Samuel Aset Manajemen

SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Senin 22 Februari 2021

Kilas Pasar

 

Pasar saham global bergerak variatif pada Jumat (19/2). Dow naik tipis 0,98 poin menjadi 3.494,32, begitupun Nasdaq Composite yang naik tipis 9,11 poin atau 0,07% menjadi 13.874,46, sedangkan S&P 500 turun sebesar 0,19%. Di sisi lain dari Eropa, FTSE tercatat naik 0,10% menjadi 6.624,02 begitupun Stoxx600 yang naik 0,53% menjadi 414,88.

 

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level RP 14.065,0, melemah. Selain itu, komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dibuka naik 0,81% begitupun Brent naik 0,68%. Hari ini Nikkei 225 dan Kospi dibuka naik masing-masing sebesar 1,05% dan 0,45%. Indeks futures di Amerika Serikat, Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq naik masing-masing sebesar 0,05%, 0,04% dan 0,13%

 

Isu Ekonomi dan Pasar

 

Australia pada hari ini memulai program vaksin COVID-19 massal kepada staf layanan kesehatan garis depan dan warga lanjut usia sebagai pihak yang mendapatkan dosis pertama. Sebelumnya, 20 orang termasuk Perdana Menteri Scott Morrison pada hari Minggu telah menerima suntikan pertama vaksin sementara peluncuran yang lebih luas dimulai Senin pagi yang diperkirakan akan memberikan lebih dari 60.000 dosis pada akhir minggu. Vaksin, yang dikembangkan bersama oleh Pfizer Inc dan BioNTech Jerman, akan diluncurkan pada minggu-minggu awal sementara batch pertama AstraZeneca diharapkan mencapai negara itu dalam dua minggu ke depan. (Reuters)

 

Renminbi Cina sedang mempercepat transformasinya di pasar valuta asing untuk menyaingi mata uang lainnya. Di London, ada lebih banyak yuan yang ditransaksikan daripada sebelumnya. Yang mendasari ledakan kali ini adalah aliran modal yang mengalir ke pasar China, yang dipicu pihak-pihak yang ingin mencari keuntungan ketika lebih dari US$ 14 triliun utang secara global memiliki bunga kurang dari 0%. Obligasi 10 tahun China menghasilkan 3,3%, dibandingkan dengan sekitar 1,3% untuk setara AS. (Bloomberg)

 

Pemerintah telah menyelesaikan 51 peraturan pelaksanaan atau aturan turunan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UU Cipta Kerja) yang terdiri atas 47 peraturan pemerintah (PP) dan empat peraturan presiden (perpres). Ke-51 aturan yang telah disahkan dan diundangkan ke dalam lembaran negara tersebut dapat langsung dioperasionalkan atau diimplementasikan. (Investor Daily)

 

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyatakan, perekonomian Indonesia membutuhkan total investasi Rp 5.891,4 triliun hingga Rp 5.931 triliun pada tahun depan. Nilai investasi sebesar itu diperlukan untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 2022 di kisaran 5,4-6% sesuai dengan Rencana Kerja Pemerintah (RKP). (Investor Daily)

 

Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

Best Regards,

SAM Investment

SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—22-Februari-2021.pdf