SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 25 November 2022 | Samuel Aset Manajemen
Samuel Aset Manajemen

SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 25 November 2022

Indeks saham di Amerika Serikat libur (Thanksgiving Day) pada hari Kamis (24/11). Dari Eropa, indeks FTSE 100 tumbuh sebesar 0.02%, STOXX600 terapresiasi sebesar 0.46%.

Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp. 15.655. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI menguat masing-masing sebesar 0.53% dan 0.51% diperdagangkan pada level US$ 85.56 dan US$ 78.34 per barel.

Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan melemah sebesar -0.04%, diikuti oleh NIKKEI Jepang yang terdepresiasi sebesar -0.16%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat menguat pada pagi hari ini dengan Dow Jones, S&P dan Nasdaq terapresiasi masing-masing sebesar 0.09%, 0.21% dan 0.36%.

Isu Ekonomi dan Pasar

Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2022 mulai mencatat defisit pada Oktober 2022. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut, defisit APBN pada Oktober 2022 sebesar Rp 169,5 triliun atau sebesar 0,91% dari produk domestik bruto (PDB). Sri Mulyani Indrawati mengatakan, jika dibandingkan dengan terget defisit pada Peraturan Presiden Nomor 98 Tahun 2022, total defisit yang ditetapkan mencapai Rp 840,2 triliun atau 4,5% dari PDB. ?Jadi Defisit APBN pada Oktober ini masih jauh lebih rendah dari Perpres 98/2022,? tutur Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers APBN KITA, Kamis (24/11). (Kontan)

Kementerian Keuangan mencatat realisasi belanja untuk penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional baru terealisasi sebesar Rp280,7 triliun hingga 31 Oktober 2022. Realisasi tersebut mencapai 61,6 persen dari pagu anggaran sebesar Rp455,62 triliun. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa realisasi anggaran untuk pos kesehatan mencapai Rp48,6 triliun atau hanya sebesar 39,7 persen dari total pagu Rp122,54 triliun. (Bisnis)

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut tahun depan akan mulai mengalokasikan anggaran untuk pindah ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar menyebutkan, pemerintah telah menyiapkan lahan seluas dua kali lipat BSD (bumi serpong damai) yang didedikasikan untuk pusat keuangan (financial center) di IKN. ?Tahun depan OJK mulai mengalokasikan anggaran tahun depan. Untuk siap pindah ke Ibu Kota Nusantara pada tahun 2024,? ujar Mahendra pada CEO Networking (CEON) 2022 bertema Strengthening Economics Growth in Dynamics Conditions, Kamis (24/11/2022). (Investor)

Best Regards,

SAM Investment

SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—25-November-2022.pdf