLIGASI OPTIMA Kelas D – November 2024

    Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak/Ibu yang selama ini telah memberikan kepercayaan kepada PT Samuel Aset Manajemen untuk mengelola dana Bapak/Ibu melalui Reksa Dana SAM OBLIGASI OPTIMA.
    Sehubungan dengan pengelolaan Reksa Dana SAM OBLIGASI OPTIMA (“Reksadana”), kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:

    1. Manajer Investasi akan melakukan Pembagian Hasil Investasi (PHI) yang berasal dari sebagian hasil investasi yang dibukukan oleh Reksadana selama periode 1 bulan terakhir kepada Pemegang Unit Penyertaan Kelas D
    2. PHI tersebut dilakukan dalam bentuk tunai atau non-tunai berupa Unit Penyertaan sebagaimana yang dimuat dalam prospektus Reksadana.
    3. Pemegang Unit Penyertaan Kelas D dengan nilai investasi saat cum date minimal Rp25.000.000 (dua puluh lima juta rupiah) akan menerima PHI secara tunai, sementara untuk Pemegang Unit Penyertaan Kelas D dengan nilai investasi saat cum date lebih rendah dari jumlah tersebut akan memperoleh PHI secara non-tunai berupa tambahan unit penyertaan.
    4. Manajer Investasi akan menetapkan cum date PHI pada tanggal: 29 November 2024 dan Ex-date PHI pada tanggal: 2 Desember 2024
    5. Pembayaran PHI dalam bentuk tunai atau non-tunai berupa Unit Penyertaan akan dilakukan pada tanggal: 3 Desember 2024.
    6. Biaya transaksi yang timbul atas pembayaran PHI menjadi beban Pemegang Unit Penyertaan.
    7. Harga Nilai Aktiva Bersih (NAB) per unit akan terkoreksi sebesar nilai PHI per unit yang dibagikan kepada Pemegang Unit Penyertaan.
    8. Perkiraan PHI yang dibagikan kepada seluruh Pemegang Unit Penyertaan Kelas D adalah sekitar Rp103.000.000,- (seratus tiga juta rupiah).*)
      *) sebagai ilustrasi bila menggunakan Informasi NAB SAM OBLIGASI OPTIMA Kelas D per 26 Oktober 2024 maka Nilai PHI yang dibagikan tersebut mendekati 0,42% atau Rp4,18 per unit.

    Demikian informasi ini kami sampaikan. Jika Bapak/Ibu memerlukan penjelasan lebih lanjut, dapat menghubungi narahubung PT Samuel Aset Manajemen atau melalui nomor telepon (021) 28548800 dan email [email protected]. Atas perhatian dan kerja sama Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih.

    Hormat kami,
    PT Samuel Aset Manajemen

    Download Surat Pemberitahuan PHI November 2024 – SAM Obligasi Opitma Kelas D

  • Infografis: Tips Mengelola Uang Usia 20-an

    Infografis: Tips Mengelola Uang Usia 20-an

    Usia 20-an merupakan usia yang menentukan berbagai lini masa depan seseorang. Pada usia tersebut,  banyak sekali kesempatan yang bisa membawa kepada kesuksesan.  Pilihan hidup dan keputusan-keputusan besar sudah bisa diambil dengan rasional karena kedewasaan sudah mulai terbentuk dengan baik, termasuk keputusan soal uang dan pekerjaan.  Sayangnya, masih banyak orang yang melewatkan kesempatan sehingga peluang baik terbuang sia-sia, khususnya kesempatan mengelola uang dan berinvestasi sejak muda.

  • Reksa Dana Syariah, Pilihan Menarik Instrumen Investasi Reksa Dana Syariah, Pilihan Menarik Instrumen Investasi

    Reksa Dana Syariah, Pilihan Menarik Instrumen Investasi Reksa Dana Syariah, Pilihan Menarik Instrumen Investasi

    Sejatinya reksa dana syariah memiliki prinsip yang sama dengan reksa dana konvensional dalam hal analisis dan prinsip kehati-hatian. Perbedaan paling dasar di antara keduanya terletak dalam pemilihan perusahaan yang akan digunakan dalam portofolio investasi. Perusahaan yang dapat dipilih dalam reksa dana berbasis syariah adalah perusahaan yang mengikuti prinsip syariah dan terdaftar dalam Daftar Efek Syariah (DES) karena tidak semua perusahaan dapat dipilih.

    Perusahaan-perusahaan yang terdaftar dalam DES pun akan ditinjau kembali setiap enam bulan sekali untuk memastikan perusahaan tersebut tetap mengikuti prinsip syariah. Dalam jangka waktu tersebut pula DES akan melakukan penyesuaian apabila ada perusahaan yang baru tercatat atau dihapuskan. Selain perusahaan, efek sukuk dan pasar uang syariah pun menjadi tempat untuk menanamkan investasinya.

    Hal ini membuat reksa dana syariah menarik untuk dijadikan divergensi portofolio investasi. Biasanya, ketika reksa dana konvensional dalam kondisi menurun, reksa dana syariah akan mengalami penguatan. Dengan demikian, investor akan selalu mendapatkan keuntungan di kondisi apapun. Walaupun tak menutup kemungkinan kedua reksa dana tersebut akan mengalami kenaikan dan penurunan pada saat yang bersamaan.

    Chief Operating Officer PT Samuel Aset Manajemen (SAM), Intan Syah Ichsan menyatakan reksadana syariah dapat memberikan imbal hasil yang menarik, sama seperti reksa dana konvensional. “Tak dapat dipungkiri dalam dua-tiga tahun terakhir ini kondisi reksa dana syariah sedang menurun. Hal ini disebabkan harga komoditas yang mengalami penurunan yang cukup signifikan. Walaupun demikian, kami optimis di tahun ini reksa dana syariah akan mengalami perbaikan,” ujar Ichsan.

    Optimisme ini berdasarkan pada keadaan domestik Indonesia yang membaik. Ichsan melihat pemerintah mulai solid dan tegas dalam membuat keputusan serta pendanaan infrastruktur yang mulai berjalan. Dengan demikian, confidence para investor pun mulai positif sehingga kondisi iklim investasi secara keseluruhan pun akan semakin membaik.

