Samuel Aset Manajemen

Category: Ulasan Ekonomi

Ulasan Ekonomi

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Selasa 15 Juni 2021

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat tercatat ditutup mixed pada perdagangan hari Senin (14/4) kemarin. Dow Jones ditutup melemah 0.25%, S&P 500 ditutup menguat 0.18% dan NASDAQ menguat 0.74%.

     

    Di Eropa, indeks acuan Euro Stoxx tercatat menguat 0.18% dan FTSE100 menguat 0.18%. Dari dalam negeri, IHSG ditutup melemah 0.25% pada perdagangan Senin (14/4) kemarin.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berada pada level Rp 14.202. Dari komoditas, minyak WTI dan Brent menguat dengan masing-masing mengalami kenaikan sebesar 0.75% dan 0.77% pada level US$ 71.42 dan US$ 73.43 per barel.

     

    Pasar diperkirakan dibuka mixed pada hari ini. Indeks Nikkei dan Kospi pagi ini tercatat kompak dibuka menguat masing-masing 0.78% dan 0.04%. Indeks futures acuan juga tercatat menguat tipis, dengan Dow Jones menguat 0.06%, S&P 500 menguat 0.21% dan Nasdaq menguat 0.22%

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Novavax mengklaim bahwa vaksinnya secara keseluruhan 90.4% efektif pada fase tiga trial klinis terhadap virus Corona. Sebagai tambahan, mereka menyebutkan bahwa dua dosis suntikan vaksinnya bisa memberikan hingga 100% efektivitas untuk mencegah gejala sedang hingga berat dan bisa memberikan 93% efektivitas terhadap beberapa varian virus Corona. Karena pasokan vaksin di Amerika Serikat sudah melimpah, ada kemungkinan bahwa vaksin dari Novavax akan didistribusikan ke negara lainnya. (CNBC)

     

    Bank Indonesia mencatat Indeks Penjualan Riil (IPR) pada periode April 2021 meningkat 17.3% dari bulan sebelumnya dan 15.6% dibandingkan April 2020. Kenaikan ini mayoritas ditopang oleh aktivitas belanja dari masyarakat pada saat bulan Ramadan dan mengindikasikan daya beli masyarakat yang mulai menguat. (Kontan)

     

    Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang insentif berupa diskon pajak atas penjualan barang mewah, PPnBM, sebesar 100% untuk mobil hingga Agustus 2021. Berdasarkan PMK No. 20/2021, diskon PPnBM 100 persen yang diberikan mulai 1 Maret 2021 untuk mobil penumpang berukuran 1.500 cc berlaku hingga Mei 2021. Periode selanjutnya, Juni hingga Agustus 2021, pembelian mobil akan diberikan diskon PPnBM sebesar 50 persen. (Bisnis Indonesia)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

     

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—15-Juni-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Senin 14 Juni 2021

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat tercatat menguat tipis pada perdagangan hari Jumat (11/04) kemarin. Dow Jones, S&P 500 dan NASDAQ masing-masing ditutup menguat sebesar 0.04%, 0.19%, dan 0.35%.

     

    Di Eropa, indeks acuan Euro Stoxx tercatat menguat 0.65% dan FTSE100 menguat 0.65%. Dari dalam negeri, IHSG ditutup melemah 0.2% pada perdagangan Jumat (11/04) kemarin.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level Rp 14.189. Dari komoditas, minyak WTI dan Brent menguat dengan masing-masing mengalami kenaikan sebesar 0.05% dan 0.09% pada level US$ 70.96 dan US$ 72.78 per barel.

