Samuel Aset Manajemen

Author: samadmin

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Rabu 1 Juli 2020

    Kilas Pasar

     

    Pasar saham di AS menguat kemarin, investor menimbang meningkatnya kasus coronavirus dengan data ekonomi yang positif pada hari Selasa dari AS dan China yang menunjukkan rebound di beberapa data ekonomi. Dow Jones ditutup menguat 0,8%, S&P 500 ditutup menguat 1,5%, dan Nasdaq menguat 1,9%. 

     

    Di Eropa, indeks Europe Stoxx600 ditutup menguat 0,1%. IHSG kemarin menguat 0,1%.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada di level 14.265. Minyak Brent pagi ini diperdagangkan di level 41,1. 

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan bergerak mixed hari ini. Dow dan S&P Futures terlihat melemah masing-masing 0,3%. Nikkei terlihat menguat 0,1%, Kospi menguat 0,7%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Di AS, indeks kepercayaan konsumen dilaporkan meningkat 11 poin ke level 98,1 di Juni. Perkiraan konsensus para ekonom adalah untuk angka 90,6. Konsumen Amerika tetap lebih optimis tentang masa depan daripada keadaan mereka saat ini : komponen indeks situasi saat ini dari survei naik 15,1 poin, menjadi 86,2, sementara indeks harapan naik 9,1 poin, menjadi 106.

     

    Di Cina, survei aktivitas pabrik naik ke level tertinggi tiga bulan. Indeks Purchasing Manager manufaktur bulan Juni berada di 50,9, sedikit di atas ekspektasi para ekonom dan mengindikasikan aktivitas yang meningkat.

     

    Saham AS mengakhiri kuartal kedua dengan catatan kuat. Semua sebelas sektor dalam S&P 500 naik untuk menutup kuartal terbaik indeks sejak kuartal keempat tahun 1998, yaitu kenaikan 20%. IHSG sendiri menguat 8,1% selama kuartal 2.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian-1-Juli-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Selasa 30 Juni 2020

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat tercatat menguat tajam pada akhir perdagangan kemarin, seiring dengan harapan baru terkait stimulus ekonomi. Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq tercatat menguat masing-masing 2,3%, 1,5%, dan 1,2%.

     

    Indeks di Eropa juga tercatat menguat, seiring dengan keyakinan pasar akan pemulihan ekonomi yang lebih baik di Eropa dibandingkan dengan AS. FTSE 100 dan Stoxx 600 tercatat menguat masing-masing 1,1% dan 0,4%. IHSG ditutup melemah 0,05% kemarin.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pagi ini diperdagangkan pada level Rp14.200. Komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent, tercatat masing-masing menguat 3,1% dan 1,7%.

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan menguat hari ini. Pagi ini, Nikkei 225 dan Kospi tercatat menguat masing-masing 1,7% dan 1,3%. Indeks futures di Amerika Serikat tercatat naik. Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq tercatat menguat masing-masing 0,03%, 0,1%, dan 0,2%. Hari ini adalah hari penutupan pasar untuk triwulan II-2020 dan semester I-2020.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Ketua Bank Sentral Amerika Serikat Jerome Powell kembali menegaskan adanya ketidakpastian yang sangat tinggi mengenai pemulihan ekonomi AS. Dalam paparannya di hadapan Komite Jasa Keuangan DPR AS, Powell mengatakan, pemulihan ekonomi AS akan sangat bergantung pada penanganan pandemi Covid-19. Powell menggarisbawahi lemahnya keluaran (output) ekonomi dan tingginya pengangguran yang tetap jauh lebih buruk dibandingkan keadaan sebelum pandemi. Menurutnya, pemulihan ekonomi secara penuh baru akan mungkin terjadi ketika masyarakat cukup yakin untuk kembali berkegiatan sebagaimana biasa.

