Samuel Aset Manajemen

Tag: Best Mutual Fund

  • Reksadana Terbaru SAM DANA KAS

    Reksadana Terbaru SAM DANA KAS

    PT Samuel Aset Manajemen (SAM), pada 10 Februari 2017 yang lalu, untuk pertama kalinya meluncurkan produk reksadana pasar uang yang diberi nama SAM Dana Kas. Bagi yang membutuhkan instrumen investasi jangka pendek, SAM Dana Kas merupakan pilihan menarik dari perusahaan manajer investasi yang telah memiliki rekam jejak yang terpercaya.

    Kami merasakan kebutuhan besar di masyarakat akan alternatif investasi jangka pendek yang likuid, bisa dibeli dan ditarik setiap saat, memiliki tingkat volatilitas yang rendah, dan mampu memberikan imbal hasil yang lebih tinggi dari deposito,” ujar Direktur Utama SAM Agus B. Yanuar. Dia menambahkan, SAM memperkirakan imbal hasil instrumen pasar uang akan meningkat ke depannya sejalan dengan potensi kenaikan tingkat bunga dan inflasi.

    Hal ini tentu sangat menarik bagi para calon investor ataupun investor yang sedang ingin mencari ceruk investasi lainnya. Modal yang dibutuhkan pun tidak perlu besar, cukup dengan pembelian awal minimal Rp 100.000,-, Anda sudah bisa memiliki investasi reksadana. Menurut Agus, SAM Dana Kas berpotensi memberikan return sekitar 7% net per tahun. SAM Dana Kas menggunakan CIMB Niaga sebagai Bank Kustodian, dengan pos biaya jasa manajer investasi maksimal 1.5% per tahun dan imbal jasa bank kustodian maksimal 0.15% per tahun.

    Pertanyaannya kemudian, apa kelebihan SAM Dana Kas dibanding reksadana pasar uang lainnya yang telah ada di pasar saat ini? Selain memberikan tingkat imbah hasil yang menarik serta likuiditas yang tinggi, para investor SAM Dana Kas juga bisa dengan mudah mengalihkan investasinya ke jenis produk reksa dana SAM lainnya pada Bank Kustodian yang sama.

    Strategi utama SAM Dana Kas adalah menempatkan sebagian besar dana kelolaan dalam instrumen obligasi yang umumnya memberikan imbal hasil lebih tinggi dibandingkan dengan deposito. Dalam pemilihan obligasi, SAM akan berinvestasi pada obligasi dengan imbal hasil yang baik, likuid, serta risiko fundamentalnya terukur dan dapat dikelola. Komposisi SAM Dana Kas saat ini adalah 75% di obligasi yang akan jatuh tempo di bawah satu tahun dan 25% di instrumen pasar uang lainnya.

    Bagi investor yang membutuhkan produk yang konservatif, jangka waktu berinvestasinya relatif pendek dan sewaktu-waktu perlu menarik investasinya, reksadana pasar uang adalah produk pilihan yang paling sesuai. Karena efek yang jadi aset dasar reksa dana ini disesuaikan dengan kebutuhan tersebut.

    Tentang kondisi ekonomi Indonesia tahun 2017, secara umum SAM memandangnya dengan optimis. GDP Indonesia diperkirakan akan tumbuh sebesar 5,18% ditopang oleh konsumsi domestik dan membaiknya harga-harga komoditas utama yang jadi andalan ekspor kita. Secara rata-rata, pertumbuhan laba perusahaan-perusahaan kita, terutama yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, berkisar antara 12% sampai dengan 13,5%. Dan biasanya akan tercermin pada potensi kenaikan IHSG dengan kisaran yang sama.

    Sejalan dengan meningkatnya pemahaman tentang perlunya berinvestasi untuk mencapai tujuan-tujuan keuangan jangka pendek, menengah dan panjang, partisipasi investor domestik kita di pasar modal, baik dari kalangan institusi maupun perorangan, setiap tahunnya makin meningkat. Hal ini membuat industri keuangan Indonesia semakin tumbuh dan berkembang. SAM yang selama 20 tahun usianya ini menempatkan diri sebagai Your Lifelong Invesment Partner, mengajak masyarakat Indonesia untuk juga menikmati pertumbuhan ekonomi Indonesia tersebut dengan cara berinvestasi di reksa dana yang sesuai dengan tujuan keuangan masing-masing.

  • Ekonomi Indonesia Cerah, Investasi Reksa Dana BersinarEkonomi Indonesia Cerah, Investasi Reksa Dana Bersinar

    Ekonomi Indonesia Cerah, Investasi Reksa Dana BersinarEkonomi Indonesia Cerah, Investasi Reksa Dana Bersinar

    Tahun 2016 mendekati akhir dan tahun baru segera menyambut. Bagaimanakah perkiraan kondisi perekonomian Indonesia pada tahun 2017? Apakah iklim investasi akan ramah bagi para investor dan sektor apa saja yang paling prospektif?

    Secara garis besar, ekonomi Indonesia di tahun 2017 akan tetap positif dan berpotensi lebih baik dibanding 2016. Pertumbuhan didorong oleh sektor konsumsi dalam negeri di tengah ekonomi global yang masih relatif stagnan. Daya beli konsumen diharapkan akan tetap tinggi dengan dorongan stimulus dari pemerintah dan membaiknya harga-harga komoditas ekspor kita.

