Samuel Aset Manajemen

Tag: Reksadana

  • Pembagian Hasil Investasi (“PHI”) pada Reksa Dana SAM OBLIGASI OPTIMA Kelas D – Juli 2026

    Sehubungan dengan pengelolaan Reksa Dana SAM OBLIGASI OPTIMA (“Reksadana”), kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:

    1. Manajer Investasi akan melakukan Pembagian Hasil Investasi (PHI) yang berasal dari sebagian hasil investasi yang dibukukan oleh Reksadana selama periode 1 bulan terakhir kepada Pemegang Unit Penyertaan Kelas D
    2. PHI tersebut dilakukan dalam bentuk tunai atau non-tunai berupa Unit Penyertaan sebagaimana yang dimuat dalam prospektus Reksadana.
    3. Pemegang Unit Penyertaan Kelas D dengan nilai investasi saat cum date minimal Rp25.000.000 (dua puluh lima juta rupiah) akan menerima PHI secara tunai, sementara untuk Pemegang Unit Penyertaan Kelas D dengan nilai investasi saat cum date lebih rendah dari jumlah tersebut akan memperoleh PHI secara non-tunai berupa tambahan unit penyertaan.
    4. Manajer Investasi akan menetapkan cum date PHI pada tanggal 31 Juli 2026 dan Ex-date PHI pada tanggal 3 Agustus 2026
    5. Pembayaran PHI dalam bentuk tunai atau non-tunai berupa Unit Penyertaan akan dilakukan pada tanggal: 4 Agustus 2026
    6. Biaya transaksi yang timbul atas pembayaran PHI menjadi beban Pemegang Unit Penyertaan.
    7. Harga Nilai Aktiva Bersih (NAB) per unit akan terkoreksi sebesar nilai PHI per unit yang dibagikan kepada Pemegang Unit Penyertaan.
    8. Perkiraan PHI yang dibagikan kepada seluruh Pemegang Unit Penyertaan Kelas D adalah sekitar Rp275.000.000 (dua ratus tujuh puluh lima juta Rupiah)*)

    *) sebagai ilustrasi bila menggunakan Informasi NAB SAM OBLIGASI OPTIMA Kelas D per 28 Juli 2026 maka Nilai PHI yang dibagikan tersebut mendekati 0,47% NAB SAM OBLIGASI OPTIMA Kelas D atau Rp4,7 per unit.

    Demikian informasi ini kami sampaikan. Jika Bapak/Ibu memerlukan penjelasan lebih lanjut, dapat menghubungi narahubung PT Samuel Aset Manajemen atau melalui nomor telepon (021) 28548800 dan email [email protected].


    Download surat pemberitahuan PHI SOO-D Juli 2026

  • Pembagian Hasil Investasi (“PHI”) pada Reksa Dana SAM OBLIGASI OPTIMA Kelas D – Desember 2025

    Sehubungan dengan pengelolaan Reksa Dana SAM OBLIGASI OPTIMA (“Reksadana”), kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:

    1. Manajer Investasi akan melakukan Pembagian Hasil Investasi (PHI) yang berasal dari sebagian hasil investasi yang dibukukan oleh Reksadana selama periode 1 bulan terakhir kepada Pemegang Unit Penyertaan Kelas D
    2. PHI tersebut dilakukan dalam bentuk tunai atau non-tunai berupa Unit Penyertaan sebagaimana yang dimuat dalam prospektus Reksadana.
    3. Pemegang Unit Penyertaan Kelas D dengan nilai investasi saat cum date minimal Rp25.000.000 (dua puluh lima juta rupiah) akan menerima PHI secara tunai, sementara untuk Pemegang Unit Penyertaan Kelas D dengan nilai investasi saat cum date lebih rendah dari jumlah tersebut akan memperoleh PHI secara non-tunai berupa tambahan unit penyertaan.
    4. Manajer Investasi akan menetapkan cum date PHI pada tanggal 30 Desember 2025 dan Ex-date PHI pada tanggal 2 Januari 2026.
    5. Pembayaran PHI dalam bentuk tunai atau non-tunai berupa Unit Penyertaan akan dilakukan pada tanggal: 5 Januari 2026.
    6. Biaya transaksi yang timbul atas pembayaran PHI menjadi beban Pemegang Unit Penyertaan.
    7. Harga Nilai Aktiva Bersih (NAB) per unit akan terkoreksi sebesar nilai PHI per unit yang dibagikan kepada Pemegang Unit Penyertaan.
    8. Perkiraan PHI yang dibagikan kepada seluruh Pemegang Unit Penyertaan Kelas D adalah sekitar Rp270.000.000 (dua ratus tujuh puluh juta Rupiah)*)