     

    Pasar diperkirakan dibuka menguat pada hari ini. Indeks Nikkei dan Kospi pagi ini tercatat masing-masing dibuka menguat 0.48% dan melemah 0.05%. Indeks futures acuan juga tercatat kompak menguat, dengan Dow Jones menguat 0.04%, S&P 500 menguat 0.19%, dan Nasdaq menguat 0.35%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Pemimpin negara G7 diberitakan akan mendukung proposal Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, untuk mengenakan pajak minimal sebesar 15% pada perusahaan global. Dengan mendukung proposal tersebut, negara bisa mencegah perusahaan multinasional mengalihkan keuntungan dan pendapatan pajaknya ke negara dengan pajak rendah dan bisa mengenakan pajak yang sama dimanapun penjualan mereka dilakukan. (Reuters)

     

    Pengembangan pembangkit listrik berbasis sumber energi baru dan terbarukan (EBT) di dalam negeri berpotensi meningkat. Setelah tahun 2025, pemerintah berencana tak lagi mengizinkan pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Hal tersebut tertuang dalam draft Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021—2030, pada draft tersebut PLTU akan digantikan oleh PLT Base. PLT Base menggunakan mix EBT (Hidro, PLTP, PLTS, Bio, Dll) dan Gas (PLTG/PLTMG/PLTGU berbahan bakar gas). (Kontan)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

     

     

     

    Terima Kasih

    Warm Regards,

     

    Hernandi Wisnu Wardhana

    Investment Analyst

    t. +62-21-2854 8800 Ext.523 | m. +62-81-26021 4189

    ================================================================================

    Please consider your environmental responsibility. Before printing this email message, ask yourself whether you really need a hard copy.

     

     

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Your Lifelong Investment Partner

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    Contact: +62-21-28548800 I  www.reksadanasam.co.id

    ================================================================================

     

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—14-Juni-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Jumat 11 Juni 2021

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham global menguat pada perdagangan Kamis kemarin. Dari Amerika Serikat, Dow Jones ditutup naik 0.06%, kemudian S&P 500 dan Nasdaq juga naik masing-masing sebesar 0,47% dan 0,78%. Di Eropa, indeks acuan Euro Stoxx600 tercatat naik tipis 0.03%, begitupun FTSE naik tipis 0.10%.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level Rp 14.247.5. Dari komoditas, minyak WTI melemah 0.30%. Pagi ini, Nikkei dibuka turun 0,19% sedangkan Kospi dibuka naik sebesar 0.30%. Untuk indeks futures AS tercatat variatif, dengan Dow turun 0.07%, S&P 500 turun 0.05%, sedangkan Nasdaq menguat 0.05%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan, draf Rancangan Undang-Undang tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) baru dikirimkan kepada pimpinan DPR RI dan belum dibahas. Sehingga, pihaknya sangat menyayangkan munculnya kegaduhan mengenai isu pengenaan pajak pertambahan nilai (PPN) untuk kebutuhan pokok atau sembako. Apalagi, lanjut Menkeu, draf RUU KUP itu bocor dan tersebar ke publik dengan aspekaspek yang terpotong dan tidak utuh sehingga menyebabkan kondisi menjadi kikuk (Investor Daily)

     

    Australia bekerja sama dengan Singapura dalam menyiapkan koridor perjalanan yang memungkinkan perjalanan bebas karantina antar negara, kata Perdana Menteri Scott Morrison. Kedua negara tersebut termasuk di antara segelintir negara Asia-Pasifik yang telah berhasil menahan Covid-19. Secara terpisah, Singapura mengatakan akan melonggarkan aturan Covid secara bertahap. Di tempat lain, India mencatat rekor kematian harian setelah negara bagian Bihar mengatakan Covid-19 telah menewaskan 9.429 orang, hampir dua kali lipat dari jumlah sebelumnya. Dan Jepang dapat menghadapi gelombang Covid-19 lainnya dengan atau tanpa Olimpiade, sebuah analisis baru menunjukkan. (Bloomberg)

     

    Konsumen AS menghadapi biaya yang melebihi perkiraan pada bulan Mei, memperpanjang kenaikan inflasi selama salaam berbulan-bulan karena ekonomi yang menguat. Indeks harga konsumen naik 0,6%, kenaikan terbesar kedua dalam lebih dari satu dekade. Meskipun terdistorsi oleh pandemi, CPI melonjak 5% dari tahun lalu, kenaikan tahunan terbesar sejak Agustus 2008. Kenaikan sebagian besar didorong oleh harga dalam kategori yang terkait dengan pembukaan kembali ekonomi yang lebih luas. (Bloomberg)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—11-June-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Kamis 10 Juni 2021

