Sehubungan dengan pengelolaan Reksa Dana SAM OBLIGASI OPTIMA (“Reksadana”), kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:
Manajer Investasi akan melakukan Pembagian Hasil Investasi (PHI) yang berasal dari sebagian hasil investasi yang dibukukan oleh Reksadana selama periode 1 bulan terakhir kepada Pemegang Unit Penyertaan Kelas D
PHI tersebut dilakukan dalam bentuk tunai atau non-tunai berupa Unit Penyertaan sebagaimana yang dimuat dalam prospektus Reksadana.
Pemegang Unit Penyertaan Kelas D dengan nilai investasi saat cum date minimal Rp25.000.000 (dua puluh lima juta rupiah) akan menerima PHI secara tunai, sementara untuk Pemegang Unit Penyertaan Kelas D dengan nilai investasi saat cum date lebih rendah dari jumlah tersebut akan memperoleh PHI secara non-tunai berupa tambahan unit penyertaan.
Manajer Investasi akan menetapkan cum date PHI pada tanggal 30 Januari 2026 dan Ex-date PHI pada tanggal 2 Februari 2026.
Pembayaran PHI dalam bentuk tunai atau non-tunai berupa Unit Penyertaan akan dilakukan pada tanggal: 3 Februari 2026.
Biaya transaksi yang timbul atas pembayaran PHI menjadi beban Pemegang Unit Penyertaan.
Harga Nilai Aktiva Bersih (NAB) per unit akan terkoreksi sebesar nilai PHI per unit yang dibagikan kepada Pemegang Unit Penyertaan.
Perkiraan PHI yang dibagikan kepada seluruh Pemegang Unit Penyertaan Kelas D adalah sekitar Rp258.000.000 (dua ratus lima puluh delapan juta Rupiah)*)
*) sebagai ilustrasi bila menggunakan Informasi NAB SAM OBLIGASI OPTIMA Kelas D per 27 Januari 2026 maka Nilai PHI yang dibagikan tersebut mendekati 0,46% NAB SAM OBLIGASI OPTIMA Kelas D atau Rp4,7 per unit.
Demikian informasi ini kami sampaikan. Jika Bapak/Ibu memerlukan penjelasan lebih lanjut, dapat menghubungi narahubung PT Samuel Aset Manajemen atau melalui nomor telepon (021) 28548800 dan email [email protected].
Sehubungan dengan pengelolaan Reksa Dana SAM SUKUK SYARIAH SEJAHTERA (“Reksadana”), kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:
Manajer Investasi akan melakukan Pembagian Hasil Investasi (PHI) yang berasal dari sebagian hasil investasi yang dibukukan oleh Reksadana selama periode 3 bulan terakhir.
PHI tersebut dilakukan dalam bentuk tunai atau Unit Penyertaan kepada Pemegang Unit Penyertaan.
PHI dengan nilai minimal Rp1.000.000 (satu juta rupiah) dibagikan ke nasabah secara tunai dan PHI yang lebih rendah dari nilai tersebut dibagikan dalam bentuk tambahan Unit Penyertaan.
Manajer Investasi akan menetapkan Cum Date PHI pada tanggal: 30 Desember 2025 dan Ex-date PHI pada tanggal: 2 Januari 2026
Pembayaran PHI dalam bentuk tunai atau Unit Penyertaan akan dilakukan pada tanggal: 5 Januari 2026.
Biaya transaksi yang timbul atas pembayaran PHI menjadi beban Pemegang Unit Penyertaan.
Harga NAV per unit akan terkoreksi sebesar nilai PHI per unit yang dibagikan kepada Pemegang Unit Penyertaan.*
Perkiraan PHI yang dibagikan adalah sekitar Rp732.000.000,- (tujuh ratus tiga puluh dua juta rupiah) untuk seluruh Pemegang Unit Penyertaan SAM Sukuk Syariah Sejahtera.*
*) sebagai ilustrasi bila nilai total PHI sebagaimana disebutkan di atas dibagikan dengan menggunakan informasi NAB SAM SUKUK SYARIAH SEJAHTERA tanggal 19 Desember 2025 maka Nilai PHI yang dibagikan mendekati 1,4% NAB SAM SUKUK SYARIAH SEJAHTERA atau sekitar Rp36,3 per unit.