     

    Dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memaparkan rencana pembagian beban antara pemerintah dan BI. Dikutip dari Kontan, Sri Mulyani mengatakan, BI akan menanggung hingga 100% beban bunga utang untuk mengurangi beban dampak Covid-19 dalam kelompok penggunaan barang publik, seperti sektor kesehatan, perlindungan sosial, serta sektoral, K/L, dan Pemda.  Adapun utang untuk barang non-publik berupa UMKM dengan skema pembagian beban BI 7-day reverse repo rate dikurang diskon 1% dan non public goods korporasi non-UMKM dengan BI 7-day reverse repo rate. Adapun untuk belanja lainnya, pemerintah akan menanggung beban bunga sebesar 100%.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

     

     

    Regards,

     

    SAM Investment

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Your Lifelong Investment Partner

     

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    Contact: +62-21-28548800 | f. +62-21-8317474 | www.sam.co.id

     

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian-30-Juni-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Senin 29 Juni 2020

    Kilas Pasar

     

    Pasar saham di AS melemah pada hari Jumat karena investor semakin khawatir tentang prospek ekonomi. Pembukaan kembali ekonomi terhenti karena kasus Covid-19 meningkat di banyak bagian di AS. Gubernur Texas Greg Abbott memerintahkan pembatasan lebih lanjut pada bisnis lokal pada hari Jumat. Dow Jones ditutup melemah 2,8%, S&P 500 ditutup melemah 2,4%, dan Nasdaq melemah 2,6%. 

     

    Di Eropa, indeks Europe Stoxx600 ditutup melemah 0,4%. IHSG pada hari Jumat ditutup menguat 0,1%.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada di level 14.220. Minyak Brent pagi ini diperdagangkan di level 40,2. 

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan bergerak melemah hari ini. Dow dan S&P Futures terlihat melemah masing-masing 0,4%. Nikkei terlihat melemah 1,5%, Kospi melemah 1,5%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Federal Reserve membatasi pembayaran dividen bank-bank di AS dan melarang pembelian kembali saham sampai setidaknya kuartal keempat, langkah yang ditempuh setelah stress test tahunan. Meski The Fed menemukan bahwa sebagian besar bank akan tetap memiliki modal yang baik jika pertumbuhan ekonomi AS rebound, modal mereka akan menipis karena kerugian pinjaman apabila terjadi skenario terburuk yang dipicu oleh pandemi coronavirus. Untuk membantu menjaga modal, para pejabat Dewan Gubernur memutuskan untuk menunda pembelian kembali saham bank hingga kuartal ketiga dan membatasi pembayaran dividen mereka.

     

    Pemilik bar dan restoran di Texas dan Florida terkejut pada hari Jumat setelah pemerintahan negara bagian tiba-tiba memberikan pembatasan baru pada bisnis mereka karena lonjakan kasus COVID-19 baru. Pemerintah Houston menyarankan penduduk untuk tetap di rumah, dan Texas memerintahkan dokter untuk mengakhiri operasi elektif ketika kasus coronavirus baru mencatat rekor pada tiga hari berturut-turut. Florida melaporkan hampir 9.000 infeksi baru pada hari Jumat, juga merupakan rekor tertinggi.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian-29-Juni-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Jumat 26 Juni 2020

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat tercatat menguat tajam pada akhir perdagangan kemarin. Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq tercatat menguat masing-masing 1,2%, 1,1%, dan 1,1%.

     

    Indeks di Eropa juga tercatat menguat, walaupun tidak setinggi indeks di AS. FTSE 100 dan Stoxx 600 tercatat menguat masing-masing 0,4% dan 0,7%. IHSG ditutup melemah 1,4% kemarin.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tercatat melemah, pagi ini diperdagangkan pada level Rp14.260. Komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent, tercatat masing-masing menguat 0,9% dan 1,1%.

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan menguat hari ini. Pagi ini, Nikkei 225 dan Kospi tercatat menguat masing-masing 1% dan 0,8%. Indeks futures di Amerika Serikat tercatat naik. Dow Jones melemah 0,1%, sementara S&P 500 dan Nasdaq menguat masing-masing 0,1%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Dana Moneter Internasional (IMF) memperingatkan pasar terkait dengan adanya ketidakselarasan antara pasar keuangan dan riil dunia. Dikutip dari Reuters, dalam laporan terkini yang ditulis oleh Tobias Adrian dan Fabio Natalucci, pejabat Departemen Moneter dan Pasar Modal IMF, pihaknya mengatakan bahwa pasar modal dapat mengalami penurunan tajam yang kedua kalinya jika penyebaran Covid-19 tetap tinggi, diberlakukannya kembali pembatasan kegiatan ekonomi, atau meningkatnya kembali ketegangan perdagangan dunia. Sebagaimana kita ketahui bersama, pasar modal dunia relatif telah pulih pada bulan Juni ini walaupun data ekonomi dan penyebaran Covid-19 belum menunjukkan angka yang cukup menggembirakan. Sehari sebelumnya, Kepala Ekonom IMF Gita Gopinath mengumumkan prakiraan pertumbuhan ekonomi global pada 2020 dapat mencapai negatif 4,9%.