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham global melemah pada perdagangan Rabu kemarin. Dari Amerika Serikat, Dow Jones ditutup melemah 0.44%, kemudian S&P 500 dan Nasdaq juga melemah masing-masing sebesar 0,18% dan 0,09%. Di Eropa, indeks acuan Euro Stoxx600 tercatat naik tipis 0.09%, sedangkan FTSE turun 0.20%.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level Rp 14.255. Dari komoditas, minyak WTI dan Brent melemah masing-masing sebesar 0.41% dan 0.04%. Pagi ini, Nikkei dibuka menguat 0,20% begitupun Kospi dibuka naik sebesar 0.11%. Untuk indeks futures AS tercatat kompak menguat, dengan Dow Jones naik 0.12%, S&P 500 menguat 0.12%, dan Nasdaq juga menguat 0.08%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Survei Konsumen (SK) Bank Indonesia (BI) pada Mei 2021 mengindikasikan optimisme konsumen terha dap kondisi ekonomi terus menguat. Ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Mei 2021 sebesar 104,4, meningkat dibandingkan dengan IKK April 2021 yang sebesar 101,5. “Keyakinan konsumen terpantau membaik pada sebagian besar kategori tingkat pengeluaran, tingkat pendidikan, dan kelompok usia responden. Secara spasial, keyakinan konsumen membaik pada enam kota yang disurvei, tertinggi di Medan, diikuti oleh Surabaya dan Manado,” ujar Kepala Depar temen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam keterangan ter tulisnya, Rabu (9/6). Berdasarkan hasil survei ini, lanjut dia, penguatan optimisme konsumen pada Mei 2021 didorong oleh persepsi konsumen yang membaik terha dap kondisi ekonomi saat ini meskipun masih berada pada area pesimistis (<100). Ini disokong oleh perbaikan persepsi terhadap ketersediaan lapangan kerja, penghasilan, dan ketepatan waktu pembelian barang tahan lama. (Investor Daily)

     

    Negara-negara kaya bersiap atas China yang berupaya mencari pengecualian dari pajak perusahaan minimum global. Beberapa pejabat melihat China tidak mudah menandatangani tarif pajak minimum global setidaknya 15% yang disahkan oleh menteri keuangan G7 minggu lalu. China memang memiliki tarif pajak perusahaan dasar sebesar 25% untuk sebagian besar perusahaan, tetapi insentif untuk sektor teknologi tinggi dan untuk investasi dalam penelitian dan pengembangan menyebabkan tarif efektif dapat turun di bawah 15%. Beijing ingin mempertahankan insentif pajak yang dilihatnya sebagai kunci untuk pembangunan ekonominya, terutama dalam teknologi maju. (Bloomberg)

     

    Dari AS, Presiden Joe Biden mencabut larangan era Trump terhadap aplikasi milik China, TikTok dan WeChat, dan sebagai gantinya akan meninjau aplikasi perangkat lunak dari negara lain yang dapat menimbulkan risiko terhadap data sensitif Amerika, kata pejabat senior administrasi. (Bloomberg)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—10-June-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Rabu 9 Juni 2021