     Reksadana Syariah SAM

    SAM sebagai salah satu perusahaan manajemen investasi terbesar di Indonesia memiliki tiga produk yang dapat mewakili tiga karakter investasi seseorang, yaitu SAM Syariah Berimbang, SAM Sukuk Syariah Sejahtera, dan SAM Sharia Equity Fund. Ketiga produk ini dibuat untuk memberikan kebebasan bagi para investor ataupun calon investor untuk memilih yang sesuai dengan kebutuhan dan kenyamanan mereka.

    Menurut Ichsan, antusiasme masyarakat ataupun institusi di Indonesia terhadap produk reksa dana syariah cukup tinggi. Tak hanya di kalangan yang beragama Islam, tetapi juga bagi semua kalangan agama. “Di SAM terlihat banyak institusi non-Islam menempatkan investasinya di reksa dana syariah. Terutama institusi yang mementingkan ethical aspect dalam pemilihannya. Perusahaan yang tergabung dalam DES sudah terbukti menjalankan perusahaan sesuai dengan moral dan etika serta governance yang lebih ketat,” tutur Ichsan.

    Oleh sebab itu, reksa dana syariah pun menjadi semakin menarik untuk dijadikan sebagai instrumen investasi. Apalagi penyertaan minimum investasinya pun terbilang rendah. Di SAM, cukup dengan Rp 250 ribu Anda sudah bisa berinvestasi. Menarik bukan?

    ***

    Artikel juga tayang di Harian Kontan, 30 Mar 2016, hal 12

    Haji - PrintAds SAM -  2016 - Kontan

  • Kemerdekaan Finansial Melalui Edukasi dan InvestasiKemerdekaan Finansial Melalui Edukasi dan Investasi

    Kemerdekaan Finansial Melalui Edukasi dan InvestasiKemerdekaan Finansial Melalui Edukasi dan Investasi

    “Mencerdaskan kehidupan bangsa” merupakan salah satu tujuan didirikannya negara Indonesia dan tertera dalam Pembukaan Undang-
    Undang Dasar Negara 1945 dan Samuel Aset Manajemen (SAM) ingin menjadi bagian dalam mencerdaskan masyarakat Indonesia. Sebagai salah satu perusahaan manajer investasi. SAM telah dan ingin selalu berperan aktif dalam mencerdaskan masyarakat Indonesia. Selama bertahun-tahun SAM menitikberatkan edukasi investasi kepada masyarakat sebagai salah satu fondasi perusahaan.

    Kami jarang melakukan promosi atau melakukan pemasaran produk kepada masyarakat, karena lebih fokus dalam pemberian edukasi yang mencakup diantaranya pengetahuan tentang bentuk investasi, tujuan berinvestasi, risiko investasi, dan keuntungan investasi.
    Begitu dituturkan Ayu, Vice President SAM yang juga mengepalai divisi marketing.

    Lebih lanjut lagi, Ayu, menjelaskan bahwa hal ini sangatlah perlu untuk dilakukan karena pengetahuan masyarakat akan produk investasi, khususnya reksa dana pada saat ini masihlah jauh dari memadai. Oleh karena itu, semenjak tahun 2007 SAM telah bertekad untuk menjadikan edukasi investasi, bukan hanya sebagai fondasi perusahaan tetapi juga bagian dari pelayanan yang ditujukan pada institusi, retail, dan komunitas.

    SAM telah menerima undangan dari berbagai tempat untuk menyampaikan edukasi mengenai investasi. Tak hanya perusahaan, kelompok seniman, ibu-ibu pengajian, hingga para sosialita pun pernah menjadi bagian dari edukasi SAM. “Cara memberikan edukasi pun berbeda dari satu kelompok ke kelompok lainnya, seperti pemilihan kata yang digunakan dan contoh kasus yang diberikan. Sangat menarik memberikan edukasi ke berbagai kelompok karena membuka wawasan yang berbeda pula,” ujar Ayu.

    Selain itu, masyarakat yang ingin belajar mengenai investasi dapat mendatangi langsung kantor SAM yang sengaja didesain sebagai tempat yang nyaman untuk berkonsultasi dan belajar investasi. Menurut Ayu, selama ini tidak sedikit orang yang singgah di kantor SAM sekadar untuk belajar dan bertanya mengenai produk investasi.Mulai tahun ini pun SAM akan membuka kelas pengenalan produk investasi untuk publik yang akan dilaksanakan secara rutin. Setiap kelasnya dapat menampung hingga 20 orang peserta dengan materi pengajaran yang berbeda. Kelas edukasi investasi ini diselenggarakan sebagai upaya mempermudah masyarakat memperoleh akses
    informasi yang tepat, mudah dan lengkap mengenai investasi sehingga pada akhirnya diharapkan semakin banyak orang mencapai
    tahapan finansial freedom melalui proses berinvestasi.

    Untuk melengkapi edukasi yang telah diberikan, SAM memudahkan masyarakat yang ingin menempatkan dananya di reksa dana, melalui kerjasama dengan Bank Negara Indonesia (BNI). Mulai September 2015, masyarakat dapat membeli produk SAM Indonesia Equity Fund, SAM Sharia Equity Fund, dan SAM Dana Berkembang di kantor bank agen penjual. Kami juga bekerjasama dengan bank
    lain dan diharapkan proses kerjasama ini akan rampung sebelum akhir tahun,” jelas Ayu.

    Melalui kerjasamanya dengan perbankan ini, diharapkan produk reksa dana SAM semakin mudah dijangkau masyarakat. Tak perlu lagi repot-repot untuk datang ke kantor perusahaan. Kini barang siapa yang ingin membeli produk SAM tak perlu lagi repot untuk datang ke kantor perusahaan. Cukup dengan hanya mendatangi kantor bank agen penjual yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

    Untuk menjaga kualitas atas produk reksa dana SAM, para agen pemasar selalu mendapatkan training yang menyeluruh dan berkesinambungan sehingga dapat menjelaskan produk yang ditawarkan dengan detail dan terinci. “Agen pemasar merupakan ujung tombak ketika bertemu dengan calon investor sehingga perlu dibekali dengan informasi yang tepat. Dengan demikian mereka dapat menawarkan produk investasi yang sesuai dengan kebutuhan calon investor,” Ayu menambahkan.