Demikian informasi ini kami sampaikan. Jika Bapak/Ibu memerlukan penjelasan lebih lanjut, dapat menghubungi narahubung PT Samuel Aset Manajemen atau melalui nomor telepon (021) 28548800 dan email [email protected].
Sehubungan dengan pengelolaan Reksa Dana SAM OBLIGASI OPTIMA (“Reksadana”), kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:
Manajer Investasi akan melakukan Pembagian Hasil Investasi (PHI) yang berasal dari sebagian hasil investasi yang dibukukan oleh Reksadana selama 3 bulan terakhir kepada Pemegang Unit Penyertaan Kelas S
PHI tersebut dilakukan dalam bentuk tunai atau non-tunai berupa Unit Penyertaan kepada Pemegang Unit Penyertaan kelas S sebagaimana yang dimuat dalam prospektus Reksadana.
Pemegang Unit Penyertaan Kelas S dengan nilai investasi saat cum date minimal Rp5.000.000.000 (lima miliar rupiah) akan menerima PHI secara tunai, sementara untuk Pemegang Unit Penyertaan Kelas S dengan nilai investasi saat cum date lebih rendah dari jumlah tersebut akan memperoleh PHI secara non-tunai berupa tambahan unit penyertaan.
Manajer Investasi akan menetapkan Cum Date PHI pada tanggal: 30 Desember 2025 dan Ex-date PHI pada tanggal: 2 Januari 2026
Pembayaran PHI dalam bentuk tunai atau Unit Penyertaan akan dilakukan pada tanggal: 5 Januari 2026.
Biaya transaksi yang timbul atas pembayaran PHI menjadi beban Pemegang Unit Penyertaan.
Harga Nilai Aktiva Bersih (NAB) per unit akan terkoreksi sebesar nilai PHI per unit yang dibagikan kepada Pemegang Unit Penyertaan.
Perkiraan PHI yang dibagikan kepada seluruh Pemegang Unit Penyertaan Kelas S adalah sekitar Rp380.000.000,- (tiga ratus delapan puluh juta Rupiah).*)
*) sebagai ilustrasi bila menggunakan informasi NAB SAM OBLIGASI OPTIMA Kelas S per 19 Desember 2025 maka Nilai PHI yang dibagikan tersebut mendekati 1,8 % NAB SAM OBLIGASI OPTIMA Kelas S atau Rp18,9 per unit.
Demikian informasi ini kami sampaikan. Jika Bapak/Ibu memerlukan penjelasan lebih lanjut, dapat menghubungi narahubung PT Samuel Aset Manajemen atau melalui nomor telepon (021) 28548800 dan email [email protected].
PT Samuel Aset Manajemen selaku Manajer Investasi REKSA DANA SAM INDONESIAN EQUITY FUND (untuk selanjutnya disebut ”SAM INDONESIAN EQUITY FUND”) dengan ini mengumumkan keterbukaan informasi dalam rangka Pembagian Hasil Investasi SAM INDONESIAN EQUITY FUND. Manajer Investasi akan melakukan Pembagian Hasil Investasi (PHI) yang berasal dari pendapatan yang diterima oleh Reksa Dana selama periode tahun berjalan kepada Pemegang Unit Penyertaan Reksa Dana. Pembagian Hasil Investasi tersebut akan dilakukan dalam bentuk tunai atau Unit Penyertaan kepada Pemegang Unit Penyertaan.
Adapun jadwal Pembagian Hasil Investasi adalah sebagai berikut:
Jadwal Pembagian Hasil Investasi
Keterangan
Tanggal
Cum Date
12 Desember 2025
Ex-Date
15 Desember 2025
Payment Date
16 Desember 2025
Demikian pengumuman ini disampaikan kepada para Pemegang Unit Penyertaan SAM INDONESIAN EQUITY FUND serta pihak-pihak yang berkepentingan.