    *) sebagai ilustrasi bila menggunakan Informasi NAB SAM OBLIGASI OPTIMA Kelas D per 19 Desember 2025 maka Nilai PHI yang dibagikan tersebut mendekati 0,49% NAB SAM OBLIGASI OPTIMA Kelas D atau Rp5,1 per unit.

    Demikian informasi ini kami sampaikan. Jika Bapak/Ibu memerlukan penjelasan lebih lanjut, dapat menghubungi narahubung PT Samuel Aset Manajemen atau melalui nomor telepon (021) 28548800 dan email [email protected].

    Download surat pemberitahuan PHI SOO-D Desember 2025

  • Pembagian Hasil Investasi (“PHI”) pada Reksa Dana SAM OBLIGASI OPTIMA Kelas D – Juni 2025

    Sehubungan dengan pengelolaan Reksa Dana SAM OBLIGASI OPTIMA (“Reksadana”), kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:

    1. Manajer Investasi akan melakukan Pembagian Hasil Investasi (PHI) yang berasal dari sebagian hasil investasi yang dibukukan oleh Reksadana selama periode 1 bulan terakhir kepada Pemegang Unit Penyertaan Kelas D
    2. PHI tersebut dilakukan dalam bentuk tunai atau non-tunai berupa Unit Penyertaan sebagaimana yang dimuat dalam prospektus Reksadana.
    3. Pemegang Unit Penyertaan Kelas D dengan nilai investasi saat cum date minimal Rp25.000.000 (dua puluh lima juta rupiah) akan menerima PHI secara tunai, sementara untuk Pemegang Unit Penyertaan Kelas D dengan nilai investasi saat cum date lebih rendah dari jumlah tersebut akan memperoleh PHI secara non-tunai berupa tambahan unit penyertaan.
    4. Manajer Investasi akan menetapkan cum date PHI pada tanggal 30 Juni 2025 dan Ex-date PHI pada tanggal 1 Juli 2025
    5. Pembayaran PHI dalam bentuk tunai atau non-tunai berupa Unit Penyertaan akan dilakukan pada tanggal: 2 Juli 2025.
    6. Biaya transaksi yang timbul atas pembayaran PHI menjadi beban Pemegang Unit Penyertaan.
    7. Harga Nilai Aktiva Bersih (NAB) per unit akan terkoreksi sebesar nilai PHI per unit yang dibagikan kepada Pemegang Unit Penyertaan.
    8. Perkiraan PHI yang dibagikan kepada seluruh Pemegang Unit Penyertaan Kelas D adalah sekitar Rp175.000.000 (seratus tujuh puluh lima juta rupiah).*)

    *) sebagai ilustrasi bila menggunakan Informasi NAB SAM OBLIGASI OPTIMA Kelas D per 23 Juni 2025 maka Nilai PHI yang dibagikan tersebut mendekati 0,44% atau Rp4,44 per unit.

