Samuel Aset Manajemen

SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Selasa 4 Mei 2021

Kilas Pasar

 

Pasar global mayoritas bergerak menguat pada perdagangan Senin (3/4). Dow naik 238,38 poin atau 0,70% menjadi 34.113,23. Kemudian S&P 500 juga naik  0,27% menjadi 4.92,66, sedangkan Nasdaq melemah 0,48% menjadi 13.895,12. Dari Eropa, Stoxx600 naik 0,58% atau 2,53 poin menjadi 439,92.

 

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level Rp 14.450. Komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI pagi ini menguat sebesar 0,12% begitupun dengan Brent yang menguat 0,16%. Pagi ini Kospi turun 0,12% sedangkan Nikkei 225 masih libur hari ini. Di sisi lain, indeks futures di Amerika Serikat, Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq futures kompak melemah masing-masing 0,07%, 0,16% dan 0,20%.

 

Isu Ekonomi dan Pasar

 

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, inflasi pada April 2021 sebesar 0,13% secara month-to-month (mtm), naik dibandingkan bulan sebelumnya yang mengalami inflasi 0,08% (mtm). Adapun tingkat inflasi tahun kalender (Januari–April) 2021 sebesar 0,58% dan tingkat inflasi tahun ke tahun (April 2021 terhadap April 2020) sebesar 1,42%. Sebelumnya secara month-to-month, pada Januari 2021 inflasi tercatat 0,26%, sebesar 0,10% pada Februari 2021, dan pada Maret 2021 sebesar 0,08% (Investor Daily)

 

Bukan hanya India. Gelombang Covid-19 baru yang ganas menyelimuti negara-negara berkembang di seluruh dunia. Laos dan Thailand, Bhutan dan Nepal, Fiji dan Trinidad & Tobago semuanya menderita, sebagian besar disebabkan karena varian virus tersebut lebih mudah menular, kurang pedulinya masyarakat serta fasilitas yang kurang memadai. Di India, Perdana Menteri Narendra Modi menolak tekanan untuk mengunci perekonomian meskipun kematian terus meningkat. Di Singapura, rumah sakit telah menunda pelaksanaan operasi selama tidak mendesak di tengah gejolak Covid-19 dalam beberapa bulan. Di tempat lain, pemerintah AS akan mendukung langkah Pfizer untuk mulai mengekspor dosis vaksin virus korona buatan AS, dan UE berencana untuk membuka kembali perbatasannya kira-kira akhir bulan Mei. (Bloomberg)

 

Cryptocurrency seperti Bitcoin dan Ether akan hidup berdampingan “untuk sementara” dengan koin digital yang lebih ketat seperti yang dikeluarkan oleh bank sentral China, menurut Changpeng Zhao, CEO Binance. Aset digital yang diterbitkan oleh bank sentral tidak akan menawarkan kebebasan penggunaan yang sama dan tidak akan memiliki batasan pasokan, kata Zhao, yang menjalankan pertukaran Bitcoin terbesar di dunia. Sementara itu, dominasi Bitcoin dari total nilai pasar mata uang kripto menurun setelah saingan terbesar berikutnya Ether mencapai tonggak sejarah US$ 3.000. Bitcoin sekarang menyumbang sekitar 46% dari total nilai pasar crypto, turun dari sekitar 70% pada awal tahun, dan Ether sekarang mencapai 15%, menurut pelacak CoinGecko. (Bloomberg)

 

Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

 

 

Best Regards,

SAM Investment

SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—4-Mei-2021.pdf