Jakarta, 11 Desember 2025
REKSA DANA SAM INDONESIAN EQUITY FUND
PT Samuel Aset Manajemen Menara Imperium, Lantai Dasar Jl. HR. Rasuna Said Kav 1 Jakarta 12980 www.sam.co.id
Manajer Investasi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan
Pengumuman ini juga dipublikasikan di Harian Neraca, terbit Kamis, 11 Desember 2025.
Pasar saham sideways sepanjang bulan November, namun tetap positif
Pasar saham global mengalami penguatan sejak awal tahun. Rerata indeks saham global, yang terdiri dari indeks saham negara maju dan negara berkembang, mencatatkan kenaikan sebesar 17%. Indeks saham Korea Selatan (KOSPI) tercatat sebagai pemimpin indeks saham global, sementara indeks saham Denmark (OMX Copenhagen) menjadi yang paling tertinggal.
Indeks saham negara-negara berkembang relatif tertinggal dibandingkan dengan indeks saham global pada tahun ini. Indeks saham Afrika Selatan (FTSE/JSE), Brazil (BOVESPA), dan Meksiko (S&P/BMV IPC) tercatat berkinerja lebih baik. Di sisi lain, indeks saham Thailand (SET), Filipina (PSEi), dan Malaysia (FTSE KLCI) relatif tertinggal sejak awal tahun.
Indeks saham negara-negara maju mencatatkan hasil positif pada tahun ini. Indeks saham yang relatif unggul adalah Korea Selatan (KOSPI), diikuti oleh Hong Kong (Hang Seng), Kanada (S&P/TSX), dan Jepang (Nikkei 225). Sementara indeks saham Denmark (OMX Copenhagen), Swedia (OMX Stockholm), dan Eropa (STOXX 600) tercatat tertinggal.
Dari sisi kinerja sektoral saham pada kawasan-kawasan ekonomi besar di dunia, sektor Keuangan, Teknologi, dan Utilitas cenderung memimpin sejak awal tahun. Sementara sektor Barang Konsumen Primer, Barang Konsumen Non-Primer, dan Energi relatif tertinggal.
Sepanjang November 2025, pasar saham global memasuki fase cooling-off setelah reli cukup kuat di bulan-bulan sebelumnya. Indeks S&P 500 melemah tipis, sementara Nasdaq, indeks saham teknologi, terkoreksi lebih dalam akibat aksi ambil untung. Eropa dan Jepang justru menunjukkan kinerja yang relatif lebih kuat. Sejumlah indeks utama Eropa masih mampu mencetak kenaikan bulanan dan mempertahankan posisi dekat rekor tertinggi. Saat ini, pasar menunggu keputusan the Fed terkait dengan kebijakan suku bunga.
Ulasan Makro Ekonomi Indonesia
Upaya Bank Indonesia untuk meningkatkan inflasi dan pertumbuhan kredit
Di Bulan November 2025 Bank Indonesia kembali mempertahankan suku bunga acuannya di level 4,75%, sejalan dengan keputusan Bank Sentral AS, The Federal Reserves, yang mempertahankan suku bunga acuannya di level 4%. Adapun sepanjang tahun ini Bank Indonesia sudah menurunkan suku bunganya sebanyak 125 basis poin, lebih agresif dibandingkan The Fed yang menurunkan suku bunganya sebanyak 50 basis poin di sepanjang tahun ini.
Inflasi Indonesia di bulan November 2025 tercatat sebesar 2,72% secara tahunan, sedangkan Inflasi inti tercatat sebesar 2,36% secara tahunan. Inflasi masih dalam tren kenaikan sejak awal tahun 2025, seiring kebijakan BI yang menurunkan suku bunga acuannya. Adapun Inflasi saat ini berada dalam target BI sebesar 2,5±1%.
Walaupun BI sudah menurunkan suku bunganya 125 basis poin sepanjang tahun ini, pertumbuhan kredit masih dalam tren menurun dalam 1,5 tahun terakhir. Kredit perbankan di bulan Oktober 2025 tumbuh 6,96% secara tahunan. Kredit modal kerja tumbuh paling rendah sebesar 2,14% sedangkan kredit investasi tumbuh paling tinggi sebesar 15,01%.