     

    Pemerintah secara resmi mempercepat penurunan tarif pajak penghasilan (PPh) bagi wajib pajak badan berbentuk perusahaan terbuka mulai tahun 2020 ini , dari 25% menjadi 22%. Lewat Peraturan Pemerintah (PP) No. 30 Tahun 2020 tentang Penurunan Tarif Pajak Penghasilan bagi Wajib Pajak Badan Dalam Negeri yang Berbentuk Perseroan Terbuka. Aturan ini merupakan aturan turunan dari Undang-Undang (UU) No. 2 Tahun 2020 ini dan berlaku sejak tanggal diundangkan, yaitu pada 19 Juni 2020. Dikutip dari Kontan, penyesuaian tariff atas PPh wajib pajak badan dalam negeri dan bentuk usaha tetap menjadi 22% berlaku pada tahun pajak 2020 dan 2021.Tarif akan kembali turun menjadi 20% dan mulai berlaku pada tahun pajak 2022.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

     

     

    Regards,

     

    SAM Investment

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Your Lifelong Investment Partner

     

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    Contact: +62-21-28548800 | f. +62-21-8317474 | www.sam.co.id

     

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian-26-Juni-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Kamis 25 Juni 2020

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di AS mengalami pelemahan signifikan tadi malam, seiring kekhawatiran akan meningkatnya kembali jumlah kasus corona virus di beberapa negara bagian seperti California dan Florida. Dow Jones ditutup melemah 2,7%, S&P 500 ditutup melemah 2,6%, dan Nasdaq melemah 2,2%. 

    Di Eropa, indeks Europe Stoxx600 ditutup melemah 2,8%. IHSG kemarin ditutup menguat 1,7%.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada di level 14.130. Minyak Brent pagi ini diperdagangkan di level 40,3. 

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan bergerak melemah hari ini. Dow dan S&P Futures terlihat melemah masing-masing 0,1% dan 0,2%. Nikkei terlihat melemah 1,3%, Kospi melemah 1,7%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Tujuh negara bagian di AS melaporkan angka rekor baru untuk jumlah rawat inap coronavirus saat ini, menurut data yang dilacak oleh The Washington Post, yaitu Arizona, Arkansas, California, Carolina Utara, Carolina Selatan, Tennessee dan Texas, karena jumlah infeksi terus meningkat di AS bagian Selatan dan Barat. Lebih dari 800 kematian secara bersamaan dilaporkan di Amerika Serikat pada hari Selasa, pertama kali kematian meningkat sejak 7 Juni. Texas dan California pada Selasa melampaui 5.000 kasus baru virus corona dalam rentang 24 jam. Arizona, Nevada, dan Missouri juga mencatat angka harian tertinggi baru. Secara keseluruhan, 33 negara bagian dan teritori A.S. kini memiliki rata-rata kasus baru yang lebih tinggi dari minggu lalu. 

     

    International Monetary Fund (IMF) memprediksi ekonomi dunia akan tumbuh negatif 4,9% pada tahun 2020. Proyeksi ini menurun 1,9% poin dari prediksi pada bulan April 2020 sebelumnya.  “Pandemi Covid-19 rupanya memberi dampak yang lebih buruk daripada yang diperkirakan pada setengah tahun pertama tahun ini. Untuk itu, pemulihan ekonomi kami prediksi akan lebih bertahap lagi,” ujar Economic Counsellor and Director of the Research Department IMF Gita Gopinath, Rabu (24/6). 

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian-25-Juni-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Rabu 24 Juni 2020

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat tercatat naik tipis pada penutupan perdagangan kemarin. Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq tercatat menguat masing-masing 0,5%, 0,4%, dan 0,7%.