    Demikian informasi ini kami sampaikan. Jika Bapak/Ibu memerlukan penjelasan lebih lanjut, dapat menghubungi narahubung PT Samuel Aset Manajemen atau melalui nomor telepon (021) 28548800 dan email [email protected].

    download surat pemberitahuan

  • Pembagian Hasil Investasi (PHI) pada Reksa Dana SAM OBLIGASI OPTIMA Kelas D – April 2025

    Sehubungan dengan pengelolaan Reksa Dana SAM OBLIGASI OPTIMA (“Reksadana”), kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:

    1. Manajer Investasi akan melakukan Pembagian Hasil Investasi (PHI) yang berasal dari sebagian hasil investasi yang dibukukan oleh Reksadana selama periode 1 bulan terakhir kepada Pemegang Unit Penyertaan Kelas D
    2. PHI tersebut dilakukan dalam bentuk tunai atau non-tunai berupa Unit Penyertaan sebagaimana yang dimuat dalam prospektus Reksadana.
    3. Pemegang Unit Penyertaan Kelas D dengan nilai investasi saat cum date minimal Rp25.000.000 (dua puluh lima juta rupiah) akan menerima PHI secara tunai, sementara untuk Pemegang Unit Penyertaan Kelas D dengan nilai investasi saat cum date lebih rendah dari jumlah tersebut akan memperoleh PHI secara non-tunai berupa tambahan unit penyertaan. 
    4. Manajer Investasi akan menetapkan cum date PHI pada tanggal  30 April 2025 dan Ex-date PHI pada tanggal 2 Mei 2025.
    5. Pembayaran PHI dalam bentuk tunai atau non-tunai berupa Unit Penyertaan akan dilakukan pada tanggal: 5 Mei 2025.
    6. Biaya transaksi yang timbul atas pembayaran PHI menjadi beban Pemegang Unit Penyertaan.
    7. Harga Nilai Aktiva Bersih (NAB) per unit akan terkoreksi sebesar nilai PHI per unit yang dibagikan kepada Pemegang Unit Penyertaan.
    8. Perkiraan PHI yang dibagikan kepada seluruh Pemegang Unit Penyertaan Kelas D adalah sekitar Rp140.000.000 (seratus empat puluh juta rupiah ).*)

    *) sebagai ilustrasi bila menggunakan Informasi NAB SAM OBLIGASI OPTIMA Kelas D per 28 April 2025 maka Nilai PHI yang dibagikan tersebut mendekati 0.47%  atau Rp4.68 per unit.

    Demikian informasi ini kami sampaikan. Jika Bapak/Ibu memerlukan penjelasan lebih lanjut, dapat menghubungi narahubung PT Samuel Aset Manajemen atau melalui nomor telepon (021) 28548800 dan email [email protected]. 

    PT Samuel Aset Manajemen

  • Pembagian Hasil Investasi Reksa Dana SAM OBLIGASI OPTIMA Kelas D – Januari 2025

    Sehubungan dengan pengelolaan Reksa Dana SAM OBLIGASI OPTIMA (“Reksadana”), kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:

    1. Manajer Investasi akan melakukan Pembagian Hasil Investasi (PHI) yang berasal dari sebagian hasil investasi yang dibukukan oleh Reksadana selama periode 1 bulan terakhir kepada Pemegang Unit Penyertaan Kelas D
    2. PHI tersebut dilakukan dalam bentuk tunai atau non-tunai berupa Unit Penyertaan sebagaimana yang dimuat dalam prospektus Reksadana.
    3. Pemegang Unit Penyertaan Kelas D dengan nilai investasi saat cum date minimal Rp25.000.000 (dua puluh lima juta rupiah) akan menerima PHI secara tunai, sementara untuk Pemegang Unit Penyertaan Kelas D dengan nilai investasi saat cum date lebih rendah dari jumlah tersebut akan memperoleh PHI secara non-tunai berupa tambahan unit penyertaan.
    4. Manajer Investasi akan menetapkan cum date PHI pada tanggal: 31 Januari 2025 dan Ex-date PHI pada tanggal: 03 Februari 2025 .
    5. Pembayaran PHI dalam bentuk tunai atau non-tunai berupa Unit Penyertaan akan dilakukan pada tanggal: 04 Februari 2025.
    6. Biaya transaksi yang timbul atas pembayaran PHI menjadi beban Pemegang Unit Penyertaan.
    7. Harga Nilai Aktiva Bersih (NAB) per unit akan terkoreksi sebesar nilai PHI per unit yang dibagikan kepada Pemegang Unit Penyertaan.
    8. Perkiraan PHI yang dibagikan kepada seluruh Pemegang Unit Penyertaan Kelas D adalah sekitar Rp115,000,000.00 (seratus lima belas juta rupiah ).*)

      *) sebagai ilustrasi bila menggunakan Informasi NAB SAM OBLIGASI OPTIMA Kelas D per 24 Januari 2025 maka Nilai PHI yang dibagikan tersebut mendekati 0.42% atau Rp 4.18 per unit.

