Samuel Aset Manajemen

SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Kamis 1 April 2021

Kilas Pasar

 

Dow melemah 85,41 poin atau 0,26% menjadi 32.981,55. Sementara itu, S&P 500 dan Nasdaq menguat masing-masing sebesar 0,36% dan 1,54% menjadi menjadi 3.972,89 dan 13.246,87. Dari Eropa, FTSE melemah 58,49 poin atau 0,86% menjadi 6.713,63 sementara Stoxx600 melemah 0,24% atau 1,05 poin menjadi 429,60. Dari Asia, Nikkei 225 dan Kospi melemah masing-masing 0,86% dan 0,28% pada perdagangan kemarin.

 

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level RP 14.525. Komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI pagi ini menguat 0,35% sedangkan Brent melemah 2,01%. Hari ini Nikkei 225 dibuka menguat 0,93% sementara Kospi menguat 0,71%. Indeks futures di Amerika Serikat, Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq kompak menguat masing-masing 0,05%, 0,07%, dan 0,21%.

 

Isu Ekonomi dan Pasar

 

Presiden AS Joe Biden mempresentasikan rencana infrastruktur AS senilai US$ 2,25 triliun pada hari Rabu (31/3). Program “American Jobs Plan” merupakan program delapan tahun yang mencakup US$ 620 miliar untuk transportasi dan US$ 650 miliar untuk inisiatif seperti air bersih dan broadband berkecepatan tinggi. Rencana Biden juga akan mengalokasikan US$ 580 miliar untuk manufaktur Amerika. Rencana tersebut difokuskan pada mengatasi ketidaksetaraan, tetapi akan menghadapi tentangan sengit dari Partai Republik, terutama atas usulannya untuk membayar paket dengan kenaikan pajak. (Bloomberg)

 

Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva pada Selasa (30/3) waktu setempat mengatakan, laju pertumbuhan ekonomi global yang dipimpin Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok semakin cepat, sehingga risiko bahwa pemulihan ini tidak merata semakin besar pula. Di sisi lain, IMF melihat peningkatan tanda-tanda dari pemulihan multi-kecepatan yang didukung oleh AS dan Tiongkok. Pemulihan ini berada di jalur untuk menikmati pertumbuhan pada akhir tahun 2021 yang melampaui kinerja mereka sebelum krisis. Secara umum, prospek global masih tertutupi oleh ketidakpastian yang sangat tinggi. Ini karena aktivitas-aktivitas ekonomi masih terkait erat dengan pandemic. (Investor Daily)

 

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat jumlah pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) hingga Rabu (31/3) malam telah mencapai 11.119.044 Wajib Pajak (WP), terdiri dari 10.801.494 WP Orang Pribadi (OP) dan 317.550 WP Badan. (Investor Daily)

 

Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

Best Regards,

SAM Investment

SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—1-April-2021.pdf