Samuel Aset Manajemen

SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Jumat 11 Juni 2021

Kilas Pasar

 

Indeks saham global menguat pada perdagangan Kamis kemarin. Dari Amerika Serikat, Dow Jones ditutup naik 0.06%, kemudian S&P 500 dan Nasdaq juga naik masing-masing sebesar 0,47% dan 0,78%. Di Eropa, indeks acuan Euro Stoxx600 tercatat naik tipis 0.03%, begitupun FTSE naik tipis 0.10%.

 

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level Rp 14.247.5. Dari komoditas, minyak WTI melemah 0.30%. Pagi ini, Nikkei dibuka turun 0,19% sedangkan Kospi dibuka naik sebesar 0.30%. Untuk indeks futures AS tercatat variatif, dengan Dow turun 0.07%, S&P 500 turun 0.05%, sedangkan Nasdaq menguat 0.05%.

 

Isu Ekonomi dan Pasar

 

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan, draf Rancangan Undang-Undang tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) baru dikirimkan kepada pimpinan DPR RI dan belum dibahas. Sehingga, pihaknya sangat menyayangkan munculnya kegaduhan mengenai isu pengenaan pajak pertambahan nilai (PPN) untuk kebutuhan pokok atau sembako. Apalagi, lanjut Menkeu, draf RUU KUP itu bocor dan tersebar ke publik dengan aspekaspek yang terpotong dan tidak utuh sehingga menyebabkan kondisi menjadi kikuk (Investor Daily)

 

Australia bekerja sama dengan Singapura dalam menyiapkan koridor perjalanan yang memungkinkan perjalanan bebas karantina antar negara, kata Perdana Menteri Scott Morrison. Kedua negara tersebut termasuk di antara segelintir negara Asia-Pasifik yang telah berhasil menahan Covid-19. Secara terpisah, Singapura mengatakan akan melonggarkan aturan Covid secara bertahap. Di tempat lain, India mencatat rekor kematian harian setelah negara bagian Bihar mengatakan Covid-19 telah menewaskan 9.429 orang, hampir dua kali lipat dari jumlah sebelumnya. Dan Jepang dapat menghadapi gelombang Covid-19 lainnya dengan atau tanpa Olimpiade, sebuah analisis baru menunjukkan. (Bloomberg)

 

Konsumen AS menghadapi biaya yang melebihi perkiraan pada bulan Mei, memperpanjang kenaikan inflasi selama salaam berbulan-bulan karena ekonomi yang menguat. Indeks harga konsumen naik 0,6%, kenaikan terbesar kedua dalam lebih dari satu dekade. Meskipun terdistorsi oleh pandemi, CPI melonjak 5% dari tahun lalu, kenaikan tahunan terbesar sejak Agustus 2008. Kenaikan sebagian besar didorong oleh harga dalam kategori yang terkait dengan pembukaan kembali ekonomi yang lebih luas. (Bloomberg)

 

Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

Best Regards,

SAM Investment

SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—11-June-2021.pdf