      Demikian informasi ini kami sampaikan. Jika Bapak/Ibu memerlukan penjelasan lebih lanjut, dapat menghubungi narahubung PT Samuel Aset Manajemen atau melalui nomor telepon (021) 28548800 dan email [email protected].

    download surat pemberitahuan

  • Pembagian Hasil Investasi (PHI”) pada Reksa Dana SAM OBLIGASI OPTIMA Kelas D – Oktober 2024

    Sehubungan dengan pengelolaan Reksa Dana SAM OBLIGASI OPTIMA (“Reksadana“), kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:

    1. Manajer Investasi akan melakukan Pembagian Hasil Investasi (PHI) yang berasal dari sebagian hasil investasi yang dibukukan oleh Reksadana selama periode 1 bulan terakhir kepada Pemegang Unit Penyertaan Kelas D
    2. PHI tersebut dilakukan dalam bentuk tunai atau non-tunai berupa Unit Penyertaan sebagaimana yang dimuat dalam prospektus Reksadana.
    3. Pemegang Unit Penyertaan Kelas D dengan nilai investasi saat cum date minimal Rp25.000.000 (dua puluh lima juta rupiah) akan menerima PHI secara tunai, sementara untuk Pemegang Unit Penyertaan Kelas D dengan nilai investasi saat cum date lebih rendah dari jumlah tersebut akan memperoleh PHI secara non-tunai berupa tambahan unit penyertaan.
    4. Manajer Investasi akan menetapkan cum date PHI pada tanggal: 31 Oktober 2024 dan Ex-date PHI pada tanggal: 1 November 2024
    5. Pembayaran PHI dalam bentuk tunai atau non-tunai berupa Unit Penyertaan akan dilakukan pada tanggal: 4 November 2024.
    6. Biaya transaksi yang timbul atas pembayaran PHI menjadi beban Pemegang Unit Penyertaan.
    7. Harga Nilai Aktiva Bersih (NAB) per unit akan terkoreksi sebesar nilai PHI per unit yang dibagikan kepada Pemegang Unit Penyertaan.
    8. Perkiraan PHI yang dibagikan kepada seluruh Pemegang Unit Penyertaan Kelas D adalah sekitar Rp100.000.000,- (seratus juta rupiah).*)

    *) sebagai ilustrasi bila menggunakan Informasi NAB SAM OBLIGASI OPTIMA Kelas D per 28 Oktober 2024 maka Nilai PHI yang dibagikan tersebut mendekati 0,40% atau Rp4,04per unit.

    Demikian informasi ini kami sampaikan. Jika Bapak/Ibu memerlukan penjelasan lebih lanjut, dapat menghubungi narahubung PT Samuel Aset Manajemen atau melalui nomor telepon (021) 28548800 dan email [email protected].

    Download surat pemberitahuan

  • Pembagian Hasil Investasi (“PHI”) pada Reksa Dana SAM OBLIGASI OPTIMA Kelas D – September 2024

    Sehubungan dengan pengelolaan Reksa Dana SAM OBLIGASI OPTIMA (“Reksadana“), kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:

