Samuel Aset Manajemen

Tag: reksadana sekolah anak

  • Merencanakan Dana Pendidikan Anak Melalui Reksa Dana SAMMerencanakan Dana Pendidikan Anak Melalui Reksa Dana SAMMerencanakan Dana Pendidikan Anak Melalui Reksa Dana SAM

    Merencanakan Dana Pendidikan Anak Melalui Reksa Dana SAMMerencanakan Dana Pendidikan Anak Melalui Reksa Dana SAMMerencanakan Dana Pendidikan Anak Melalui Reksa Dana SAM

    Mengantarkan si kecil pertama kali masuk sekolah merupakan bagian dari langkah awal dalam mewujudkan cita-cita si buah hati. Karena pendidikan adalah salah satu modal masa depan, kebanyakan orang tua memimipikan untuk dapat menyediakan pendidikan terbaik untuk si buah hati dan tidak jarang berkorban apapun juga agar dapat menyekolahkan sampai ke jenjang yang tertinggi. Namun, biaya pendidikan yang berkualitas tiap tahun terus membubung tinggi, sekitar 10%-20% setiap tahunnya, membuat orang tua harus ekstra cermat dalam memastikan tersedianya dana pendidikan sejak jauh-jauh hari.

    Associate Director PT Samuel Aset Manajemen (SAM), Ayu Widuri mengatakan “Untuk persiapan biaya pendidikan jangka panjang, orang tua dapat mempertimbangkan untuk “menabung” reksa dana karena secara jangka panjang produk investasi reksa dana dapat memberikan imbal hasil lebih optimal dan lebih tinggi dari tingkat inflasi.”

    “Reksa dana terdiri dari beberapa jenis, ada reksa dana pendapatan tetap, campuran dan saham. Baik yang konvensional maupun yang bersifat syariah. Dengan investasi awal yang terjangkau, dimulai dengan Rp 250 ribu saja, dapat diinvestasikan secara berkala dan dapat dibeli atau dicairkan kapan saja sesuai ketentuan yang berlaku di prospektus. Jadi reksa dana dapat digunakan sesuai dengan jangka waktu jenjang pendidikan tiap anak,” ujar Ayu lebih lanjut.

    Masing-masing reksa dana menawarkan potensi imbal hasil sesuai dengan profil dan karakteristik produk tersebut. Semakin tinggi potensi imbal hasil, biasanya diikuti pula dengan potensi risikonya. Kuncinya adalah bagaimana kita memilih reksa dana yang sesuai dengan karakter risiko, tujuan investasi dan terutama jangka waktu berinvestasinya.

    Menurut Ayu, investor yang ingin produk dengan risiko relatif rendah atau jangka waktu berinvestasinya di bawah tiga tahun, lebih baik memilih reksa dana pendapatan tetap. Sementara bagi yang ingin menikmati pertumbuhan investasinya secara optimal dalam jangka panjang, maka reksa dana saham adalah pilihan yang paling tepat.

    Bagi investor yang ingin menikmati potensi pertumbuhan saham, dan pada saat yang sama ingin meredam risiko penurunannya di tengah pasar yang fluktuatif, bisa memilih reksa dana campuran yang alokasi investasi pada efek saham dan obligasinya akan disesuaikan oleh Manajer Investasi sesuai dengan kondisi pasar.

    Saat ini SAM memiliki produk terbaik yang dapat digunakan untuk menyiapkan dana pendidikan buah hati. Kami mengelola reksa dana saham SAM Indonesian Equity, dan SAM Sharia Equity Fund. Reksa dana campuran SAM Dana Berkembang Fund dan SAM Syariah Berimbang, dan reksa dana pendapatan tetap SAM Sukuk Syariah Sejahtera,” tambah Ayu.
    Kinerja produk SAM termasuk yang terbaik di kelasnya masih-masing dan menjadi unggulan lembaga pemeringkat reksa dana serta menjadi pilihan cerdas para investor berpengalaman. Kinerja tersebut merupakan hasil dari keahlian meracik strategi investasi yang tepat, pengalaman, serta semangat untuk selalu memberikan yang terbaik kepada nasabah.
    Dengan memahami dan menjadikan reksa dana sebagai suatu pilihan investasi sejak dini maka dana pendidikan anak dapat terencana dengan baik, sehingga orang tua tidak perlu merasa khawatir dengan masa depan pendidikan si buah hati di kemudian hari. Masa depan anak-anak kita adalah tanggung jawab kita. Rencanakan mulai sekarang.
    Mengantarkan si kecil pertama kali masuk sekolah merupakan bagian dari langkah awal dalam mewujudkan cita-cita si buah hati. Karena pendidikan adalah salah satu modal masa depan, kebanyakan orang tua memimipikan untuk dapat menyediakan pendidikan terbaik untuk si buah hati dan tidak jarang berkorban apapun juga agar dapat menyekolahkan sampai ke jenjang yang tertinggi. Namun, biaya pendidikan yang berkualitas tiap tahun terus membubung tinggi, sekitar 10%-20% setiap tahunnya, membuat orang tua harus ekstra cermat dalam memastikan tersedianya dana pendidikan sejak jauh-jauh hari.