    Stimulus-stimulus tersebut tersirat dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2017 yang lebih ekspansif, melalui disetujuinya defisit APBN 2017 sebesar 2,4%. Pengeluaran belanja negara masih difokuskan pada pembangunan berbagai proyek infrastruktur yang bisa membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Sehingga tercipta efek pengganda atau multiplier terhadap konsumsi rumah tangga dan menambah daya dorong perekonomian untuk bisa tumbuh di atas 5%.

    Dalam APBN 2017, ekonomi Indonesia diperkirakan tumbuh sebesar 5,1%. Perkiraan yang konservatif ini terkait dengan potensi tidak tercapainya target penerimaan pajak tahun 2017. Tax Amnesty yang mulai dijalankan tahun 2016 diperkirakan baru akan terasa penuh manfaatnya pada tahun 2018. Ada beberapa reformasi perpajakan yang diharapkan bisa berlaku mulai tahun depan yang berdampak positif terhadap perekonomian.

    Menurut Bank Dunia, ekonomi Indonesia bisa tumbuh 5,3% tahun depan, walaupun ada kemungkinan proyeksi tersebut dapat diturunkan jika pertumbuhan ekonomi global kembali terpangkas. Hasil pemilihan Presiden AS pun akan mewarnai arah perekonomian global yang juga berpengaruh terhadap ekonomi kita.

    Ada beberapa faktor positif bagi perekonomian Indonesia pada tahun 2017. Dari dalam negeri, tingkat inflasi yang masih rendah, suku bunga yang berpotensi turun, dan kredit perbankan yang mulai naik. Sedangkan dari luar negeri, kemungkinan kenaikan suku bunga The Fed tidak agresif, diperkirakan antara 25-50 bps, bank sentral 4 negara utama masih akan memompa likuiditas, dan harga komoditas yang mulai membaik.

    Sektor yang diperkirakan prospektif dan tumbuh baik di 2017 masih yang berkaitan dengan struktur demografi. Di antaranya adalah sektor perbankan, sektor properti, sektor ritel/perdagangan, sektor farmasi/rumah sakit, dan sektor komoditas. Sedangkan sektor konstruksi, sektor konsumsi, dan sektor telekomunikasi relatif tetap stabil.

    Potensi Investasi Reksa Dana
    Pertumbuhan ekonomi yang positif akan membuat dunia investasi bergairah, termasuk reksa dana. Terlihat dari peningkatan dana kelolaan yang tumbuh dari Rp 270 triliun pada tahun 2015 menjadi sekitar Rp 500 triliun di akhir tahun 2016 ini.

    Menurut Agus B. Yanuar, Direktur Utama Samuel Aset Manajemen (SAM), industri reksa dana semakin membaik dari tahun ke tahun.
    “Ada beberapa katalis positif yang berpotensi mendorong industri reksa dana di tahun 2017. Rupiah yang stabil, kinerja keuangan Emiten yang meningkat, perbaikan pada data makro, penguatan harga komoditas, tingkat bunga rendah, inflasi yang terukur, minat investor global pada emerging market yang tetap tinggi, dan banjirnya likuiditas global akan menempatkan IHSG ke tingkat yang lebih tinggi dengan potensi naik 15%-20% tahun depan.

    Bertambahnya partisipasi investor institusi dan semakin meningkatnya pemahaman investor individu tentang perlunya berinvestasi untuk tujuan keuangan jangka menengah dan jangka panjang, akan membuat produk reksa dana semakin menjadi pilihan,” jelas Agus.
    Imbal hasil produk reksa dana sesuai dengan jenis produk dan aset dasarnya. Reksa dana saham berpotensi memberikan imbal hasil antara 18%-25%, reksa dana campuran 13,5%-15%, reksa dana obligasi 7%-12%, sementara reksa dana pasar uang 4%-5%.

    Sejalan dengan meningkatnya minat masyarakat untuk berinvestasi pada produk reksa dana, SAM sebagai perusahaan Manajer Investasi handal senantiasa menawarkan produk-produk berkualitas. Dan untuk melengkapi ragam produk yang dapat dinikmati investor, tidak lama lagi SAM akan meluncurkan Reksa Dana Pasar Uang dan Reksa Dana Dollar.

    “Semua produk SAM yang menarik dengan imbal hasil yang baik itu, diharapkan dapat menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat dalam mencapai tujuan keuangannya masing-masing, sesuai dengan misi SAM untuk menjadi Your Lifelong Investment Partner” tutup Agus.

    —

    artikel dipublish di Tabloid Kontan, edisi khusus Proyeksi 2017, terbit 11 Nov 2016

    Iklan Chef - PrintAds SAM - Nov 2016 -231x185 Kontan - FA copy

  • Reksa Dana Syariah, Pilihan Menarik Instrumen Investasi Reksa Dana Syariah, Pilihan Menarik Instrumen Investasi

    Reksa Dana Syariah, Pilihan Menarik Instrumen Investasi Reksa Dana Syariah, Pilihan Menarik Instrumen Investasi

    Sejatinya reksa dana syariah memiliki prinsip yang sama dengan reksa dana konvensional dalam hal analisis dan prinsip kehati-hatian. Perbedaan paling dasar di antara keduanya terletak dalam pemilihan perusahaan yang akan digunakan dalam portofolio investasi. Perusahaan yang dapat dipilih dalam reksa dana berbasis syariah adalah perusahaan yang mengikuti prinsip syariah dan terdaftar dalam Daftar Efek Syariah (DES) karena tidak semua perusahaan dapat dipilih.