    1. Manajer Investasi akan melakukan Pembagian Hasil Investasi (PHI) yang berasal dari sebagian hasil investasi yang dibukukan oleh Reksadana selama periode 1 bulan terakhir kepada Pemegang Unit Penyertaan Kelas D
    2. PHI tersebut dilakukan dalam bentuk tunai atau non-tunai berupa Unit Penyertaan sebagaimana yang dimuat dalam prospektus Reksadana.
    3. Pemegang Unit Penyertaan Kelas D dengan nilai investasi saat cum date minimal Rp25.000.000 (dua puluh lima juta rupiah) akan menerima PHI secara tunai, sementara untuk Pemegang Unit Penyertaan Kelas D dengan nilai investasi saat cum date lebih rendah dari jumlah tersebut akan memperoleh PHI secara non-tunai berupa tambahan unit penyertaan.
    4. Manajer Investasi akan menetapkan cum date PHI pada tanggal: 30 September  2024 dan Ex-date PHI pada tanggal: 1 Oktober 2024
    5. Pembayaran PHI dalam bentuk tunai atau non-tunai berupa Unit Penyertaan akan dilakukan pada tanggal: 2 Oktober 2024.
    6. Biaya transaksi yang timbul atas pembayaran PHI menjadi beban Pemegang Unit Penyertaan.
    7. Harga Nilai Aktiva Bersih (NAB) per unit akan terkoreksi sebesar nilai PHI per unit yang dibagikan kepada Pemegang Unit Penyertaan.
    8. Perkiraan PHI yang dibagikan kepada seluruh Pemegang Unit Penyertaan Kelas D adalah sekitar Rp85.000.000,- (delapan puluh lima juta rupiah).*)

    *) sebagai ilustrasi bila menggunakan Informasi NAB SAM OBLIGASI OPTIMA Kelas D per 23 September 2024 maka Nilai PHI yang dibagikan tersebut mendekati 0,50% atau Rp6,15 per unit.

    Demikian informasi ini kami sampaikan. Jika Bapak/Ibu memerlukan penjelasan lebih lanjut, dapat menghubungi narahubung PT Samuel Aset Manajemen atau melalui nomor telepon (021) 28548800 dan email [email protected].

  • Indonesia, Ekonomi Kuat Rakyat SejahteraIndonesia, Ekonomi Kuat Rakyat Sejahtera

    Indonesia, Ekonomi Kuat Rakyat SejahteraIndonesia, Ekonomi Kuat Rakyat Sejahtera

    Pada ulang tahunnya yang ke-71 tahun, Indonesia mencatatkan pertumbuhan yang manis dari segi perekonomian. Indonesia disebut-sebut sebagai tempat berinvestasi yang baik dan menjadi incaran banyak investor, di sektor riil maupun investasi portofolio. Perkembangan ini pun berdampak baik bagi kehidupan dan kesejahteraan di Indonesia secara nyata.

    Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat bentuk Penanaman Modal Asing (PMA) untuk selama semester I 2016 meningkat 12,3% yoy dan dana asing yang masuk ke pasar saham dan obligasi tercatat hampir US$ 10 miliar hingga akhir Juli 2016 lalu. Majalah The Economist pun mencatat Indonesia sebagai tiga negara terbesar di Asia yang menjadi tujuan investasi paling menarik.

    Posisi ekonomi Indonesia memang semakin diperhitungkan dari tahun ke tahun. Bagaimana tidak, di tengah keadaan ekonomi dunia yang sedang resesi seperti yang terjadi di Jepang dan Uni Eropa, Indonesia berhasil mencatatkan pertumbuhan ekonomi meningkat 5,18% yoy pada triwulan ke-2 2016. “Angka ini mencatatkan Indonesia sebagai negara ke-4 tertinggi se-Asia dalam hal pertumbuhan ekonomi. Dengan rencana pemerintah membangun infrastruktur dalam skala besar, Indonesia pun semakin menjadi incaran para investor karena prospek ekonomi jangka menengah-panjang yang positif,” tutur ekonom Samuel Aset Manajemen (SAM), Dr. Lana Soelistianingsih.

    Tingginya investasi yang ditanamkan akan sejalan dengan penghidupan masyarakat yang lebih baik dan sejahtera. Investasi sendiri merupakan salah komponen Gross Domestic Bruto (GDP) dan langkah awal kegiatan produksi. Kegiatan investasi memungkinkan masyarakat meningkatkan kegiatan ekonomi dan membuka banyak lapangan pekerjaan sehingga taraf hidup pun dapat meningkat.