    Semenjak didirikan pada tahun 1997, SAM telah berhasil menjadi sebuah perusahaan Manajer Investasi dengan nilai rapor yang memuaskan bagi para investornya. Ketiga produk reksa dana yang dipasarkan melalui bank misalnya, memiliki nilai pertumbuhan rata-rata
    yang memuaskan. Rata-rata pertumbuhan SAM Indonesia Equity Fund dari pertama kali diterbitkan pada 31 Juli 2012 hingga 31 Juli 2015 sebesar 38.6%, sedangkan untuk produk Sharia-nya yang diterbitkan pada 18 Januari 2013 memiliki rata-rata pertumbuhan sebesar
    25.4% hingga 31 Juli 2015. Untuk pertumbuhan SAM Dana Berkembang dari pertama kali diterbitkan pada 31 Juli 2012 hingga 31 Juli 2015 sebesar 11.96%.

    Atas kinerjanya yang memuaskan, beberapa penghargaan reksa dana terbaik pun disematkan kepada SAM Indonesian Equity Fund. Contohnya Reksa Dana Saham Terbaik 2015 yang diberikan pada acara APRDIBloomberg Indonesia Fund Awards 2015 di kategori dana
    kelolaan di atas Rp500 milyar. Penghargaan lain yang diterima berasal dari Penganugerahan Reksa Dana Terbaik 2015 yang diselenggarakan Majalah Investor. Penghargaan ini diterima dalam kategori reksadana saham periode 3 tahun untuk aset di atas Rp 1 Trilyun.

    Memilih Manajer Investasi yang tepat memang menjadi hal yang harus diperhatikan ketika ingin menempatkan dana untuk dikelola. Melihat kinerja dan prestasi yang telah dihasilkan dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam memilih manajer investasi dan dalam hal ini SAM
    dengan prestasi dan kinerjanya dapat dijadikan sebagai pilihan. Jika ingin mendapatkan informasi atau edukasi lebih lanjut mengenai reksa dana dan investasi di SAM beserta risikonya, bisa menghubungi call center di 28548800 atau mendatangi langsung kantor SAM yang terletak di Menara Imperium, Jakarta.

    Adv.
    Artikel dimuat di Tabloid Kontan, edisi khusus Reksa Dana, Agustus 2015

    Agustus Kemerdekaan - PrintAds SAM - Agt 2015 - Kontan Tab

  • Pasar Cerah, Saatnya Menambah InvestasiPasar Cerah, Saatnya Menambah InvestasiPasar Cerah, Saatnya Menambah Investasi

    Pasar Cerah, Saatnya Menambah InvestasiPasar Cerah, Saatnya Menambah InvestasiPasar Cerah, Saatnya Menambah Investasi

    Setelah melalui Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden yang berlangsung dengan baik, dengan partisipasi pemilih yang meningkat, pasar finansial Indonesia menyambut positif dan melanjutkan tren kenaikannya. Ditopang oleh investor institusi dalam negeri dan masuknya likuiditas global yang kembali menambah bobot investasi di pasar-pasar emerging markets yang memiliki perekonomian domestik yang kuat seperti Indonesia.

    Sepanjang 7 bulan pertama 2014 yang berakhir pada bulan Juli, imbal hasil Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membukukan kenaikan sebesar 19,06 % yang digerakan terutama oleh sektor usaha yang berorientasi pasar domestik seperti infrastruktur, finansial, industri barang konsumsi dan sektor utitilitas. Kenaikan tersebut menempatkan IHSG sebagai salah satu bursa saham yang berkinerja terbaik di Asia dan Dunia.

    Menurut Presiden Direktur PT Samuel Aset Manajemen (SAM) Agus B. Yanuar, kinerja IHSG pada paruh pertama tahun 2014 tersebut sudah sesuai dengan prediksi SAM di awal tahun. Dan hingga akhir tahun ini, Agus meyakini bahwa IHSG masih berpotensi untuk naik lebih tinggi. “Meskipun dalam jangka pendek ada risiko yang datang dari kondisi makro ekonomi domestik dan situasi geopolitik dunia, tetapi dalam jangka menengah – panjang Indonesia tetap akan menjadi tujuan investasi yang diunggulkan, baik investasi portofolio maupun investasi langsung. Terutama bila pemerintahan baru mampu memenuhi janji-janji kampanyenya dan sanggup melakukan reformasi struktural di bidang energi, pangan, infrastruktur dan peningkatan daya saing Indonesia sehubungan dengan adanya Masyarakat Ekonomi Asean”, imbuh Agus.

    Sebagai perusahaan Manajer Investasi swasta nasional yang berdiri secara independen sejak 1997, dan dikelola oleh para profesional yang berpengalaman panjang di pasar modal dalam dan luar negeri, SAM dikenal menghasilkan produk Reksa Dana yang memiliki kinerja sangat baik dan konsisten, serta diakui oleh lembaga-lembaga pemeringkat Reksa Dana melalui penghargaan dan awards yang mereka berikan.

    Saat ini SAM mengelola Reksa Dana konvensional dan syariah yang dijual kepada publik dengan nilai investasi awal yang sangat terjangkau, hanya Rp 250 ribu saja. Dan sepanjang Januari s/d Juli 2014, telah memberikan kinerja yang optimal dan di atas rata-rata kinerja tipe reksa dana sejenis. Reksa dana campuran berupa SAM Dana Berkembang naik 14,25 % dan SAM Syariah Berimbang naik 17,90 %. Sementara reksa dana yang portofolio utamanya berupa saham, SAM Indonesian Equity Fund naik 25,33% dan SAM Sharia Equity Fund naik 25,43 %.

    Kinerja tersebut, menurut Agus, diperoleh dari strategi yang tepat melalui pendekatan filosofi investasi jangka panjang, pengambilan keputusan investasi berdasarkan riset yang komprehensif serta penerapan manajemen risiko hati-hati.

    Riset yang mendalam dilakukan untuk mengidentifikasi sektor terbaik dan emiten terbaik yang akan dipilih sebagai aset dasar dari portofolio investasi yang dikelola pada periode investasi yang ditetapkan. Hasil riset tersebut dituangkan ke dalam tesis investasi yang dimutakhirkan secara berkala. Untuk mengantisipasi pasar yang dinamis, bila diperlukan ada penyesuaian komposisi portofolio, dengan melakukan rotasi aset dari sektor dan emiten yang telah melebihi nilai wajarnya ke sektor dan emiten yang lebih prospektif dan undervalued. Sehingga dalam kondisi pasar seperti apa pun, diupayakan agar SAM tetap menyajikan kinerja investasi yang relatif baik dan konsisten bagi para investor dari tahun ke tahun.  Menurut Agus, “Inilah salah satu kunci yang menjadikan SAM sebagai Your Lifelong Investment Partner“

    ***

    Artikel dimuat di Tabloid Kontan, Edisi Khusus Reksa Dana, Agustus 2014, halaman 9.