     

    Indeks di Eropa tercatat menguat didorong oleh data kegiatan manufaktur Purchasing Managers’ Index yang mulai lebih solid, di antaranya FTSE 100 dan Stoxx 600 masing-masing menguat 1,2% dan 1,3%. IHSG kemarin ditutup melemah 0,8%.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tercatat stabil, pagi ini diperdagangkan pada level Rp14.140. Komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent, tercatat masing-masing melemah 0,9% dan 1%, seiring dengan kekhawatiran pasar terkait dengan permintaan minyak dengan masih bertambahnya jumlah kasus positif Covid-19 di Amerika Serikat.

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan menguat hari ini. Pagi ini, Nikkei 225 dan Kospi tercatat menguat masing-masing 0,4% dan 1,7%. Indeks futures di Amerika Serikat tercatat naik dengan Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq menguat masing-masing 0,2%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Infeksi Covid-19 semakin kentara dan menimbulkan komplikasi yang cukup parah pada kalangan usia muda di Amerika Serikat. Dalam paparannya di hadapan Kongres AS, Direktur Lembaga Alergi dan Penyakit Menular Amerika Serikat, Dr. Anthony Fauci, mengatakan, pada masa-masa awal terjadinya pandemi, terlihat bahwa kelompok usia muda memiliki ketahanan yang lebih baik. Namun demikian, pada saat ini, seiring dengan mulai melonggarnya kebijakan pembatasan sosial, semakin banyak pasien dari kelompok usia muda dengan gejala yang sangat beragam, mulai dari tanpa gejala hingga komplikasi pernafasan.

     

    Pemerintah dan DPR RI telah menyepakati besaran Asumsi Dasar Ekonomi Makro dan Target Pembangunan dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal 2021 (KEM-PPKF) Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negaa (RAPBN) 2021.  Di antara asumsi yang disepakati tersebut adalah pertumbuhan ekonomi 2021 sebesar 4,5-5,5%, inflasi 2-4%, dan nilai tukar rupiah terhadap USD sebesar Rp13.700-14.900. Setelah pembahasan asumsi makro, proses penyusunan RAPBN 2021 akan berlanjut ke Panitia Kerja DPR untuk membahas pagu indikatif dalam rangka pembahasan pos-pos pendapatan dan belanja negara.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

     

     

    Regards,

     

    SAM Investment

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Your Lifelong Investment Partner

     

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    Contact: +62-21-28548800 | f. +62-21-8317474 | www.sam.co.id

     

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian-24-Juni-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Selasa 23 Juni 2020

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di AS bergerak menguat tadi malam, dipimpin oleh beberapa saham teknologi, seperti Apple dan Microsoft. Dow Jones ditutup menguat 0,6%, S&P 500 ditutup menguat 0,6%, dan Nasdaq menguat 1,1%. 

     

    Di Eropa, indeks Europe Stoxx600 ditutup melemah 0,8%. IHSG kemarin ditutup melemah 0,5%.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada di level 14.149. Minyak Brent pagi ini diperdagangkan di level 43,1. 

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan bergerak menguat hari ini. Dow dan S&P Futures terlihat menguat masing-masing 0,3%. Nikkei terlihat menguat 1,0%, Kospi menguat 1,3%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Penjualan rumah AS turun ke level terendah selama lebih dari 9,5 tahun pada Mei, memperkuat ekspektasi untuk kontraksi tajam pada aktivitas pasar perumahan di kuartal kedua. Laporan dari National Association of Realtors pada hari Senin juga menunjukkan kenaikan harga rumah tahunan terkecil dalam lebih dari delapan tahun. Kemerosotan dalam penjualan rumah yang ada mencerminkan penutupan kontrak yang ditandatangani pada bulan Maret dan April, ketika hampir seluruh negara berada pada lockdown. 