Tema Investasi Khusus: AI (Artificial Intelligence) Hype
Momentum Digital
Tahun 2025 menandai lonjakan signifikan dalam investasi ke sektor AI. Banyak perusahaan lintas sektor, termasuk teknologi, manufaktur, layanan, hingga infrastruktur digital, mempercepat investasi ke AI, terutama dalam pembangunan data center, chip dan cloud computing, seiring meningkatnya adopsi AI generatif dan otomasi. Aktor besar dan korporasi global menilai bahwa AI bisa menjadi tulang punggung inovasi dan pertumbuhan jangka panjang.
Dana ventura (VC) global juga mengalir deras ke startup dan perusahaan AI. Tahun ini lebih dari separuh aliran dana VC dunia diklaim menyasar sektor AI. Tren ini menunjukkan bahwa investor melihat AI bukan lagi sekadar niche atau eksperimental, melainkan sebagai bagian utama dari strategi investasi global ke depan. Arus investasi ini juga terjadi dalam bentuk circular financing, yakni perusahaan pelaku teknologi saling berinvestasi dan melakukan pengadaan bahan baku dengan satu sama lain.
Efek dari gelombang modal ini tercermin dalam valuasi pasar saham: banyak perusahaan di sektor teknologi dan infrastruktur AI meraih valuasi tinggi dan mendapat sentimen positif dari pasar. Harga saham di sektor ini tampak didorong oleh ekspektasi terhadap potensi masa depan, seperti adopsi teknologi dan pertumbuhan profit.
Namun beberapa sinyal memperingatkan bahwa valuasi telah mulai overvalued dan menandai potensi adanya bubble. Baru-baru ini sejumlah saham terkait AI mengalami koreksi, dan pengelola dana besar memperingatkan bahwa eksposur ke AI dipandang sebagai “tail risk” terbesar menuju 2026. Beberapa analis menyebut bahwa gejala mirip gelembung di akhir 1990-an (era dot-com) sudah mulai terlihat: valuasi tinggi, optimisme besar, tetapi belum jelas seberapa signifikan tingkat laba dari investasi besar-besaran ini.
Bagi investor institusi maupun klien Manajer Investasi, kondisi saat ini menuntut pendekatan hati-hati dan selektif. Eksposur ke sektor AI tetap menjanjikan, terutama pada perusahaan dengan fundamental kuat dan adopsi bisnis nyata. Tetapi, penting untuk mengelola alokasi dengan bijak, menjaga diversifikasi portofolio, dan memantau realisasi keuntungan secara rasional, bukan sekadar euforia pasar.
Sehubungan dengan pengelolaan Reksa Dana SAM OBLIGASI OPTIMA (“Reksadana”), kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:
Manajer Investasi akan melakukan Pembagian Hasil Investasi (PHI) yang berasal dari sebagian hasil investasi yang dibukukan oleh Reksadana selama periode 1 bulan terakhir kepada Pemegang Unit Penyertaan Kelas D
PHI tersebut dilakukan dalam bentuk tunai atau non-tunai berupa Unit Penyertaan sebagaimana yang dimuat dalam prospektus Reksadana.
Pemegang Unit Penyertaan Kelas D dengan nilai investasi saat cum date minimal Rp25.000.000 (dua puluh lima juta rupiah) akan menerima PHI secara tunai, sementara untuk Pemegang Unit Penyertaan Kelas D dengan nilai investasi saat cum date lebih rendah dari jumlah tersebut akan memperoleh PHI secara non-tunai berupa tambahan unit penyertaan.
Manajer Investasi akan menetapkan cum date PHI pada tanggal 28 November 2025 dan Ex-date PHI pada tanggal 1 Desember 2025.
Pembayaran PHI dalam bentuk tunai atau non-tunai berupa Unit Penyertaan akan dilakukan pada tanggal: 2 Desember 2025.