    Setelah melalui Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden yang berlangsung dengan baik, dengan partisipasi pemilih yang meningkat, pasar finansial Indonesia menyambut positif dan melanjutkan tren kenaikannya. Ditopang oleh investor institusi dalam negeri dan masuknya likuiditas global yang kembali menambah bobot investasi di pasar-pasar emerging markets yang memiliki perekonomian domestik yang kuat seperti Indonesia.

    Sepanjang 7 bulan pertama 2014 yang berakhir pada bulan Juli, imbal hasil Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membukukan kenaikan sebesar 19,06 % yang digerakan terutama oleh sektor usaha yang berorientasi pasar domestik seperti infrastruktur, finansial, industri barang konsumsi dan sektor utitilitas. Kenaikan tersebut menempatkan IHSG sebagai salah satu bursa saham yang berkinerja terbaik di Asia dan Dunia.

    Menurut Presiden Direktur PT Samuel Aset Manajemen (SAM) Agus B. Yanuar, kinerja IHSG pada paruh pertama tahun 2014 tersebut sudah sesuai dengan prediksi SAM di awal tahun. Dan hingga akhir tahun ini, Agus meyakini bahwa IHSG masih berpotensi untuk naik lebih tinggi. “Meskipun dalam jangka pendek ada risiko yang datang dari kondisi makro ekonomi domestik dan situasi geopolitik dunia, tetapi dalam jangka menengah – panjang Indonesia tetap akan menjadi tujuan investasi yang diunggulkan, baik investasi portofolio maupun investasi langsung. Terutama bila pemerintahan baru mampu memenuhi janji-janji kampanyenya dan sanggup melakukan reformasi struktural di bidang energi, pangan, infrastruktur dan peningkatan daya saing Indonesia sehubungan dengan adanya Masyarakat Ekonomi Asean”, imbuh Agus.

    Sebagai perusahaan Manajer Investasi swasta nasional yang berdiri secara independen sejak 1997, dan dikelola oleh para profesional yang berpengalaman panjang di pasar modal dalam dan luar negeri, SAM dikenal menghasilkan produk Reksa Dana yang memiliki kinerja sangat baik dan konsisten, serta diakui oleh lembaga-lembaga pemeringkat Reksa Dana melalui penghargaan dan awards yang mereka berikan.

    Saat ini SAM mengelola Reksa Dana konvensional dan syariah yang dijual kepada publik dengan nilai investasi awal yang sangat terjangkau, hanya Rp 250 ribu saja. Dan sepanjang Januari s/d Juli 2014, telah memberikan kinerja yang optimal dan di atas rata-rata kinerja tipe reksa dana sejenis. Reksa dana campuran berupa SAM Dana Berkembang naik 14,25 % dan SAM Syariah Berimbang naik 17,90 %. Sementara reksa dana yang portofolio utamanya berupa saham, SAM Indonesian Equity Fund naik 25,33% dan SAM Sharia Equity Fund naik 25,43 %.

    Kinerja tersebut, menurut Agus, diperoleh dari strategi yang tepat melalui pendekatan filosofi investasi jangka panjang, pengambilan keputusan investasi berdasarkan riset yang komprehensif serta penerapan manajemen risiko hati-hati.

    Riset yang mendalam dilakukan untuk mengidentifikasi sektor terbaik dan emiten terbaik yang akan dipilih sebagai aset dasar dari portofolio investasi yang dikelola pada periode investasi yang ditetapkan. Hasil riset tersebut dituangkan ke dalam tesis investasi yang dimutakhirkan secara berkala. Untuk mengantisipasi pasar yang dinamis, bila diperlukan ada penyesuaian komposisi portofolio, dengan melakukan rotasi aset dari sektor dan emiten yang telah melebihi nilai wajarnya ke sektor dan emiten yang lebih prospektif dan undervalued. Sehingga dalam kondisi pasar seperti apa pun, diupayakan agar SAM tetap menyajikan kinerja investasi yang relatif baik dan konsisten bagi para investor dari tahun ke tahun.  Menurut Agus, “Inilah salah satu kunci yang menjadikan SAM sebagai Your Lifelong Investment Partner“

    ***

    Artikel dimuat di Tabloid Kontan, Edisi Khusus Reksa Dana, Agustus 2014, halaman 9.

    Setelah melalui Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden yang berlangsung dengan baik, dengan partisipasi pemilih yang meningkat, pasar finansial Indonesia menyambut positif dan melanjutkan tren kenaikannya. Ditopang oleh investor institusi dalam negeri dan masuknya likuiditas global yang kembali menambah bobot investasi di pasar-pasar emerging markets yang memiliki perekonomian domestik yang kuat seperti Indonesia.

    Sepanjang 7 bulan pertama 2014 yang berakhir pada bulan Juli, imbal hasil Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membukukan kenaikan sebesar 19,06 % yang digerakan terutama oleh sektor usaha yang berorientasi pasar domestik seperti infrastruktur, finansial, industri barang konsumsi dan sektor utitilitas. Kenaikan tersebut menempatkan IHSG sebagai salah satu bursa saham yang berkinerja terbaik di Asia dan Dunia.

    Menurut Presiden Direktur PT Samuel Aset Manajemen (SAM) Agus B. Yanuar, kinerja IHSG pada paruh pertama tahun 2014 tersebut sudah sesuai dengan prediksi SAM di awal tahun. Dan hingga akhir tahun ini, Agus meyakini bahwa IHSG masih berpotensi untuk naik lebih tinggi. “Meskipun dalam jangka pendek ada risiko yang datang dari kondisi makro ekonomi domestik dan situasi geopolitik dunia, tetapi dalam jangka menengah – panjang Indonesia tetap akan menjadi tujuan investasi yang diunggulkan, baik investasi portofolio maupun investasi langsung. Terutama bila pemerintahan baru mampu memenuhi janji-janji kampanyenya dan sanggup melakukan reformasi struktural di bidang energi, pangan, infrastruktur dan peningkatan daya saing Indonesia sehubungan dengan adanya Masyarakat Ekonomi Asean”, imbuh Agus.