    Perusahaan-perusahaan yang terdaftar dalam DES pun akan ditinjau kembali setiap enam bulan sekali untuk memastikan perusahaan tersebut tetap mengikuti prinsip syariah. Dalam jangka waktu tersebut pula DES akan melakukan penyesuaian apabila ada perusahaan yang baru tercatat atau dihapuskan. Selain perusahaan, efek sukuk dan pasar uang syariah pun menjadi tempat untuk menanamkan investasinya.

    Hal ini membuat reksa dana syariah menarik untuk dijadikan divergensi portofolio investasi. Biasanya, ketika reksa dana konvensional dalam kondisi menurun, reksa dana syariah akan mengalami penguatan. Dengan demikian, investor akan selalu mendapatkan keuntungan di kondisi apapun. Walaupun tak menutup kemungkinan kedua reksa dana tersebut akan mengalami kenaikan dan penurunan pada saat yang bersamaan.

    Chief Operating Officer PT Samuel Aset Manajemen (SAM), Intan Syah Ichsan menyatakan reksadana syariah dapat memberikan imbal hasil yang menarik, sama seperti reksa dana konvensional. “Tak dapat dipungkiri dalam dua-tiga tahun terakhir ini kondisi reksa dana syariah sedang menurun. Hal ini disebabkan harga komoditas yang mengalami penurunan yang cukup signifikan. Walaupun demikian, kami optimis di tahun ini reksa dana syariah akan mengalami perbaikan,” ujar Ichsan.

    Optimisme ini berdasarkan pada keadaan domestik Indonesia yang membaik. Ichsan melihat pemerintah mulai solid dan tegas dalam membuat keputusan serta pendanaan infrastruktur yang mulai berjalan. Dengan demikian, confidence para investor pun mulai positif sehingga kondisi iklim investasi secara keseluruhan pun akan semakin membaik.

     Reksadana Syariah SAM

    SAM sebagai salah satu perusahaan manajemen investasi terbesar di Indonesia memiliki tiga produk yang dapat mewakili tiga karakter investasi seseorang, yaitu SAM Syariah Berimbang, SAM Sukuk Syariah Sejahtera, dan SAM Sharia Equity Fund. Ketiga produk ini dibuat untuk memberikan kebebasan bagi para investor ataupun calon investor untuk memilih yang sesuai dengan kebutuhan dan kenyamanan mereka.

    Menurut Ichsan, antusiasme masyarakat ataupun institusi di Indonesia terhadap produk reksa dana syariah cukup tinggi. Tak hanya di kalangan yang beragama Islam, tetapi juga bagi semua kalangan agama. “Di SAM terlihat banyak institusi non-Islam menempatkan investasinya di reksa dana syariah. Terutama institusi yang mementingkan ethical aspect dalam pemilihannya. Perusahaan yang tergabung dalam DES sudah terbukti menjalankan perusahaan sesuai dengan moral dan etika serta governance yang lebih ketat,” tutur Ichsan.

    Oleh sebab itu, reksa dana syariah pun menjadi semakin menarik untuk dijadikan sebagai instrumen investasi. Apalagi penyertaan minimum investasinya pun terbilang rendah. Di SAM, cukup dengan Rp 250 ribu Anda sudah bisa berinvestasi. Menarik bukan?

    ***

    Artikel juga tayang di Harian Kontan, 30 Mar 2016, hal 12

    Haji - PrintAds SAM -  2016 - Kontan

  • SAM Meraih Penghargaan Reksa Dana Terbaik 2015SAM Meraih Penghargaan Reksa Dana Terbaik 2015

    SAM Meraih Penghargaan Reksa Dana Terbaik 2015SAM Meraih Penghargaan Reksa Dana Terbaik 2015

    Samuel Aset Manajemen kembali meraih penghargaan atas reksa dana yang dikelola pada acara APRDI-Bloomberg Indonesia Fund Awards 2015, yang diselenggarakan pada 26 Maret 2015 di Ballroom Grand Hyatt Jakarta. Ini merupakan tahun kedua penyelenggaran penghargaan bagi industri reksa dana di Indonesia yang dimotori oleh Asosiasi Penyelenggara Reksa Dana Indonesia (APRDI) bekerja sama dengan perusahaan penyedia informasi dan data finansial internasional, Bloomberg. Acara penghargaan dihadiri oleh sekitar 200 tamu undangan, dengan pembicara utama Menteri Keuangan RI, Bambang Brodjonegoro dan sambutan dari Chairman Bloomberg LP Peter Grauer.

    Dalam menentukan pemenang, Bloomberg menggunakan metodologi pemeringkatan yang sepenuhnya transparan, dengan cara mengevaluasi kinerja reksa dana selama jangka waktu dua tahun, termasuk meninjau data 5 aset terbesar yang dikelola pada reksa dana tersebut, untuk memastikan bahwa investasi telah sesuai dengan amanat yang tercantum dalam propektusnya.

