SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 05 Agustus 2022 | Samuel Aset Manajemen
Samuel Aset Manajemen

SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 05 Agustus 2022

Kilas Pasar

Indeks saham di Amerika Serikat bergerak bervariasi pada hari Kamis (4/8). Dow dan S&P 500 melemah masing-masing sebesar -0.26% dan -0.08% sedangkan Nasdaq tumbuh sebesar 0.41%. Dari Eropa, indeks FTSE 100 menguat sebesar 0.03%. STOXX600 terapresiasi sebesar 0.18%.

Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp. 14912. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI menguat masing-masing sebesar 0.36% dan 0.47% diperdagangkan pada level US$ 94.46 dan US$ 88.96 per barel

Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan tumbuh sebesar 0.82% diikuti oleh NIKKEI Jepang yang terapresiasi sebesar 0.78%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat tercatat menguat pada pagi hari ini dengan Dow Jones, S&P dan Nasdaq terapresiasi masing-masing sebesar 0.23%, 0.26% dan 0.32%

Isu Ekonomi dan Pasar

Harga minyak global anjlok ke level terendah sejak sebelum invasi Rusia ke Ukraina. Sentimen datang karena kemungkinan resesi ekonomi di akhir tahun ini yang dapat menghambat permintaan energi. Kamis (4/8), harga minyak mentah jenis Brent untuk kontrak pengiriman Oktober 2022 ditutup turun US$ 2,66 atau 2,75% ke US$ 94,12 per barel. Ini jadi penutupan terendah bagi Brent sejak 18 Februari. Setali tiga uang, harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak pengiriman September 2022 juga ditutup melemah US$ 2,34 atau 2,12% menjadi US$ 88,54 per barel. Ini juga jadi penutupan terendah sejak 15 Februari 2022. Penurunan harga minyak bisa menjadi bantuan bagi negara-negara konsumen besar termasuk Amerika Serikat dan negara-negara di Eropa, yang telah mendesak produsen untuk meningkatkan produksi guna mengimbangi pasokan yang ketat dan memerangi inflasi yang mengamuk. Minyak telah melonjak ke lebih dari US$ 120 per barel di awal tahun. Rebound permintaan yang tiba-tiba dari hari-hari tergelap pandemi Covid-19, bertepatan dengan gangguan pasokan yang berasal dari sanksi terhadap produsen utama Rusia atas invasinya ke Ukraina. (Kontan)

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II/2022 mencapai 5,44 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Sementara itu bila dibandingkan dengan kuartal sebelumnya tumbuh 3,72 persen.  Kepala Badan Pusat Statistik Margo Yuwono menyampaikan bahwa perekonomian Indonesia yang diukur berdasarkan besaran produk domestik bruto (PDB) pada kuartal I/2022 atas dasar harga berlaku mencapai Rp4.919,9 triliun, sedangkan berdasarkan harga konstan mencapai Rp2.923,7 triliun. ?Secara tahunan, kinerja ekonomi trwiulan II/2022 sudah lebih tinggi daripada sebelum pandemi,? katanya dalam konferensi pers virtual, Senin (7/2/2022). (Bisnis)

Best Regards,

SAM Investment

SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—05-Agustus-2022.pdf