    Sebagai perusahaan Manajer Investasi swasta nasional yang berdiri secara independen sejak 1997, dan dikelola oleh para profesional yang berpengalaman panjang di pasar modal dalam dan luar negeri, SAM dikenal menghasilkan produk Reksa Dana yang memiliki kinerja sangat baik dan konsisten, serta diakui oleh lembaga-lembaga pemeringkat Reksa Dana melalui penghargaan dan awards yang mereka berikan.

    Saat ini SAM mengelola Reksa Dana konvensional dan syariah yang dijual kepada publik dengan nilai investasi awal yang sangat terjangkau, hanya Rp 250 ribu saja. Dan sepanjang Januari s/d Juli 2014, telah memberikan kinerja yang optimal dan di atas rata-rata kinerja tipe reksa dana sejenis. Reksa dana campuran berupa SAM Dana Berkembang naik 14,25 % dan SAM Syariah Berimbang naik 17,90 %. Sementara reksa dana yang portofolio utamanya berupa saham, SAM Indonesian Equity Fund naik 25,33% dan SAM Sharia Equity Fund naik 25,43 %.

    Kinerja tersebut, menurut Agus, diperoleh dari strategi yang tepat melalui pendekatan filosofi investasi jangka panjang, pengambilan keputusan investasi berdasarkan riset yang komprehensif serta penerapan manajemen risiko hati-hati.

    Riset yang mendalam dilakukan untuk mengidentifikasi sektor terbaik dan emiten terbaik yang akan dipilih sebagai aset dasar dari portofolio investasi yang dikelola pada periode investasi yang ditetapkan. Hasil riset tersebut dituangkan ke dalam tesis investasi yang dimutakhirkan secara berkala. Untuk mengantisipasi pasar yang dinamis, bila diperlukan ada penyesuaian komposisi portofolio, dengan melakukan rotasi aset dari sektor dan emiten yang telah melebihi nilai wajarnya ke sektor dan emiten yang lebih prospektif dan undervalued. Sehingga dalam kondisi pasar seperti apa pun, diupayakan agar SAM tetap menyajikan kinerja investasi yang relatif baik dan konsisten bagi para investor dari tahun ke tahun.  Menurut Agus, “Inilah salah satu kunci yang menjadikan SAM sebagai Your Lifelong Investment Partner“

    ***

    Artikel dimuat di Tabloid Kontan, Edisi Khusus Reksa Dana, Agustus 2014, halaman 9.

  • Penghargaan Reksa Dana Terbaik Tahun 2014Penghargaan Reksa Dana Terbaik Tahun 2014Penghargaan Reksa Dana Terbaik Tahun 2014

    Penghargaan Reksa Dana Terbaik Tahun 2014Penghargaan Reksa Dana Terbaik Tahun 2014Penghargaan Reksa Dana Terbaik Tahun 2014

    Terima kasih atas kepercayan dan dukungan Bapak/Ibu mitra investasi SAM.

    Sampai pertengahan kwartal ke-3 tahun 2014 ini, PT Samuel Aset Manajemen telah  meraih beberapa penghargaan bergensi dari domestik dan internasional atas kinerja produk yang dikelola, antara lain:

    1. Best Mutual Fund Award 2014 versi Majalah Investor-Infovesta, Reksa Dana Saham Terbaik Periode 1 Tahun Aset Rp >1 Milyar untuk produk reksa dana SAM Indonesian Equity Fund. Acara diselenggarakan di Jakarta, 6 Maret 2014.
    2. Best Equity Fund 2014  (AUM >500B) versi APRDI-Bloomberg Indonesia untuk produk reksa dana SAM Indonesian Equity Fund. Acara diselenggarakan di Jakarta, 3 April 2014.
    3. Best Islamic Mixed Allocation Fund 2014 versi APRDI-Bloomberg Indonesia untuk produk reksa dana SAM Syariah Berimbang. Acara diselenggarakan di Jakarta, 3 April 2014.
    4. Lipper Fund Awards 2014 – Global Islamic, Best Fund Over 3 Years Mixed Asset IDR Flexible untuk produk reksadana SAM Syariah Berimbang, versi Thomson Reuters. Acara diselenggarakan di Dubai pada tanggal 1 Juni 2014.
    5. Lipper Fund Awards 2014 – Global Islamic, Best Fund Over 3 Years Bond Indonesia Rupiah untuk produk reksadana SAM Sukuk Syariah Sejahtera, versi Thomson Reuters. Acara diselenggarakan di Dubai pada tanggal 1 Juni 2014.
    6. Best Syariah Fund Award 2014 versi majalah Investori, Reksa Dana Campuran Syariah Terbaik Periode 3 Tahun untuk produk SAM Syariah Berimbang. Acara diselenggarakan di Jakarta, 12 Agustus 2014.

    Kami berharap produk-produk reksa dana SAM dapat senantiasa menjadi pilihan investor dalam mengisi dan mengelola keranjang investasi Anda. replica watches Keterangan lebih lanjut, silahkan menghubungi kami di 021-28548800 atau email ke [email protected].Terima kasih atas kepercayan dan dukungan Bapak/Ibu mitra investasi SAM.

    Sampai pertengahan kwartal ke-3 tahun 2014 ini, PT Samuel Aset Manajemen telah  meraih beberapa penghargaan bergensi dari domestik dan internasional atas kinerja produk yang dikelola, antara lain:

    1. Best Mutual Fund Award 2014 versi Majalah Investor-Infovesta, Reksa Dana Saham Terbaik Periode 1 Tahun Aset Rp >1 Milyar untuk produk reksa dana SAM Indonesian Equity Fund. Acara diselenggarakan di Jakarta, 6 Maret 2014.
    2. Best Equity Fund 2014  (AUM >500B) versi APRDI-Bloomberg Indonesia untuk produk reksa dana SAM Indonesian Equity Fund. Acara diselenggarakan di Jakarta, 3 April 2014.
    3. Best Islamic Mixed Allocation Fund 2014 versi APRDI-Bloomberg Indonesia untuk produk reksa dana SAM Syariah Berimbang. Acara diselenggarakan di Jakarta, 3 April 2014.
    4. Lipper Fund Awards 2014 – Global Islamic, Best Fund Over 3 Years Mixed Asset IDR Flexible untuk produk reksadana SAM Syariah Berimbang, versi Thomson Reuters. Acara diselenggarakan di Dubai pada tanggal 1 Juni 2014.
    5. Lipper Fund Awards 2014 – Global Islamic, Best Fund Over 3 Years Bond Indonesia Rupiah untuk produk reksadana SAM Sukuk Syariah Sejahtera, versi Thomson Reuters. Acara diselenggarakan di Dubai pada tanggal 1 Juni 2014.
    6. Best Syariah Fund Award 2014 versi majalah Investori, Reksa Dana Campuran Syariah Terbaik Periode 3 Tahun untuk produk SAM Syariah Berimbang. Acara diselenggarakan di Jakarta, 12 Agustus 2014.