    Pada acara tersebut, dua produk unggulan SAM berhasil memperoleh penghargaan. SAM Syariah Berimbang meraih gelar  Reksa Dana Campuran Syariah Terbaik 2015, dan SAM Indonesian Equity Fund yang meraih gelar Reksa Dana Saham Terbaik 2015, kategori dana kelolaan di atas Rp500 milyar. Dengan demikian, kedua produk tersebut berhasil meraih penghargaan selama dua tahun berturut-turut. Penghargaan ini melengkapi awards yang telah diterima SAM di tahun 2015. Pada 4 Maret yang lalu, SAM juga memperoleh gelar Reksa Dana Saham Terbaik 2015 untuk produk reksa dana SAM Indonesian Equity Fund, fake watches periode 3 tahun dengan dana kelolaan di atas Rp1 trillyun,  yang diselenggarakan oleh Majalah Investor-Infovesta. Semoga penghargaan ini menjadikan SAM semakin termotivasi untuk menjadi mitra investasi terbaik bagi investor dan sahabat SAM.Samuel Aset Manajemen kembali meraih penghargaan atas reksa dana yang dikelola pada acara APRDI-Bloomberg Indonesia Fund Awards 2015, yang diselenggarakan pada 26 Maret 2015 di Ballroom Grand Hyatt Jakarta. Ini merupakan tahun kedua penyelenggaran penghargaan bagi industri reksa dana di Indonesia yang dimotori oleh Asosiasi Penyelenggara Reksa Dana Indonesia (APRDI) bekerja sama dengan perusahaan penyedia informasi dan data finansial internasional, Bloomberg. Acara penghargaan dihadiri oleh sekitar 200 tamu undangan, dengan pembicara utama Menteri Keuangan RI, Bambang Brodjonegoro dan sambutan dari Chairman Bloomberg LP Peter Grauer.

    Dalam menentukan pemenang, Bloomberg menggunakan metodologi pemeringkatan yang sepenuhnya transparan, dengan cara mengevaluasi kinerja reksa dana selama jangka waktu dua tahun, termasuk meninjau data 5 aset terbesar yang dikelola pada reksa dana tersebut, untuk memastikan bahwa investasi telah sesuai dengan amanat yang tercantum dalam propektusnya.

    Pada acara tersebut, dua produk unggulan SAM berhasil memperoleh penghargaan. SAM Syariah Berimbang meraih gelar  Reksa Dana Campuran Syariah Terbaik 2015, dan SAM Indonesian Equity Fund yang meraih gelar Reksa Dana Saham Terbaik 2015, kategori dana kelolaan di atas Rp500 milyar. Dengan demikian, kedua produk tersebut berhasil meraih penghargaan selama dua tahun berturut-turut. Penghargaan ini melengkapi awards yang telah diterima SAM di tahun 2015. Pada 4 Maret yang lalu, SAM juga memperoleh gelar Reksa Dana Saham Terbaik 2015 untuk produk reksa dana SAM Indonesian Equity Fund, periode 3 tahun dengan dana kelolaan di atas Rp1 trillyun,  yang diselenggarakan oleh Majalah Investor-Infovesta. Semoga penghargaan ini menjadikan SAM semakin termotivasi untuk menjadi mitra investasi terbaik bagi investor dan sahabat SAM.

  • Strategi Tepat Investasi Reksadana Sesuai ProfesiStrategi Tepat Investasi Reksadana Sesuai ProfesiStrategi Tepat Investasi Reksadana Sesuai Profesi

    Strategi Tepat Investasi Reksadana Sesuai ProfesiStrategi Tepat Investasi Reksadana Sesuai ProfesiStrategi Tepat Investasi Reksadana Sesuai Profesi

    Investasi bagaikan pohon. Bila Anda tanam dan rawat dengan baik serta telaten sedari muda, maka Anda akan mendapatkan hasil yang rimbun pada waktu yang tepat dengan hasil yang optimal.

    Itulah sebabnya berinvestasi tidak boleh Anda tunda barang sekejap. Ketika Anda mulai memiliki penghasilan sendiri, maka pergunakanlah momen tersebut untuk mulai berinvestasi.

    Presiden Direktur PT Samuel Aset Manajemen Agus B. Yanuar menyarankan, investasi selayaknya masuk dalam pos biaya keluarga bulanan. “Jadi investasi bisa dilakukan dengan disiplin setiap bulannya,” ujarnya. Tidak ada salahnya untuk mulai dengan dana investasi yang minim. Saat ini banyak instrumen investasi yang menawarkan dana awal yang mini.

    Agus menegaskan, apapun profesi pekerjaan investor bisa disiplin melakukan perencanaan investasi. Jika meminjam teori The Cashflow Quadrant dari Robert Kiyosaki, maka sumber penghasilan manusia terbagi menjadi empat kuadran. Kuadran-kuadran tersebut antara lain pekerja atau karyawan (employee), pengusaha (business owner), pekerja lepas atau kaum profesional (self employee), dan investor atau penanam modal.

    Bagi karyawan yang mengharapkan gaji bulanan dapat lebih mudah menyisihkan dana investasi bulanan. Sedangkan bagi profesional dan pengusaha membutuhkan kedisiplinan untuk berinvestasi bulanan. Dengan demikian ketiganya dapat menjadi investor yang mampu membiakkan dana dan memperbesar aset.

