Samuel Aset Manajemen

SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Rabu 9 Juni 2021

Kilas Pasar

 

Indeks saham di Amerika Serikat tercatat bergerak secara variatif pada perdagangan Selasa (9/6). Dow Jones ditutup melemah 0.09%, sedangkan S&P 500 dan Nasdaq menguat masing-masing sebesar 0,02% dan 0,31%. Di Eropa, indeks acuan Euro Stoxx600 tercatat naik 0.10% dan FTSE juga naik 0.25%. Dari dalam negeri, IHSG ditutup turun 1.16% pada perdagangan Selasa kemarin.

 

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level Rp 14.252. Dari komoditas, minyak WTI dan Brent menguat masing-masing sebesar 0.10% dan 0.21%. Pagi ini, Nikkei dibuka melemah 0,17% begitupun Kospi dibuka melemah sebesar 0.15%. Untuk indeks futures AS tercatat kompak menguat, dengan Dow Jones naik 0.06%, S&P 500 menguat 0.06%, dan Nasdaq juga menguat 0.11%.

 

Isu Ekonomi dan Pasar

 

Pemerintah memastikan program Penanggulangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) yang digulirkan pada 2020 dan 2021 berlanjut ke 2022. Program PCPEN diperlukan untuk mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional yang terus menunjukkan tren perbaikan. Hanya saja, pagu anggaran program PC-PEN 2022 belum ditetapkan karena pemerintah masih fokus membahas   dan menyusun Kerangka Ekonomi Makro dan PokokPokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) RAPBN 2022 bersama DPR. (Investor Daily)

 

Rapat kerja Komisi XI DPR dengan pemerintah, Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Badan Pusat Statistik (BPS) menyepakati besaran asumsi dasar ekonomi makro dan target pembangunan dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) Tahun 2022. Sebagian besar asumsi makro yang disepakati tidak mengalami perubahan dari usulan awal maupun hasil pembahasan rapat Panitia Kerja (Panja) Penerimaan serta Panja Pertumbuhan dan Pembangunan Nasional yang berlangsung selama tiga hari. Pembahasan ini juga dilakukan dengan Kementerian Keuangan, Kementerian PPN/Bappenas, BI, OJK, dan BPS. (Investor Daily)

 

Dari AS, Senat meloloskan RUU ekspansif dengan margin lebar untuk menginvestasikan hampir US$250 miliar dalam memperkuat industri manufaktur dan teknologi AS untuk memenuhi tantangan ekonomi dan strategis dari China. Pemungutan suara 68-32 merupakan hal langka yang terjadi pada kondisi Senat yang terpolarisasi. Hal ini dikerenakan adanya kekhawatiran di kedua partai politik bahwa AS berisiko tertinggal dari pesaing global terbesarnya. (Bloomberg)

 

Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

 

Best Regards,

SAM Investment

SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—9-Juni-2021.pdf