     

    Prancis dan Jerman pada Senin mendesak untuk terjadinya kesepakatan di antara para pemimpin Uni Eropa mengenai ukuran dan rincian pembayaran dana bersama yang bertujuan membantu negara-negara anggota yang paling terpukul untuk pulih lebih cepat dari pandemi coronavirus. Berbicara kepada wartawan setelah pembicaraan di Berlin, Menteri Keuangan Jerman Olaf Scholz dan rekannya dari Prancis Bruno Le Maire mengatakan mereka yakin bahwa kesepakatan mengenai Dana Pemulihan Eropa dapat segera dicapai, idealnya pada pertemuan puncak Uni Eropa bulan depan.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian-23-Juni-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Senin 22 Juni 2020

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat tercatat mixed cenderung turun pada Jumat kemarin. Pasar AS kembali menimbang-nimbang data pasien positif Covid-19 di tengah dibukanya kembali kegiatan perniagaan. Dow Jones dan S&P 500 melemah masing-masing 0,8% dan 0,6%, sementara Nasdaq menguat 0,03%.

     

    Indeks di Eropa tercatat menguat, di antaranya FTSE 100 dan Stoxx 600 masing-masing menguat 1,1% dan 0,6%. Jumat kemarin, IHSG ditutup melemah 1,2%.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tercatat stabil, pagi ini diperdagangkan pada level Rp14.100. Komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent, tercatat masing-masing menguat 0,03% dan 0,3%.

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan mixed cenderung melemah hari ini. Pagi ini, Nikkei 225 dan Kospi tercatat melemah masing-masing 0,5% dan 0,6%. Indeks futures di Amerika Serikat tercatat turun dengan Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq melemah masing-masing 0,1%, 0,07%, dan 0,03%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Negara-negara maju kembali mencatat lonjakan jumlah kasus positif Covid-19 akhir pekan ini. Angka reproduksi Covid-19 di Jerman melompat tajam menjadi 2,88 pada hari Minggu kemarin. Dikutip dari CNBC, Institut Robert Koch, salah satu lembaga kesehatan masyarakat di Jerman, mengumumkan lonjakan angka reproduksi ini, naik tajam dari angka hari Sabtu sebesar 1,79. Sebagai catatan, angka 2,88 berarti setiap 100 orang yang terinfeksi virus tersebut dapat menularkan kepada 288 orang lainnya. Pemerintah Jerman kembali memperketat beberapa kegiatan dengan bantuan petugas kepolisian. Di Amerika Serikat, terjadi tambahan kasus positif sebesar 60.000 secara kumulatif pada Jumat dan Sabtu lalu.

     

    Pemerintah kembali memberikan stimulus dan insentif bagi dunia usaha di tengah Covid-19 ini dalam bentuk insentif pajak penghasilan. Dikutip dari Kontan, pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) no. 29/2020 yang mengatur insentif ini. Para penerima insentif adalah wajib pajak dalam negeri produsen alat kesehatan dan disinfektan, wajib pajak pemberi donasi Covid-19, pengenaan pajak 0% untuk honor tenaga kesehatan, para pemberi sewa kepada pemerintah dalam penanganan Covid-19, serta emiten yang melakukan pembelian saham kembali (buyback) dalam rangka stabilisasi harga saham.

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

     

     

    Regards,

     

    SAM Investment

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Your Lifelong Investment Partner

     

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    Contact: +62-21-28548800 | f. +62-21-8317474 | www.sam.co.id

     

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian-22-Juni-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Jumat 19 Juni 2020

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di AS bergerak mixed tadi malam, Dow Jones ditutup melemah 0,15%, namun S&P 500 ditutup menguat 0,06%, dan Nasdaq menguat 0,33%. Dalam minggu terakhir, 1,51 juta orang mengajukan klaim pengangguran di AS, turun dari 1,57 juta seminggu sebelumnya, tetapi lebih tinggi dari ekspektasi ekonom yang disurvei oleh FactSet yaitu 1,2 juta.

     

    Di Eropa, indeks Europe Stoxx600 ditutup melemah 0,7%. IHSG kemarin ditutup melemah 1,25%.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada di level 14.077. Minyak Brent pagi ini diperdagangkan di level 41,7. 

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan bergerak mixed cenderung menguat hari ini. Dow dan S&P Futures terlihat menguat masing-masing 0,2%. Nikkei terlihat menguat 0,4% namun Kospi melemah 0,4%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Di AS, data klaim pengangguran terbaru mencerminkan penurunan berturut-turut di pekan ke 11 dari puncaknya pada bulan Maret. Meski masih menurun, laju penurunan dalam minggu terakhir tidak sebaik perbaikan yang telah ditunjukkan dalam beberapa minggu terakhir.