    Bagi setiap profesi pekerjaaan, tentu waktu dan tenaga sangat berharga. Oleh karena itu pilihlah instrumen investasi yang dapat Anda serahkan kepada ahlinya untuk dikelola. Produk reksadana merupakan solusi bagi Anda yang memiliki waktu dan tenaga terbatas, tetapi tetap ingin mendapatkan imbal hasil yang optimal.

    Reksadana yang dikelola oleh Manajer Investasi profesional dan berpengalaman di bidangnya dapat Anda lihat melalui tim manajemen terpercaya serta kinerja produk yang konsisten. Sebelum mulai memilih produk reksadana yang tepat, ada dua hal yang patut Anda pertimbangkan. “Jangan lupa untuk menilai karakter atau profil risiko Anda sebagai investor serta bentang horizon investasi keluarga,” saran Agus.

    Jika usia produktif investor masih relatif muda dan sedang mengakumulasi aset (wealth accumulation), maka pilihlah produk reksadana dengan risiko lebih tinggi seperti reksadana saham atau reksadana campuran. Sedangkan bagi investor yang mulai memasuki masa pensiun dan ingin mempertahankan nilai aset, sebaiknya pilihlah produk reksadana dengan risiko lebih kecil seperti reksadana pasar uang atau reksadana pendapatan tetap.

    Lebih lanjut Agus menuturkan, reksadana merupakan salah satu diversifikasi investasi yang tepat. Jika dibandingkan dengan properti, reksadana lebih likuid karena mudah dicairkan. Selain menyebarkan risiko, alokasi portofolio yang bervariasi memang dapat memaksimalkan imbal hasil dan mempertimbangkan faktor likuiditas.

    Reksadana memang menjadi semakin populer sebagai produk investasi. Salah satu produk reksadana yang menarik perhatian investor adalah besutan PT Samuel Aset Manajemen (SAM). “Kami memiliki 3P yaitu Performance, People dan Process,” tambah Agus.

    Agus menekankan, SAM selalu berupaya menjaga performance atau kinerja imbal hasil yang bagus dan konsisten. Selain itu, People atau sumber daya manusia SAM rata-rata memiliki pengalaman lebih dari 19 tahun di pasar dan reputasi yang baik. Tidak ketinggalan, proses pengelolaan selalu berbasiskan fundamental. Proses investasi pun mudah dan bisa diakses di semua media. Yang jelas, investor sangat dimudahkan untuk berinvestasi reksadana di SAM.

    Dengan berinvestasi reksadana di SAM, investor dapat mulai berinvestasi dengan dana awal yang sangat terjangkau. Jadi jika Anda mulai berinvestasi reksadana dari dini, Anda dapat menyiapkan biaya-biaya keluarga di masa depan secara perlahan.

    Imbal hasil reksadana memang cukup menggiurkan. Secara historis, imbal hasil reksadana terutama reksadana berbasis saham seperti reksadana campuran dan reksadana saham terus menunjukkan pertumbuhan. Kondisi ekonomi makro Indonesia yang positif mendukung kinerja indeks saham dalam negeri. Agus memprediksi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan naik sekitar 15% hingga 20% ke level 6.000 – 6.300 di akhir tahun.

    SAM menawarkan produk reksadana yang bervariasi dari mulai reksadana campuran, reksadana saham, reksadana pendapatan tetap hingga reksadana syariah. Beberapa diantaranya adalah SAM Dana Berkembang, SAM Syariah Berimbang, SAM Sukuk Syariah Sejahtera, SAM Indonesian Equity Fund hingga SAM Sharia Equity Fund.

    Seluruh produk reksadana SAM secara historis membukukan imbal hasil yang positif dan bahkan diatas rata-rata pasar. Hal ini berdasarkan data Infovesta per 27 Februari 2015 yang menunjukkan hasil investasi 3 tahun SAM Syariah Berimbang 62,27%, SAM Dana Berkembang sebesar 35,3%, dan SAM Indonesian Equity Fund sebesar 99,6%.

    Dengan performance yang menggembirakan, tidak mengherankan banyak institusi yang mengganjar SAM lewat berbagai penghargaan. Beberapa penghargaan yang menghampiri SAM antara lain SAM Syariah Berimbang – Lipper Fund Global Islamic Awards 2014, Best Fund over 3 years: Mixed Asset IDR Flexible versi Thomson Reuters; SAM Sukuk Syariah Sejahtera – Lipper Fund Global Islamic Awards 2014, Best replica watches Fund over 3 years: Best Bond Rupiah 2014, versi Thomson Reuters; SAM Syariah Berimbang – Best Islamic Mixed Allocation Fund 2014 Versi APRDI-Bloomberg; Best Mutual Fund Award 2014 versi Majalah Investor-Infovesta; dan masih banyak lagi.

    Agus menyarankan agar investor yang baru ingin masuk ke produk reksadana sebaiknya tidak menunda lagi. “Kesempatan yang terbaik adalah hari ini. It’s time to buy, jangan sia-siakan dana Anda dan rasakan manfaat optimal berinvestasi reksadana di kemudian hari sesuai dengan tujuan investasi Anda,” tutup Agus.Investasi bagaikan pohon. Bila Anda tanam dan rawat dengan baik serta telaten sedari muda, maka Anda akan mendapatkan hasil yang rimbun pada waktu yang tepat dengan hasil yang optimal.