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat tercatat bergerak secara variatif pada perdagangan Selasa (9/6). Dow Jones ditutup melemah 0.09%, sedangkan S&P 500 dan Nasdaq menguat masing-masing sebesar 0,02% dan 0,31%. Di Eropa, indeks acuan Euro Stoxx600 tercatat naik 0.10% dan FTSE juga naik 0.25%. Dari dalam negeri, IHSG ditutup turun 1.16% pada perdagangan Selasa kemarin.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level Rp 14.252. Dari komoditas, minyak WTI dan Brent menguat masing-masing sebesar 0.10% dan 0.21%. Pagi ini, Nikkei dibuka melemah 0,17% begitupun Kospi dibuka melemah sebesar 0.15%. Untuk indeks futures AS tercatat kompak menguat, dengan Dow Jones naik 0.06%, S&P 500 menguat 0.06%, dan Nasdaq juga menguat 0.11%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Pemerintah memastikan program Penanggulangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) yang digulirkan pada 2020 dan 2021 berlanjut ke 2022. Program PCPEN diperlukan untuk mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional yang terus menunjukkan tren perbaikan. Hanya saja, pagu anggaran program PC-PEN 2022 belum ditetapkan karena pemerintah masih fokus membahas   dan menyusun Kerangka Ekonomi Makro dan PokokPokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) RAPBN 2022 bersama DPR. (Investor Daily)

     

    Rapat kerja Komisi XI DPR dengan pemerintah, Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Badan Pusat Statistik (BPS) menyepakati besaran asumsi dasar ekonomi makro dan target pembangunan dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) Tahun 2022. Sebagian besar asumsi makro yang disepakati tidak mengalami perubahan dari usulan awal maupun hasil pembahasan rapat Panitia Kerja (Panja) Penerimaan serta Panja Pertumbuhan dan Pembangunan Nasional yang berlangsung selama tiga hari. Pembahasan ini juga dilakukan dengan Kementerian Keuangan, Kementerian PPN/Bappenas, BI, OJK, dan BPS. (Investor Daily)

     

    Dari AS, Senat meloloskan RUU ekspansif dengan margin lebar untuk menginvestasikan hampir US$250 miliar dalam memperkuat industri manufaktur dan teknologi AS untuk memenuhi tantangan ekonomi dan strategis dari China. Pemungutan suara 68-32 merupakan hal langka yang terjadi pada kondisi Senat yang terpolarisasi. Hal ini dikerenakan adanya kekhawatiran di kedua partai politik bahwa AS berisiko tertinggal dari pesaing global terbesarnya. (Bloomberg)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—9-Juni-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Selasa 8 Juni 2021

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat tercatat bergerak secara variatif pada perdagangan Senin kemarin. Dow Jones ditutup melemah 0.36%, S&P 500 melemah 0.08%, sedangkan Nasdaq naik 0.49%. Di Eropa, indeks acuan Euro Stoxx600 tercatat naik 0.22% dan FTSE naik 0.12%. Dari dalam negeri, IHSG ditutup naik tipis 0.08% pada perdagangan Senin kemarin.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level Rp 14.264. Dari komoditas, minyak WTI dan Brent melemah masing-masing sebesar 0.13% dan 0.08%. Pagi ini, Nikkei dibuka menguat 0,35% sedangkanKospi dibuka melemah sebesar 0.20%. Untuk indeks futures AS tercatat kompak menguat, dengan Dow Jones naik 0.01%, S&P 500 menguat 0.09%, dan Nasdaq juga menguat 0.23%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) sekaligus Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yakin pertumbuhan ekonomi 2Q21 menembus 7-8% yoy. Optimisme itu ditopang kenaikan penjualan ritel 9,8%, data Purchasing Managers Index mencetak rekor tertinggi 55,3, lonjakan penjualan mobil 228% dengan pemberlakuan diskon pajak, belanja nasional melambung 60,43%, serta program Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional berjalan lebih baik. (Investor Daily)

     

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Investasi melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 11 Tahun 2021 tentang Satuan Tugas Percepatan Investasi. Salah satu tugas Satgas ini adalah melakukan pengawalan (end to end) dan berperan aktif dalam penyelesaian hambatan pelaksanaan berusaha atau investasi. Satgas Investasi ini dipimpin oleh Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dengan dua wakil ketua yakni Wakil Jaksa Agung dan Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri). Sementara untuk sekretaris Satgas dijabat Dini Purwono yang juga Staf Khusus Presiden Bidang Hukum. (Investor Daily)

     