     

    Dari dalam negeri, Bank Indonesia memutuskan untuk menurunkan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) menjadi sebesar 4,25%. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo bersama dengan Dewan Gubernur lainnya memandang kebijakan untuk menurunkan bunga acuan 25 bps tersebut sejalan dan konsisten dengan upaya menjaga stabilitas perekonomian di era Covid-19 ini. “Ke depan Bank Indonesia tetap melihat peluang penurunan suku bunga seiring dengan rendahnya tekanan inflasi, terjaganya stabilitas ekternal termasuk rendahnya defisit transaksi berjalan dan perlunya mendorong pertumbuhan ekonomi lebih lanjut,” sebut Gubernur BI.

     

    Sementara itu, permintaan uang yang melemah selama pandemi membuat data uang kartal yang diedarkan (UYD) terlihat menurun 6,06% yoy di bulan Mei. Transaksi nontunai (pada bulan April) juga menurun 18,9% yoy. Namun, di bulan April data transaksi uang elektronik terlihat menguat 37,3%. Hal ini menunjukkan meningkatnya akseptasi masyarakat terhadap pembayaran digital. 

     

    Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

    Best Regards,

    SAM Investment

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian-19-Juni-2020.pdf

  • SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Kamis 18 Juni 2020

    Kilas Pasar

     

    Indeks saham di Amerika Serikat tercatat mixed. Pasar AS kembali menimbang-nimbang data pasien positif Covid-19 di tengah dibukanya kembali kegiatan perniagaan. Dow Jones dan S&P 500 melemah masing-masing 0,6% dan 0,4%, sementara Nasdaq menguat 0,1%.

     

    Indeks di Eropa tercatat menguat, di antaranya FTSE 100 dan Stoxx 600 masing-masing menguat 0,2% dan 0,7%. Kemarin, IHSG ditutup menguat tipis 0,03%.

     

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tercatat stabil, pagi ini diperdagangkan pada level Rp14.230. Komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent, tercatat masing-masing turun 1,7% dan 1,2.

     

    Prediksi Hari Ini

     

    Pasar diperkirakan mixed cenderung melemah hari ini. Pagi ini, Nikkei 225 dan Kospi tercatat melemah masing-masing 0,6% dan 0,4%. Indeks futures di Amerika Serikat tercatat turun dengan Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq melemah masing-masing 0,7%, 0,7%, dan 0,5%.

     

    Isu Ekonomi dan Pasar

     

    Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) merilis laporan bulanan terkait dengan pasar minyak dunia pada Juni 2020. OPEC memperkirakan permintaan minyak dunia akan turun sebesar 6,4 juta barel per hari pada paruh kedua tahun 2020 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Perkiraan ini lebih baik dibandingkan perkiraan pada paruh pertama 2020 yang diperkirakan turun 11,9 juta barel per hari. Secara keseluruhan, OPEC mempertahankan perkiraan permintaan tahun 2020 yang diproyeksikan turun sebesar 9,1 juta barel per hari. Penurunan permintaan ini disumbang oleh seluruh bentuk permintaan minyak, termasuk bahan bakar untuk kebutuhan penerbangan, transportasi darat dan laut, serta bahan bakar industri.

     

    Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan menyebut pemerintah tengah mengupayakan penyaluran subsidi energi lewat Kartu Sembako. Sehingga subsidi bisa diberikan ke penerima langsung. Dikutip dari detikfinance, Kepala Pusat Kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (PKAPBN) Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Ubaidi Socheh Hamidi program ini juga akan terintegrasi dengan bantuan sosial (bansos). Menurutnya, Kartu Sembako akan mengakomodasi penyaluran subsidi listrik dan elpiji, lalu program keluarga harapan (PKH), dan Kartu Indonesia Pintar (KIP).

     

    Hari ini, Bank Indonesia akan mengumumkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) mengenai suku bunga acuan 7DRR rate. Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

     

     

    Regards,

     

    SAM Investment

    PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

    Your Lifelong Investment Partner

     

    Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

    Contact: +62-21-28548800 | f. +62-21-8317474 | www.sam.co.id

     

    SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian-18-Juni-2020.pdf