    Itulah sebabnya berinvestasi tidak boleh Anda tunda barang sekejap. Ketika Anda mulai memiliki penghasilan sendiri, maka pergunakanlah momen tersebut untuk mulai berinvestasi.

    Presiden Direktur PT Samuel Aset Manajemen Agus B. Yanuar menyarankan, investasi selayaknya masuk dalam pos biaya keluarga bulanan. “Jadi investasi bisa dilakukan dengan disiplin setiap bulannya,” ujarnya. Tidak ada salahnya untuk mulai dengan dana investasi yang minim. Saat ini banyak instrumen investasi yang menawarkan dana awal yang mini.

    Agus menegaskan, apapun profesi pekerjaan investor bisa disiplin melakukan perencanaan investasi. Jika meminjam teori The Cashflow Quadrant dari Robert Kiyosaki, maka sumber penghasilan manusia terbagi menjadi empat kuadran. Kuadran-kuadran tersebut antara lain pekerja atau karyawan (employee), pengusaha (business owner), pekerja lepas atau kaum profesional (self employee), dan investor atau penanam modal.

    Bagi karyawan yang mengharapkan gaji bulanan dapat lebih mudah menyisihkan dana investasi bulanan. Sedangkan bagi profesional dan pengusaha membutuhkan kedisiplinan untuk berinvestasi bulanan. Dengan demikian ketiganya dapat menjadi investor yang mampu membiakkan dana dan memperbesar aset.

    Bagi setiap profesi pekerjaaan, tentu waktu dan tenaga sangat berharga. Oleh karena itu pilihlah instrumen investasi yang dapat Anda serahkan kepada ahlinya untuk dikelola. Produk reksadana merupakan solusi bagi Anda yang memiliki waktu dan tenaga terbatas, tetapi tetap ingin mendapatkan imbal hasil yang optimal.

    Reksadana yang dikelola oleh Manajer Investasi profesional dan berpengalaman di bidangnya dapat Anda lihat melalui tim manajemen terpercaya serta kinerja produk yang konsisten. Sebelum mulai memilih produk reksadana yang tepat, ada dua hal yang patut Anda pertimbangkan. “Jangan lupa untuk menilai karakter atau profil risiko Anda sebagai investor serta bentang horizon investasi keluarga,” saran Agus.

    Jika usia produktif investor masih relatif muda dan sedang mengakumulasi aset (wealth accumulation), maka pilihlah produk reksadana dengan risiko lebih tinggi seperti reksadana saham atau reksadana campuran. Sedangkan bagi investor yang mulai memasuki masa pensiun dan ingin mempertahankan nilai aset, sebaiknya pilihlah produk reksadana dengan risiko lebih kecil seperti reksadana pasar uang atau reksadana pendapatan tetap.

    Lebih lanjut Agus menuturkan, reksadana merupakan salah satu diversifikasi investasi yang tepat. Jika dibandingkan dengan properti, reksadana lebih likuid karena mudah dicairkan. Selain menyebarkan risiko, alokasi portofolio yang bervariasi memang dapat memaksimalkan imbal hasil dan mempertimbangkan faktor likuiditas.

    Reksadana memang menjadi semakin populer sebagai produk investasi. Salah satu produk reksadana yang menarik perhatian investor adalah besutan PT Samuel Aset Manajemen (SAM). “Kami memiliki 3P yaitu Performance, People dan Process,” tambah Agus.

    Agus menekankan, SAM selalu berupaya menjaga performance atau kinerja imbal hasil yang bagus dan konsisten. Selain itu, People atau sumber daya manusia SAM rata-rata memiliki pengalaman lebih dari 19 tahun di pasar dan reputasi yang baik. Tidak ketinggalan, proses pengelolaan selalu berbasiskan fundamental. Proses investasi pun mudah dan bisa diakses di semua media. Yang jelas, investor sangat dimudahkan untuk berinvestasi reksadana di SAM.

    Dengan berinvestasi reksadana di SAM, investor dapat mulai berinvestasi dengan dana awal yang sangat terjangkau. Jadi jika Anda mulai berinvestasi reksadana dari dini, Anda dapat menyiapkan biaya-biaya keluarga di masa depan secara perlahan.

    Imbal hasil reksadana memang cukup menggiurkan. Secara historis, imbal hasil reksadana terutama reksadana berbasis saham seperti reksadana campuran dan reksadana saham terus menunjukkan pertumbuhan. Kondisi ekonomi makro Indonesia yang positif mendukung kinerja indeks saham dalam negeri. Agus memprediksi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan naik sekitar 15% hingga 20% ke level 6.000 – 6.300 di akhir tahun.

    SAM menawarkan produk reksadana yang bervariasi dari mulai reksadana campuran, reksadana saham, reksadana pendapatan tetap hingga reksadana syariah. Beberapa diantaranya adalah SAM Dana Berkembang, SAM Syariah Berimbang, SAM Sukuk Syariah Sejahtera, SAM Indonesian Equity Fund hingga SAM Sharia Equity Fund.

    Seluruh produk reksadana SAM secara historis membukukan imbal hasil yang positif dan bahkan diatas rata-rata pasar. Hal ini berdasarkan data Infovesta per 27 Februari 2015 yang menunjukkan hasil investasi 3 tahun SAM Syariah Berimbang 62,27%, SAM Dana Berkembang sebesar 35,3%, dan SAM Indonesian Equity Fund sebesar 99,6%.