    Associate Director PT Samuel Aset Manajemen (SAM), Ayu Widuri mengatakan “Untuk persiapan biaya pendidikan jangka panjang, orang tua dapat mempertimbangkan untuk “menabung” reksa dana karena secara jangka panjang produk investasi reksa dana dapat memberikan imbal hasil lebih optimal dan lebih tinggi dari tingkat inflasi.”

    “Reksa dana terdiri dari beberapa jenis, ada reksa dana pendapatan tetap, campuran dan saham. Baik yang konvensional maupun yang bersifat syariah. Dengan investasi awal yang terjangkau, dimulai dengan Rp 250 ribu saja, dapat diinvestasikan secara berkala dan dapat dibeli atau dicairkan kapan saja sesuai ketentuan yang berlaku di prospektus. Jadi reksa dana dapat digunakan sesuai dengan jangka waktu jenjang pendidikan tiap anak,” ujar Ayu lebih lanjut.

    Masing-masing reksa dana menawarkan potensi imbal hasil sesuai dengan profil dan karakteristik produk tersebut. Semakin tinggi potensi imbal hasil, biasanya diikuti pula dengan potensi risikonya. Kuncinya adalah bagaimana kita memilih reksa dana yang sesuai dengan karakter risiko, tujuan investasi dan terutama jangka waktu berinvestasinya.

    Menurut Ayu, investor yang ingin produk dengan risiko relatif rendah atau jangka waktu berinvestasinya di bawah tiga tahun, lebih baik memilih reksa dana pendapatan tetap. Sementara bagi yang ingin menikmati pertumbuhan investasinya secara optimal dalam jangka panjang, maka reksa dana saham adalah pilihan yang paling tepat.

    Bagi investor yang ingin menikmati potensi pertumbuhan saham, dan pada saat yang sama ingin meredam risiko penurunannya di tengah pasar yang fluktuatif, bisa memilih reksa dana campuran yang alokasi investasi pada efek saham dan obligasinya akan disesuaikan oleh Manajer Investasi sesuai dengan kondisi pasar.

    Saat ini SAM memiliki produk terbaik yang dapat digunakan untuk menyiapkan dana pendidikan buah hati. Kami mengelola reksa dana saham SAM Indonesian Equity, dan SAM Sharia Equity Fund. Reksa dana campuran SAM Dana Berkembang Fund dan SAM Syariah Berimbang, dan reksa dana pendapatan tetap SAM Sukuk Syariah Sejahtera,” tambah Ayu.

    Kinerja produk SAM termasuk yang terbaik di kelasnya masih-masing dan menjadi unggulan lembaga pemeringkat reksa dana serta menjadi pilihan cerdas para investor berpengalaman. Kinerja tersebut merupakan hasil dari keahlian meracik strategi investasi yang tepat, pengalaman, serta semangat untuk selalu memberikan yang terbaik kepada nasabah.

    Dengan memahami dan menjadikan reksa dana sebagai suatu pilihan investasi sejak dini maka dana pendidikan anak dapat terencana dengan baik, sehingga orang tua tidak perlu merasa khawatir dengan masa depan pendidikan si buah hati di kemudian hari. Masa depan anak-anak kita adalah tanggung jawab kita. Rencanakan mulai sekarang.

    ***

    Artikel dimuat di Harian Kontan, 2 Mei 2016.

    Pendidikan - PrintAds SAM - Feb 2016 - Kontan

     

  • Perencanaan Keuangan: Persiapkan Dana Sedari Dini Perencanaan Keuangan:Persiapkan Dana Sedari Dini

    Perencanaan Keuangan: Persiapkan Dana Sedari Dini Perencanaan Keuangan:Persiapkan Dana Sedari Dini

    Setiap manusia memiliki keinginan yang berbeda-beda dengan kebutuhan dana yang berbeda pula. Besarnya dana tersebut, akan mempengaruhi jangka waktu persiapan. Semakin besar dana yang dibutuhkan, maka akan lebih baik jika melakukan persiapan dari sedini mungkin.