    Dari AS, Federal Reserve sedang dalam tahap awal kampanye pengurangan pembelian aset bulanan sebesar US$ 120 miliar agar pasar keuangan sudah lebih siap. Komentar oleh pejabat The Fed dalam beberapa minggu terakhir menunjukkan masalah tapering tampaknya akan dibahas segera setelah pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal minggu depan, dan The Fed mungkin berada di jalur untuk memulai pengurangan aset akhir tahun ini atau awal tahun depan. (CNBC)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—8-Juni-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Senin 7 Juni 2021

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat tercatat menguat pada perdagangan Jumat kemarin. Dow Jones ditutup naik 0.52%, S&P 500 menguat 0.88%, dan Nasdaq naik 1.47%. Di Eropa, indeks acuan Euro Stoxx600 tercatat naik 0.39% dan FTSE naik tipis 0.07%. Dari dalam negeri, IHSG ditutup melemah 0.43% pada perdagangan Jumat kemarin.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level Rp 14.295. Dari komoditas, minyak WTI dan Brent menguat masing-masing sebesar 0.17% dan 0.47%. Pagi ini, Nikkei dan Kospi dibuka menguat masing-masing sebesar 0.46% dan 0.26%. Sedangkan Indeks futures AS tercatat kompak melemah, dengan Dow Jones turun 0.06%, S&P 500 melemah 0.10%, dan Nasdaq melemah 0.09%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Dari AS, Menteri Keuangan Janet Yellen mengatakan Presiden Joe Biden harus mendorong maju dengan rencana belanja US$ 4 triliun meskipun berpotensi memicu inflasi yang berlanjut hingga tahun depan dan suku bunga yang lebih tinggi. “Jika kita berakhir dengan lingkungan suku bunga yang sedikit lebih tinggi, itu sebenarnya akan menjadi nilai tambah bagi sudut pandang masyarakat dan sudut pandang The Fed,” kata Yellen pada hari Minggu dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg News. Paket kebijakan Biden akan menambahkan hingga sekitar US$400 miliar belanja negara per tahun, kata Yellen, dengan mengatakan bahwa angka tersebut sebenarnya tidak akan menyebabkan inflasi yang berlebihan. (Bloomberg)

     

    Para menteri keuangan dari negara anggota kelompok G-7 telah menyepakati besaran minimun tarif pajak korporasi global 15%. Kesepakatan yang sudah disahkan pada Sabtu (5/6), merupakan bentuk mendukung usulan Pemerintah Amerika Serikat (AS) atas rencana pengenaan pajak bagi raksasa perusahaan-perusahaan teknologi dan multinasional lainnya yang dituding tidak membayar secara layak. (Investor Daily)

     

    Pemerintah  berencana  untuk  mengubah  ketentuan  tarif  pajak  pertambahan nilai  (PPN)  dengan  menaikkan tarif  PPN  menjadi  12%  dari  yang berlaku saat ini sebesar 10%. Kendati  demikian,  seperti  ketentuan sekarang, pemerintah tetap diberi peluang  untuk  menurunkan  tarif tersebut menjadi paling rendah 5% dan paling tinggi 15%. (Investor Daily)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—7-Juni-2021.pdf