    Dengan performance yang menggembirakan, tidak mengherankan banyak institusi yang mengganjar SAM lewat berbagai penghargaan. Beberapa penghargaan yang menghampiri SAM antara lain SAM Syariah Berimbang – Lipper Fund Global Islamic Awards 2014, Best Fund over 3 years: Mixed Asset IDR Flexible versi Thomson Reuters; SAM Sukuk Syariah Sejahtera – Lipper Fund Global Islamic Awards 2014, Best Fund over 3 years: Best Bond Rupiah 2014, versi Thomson Reuters; SAM Syariah Berimbang – Best Islamic Mixed Allocation Fund 2014 Versi APRDI-Bloomberg; Best Mutual Fund Award 2014 versi Majalah Investor-Infovesta; dan masih banyak lagi.

    Agus menyarankan agar investor yang baru ingin masuk ke produk reksadana sebaiknya tidak menunda lagi. “Kesempatan yang terbaik adalah hari ini. It’s time to buy, jangan sia-siakan dana Anda dan rasakan manfaat optimal berinvestasi reksadana di kemudian hari sesuai dengan tujuan investasi Anda,” tutup Agus.

  • SAM Indonesian Equity Fund (SIEF) Meraih Reksa Dana Terbaik 2015SAM Indonesian Equity Fund (SIEF) Meraih Reksa Dana Terbaik 2015

    SAM Indonesian Equity Fund (SIEF) Meraih Reksa Dana Terbaik 2015SAM Indonesian Equity Fund (SIEF) Meraih Reksa Dana Terbaik 2015

    Majalah Investor kembali memberikan penghargaan kepada reksa dana yang dinilai memiliki kinerja terbaik, Rabu (4/3). Penghargaan itu diberikan pada acara Penganugerahan Reksa Dana Terbaik 2015 yang diselenggarakan di Financial Club Jakarta, Rabu (4/3). Tahun ini adalah tahun ke-14 Majalah Investor melakukan pemeringkatan reksa dana.

    SAM Indonesian Equity Fund (SIEF) kembali meraih penghargaan REKSADANA TERBAIK 2015, dengan kategori reksadana saham periode 3 tahun untuk aset di atas Rp 1 Trilyun.

    Best Mutual Fund 2015
    Majalah Investor kembali memberikan penghargaan kepada reksa dana yang dinilai memiliki kinerja terbaik, Rabu (4/3). Penghargaan itu diberikan pada acara Penganugerahan Reksa Dana Terbaik 2015 yang diselenggarakan di Financial Club Jakarta, Rabu (4/3). Tahun ini adalah tahun ke-14 Majalah Investor melakukan pemeringkatan reksa dana.

    SAM Indonesian Equity Fund (SIEF) kembali meraih penghargaan REKSADANA TERBAIK 2015, dengan kategori reksadana saham periode 3 tahun untuk aset di atas Rp 1 Trilyun.

    Best Mutual Fund 2015
    Majalah Investor kembali memberikan penghargaan kepada reksa dana yang dinilai memiliki kinerja terbaik, Rabu (4/3). Penghargaan itu diberikan pada acara Penganugerahan Reksa Dana Terbaik 2015 yang diselenggarakan di Financial Club Jakarta, Rabu (4/3). Tahun ini adalah tahun ke-14 Majalah Investor melakukan pemeringkatan reksa dana.

    SAM Indonesian Equity Fund (SIEF) kembali meraih penghargaan REKSADANA TERBAIK 2015, dengan kategori reksadana saham periode 3 tahun untuk aset di atas Rp 1 Trilyun.

    Best Mutual Fund 2015

  • Penghargaan Reksa Dana Terbaik Tahun 2014Penghargaan Reksa Dana Terbaik Tahun 2014Penghargaan Reksa Dana Terbaik Tahun 2014

    Penghargaan Reksa Dana Terbaik Tahun 2014Penghargaan Reksa Dana Terbaik Tahun 2014Penghargaan Reksa Dana Terbaik Tahun 2014

    Terima kasih atas kepercayan dan dukungan Bapak/Ibu mitra investasi SAM.

    Sampai pertengahan kwartal ke-3 tahun 2014 ini, PT Samuel Aset Manajemen telah  meraih beberapa penghargaan bergensi dari domestik dan internasional atas kinerja produk yang dikelola, antara lain:

    1. Best Mutual Fund Award 2014 versi Majalah Investor-Infovesta, Reksa Dana Saham Terbaik Periode 1 Tahun Aset Rp >1 Milyar untuk produk reksa dana SAM Indonesian Equity Fund. Acara diselenggarakan di Jakarta, 6 Maret 2014.
    2. Best Equity Fund 2014  (AUM >500B) versi APRDI-Bloomberg Indonesia untuk produk reksa dana SAM Indonesian Equity Fund. Acara diselenggarakan di Jakarta, 3 April 2014.
    3. Best Islamic Mixed Allocation Fund 2014 versi APRDI-Bloomberg Indonesia untuk produk reksa dana SAM Syariah Berimbang. Acara diselenggarakan di Jakarta, 3 April 2014.
    4. Lipper Fund Awards 2014 – Global Islamic, Best Fund Over 3 Years Mixed Asset IDR Flexible untuk produk reksadana SAM Syariah Berimbang, versi Thomson Reuters. Acara diselenggarakan di Dubai pada tanggal 1 Juni 2014.
    5. Lipper Fund Awards 2014 – Global Islamic, Best Fund Over 3 Years Bond Indonesia Rupiah untuk produk reksadana SAM Sukuk Syariah Sejahtera, versi Thomson Reuters. Acara diselenggarakan di Dubai pada tanggal 1 Juni 2014.
    6. Best Syariah Fund Award 2014 versi majalah Investori, Reksa Dana Campuran Syariah Terbaik Periode 3 Tahun untuk produk SAM Syariah Berimbang. Acara diselenggarakan di Jakarta, 12 Agustus 2014.