Biaya transaksi yang timbul atas pembayaran PHI menjadi beban Pemegang Unit Penyertaan.
Harga Nilai Aktiva Bersih (NAB) per unit akan terkoreksi sebesar nilai PHI per unit yang dibagikan kepada Pemegang Unit Penyertaan.
Perkiraan PHI yang dibagikan kepada seluruh Pemegang Unit Penyertaan Kelas D adalah sekitar Rp242.000.000 (dua ratus empat puluh dua juta Rupiah)*)
*) sebagai ilustrasi bila menggunakan Informasi NAB SAM OBLIGASI OPTIMA Kelas D per 25 November 2025 maka Nilai PHI yang dibagikan tersebut mendekati 0,40% atau Rp4,2 per unit.
Demikian informasi ini kami sampaikan. Jika Bapak/Ibu memerlukan penjelasan lebih lanjut, dapat menghubungi narahubung PT Samuel Aset Manajemen atau melalui nomor telepon (021) 28548800 dan email [email protected].
Investasi Stabil dengan Proteksi Pokok dan Imbal Hasil Menarik di Tengah Ketidakpastian Pasar
PT Samuel Aset Manajemen (SAM) pada akhir November 2025 akan menerbitkan produk investasi terbaru, Reksa Dana Terproteksi SAM DANA OBLIGASI TERPROTEKSI 11 , sebagai solusi investasi antara keamanan pokok investasi dan hasil yang kompetitif dengan imbal hasil indikatif sekitar 6% net per tahun, setelah pajak dan biaya operasional.
Produk ini sesuai untuk:
Investor yang mengutamakan keamanan pokok investasi;
Investor yang menginginkan hasil stabil dan terprediksi tanpa perlu memantau perkembangan pasar saham/obligasi setiap hari.
Investor yang tidak nyaman dengan fluktuasi pasar, namun tetap ingin imbal hasil lebih tinggi dari deposito.
Investor dengan tujuan keuangan jangka menengah (2–3 tahun), seperti seperti menyiapkan biaya masuk sekolah anak, anggaran pernikahan, atau dana liburan besar.
Investor yang ingin mendiversifikasi portofolio dengan instrumen berisiko rendah.
Saat tren suku bunga mulai menurun dan pasar obligasi berpotensi menguat, periode ini menjadi momentum ideal untuk mengunci potensi imbal hasil menarik melalui produk seperti Reksa Dana Terproteksi.
Fitur Utama Reksa Dana Terproteksi SAM DANA OBLIGASI TERPROTEKSI 11
Produk ini memiliki sejumlah keunggulan menarik yang membuatnya layak dipertimbangkan:
Imbal hasil indikatif ±6% net per tahun
Proteksi 100% atas pokok investasi saat jatuh tempo
Jangka waktu maksimal 3 tahun
Dapat dijual kembali mulai 1 tahun setelah tanggal emisi
Minimum investasi hanya Rp1.000.000
Tanpa biaya pembelian dan penjualan kembali
Portofolio produk ini akan berinvestasi pada obligasi atau sukuk korporasi berperingkat investment grade, seperti Indah Kiat Pulp & Paper (A+), OKI Pulp & Paper Mills (A+), Summit Oto Finance (AAA), dan/atau obligasi pemerintah. Baca Fitur Produk pada file di link berikut ini Fitur Produk RDT SDOT11.
Penting dipahami: Proteksi pokok investasi hanya berlaku apabila efek dalam portofolio tidak mengalami gagal bayar hingga jatuh tempo dan sesuai dengan ketentuan prospektus. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor disarankan untuk membaca fitur produk dan prospektus sebelum berinvestasi
Masa Penawaran Terbatas — Hanya Sekali
Masa Penawaran: 5 – 25 November 2025
Perkiraan Tanggal Emisi: 28 November 2025
Jangka Waktu Investasi: Maksimal 3 tahun dari tanggal emisi
Reksa Dana Terproteksi memiliki masa penawaran yang terbatas dan hanya dilakukan sekali. Investor dapat menyatakan minat dan melakukan pemesanan Reksa Dana Terproteksi SAM DANA OBLIGASI TERPROTEKSI 11 selama masa penawaran berlangsung tanggal 5 sampai 25 November 2025. Setelah periode tersebut berakhir, produk akan memasuki tahap penjatahan dan penerbitan unit.