  • Buletin Bulanan – Juni 2021: Net Asset Value pada Sektor Properti

    Buletin Bulanan – Juni 2021: Net Asset Value pada Sektor Properti

    Ulasan Pasar Global

    Ulasan lengkap unduh file pdf

    • Pasar saham global cenderung mengalami penguatan sejak awal tahun hingga bulan Mei 2021, meskipun ada beberapa indeks saham yang masih mencatatkan hasil negatif sepanjang tahun berjalan 2021. Indeks saham Swedia (OMX Stockholm) mencatatkan kenaikan tertinggi, sementara indeks saham Filipina (PSEi) masih mencatatkan pelemahan terbesar.
    • Hampir seluruh indeks saham negara-negara maju mencatatkan hasil yang positif, dipimpin oleh indeks saham Swedia (OMX Stockholm), diikuti oleh Jerman (DAX), Eropa (STOXX 600), Amerika Serikat (S&P 500), Inggris (FTSE 100), dan Denmark (OMX Copenhagen).
    • Indeks saham di beberapa negara berkembang juga melanjutkan penguatan sejak awal tahun. Indeks saham Taiwan (TWSE), Mexico (S&P/BMV), Afrika Selatan (FTSE/JSE), Rusia (MOEX), dan Korea Selatan (KOSPI) memimpin penguatan. Di sisi lain, indeks saham di sebagian kawasan ASEAN lainnya cenderung masih mengalami pelemahan sejak awal tahun.
    • Sektor Energi, Finansial, Industrial dan Material cenderung menjadi sektor yang berkinerja terbaik secara global sejak awal tahun. Sektor-sektor yang cenderung defensif (Konsumsi, Kesehatan, dan Utilitas) memiliki kinerja yang relatif tertinggal dibandingkan indeks acuannya. Hal ini masih menunjukkan bahwa posisi/keyakinan investor cenderung pada sektor-sektor siklikal seiring membaiknya perekonomian dunia dan menguatnya harga-harga komoditas utama.
    • Penguatan harga minyak pada dalam beberapa minggu menjadi sentimen yang positif bagi indeks saham secara global. Indeks Dolar AS kembali melemah selama dua bulan berturut-turut. Pelemahan ini turut mendukung penguatan harga-harga komoditas utama.

    Tema Investasi Khusus: Net Asset Value pada sektor properti

    • Net Asset Value (NAV) atau Nilai Aktiva Bersih (NAB) merupakan nilai bersih suatu entitas dan dihitung dari nilai total aset entitas dikurangi nilai total kewajibannya. Melihat definisi tersebut, NAV bukanlah hal yang asing bagi pihak-pihak yang telah melakukan investasi Reksa Dana yang selalu mendapatkan laporan NAV Reksa Dana.
    • Selain digunakan untuk menilai Reksa Dana, NAV juga digunakan dalam menilai perusahaan sektor properti. Dalam penggunaannya pada sektor properti, NAV mencerminkan nilai aset berupa lot tanah dan properti investasi dikurangi dengan total kewajiban perusahaan. NAV tersebut mencerminkan potensi pasar yang dimiliki perusahaan.
    • Konsep NAV mirip dengan Nilai Buku atau Book Value (BV), hanya saja BV menggunakan harga ketika perusahaan membeli aset tersebut, sedangkan NAV menggunakan harga pasar yang berlaku saat ini.
    • Pada saham sektor properti, valuasi seringkali menggunakan metode Discount to NAV. Metode ini dilakukan dengan cara membagi harga saham dengan hasil perhitungan NAV. Angka tersebut akan menunjukkan seberapa jauh atau seberapa terdiskon harga saham perusahaan properti dibandingkan dengan potensi pasar yang dimiliki. Sebagai contoh, saham PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) pada penutupan bulan Mei diperdagangkan pada harga Rp940 per saham. Dengan asumsi perhitungan nilai NAV sebesar Rp2.900 per saham, artinya SMRA diperdagangkan pada diskon sebesar 67,6%.
    • Angka ini tidak serta merta menunjukkan terdapat potensi kenaikan harga saham sebesar 67,6%. Kita harus melihat secara historis untuk mengetahui pada level diskon berapa persen saham tersebut biasa diperdagangkan.
    • Metode ini juga lebih sering digunakan dibandingkan metode lain seperti Price to Earnings Ratio (PER) atau EV/EBITDA karena pengakuan pendapatan dalam sektor properti seringkali tidak dilakukan pada periode yang sama dengan periode penjualan persediaan.

    Baca ulasan lebih lengkap di sini!

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – Jumat 04 Juni 2021

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat tercatat melemah semalam. Dow Jones ditutup turun 0.07%, S&P 500 melemah 0.36%, dan Nasdaq turun 1.03%.