    Kami berharap produk-produk reksa dana SAM dapat senantiasa menjadi pilihan investor dalam mengisi dan mengelola keranjang investasi Anda. replica watches Keterangan lebih lanjut, silahkan menghubungi kami di 021-28548800 atau email ke [email protected].Terima kasih atas kepercayan dan dukungan Bapak/Ibu mitra investasi SAM.

    Sampai pertengahan kwartal ke-3 tahun 2014 ini, PT Samuel Aset Manajemen telah  meraih beberapa penghargaan bergensi dari domestik dan internasional atas kinerja produk yang dikelola, antara lain:

    1. Best Mutual Fund Award 2014 versi Majalah Investor-Infovesta, Reksa Dana Saham Terbaik Periode 1 Tahun Aset Rp >1 Milyar untuk produk reksa dana SAM Indonesian Equity Fund. Acara diselenggarakan di Jakarta, 6 Maret 2014.
    2. Best Equity Fund 2014  (AUM >500B) versi APRDI-Bloomberg Indonesia untuk produk reksa dana SAM Indonesian Equity Fund. Acara diselenggarakan di Jakarta, 3 April 2014.
    3. Best Islamic Mixed Allocation Fund 2014 versi APRDI-Bloomberg Indonesia untuk produk reksa dana SAM Syariah Berimbang. Acara diselenggarakan di Jakarta, 3 April 2014.
    4. Lipper Fund Awards 2014 – Global Islamic, Best Fund Over 3 Years Mixed Asset IDR Flexible untuk produk reksadana SAM Syariah Berimbang, versi Thomson Reuters. Acara diselenggarakan di Dubai pada tanggal 1 Juni 2014.
    5. Lipper Fund Awards 2014 – Global Islamic, Best Fund Over 3 Years Bond Indonesia Rupiah untuk produk reksadana SAM Sukuk Syariah Sejahtera, versi Thomson Reuters. Acara diselenggarakan di Dubai pada tanggal 1 Juni 2014.
    6. Best Syariah Fund Award 2014 versi majalah Investori, Reksa Dana Campuran Syariah Terbaik Periode 3 Tahun untuk produk SAM Syariah Berimbang. Acara diselenggarakan di Jakarta, 12 Agustus 2014.

    Kami berharap produk-produk reksa dana SAM dapat senantiasa menjadi pilihan investor dalam mengisi dan mengelola keranjang investasi Anda. Keterangan lebih lanjut, silahkan menghubungi kami di 021-28548800 atau email ke [email protected].Terima kasih atas kepercayan dan dukungan Bapak/Ibu mitra investasi SAM.

    Sampai pertengahan kwartal ke-3 tahun 2014 ini, PT Samuel Aset Manajemen telah  meraih beberapa penghargaan bergensi dari domestik dan internasional atas kinerja produk yang dikelola, antara lain:

    1. Best Mutual Fund Award 2014 versi Majalah Investor-Infovesta, Reksa Dana Saham Terbaik Periode 1 Tahun Aset Rp >1 Milyar untuk produk reksa dana SAM Indonesian Equity Fund. Acara diselenggarakan di Jakarta, 6 Maret 2014.
    2. Best Equity Fund 2014  (AUM >500B) versi APRDI-Bloomberg Indonesia untuk produk reksa dana SAM Indonesian Equity Fund. Acara diselenggarakan di Jakarta, 3 April 2014.
    3. Best Islamic Mixed Allocation Fund 2014 versi APRDI-Bloomberg Indonesia untuk produk reksa dana SAM Syariah Berimbang. Acara diselenggarakan di Jakarta, 3 April 2014.
    4. Lipper Fund Awards 2014 – Global Islamic, Best Fund Over 3 Years Mixed Asset IDR Flexible untuk produk reksadana SAM Syariah Berimbang, versi Thomson Reuters. Acara diselenggarakan di Dubai pada tanggal 1 Juni 2014.
    5. Lipper Fund Awards 2014 – Global Islamic, Best Fund Over 3 Years Bond Indonesia Rupiah untuk produk reksadana SAM Sukuk Syariah Sejahtera, versi Thomson Reuters. Acara diselenggarakan di Dubai pada tanggal 1 Juni 2014.
    6. Best Syariah Fund Award 2014 versi majalah Investori, Reksa Dana Campuran Syariah Terbaik Periode 3 Tahun untuk produk SAM Syariah Berimbang. Acara diselenggarakan di Jakarta, 12 Agustus 2014.

    Kami berharap produk-produk reksa dana SAM dapat senantiasa menjadi pilihan investor dalam mengisi dan mengelola keranjang investasi Anda. Keterangan lebih lanjut, silahkan menghubungi kami di 021-28548800 atau email ke [email protected].