    Sayangnya, dalam pikiran banyak orang di Indonesia, investasi merupakan sebuah kegiatan yang membutuhkan banyak orang dan untuk kalangan tertentu saja. Padahal kenyataannya tidaklah demikian. Investasi merupakan sebuah kegiatan yang dapat dilakukan oleh siapa saja dan kapan saja, misalnya melalui reksa dana.

    Reksa dana merupakan salah satu instrumen investasi dari produk keuangan yang dapat dengan mudah diakses oleh siapa saja dengan biaya yang terjangkau. Misalnya saja di SAM, seseorang dapat berinvestasi hanya dengan bermodalkan Rp 250 ribu. Pilihannya pun bervariasi dan dapat dipilih sesuai dengan tujuan seseorang berinvestasi, seperti reksa dana pendapatan tetap, reksa dana campuran dan reksa dana saham. Reksa dana juga memiliki produk syariah yang sesuai, diatur, dan diawasi secara saksama oleh Dewan Pengawasan Syariah. Saat ini SAM mengelola reksa dana untuk publik yang mempunyai rekam jejak dan kinerja yang memuaskan, beberapa di antaranya adalah yang terbaik di kelasnya, yaitu SAM Sukuk Syariah Sejahtera, SAM Syariah Berimbang, SAM Sharia Equity Fund, SAM Dana Berkembang dan SAM Indonesian Equity Fund.

    “Bagi yang bingung memilih produk reksa dana apa yang paling sesuai, konsultasi merupakan hal yang harus dilakukan. Di SAM sendiri kami selalu memberikan konsultasi dan edukasi sehingga seseorang berinvestasi di instrumen yang dapat membawa dirinya mencapai tujuan yang diinginkan. Calon investor pun harus jeli dalam memilih, jangan sampai terjebak dalam investasi bodong atau palsu,” jelas Associate Director SAM, Ayu Widuri.

    Tujuan memang penting dalam menentukan produk investasi yang dipilih. Apa contoh tujuan dalam berinvestasi? Misalnya saja menyiapkan dana pendidikan bagi anak sehingga sang buah hati dapat memiliki masa depan yang lebih cerah. Seperti diketahui dari tahun ke tahun biaya pendidikan terus meningkat dengan tingkat inflasi mencapai 20% per tahun. Tidaklah mudah bagi orang tua untuk menyiapkan dana, terutama jika mengandalkan uang tabungan yang bunganya tak sebesar inflasi yang terjadi.

    Investasi pada reksa dana memang menjadi jawaban banyak orang tua untuk memastikan sang anak bisa mendapatkan pendidikan terbaik. Pendidikan merupakan salah satu warisan terbaik yang dapat diberikan oleh orang tua, tak hanya bagi anak itu sendiri, tetapi juga bagi nusa dan bangsa. Dengan pendidikan yang baik, sang anak dapat meningkatkan kesejahteraan hidupnya dan memiliki penghidupan yang lebih baik. Untuk memastikan hal tersebut tercapai, reksa dana merupakan salah satu pilihan yang sangat tepat.

    Tentu saja masih banyak tujuan yang dapat diraih melalui investasi reksa dana. “Membeli rumah idaman, mengumpulkan aset produktif, biaya pernikahan, liburan, hingga persiapan dana merupakan contoh lainnya yang kerap ditemukan di SAM. Kami pun berusaha sekuat mungkin untuk membantu mereka mencapai tujuan tersebut sehingga hidup bisa menjadi lebih baik. SAM mengajak masyarakat untuk bertransformasi menjadi Masyarakat Investasi dengan menikmati semua potensi terbaik dari pasar modal Indonesia dan menjadikan SAM sebagai mitra terbaik bagi investor institusi dan perorangan dalam meraih masa depan yang lebih makmur dan sejahtera, ujar Ayu lebih lajut.