    Kami berharap produk-produk reksa dana SAM dapat senantiasa menjadi pilihan investor dalam mengisi dan mengelola keranjang investasi Anda. Keterangan lebih lanjut, silahkan menghubungi kami di 021-28548800 atau email ke [email protected].Terima kasih atas kepercayan dan dukungan Bapak/Ibu mitra investasi SAM.

    Sampai pertengahan kwartal ke-3 tahun 2014 ini, PT Samuel Aset Manajemen telah  meraih beberapa penghargaan bergensi dari domestik dan internasional atas kinerja produk yang dikelola, antara lain:

    1. Best Mutual Fund Award 2014 versi Majalah Investor-Infovesta, Reksa Dana Saham Terbaik Periode 1 Tahun Aset Rp >1 Milyar untuk produk reksa dana SAM Indonesian Equity Fund. Acara diselenggarakan di Jakarta, 6 Maret 2014.
    2. Best Equity Fund 2014  (AUM >500B) versi APRDI-Bloomberg Indonesia untuk produk reksa dana SAM Indonesian Equity Fund. Acara diselenggarakan di Jakarta, 3 April 2014.
    3. Best Islamic Mixed Allocation Fund 2014 versi APRDI-Bloomberg Indonesia untuk produk reksa dana SAM Syariah Berimbang. Acara diselenggarakan di Jakarta, 3 April 2014.
    4. Lipper Fund Awards 2014 – Global Islamic, Best Fund Over 3 Years Mixed Asset IDR Flexible untuk produk reksadana SAM Syariah Berimbang, versi Thomson Reuters. Acara diselenggarakan di Dubai pada tanggal 1 Juni 2014.
    5. Lipper Fund Awards 2014 – Global Islamic, Best Fund Over 3 Years Bond Indonesia Rupiah untuk produk reksadana SAM Sukuk Syariah Sejahtera, versi Thomson Reuters. Acara diselenggarakan di Dubai pada tanggal 1 Juni 2014.
    6. Best Syariah Fund Award 2014 versi majalah Investori, Reksa Dana Campuran Syariah Terbaik Periode 3 Tahun untuk produk SAM Syariah Berimbang. Acara diselenggarakan di Jakarta, 12 Agustus 2014.

    Kami berharap produk-produk reksa dana SAM dapat senantiasa menjadi pilihan investor dalam mengisi dan mengelola keranjang investasi Anda. Keterangan lebih lanjut, silahkan menghubungi kami di 021-28548800 atau email ke [email protected].

  • SAM Syariah Berimbang – Best Islamic Mixed Allocation Fund 2014 Versi APRDI-BloombergSAM Syariah Berimbang – Best Islamic Mixed Allocation Fund 2014 by APRDI-BloombergSAM Syariah Berimbang – Best Islamic Mixed Allocation Fund 2014 by APRDI-Bloomberg

    SAM Syariah Berimbang – Best Islamic Mixed Allocation Fund 2014 Versi APRDI-BloombergSAM Syariah Berimbang – Best Islamic Mixed Allocation Fund 2014 by APRDI-BloombergSAM Syariah Berimbang – Best Islamic Mixed Allocation Fund 2014 by APRDI-Bloomberg

    SAM Indonesian Equity Fund – Reksa Dana Campuran Terbaik 2014 versi APRDI-BloombergSAM Indonesian Equity Fund – Best Islamic Mixed Allocation Fund 2014 by APRDI-BloombergSAM Indonesian Equity Fund – Best Islamic Mixed Allocation Fund 2014 by APRDI-Bloomberg

  • Reksa Dana SAM Untuk SemuaReksa Dana SAM Untuk SemuaReksa Dana SAM Untuk Semua

    Ada masa di Indonesia, di mana hanya institusi dan orang-orang kaya yang memiliki rekening di bank. Sebagian besar masyarakat masih menyimpan uangnya dalam bentuk kas. Bahkan pembayaran gaji para profesional pun masih dilakukan secara tunai. Yang membedakan adalah, ada yang menerima amplop gaji yang tipis, ada yang menerima yang lebih tebal.

    Kemudian ada deregulasi perbankan pada tahun 1988, yang memungkinkan masyarakat sudah bisa memiliki rekening tabungan dengan saldo awal hanya Rp 10.000,- (sepuluh ribu rupiah) saja. Setelah itu banyak perusahaan pemberi kerja yang mewajibkan karyawannya untuk membuka rekening tabungan, sehingga pembayaran gaji mulai dilakukan secara giral. Sejak saat itu kita semua mengawali era menjadi Masyarakat Perbankan, di mana hampir semua aset finansial dan kebanyakan transaksi dilakukan secara giral. Saat ini, lebih dari 30 juta penduduk Indonesia sudah memiliki rekening di bank, dan telah terbiasa menyelesaikan transaksi melalui perbankan.

    Industri reksa dana terbuka (open-ended fund) baru diperkenalkan oleh pemerintah pada tahun 1996, dan sejak itu mengalami pertumbuhan sejalan dengan pemahaman masyarakat investor tentang perlunya berinvestasi pada produk reksa dana. Potensi pertumbuhannya sangat besar, dengan total dana kelolaan sebesar Rp 200 Triliun saat ini, baru 5,7% saja dari Dana Pihak Ketiga di perbankan yang mencapai nilai Rp 3.500 Triliun. Sementara jumlah investor yang hanya 162.000 orang, baru 0,07% dari jumlah penduduk. Berbeda dengan Thailand yang investor domestiknya sudah mencapai 4,7% dan Malaysia yang hampir 60 % dari populasinya memiliki produk reksa dana. Sehingga tidak mengherankan bila tingkat kesejahteraan di kedua negara tetangga tersebut, jauh lebih tinggi dari Indonesia.