Cara Pemesanan Reksa Dana Terproteksi SAM DANA OBLIGASI TERPROTEKSI 11
Isi Formulir yang Diperlukan
Formulir Pembukaan Rekening Reksa Dana (bagi yang belum memiliki rekening investasi/CIF di SAM)
Disclaimer: Investasi melalui Reksa Dana mungkin mengandung beberapa risiko, calon investor diwajibkan untuk membaca dan memahami Prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi di Reksa Dana
Sehubungan dengan pengelolaan Reksa Dana SAM OBLIGASI OPTIMA (“Reksadana”), kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:
Manajer Investasi akan melakukan Pembagian Hasil Investasi (PHI) yang berasal dari sebagian hasil investasi yang dibukukan oleh Reksadana selama periode 1 bulan terakhir kepada Pemegang Unit Penyertaan Kelas D
PHI tersebut dilakukan dalam bentuk tunai atau non-tunai berupa Unit Penyertaan sebagaimana yang dimuat dalam prospektus Reksadana.
Pemegang Unit Penyertaan Kelas D dengan nilai investasi saat cum date minimal Rp25.000.000 (dua puluh lima juta rupiah) akan menerima PHI secara tunai, sementara untuk Pemegang Unit Penyertaan Kelas D dengan nilai investasi saat cum date lebih rendah dari jumlah tersebut akan memperoleh PHI secara non-tunai berupa tambahan unit penyertaan.
Manajer Investasi akan menetapkan cum date PHI pada tanggal 31 Oktober 2025 dan Ex-date PHI pada tanggal 3 November 2025.
Pembayaran PHI dalam bentuk tunai atau non-tunai berupa Unit Penyertaan akan dilakukan pada tanggal: 4 November 2025.
Biaya transaksi yang timbul atas pembayaran PHI menjadi beban Pemegang Unit Penyertaan.
Harga Nilai Aktiva Bersih (NAB) per unit akan terkoreksi sebesar nilai PHI per unit yang dibagikan kepada Pemegang Unit Penyertaan.
Perkiraan PHI yang dibagikan kepada seluruh Pemegang Unit Penyertaan Kelas D adalah sekitar Rp295.000.000 (dua ratus sembilan puluh lima juta Rupiah)*)
*) sebagai ilustrasi bila menggunakan Informasi NAB SAM OBLIGASI OPTIMA Kelas D per 27 Oktober 2025 maka Nilai PHI yang dibagikan tersebut mendekati 0,55% atau Rp5.7 per unit.
Demikian informasi ini kami sampaikan. Jika Bapak/Ibu memerlukan penjelasan lebih lanjut, dapat menghubungi narahubung PT Samuel Aset Manajemen atau melalui nomor telepon (021) 28548800 dan email [email protected].
Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak/Ibu yang selama ini telah memberikan kepercayaan kepada PT Samuel Aset Manajemen untuk mengelola dana Bapak/Ibu pada Reksa Dana SAM SUKUK SYARIAH SEJAHTERA.
Sehubungan dengan pengelolaan Reksa Dana SAM SUKUK SYARIAH SEJAHTERA (“Reksadana”), kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:
Manajer Investasi akan melakukan Pembagian Hasil Investasi (PHI) yang berasal dari sebagian hasil investasi yang dibukukan oleh Reksadana selama periode 3 bulan terakhir.
PHI tersebut dilakukan dalam bentuk tunai atau Unit Penyertaan kepada Pemegang Unit Penyertaan.
PHI dengan nilai minimal Rp1.000.000 (satu juta rupiah) dibagikan ke nasabah secara tunai dan PHI yang lebih rendah dari nilai tersebut dibagikan dalam bentuk tambahan Unit Penyertaan.