    ***

    Artikel terbit di Harian Kontan, 16 Agustus 2016, hal. 13

    Pahlawan - PrintAds SAM -  2016 - Kontan

  • Reksa Dana Syariah, Pilihan Menarik Instrumen Investasi Reksa Dana Syariah, Pilihan Menarik Instrumen Investasi

    Reksa Dana Syariah, Pilihan Menarik Instrumen Investasi Reksa Dana Syariah, Pilihan Menarik Instrumen Investasi

    Sejatinya reksa dana syariah memiliki prinsip yang sama dengan reksa dana konvensional dalam hal analisis dan prinsip kehati-hatian. Perbedaan paling dasar di antara keduanya terletak dalam pemilihan perusahaan yang akan digunakan dalam portofolio investasi. Perusahaan yang dapat dipilih dalam reksa dana berbasis syariah adalah perusahaan yang mengikuti prinsip syariah dan terdaftar dalam Daftar Efek Syariah (DES) karena tidak semua perusahaan dapat dipilih.

    Perusahaan-perusahaan yang terdaftar dalam DES pun akan ditinjau kembali setiap enam bulan sekali untuk memastikan perusahaan tersebut tetap mengikuti prinsip syariah. Dalam jangka waktu tersebut pula DES akan melakukan penyesuaian apabila ada perusahaan yang baru tercatat atau dihapuskan. Selain perusahaan, efek sukuk dan pasar uang syariah pun menjadi tempat untuk menanamkan investasinya.

    Hal ini membuat reksa dana syariah menarik untuk dijadikan divergensi portofolio investasi. Biasanya, ketika reksa dana konvensional dalam kondisi menurun, reksa dana syariah akan mengalami penguatan. Dengan demikian, investor akan selalu mendapatkan keuntungan di kondisi apapun. Walaupun tak menutup kemungkinan kedua reksa dana tersebut akan mengalami kenaikan dan penurunan pada saat yang bersamaan.

    Chief Operating Officer PT Samuel Aset Manajemen (SAM), Intan Syah Ichsan menyatakan reksadana syariah dapat memberikan imbal hasil yang menarik, sama seperti reksa dana konvensional. “Tak dapat dipungkiri dalam dua-tiga tahun terakhir ini kondisi reksa dana syariah sedang menurun. Hal ini disebabkan harga komoditas yang mengalami penurunan yang cukup signifikan. Walaupun demikian, kami optimis di tahun ini reksa dana syariah akan mengalami perbaikan,” ujar Ichsan.

    Optimisme ini berdasarkan pada keadaan domestik Indonesia yang membaik. Ichsan melihat pemerintah mulai solid dan tegas dalam membuat keputusan serta pendanaan infrastruktur yang mulai berjalan. Dengan demikian, confidence para investor pun mulai positif sehingga kondisi iklim investasi secara keseluruhan pun akan semakin membaik.

     Reksadana Syariah SAM

    SAM sebagai salah satu perusahaan manajemen investasi terbesar di Indonesia memiliki tiga produk yang dapat mewakili tiga karakter investasi seseorang, yaitu SAM Syariah Berimbang, SAM Sukuk Syariah Sejahtera, dan SAM Sharia Equity Fund. Ketiga produk ini dibuat untuk memberikan kebebasan bagi para investor ataupun calon investor untuk memilih yang sesuai dengan kebutuhan dan kenyamanan mereka.

    Menurut Ichsan, antusiasme masyarakat ataupun institusi di Indonesia terhadap produk reksa dana syariah cukup tinggi. Tak hanya di kalangan yang beragama Islam, tetapi juga bagi semua kalangan agama. “Di SAM terlihat banyak institusi non-Islam menempatkan investasinya di reksa dana syariah. Terutama institusi yang mementingkan ethical aspect dalam pemilihannya. Perusahaan yang tergabung dalam DES sudah terbukti menjalankan perusahaan sesuai dengan moral dan etika serta governance yang lebih ketat,” tutur Ichsan.

    Oleh sebab itu, reksa dana syariah pun menjadi semakin menarik untuk dijadikan sebagai instrumen investasi. Apalagi penyertaan minimum investasinya pun terbilang rendah. Di SAM, cukup dengan Rp 250 ribu Anda sudah bisa berinvestasi. Menarik bukan?

    ***

    Artikel juga tayang di Harian Kontan, 30 Mar 2016, hal 12

    Haji - PrintAds SAM -  2016 - Kontan