    “Sebelum memulai semua persiapan, kita harus memahami terlebih dahulu mengapa kita perlu merencanakannya. Setidaknya ada tiga alasan yang melatarbelakangi hal ini,” ujar Associate Director Chief Business Development Officer PT Samuel Aset Manajemen (SAM) Ayu Widuri.

    Pertama, karena setiap dari kita memiliki kebutuhan dan keinginan dan semua itu membutuhkan dana yang besarannya berbeda. Kedua, faktor inflasi yang akan menggerus nilai uang yang dimiliki. Ketiga, faktor waktu. Setiap dari kita memiliki waktu yang terbatas dalam mengumpulkan uang. Biasanya batasan tersebut adalah usia produktif.

    “Berdasarkan ketiga alasan tersebut, kita pun membutuhkan perencanaan yang baik, terutama yang membutuhkan dana besar. Contohnya saja biaya pernikahan, pembelian rumah, pendidikan anak, dan dana pensiun.  Semakin banyak waktu yang dimiliki untuk persiapan, beban yang kita emban pun akan semakin ringan,” ujar Ayu.

    Dalam melakukan perencanaan, terdapat tiga langkah yang harus dijalani. Pertama adalah mencatat kebutuhan. Banyak sekali keinginan dan kebutuhan yang dimiliki, tapi apakah pernah kita mencatatnya? Catatlah supaya kita tahu berapa dana yang dibutuhkan. Setelah mencatat, susunlah daftar tersebut berdasarkan skala prioritas karena tentu tak semuanya bisa dipenuhi secara bersamaan.

    Kedua, melakukan financial check up. Dalam proses ini, kita akan mengetahui arus keluar masuk kas keuangan. Termasuk di dalamnya jumlah utang yang dimiliki, baik utang konsumtif seperti kartu kredit maupun utang produktif. Ada baiknya juga kita mengumpulkan bon yang dimiliki sehingga kita bisa menelusuri pengeluaran. Dengan adanya catatan tersebut, kita pun bisa mengetahui secara pasti kondisi keuangan. Berdasarkan hal ini kita bisa memulai proses berikutnya, yaitu mengatur dan menyiapkan anggaran.

    Dalam mengatur dan menyiapkan anggaran, ada rumus sederhana yang bisa diikuti sebagai permulaan, yaitu 70%, 20%, dan 10%. Persentase 70% digunakan untuk berbagai pengeluaran, dari konsumsi, transportasi, hingga biaya listrik dan telepon. Setelah itu, 20% digunakan untuk investasi atau menabung dan 10% untuk utang konsumtif, seperti kartu kredit.

    Seiring berjalannya waktu, kita bisa mengubah komposisi tersebut. Tentunya bukan untuk memperbesar utang konsumtif atau memperkecil persentase investasi dan menabung. Usahakan untuk menekan pengeluaran sehingga angka 70% dapat berkurang dan menambah bagian investasi dan menabung.

    “Hal yang harus kita pastikan kemudian adalah penempatan investasi. Tempatkan secara benar sehingga hasil yang kita dapatkan pun akan sesuai dengan yang dibutuhkan,” jelas Ayu. Menurutnya, bagi yang belum berpengalaman dalam berinvestasi, reksadana merupakan salah satu instrumen yang tepat karena kita akan dibantu Manajer Investasi berpengalaman dalam mengelolanya.

    “Biasanya SAM akan membantu dari awal sekali. Kami akan membantu mengonsultasikan produk yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan keuangan. Kami juga akan membantu menghitung berapa dana yang dibutuhkan untuk berinvestasi berdasarkan waktu yang dimiliki, misalnya menyiapkan dana untuk pernikahan” tutur Ayu.

    Persiapan pernikahan tidak hanya sebatas mental saja, tetapi juga soal keuangan. Walaupun sebagian besar dana biasanya disediakan oleh orang tua, tidak menutup kemungkinan ada juga pasangan yang memutuskan untuk membiayai pernikahan mereka sendiri. “Mempersiapkan dana pernikahan yang sebaiknya disiapkan sejak pertama kali memiliki pekerjaan dan gaji tetap meskipun mungkin Anda masih berstatus lajang atau belum punya  calon pasangan” ujar Ayu. Membuat perencanaan keuangan pernikahan sejak dini dinilai lebih penting dibandingkan harus meminjam uang ketika menikah sehingga harus menyicil tagihan setelahnya. Anda dapat memilih produk keuangan yang sesuai jangka waktu kapan Anda akan menikah. Misalnya, jika Anda berencana menikah tiga sampai lima tahun lagi, salah satu cara yang dapat dilakukan adalah mengalokasikan investasi ke produk reksadana.

     Wedding - PrintAds SAM - Feb 2016 - Kontan  -PREVIEW ONLY NOT FOR PREPRESS