     

    Di Eropa, indeks acuan Euro Stoxx tercatat turun 0.12% dan FTSE100 melemah 0.61%. Dari dalam negeri, IHSG ditutup menguat 0.99% pada perdagangan Kamis kemarin.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level Rp 14.285. Dari komoditas, minyak WTI dan Brent melemah tipis dengan masing-masing mengalami penurunan sebesar 0.04% dan 0.08% pada level US$ 68.77 dan US$ 71.25 per barel.

     

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan bergerak melemah pada hari ini, mengikuti indeks Nikkei dan Kospi yang pagi ini tercatat masing-masing dibuka melemah 0.42% dan 0.31%. Indeks futures acuan juga tercatat kompak melemah, dengan Dow Jones turun 0.12%, S&P 500 melemah 0.20%, dan Nasdaq melemah 0.32%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Joe Biden menandatangani executive order yang melarang perusahaan Amerika Serikat untuk berinvestasi pada perusahaan China yang memiliki hubungan kepada sektor teknologi pertahanan dan pengawasan. Peraturan tersebut melarang yang ditandatangani oleh Biden diklaim sebagai kelanjutan dan penyempurnaan dari peraturan pada administrasi Trump sebelumnya. Langkah ini merupakan bagian dari serangkaian manuver Biden untuk melawan China, termasuk mempererat hubungan AS dengan negara lainnya dan mengejar investasi domestik yang besar untuk meningkatkan daya saing ekonomi Amerika di tengah hubungan yang semakin memburuk dengan China. (Reuters)

     

    Kementerian Agama memutuskan tak mengirim Jemaah pada ibadah haji 2021. Penundaan ini menjadi yang kedua setelah tahun lalu pemerintah juga tak mengirim Jemaah karena pandemic virus Covid-19. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan bahwa dirinya telah bertemu dengan Prediden Joko Widodo untuk membahas nasib para calon Jemaah haji Indonesia di tahun ini. (CNN)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—04-Juni-2021.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Kamis 03 Juni 2021

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat tercatat menguat tipis semalam. Dow Jones ditutup menguat 0.07%, S&P 500 naik 0.14%, dan Nasdaq menguat 0.14%.

     

    Di Eropa, indeks acuan Euro Stoxx  tercatat menguat 0.28% dan FTSE 100 0.39%. Dari dalam negeri, IHSG ditutup menguat 1.41% pada perdagangan Rabu kemarin.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level Rp 14.280. Dari komoditas, minyak WTI dan Brent kompak menguat masing-masing 0.60% dan 0.57% pada level US$ 69.23 dan US$ 71.75 per barel.

     

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan bergerak menguat pada hari ini, mengikuti indeks Nikkei dan Kospi yang pagi ini tercatat masing-masing menguat 0.50 % dan 0.60%. Indeks futures acuan tercatat menguat, dengan Dow Jones 0.07%, S&P 500 0.14%, dan Nasdaq 0.14%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Biden berencana untuk merubah aturan yang melarang perusahaan untuk memilki afiliasi dengan militer China. Peraturan yang diubah akan mengganti kriteria entitas yang dapat di-blacklist terutama pada perusahaan yang bergerak di bidang teknologi pertahanan dan pengawasan. (Bloomberg)

     

    Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada bulan Mei 2021 sebesar 0,32% secara bulanan (mom), lebih tinggi dari inflasi April 2021 yang sebesar 0,13% mom. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto mengatakan, peningkatan inflasi pada bulan Mei 2021 tak lepas dari adanya puasa dan hari raya Idul Fitri. Mayoritas inflasi dipicu oleh kenaikan harga pangan dan tarif angkutan (Kontan).

     

    OJK optimis kredit perbankan pulih sepanjang tahun ini. Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan bahwa pada 2021, kredit diproyeksikan meningkat sebesar 7,13% atau Rp 390,84 triliun. Kendati demikian, sepanjang tahun ini hingga April 2021 kredit baru bertambah Rp 600 miliar. Ia optimis pada 2022 kredit perbankan diproyeksikan meningkat sebesar 9.27% atau sebesar Rp 544,37 triliun. (Kontan)

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

    Best Regards,

    SAM Investment

     

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—03-Juni-2021.pdf