    Menurut Agus B. Yanuar, Presiden Direktur PT Samuel Aset Manajemen (SAM), “Masyarakat Indonesia memiliki potensi untuk mengejar ketertinggalannya dari negara-negara di kawasan, sehingga tidak dilecehkan dan bisa tegak sejajar dengan mereka. Antara lain dengan lebih cermat dan cerdas dalam menerapkan rencana keuangannya.”

    Reksa dana senantiasa menawarkan solusi dan pilihan beragam yang sesuai dengan tujuan investasi masing-masing investor. Ciri khas reksa dana adalah terjangkau dengan investasi awal hanya dengan Rp 100 ribu – Rp 250 ribu saja, dikelola oleh lembaga investasi resmi yang berizin dan diawasi oleh regulator, investasi atas nama investor, diversifikasi portofolio produk yang bisa dipilih sesuai dengan karakter investor dan bentang waktu investasinya, sangat likuid sehingga mudah dibeli dan dijual kapan saja, transparansi produk, serta kinerja historis yang optimal sesuai profil produknya masing-masing.

    Ciri khas seperti itu, memungkinkan reksa dana menjadi salah satu pilihan utama sebagai kendaraan untuk mencapai tujuan keuangan masyarakat kita. Tersedia reksa dana, baik yang konvensional maupun yang syariah, yang bisa digunakan untuk pembiayaan rutin, pembelian aset di masa depan, dana pendidikan, perjalanan religi, persiapan dana pensiun, pengembangan usaha dan sebagai cadangan untuk pembiayaan lainnya yang tidak terduga pada masa yang akan datang.

    Saat ini SAM mengelola reksa dana untuk publik yang mempunyai rekam jejak dan kinerja yang memuaskan, beberapa di antaranya adalah yang terbaik di kelasnya, yaitu: SAM Sukuk Syariah Sejahtera (RD syariah yang berinvestasi pada efek sukuk), SAM Syariah Berimbang (isi portofolionya terdiri atas efek sukuk dan saham syariah), SAM Sharia Equity Fund (berisi saham syariah), SAM Dana Berkembang (berinvestasi pada obligasi dan saham konvensional) dan SAM Indonesian Equity Fund (reksa dana saham konvensional)

    Sebagai ‘Your Lifelong Investor Partner’, imbuh Agus, melalui reksa dana,  SAM mengajak masyarakat untuk bertransformasi menjadi Masyarakat Investasi dengan menikmati semua potensi terbaik dari pasar modal Indonesia. Sekaligus menjadi mitra terbaik bagi investor institusi dan perorangan dalam meraih masa depan yang lebih makmur dan sejahtera, dengan menjadikan Reksa Dana SAM untuk Semua. ***

     

    Artikel juga dimuat di Tabloid Kontan, edisi Maret 2014.

    RD SAM utk Semua

    Ada masa di Indonesia, di mana hanya institusi dan orang-orang kaya yang memiliki rekening di bank. Sebagian besar masyarakat masih menyimpan uangnya dalam bentuk kas. Bahkan pembayaran gaji para profesional pun masih dilakukan secara tunai. Yang membedakan adalah, ada yang menerima amplop gaji yang tipis, ada yang menerima yang lebih tebal.

    Kemudian ada deregulasi perbankan pada tahun 1988, yang memungkinkan masyarakat sudah bisa memiliki rekening tabungan dengan saldo awal hanya Rp 10.000,- (sepuluh ribu rupiah) saja. Setelah itu banyak perusahaan pemberi kerja yang mewajibkan karyawannya untuk membuka rekening tabungan, sehingga pembayaran gaji mulai dilakukan secara giral. Sejak saat itu kita semua mengawali era menjadi Masyarakat Perbankan, di mana hampir semua aset finansial dan kebanyakan transaksi dilakukan secara giral. Saat ini, lebih dari 30 juta penduduk Indonesia sudah memiliki rekening di bank, dan telah terbiasa menyelesaikan transaksi melalui perbankan.

    Industri reksa dana terbuka (open-ended fund) baru diperkenalkan oleh pemerintah pada tahun 1996, dan sejak itu mengalami pertumbuhan sejalan dengan pemahaman masyarakat investor tentang perlunya berinvestasi pada produk reksa dana. Potensi pertumbuhannya sangat besar, dengan total dana kelolaan sebesar Rp 200 Triliun saat ini, baru 5,7% saja dari Dana Pihak Ketiga di perbankan yang mencapai nilai Rp 3.500 Triliun. Sementara jumlah investor yang hanya 162.000 orang, baru 0,07% dari jumlah penduduk. Berbeda dengan Thailand yang investor domestiknya sudah mencapai 4,7% dan Malaysia yang hampir 60 % dari populasinya memiliki produk reksa dana. Sehingga tidak mengherankan bila tingkat kesejahteraan di kedua negara tetangga tersebut, jauh lebih tinggi dari Indonesia.

    Menurut Agus B. Yanuar, Presiden Direktur PT Samuel Aset Manajemen (SAM), “Masyarakat Indonesia memiliki potensi untuk mengejar ketertinggalannya dari negara-negara di kawasan, sehingga tidak dilecehkan dan bisa tegak sejajar dengan mereka. Antara lain dengan lebih cermat dan cerdas dalam menerapkan rencana keuangannya.”

    Reksa dana senantiasa menawarkan solusi dan pilihan beragam yang sesuai dengan tujuan investasi masing-masing investor. Ciri khas reksa dana adalah terjangkau dengan investasi awal hanya dengan Rp 100 ribu – Rp 250 ribu saja, dikelola oleh lembaga investasi resmi yang berizin dan diawasi oleh regulator, investasi atas nama investor, diversifikasi portofolio produk yang bisa dipilih sesuai dengan karakter investor dan bentang waktu investasinya, sangat likuid sehingga mudah dibeli dan dijual kapan saja, transparansi produk, serta kinerja historis yang optimal sesuai profil produknya masing-masing.

    Ciri khas seperti itu, memungkinkan reksa dana menjadi salah satu pilihan utama sebagai kendaraan untuk mencapai tujuan keuangan masyarakat kita. Tersedia reksa dana, baik yang konvensional maupun yang syariah, yang bisa digunakan untuk pembiayaan rutin, pembelian aset di masa depan, dana pendidikan, perjalanan religi, persiapan dana pensiun, pengembangan usaha dan sebagai cadangan untuk pembiayaan lainnya yang tidak terduga pada masa yang akan datang.