Manajer Investasi akan menetapkan Cum Date PHI pada tanggal: 30 September 2025 dan Ex-date PHI pada tanggal: 1 Oktober 2025
Pembayaran PHI dalam bentuk tunai atau Unit Penyertaan akan dilakukan pada tanggal: 2 Oktober 2025.
Biaya transaksi yang timbul atas pembayaran PHI menjadi beban Pemegang Unit Penyertaan.
Harga NAV per unit akan terkoreksi sebesar nilai PHI per unit yang dibagikan kepada Pemegang Unit Penyertaan.*
Perkiraan PHI yang dibagikan adalah sekitar Rp635.000.000,- (enam ratus tiga puluh lima juta rupiah) untuk seluruh Pemegang Unit Penyertaan SAM Sukuk Syariah Sejahtera.*
*) sebagai ilustrasi bila nilai total PHI sebagaimana disebutkan di atas dibagikan dengan menggunakan informasi NAB SAM Sukuk Syariah Sejahtera tanggal 26 September 2025 maka setiap Pemegang Unit Penyertaan akan menerima PHI sekitar Rp30,2 per unit. Harga NAB per unit akan terkoreksi sebesar PHI per unit yang dibagikan tersebut atau sekitar -1,2%. Nilai PHI per unit penyertaan dapat berubah sesuai dengan jumlah Unit Penyertaan saat Cum Date.
Demikian informasi ini kami sampaikan. Jika Bapak/Ibu memerlukan penjelasan lebih lanjut, dapat menghubungi narahubung PT Samuel Aset Manajemen atau melalui nomor telepon (021) 28548800 dan email [email protected].
Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak/Ibu yang selama ini telah memberikan kepercayaan kepada PT Samuel Aset Manajemen untuk mengelola dana Bapak/Ibu melalui Reksa Dana SAM OBLIGASI OPTIMA.
Sehubungan dengan pengelolaan Reksa Dana SAM OBLIGASI OPTIMA (“Reksadana”), kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:
Manajer Investasi akan melakukan Pembagian Hasil Investasi (PHI) yang berasal dari sebagian hasil investasi yang dibukukan oleh Reksadana selama periode 1 bulan terakhir kepada Pemegang Unit Penyertaan Kelas D
PHI tersebut dilakukan dalam bentuk tunai atau non-tunai berupa Unit Penyertaan sebagaimana yang dimuat dalam prospektus Reksadana.
Pemegang Unit Penyertaan Kelas D dengan nilai investasi saat cum date minimal Rp25.000.000 (dua puluh lima juta rupiah) akan menerima PHI secara tunai, sementara untuk Pemegang Unit Penyertaan Kelas D dengan nilai investasi saat cum date lebih rendah dari jumlah tersebut akan memperoleh PHI secara non-tunai berupa tambahan unit penyertaan.
Manajer Investasi akan menetapkan cum date PHI pada tanggal 30 September 2025 dan Ex-date PHI pada tanggal 1 Oktober 2025.
Pembayaran PHI dalam bentuk tunai atau non-tunai berupa Unit Penyertaan akan dilakukan pada tanggal: 2 Oktober 2025.
Biaya transaksi yang timbul atas pembayaran PHI menjadi beban Pemegang Unit Penyertaan.
Harga Nilai Aktiva Bersih (NAB) per unit akan terkoreksi sebesar nilai PHI per unit yang dibagikan kepada Pemegang Unit Penyertaan.
Perkiraan PHI yang dibagikan kepada seluruh Pemegang Unit Penyertaan Kelas D adalah sekitar Rp225.000.000 (dua ratus dua puluh lima juta Rupiah)*)
*) sebagai ilustrasi bila menggunakan Informasi NAB SAM OBLIGASI OPTIMA Kelas D per 26 September 2025 maka Nilai PHI yang dibagikan tersebut mendekati 0,44% atau Rp4.5 per unit.
Demikian informasi ini kami sampaikan. Jika Bapak/Ibu memerlukan penjelasan lebih lanjut, dapat menghubungi narahubung PT Samuel Aset Manajemen atau melalui nomor telepon (021) 28548800 dan email [email protected].