    Saat ini SAM mengelola reksa dana untuk publik yang mempunyai rekam jejak dan kinerja yang memuaskan, beberapa di antaranya adalah yang terbaik di kelasnya, yaitu: SAM Sukuk Syariah Sejahtera (RD syariah yang berinvestasi pada efek sukuk), SAM Syariah Berimbang (isi portofolionya terdiri atas efek sukuk dan saham syariah), SAM Sharia Equity Fund (berisi saham syariah), SAM Dana Berkembang (berinvestasi pada obligasi dan saham konvensional) dan SAM Indonesian Equity Fund (reksa dana saham konvensional)

    Sebagai ‘Your Lifelong Investor Partner’, imbuh Agus, melalui reksa dana,  SAM mengajak masyarakat untuk bertransformasi menjadi Masyarakat Investasi dengan menikmati semua potensi terbaik dari pasar modal Indonesia. Sekaligus menjadi mitra terbaik bagi investor institusi dan perorangan dalam meraih masa depan yang lebih makmur dan sejahtera, dengan menjadikan Reksa Dana SAM untuk Semua. ***

     

    Artikel juga dimuat di Tabloid Kontan, edisi Maret 2014.

    RD SAM utk Semua

    Ada masa di Indonesia, di mana hanya institusi dan orang-orang kaya yang memiliki rekening di bank. Sebagian besar masyarakat masih menyimpan uangnya dalam bentuk kas. Bahkan pembayaran gaji para profesional pun masih dilakukan secara tunai. Yang membedakan adalah, ada yang menerima amplop gaji yang tipis, ada yang menerima yang lebih tebal.

    Kemudian ada deregulasi perbankan pada tahun 1988, yang memungkinkan masyarakat sudah bisa memiliki rekening tabungan dengan saldo awal hanya Rp 10.000,- (sepuluh ribu rupiah) saja. Setelah itu banyak perusahaan pemberi kerja yang mewajibkan karyawannya untuk membuka rekening tabungan, sehingga pembayaran gaji mulai dilakukan secara giral. Sejak saat itu kita semua mengawali era menjadi Masyarakat Perbankan, di mana hampir semua aset finansial dan kebanyakan transaksi dilakukan secara giral. Saat ini, lebih dari 30 juta penduduk Indonesia sudah memiliki rekening di bank, dan telah terbiasa menyelesaikan transaksi melalui perbankan.

    Industri reksa dana terbuka (open-ended fund) baru diperkenalkan oleh pemerintah pada tahun 1996, dan sejak itu mengalami pertumbuhan sejalan dengan pemahaman masyarakat investor tentang perlunya berinvestasi pada produk reksa dana. Potensi pertumbuhannya sangat besar, dengan total dana kelolaan sebesar Rp 200 Triliun saat ini, baru 5,7% saja dari Dana Pihak Ketiga di perbankan yang mencapai nilai Rp 3.500 Triliun. Sementara jumlah investor yang hanya 162.000 orang, baru 0,07% dari jumlah penduduk. Berbeda dengan Thailand yang investor domestiknya sudah mencapai 4,7% dan Malaysia yang hampir 60 % dari populasinya memiliki produk reksa dana. Sehingga tidak mengherankan bila tingkat kesejahteraan di kedua negara tetangga tersebut, jauh lebih tinggi dari Indonesia.

    Menurut Agus B. Yanuar, Presiden Direktur PT Samuel Aset Manajemen (SAM), “Masyarakat Indonesia memiliki potensi untuk mengejar ketertinggalannya dari negara-negara di kawasan, sehingga tidak dilecehkan dan bisa tegak sejajar dengan mereka. Antara lain dengan lebih cermat dan cerdas dalam menerapkan rencana keuangannya.”

    Reksa dana senantiasa menawarkan solusi dan pilihan beragam yang sesuai dengan tujuan investasi masing-masing investor. Ciri khas reksa dana adalah terjangkau dengan investasi awal hanya dengan Rp 100 ribu – Rp 250 ribu saja, dikelola oleh lembaga investasi resmi yang berizin dan diawasi oleh regulator, investasi atas nama investor, diversifikasi portofolio produk yang bisa dipilih sesuai dengan karakter investor dan bentang waktu investasinya, sangat likuid sehingga mudah dibeli dan dijual kapan saja, transparansi produk, serta kinerja historis yang optimal sesuai profil produknya masing-masing.

    Ciri khas seperti itu, memungkinkan reksa dana menjadi salah satu pilihan utama sebagai kendaraan untuk mencapai tujuan keuangan masyarakat kita. Tersedia reksa dana, baik yang konvensional maupun yang syariah, yang bisa digunakan untuk pembiayaan rutin, pembelian aset di masa depan, dana pendidikan, perjalanan religi, persiapan dana pensiun, pengembangan usaha dan sebagai cadangan untuk pembiayaan lainnya yang tidak terduga pada masa yang akan datang.

    Saat ini SAM mengelola reksa dana untuk publik yang mempunyai rekam jejak dan kinerja yang memuaskan, beberapa di antaranya adalah yang terbaik di kelasnya, yaitu: SAM Sukuk Syariah Sejahtera (RD syariah yang berinvestasi pada efek sukuk), SAM Syariah Berimbang (isi portofolionya terdiri atas efek sukuk dan saham syariah), SAM Sharia Equity Fund (berisi saham syariah), SAM Dana Berkembang (berinvestasi pada obligasi dan saham konvensional) dan SAM Indonesian Equity Fund (reksa dana saham konvensional)

    Sebagai ‘Your Lifelong Investor Partner’, imbuh Agus, melalui reksa dana,  SAM mengajak masyarakat untuk bertransformasi menjadi Masyarakat Investasi dengan menikmati semua potensi terbaik dari pasar modal Indonesia. Sekaligus menjadi mitra terbaik bagi investor institusi dan perorangan dalam meraih masa depan yang lebih makmur dan sejahtera, dengan menjadikan Reksa Dana SAM untuk Semua. ***

     

    Artikel juga dimuat di Tabloid Kontan, edisi Maret 2014.

    RD SAM utk Semua