Samuel Aset Manajemen

SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Jumat 19 Februari 2021

Kilas Pasar

 

Pasar saham global melemah pada Kamis (18/2). Dow turun 119,68 poin atau 0,38% menjadi 31.493,34. S&P 500 dan Nasdaq Composite juga turun masing-masing 0,45% dan 0,72%. Penurunan ini lantaran investor melihat angka ketenagakerjaan yang memburuk. Di sisi lain dari Eropa, FTSE juga tercatat turun 1,40% menjadi 6.617,15 begitupun Stoxx600 yang turun 0,82% menjadi 412,70. Dari Asia, Nikkei 225 dan Kospi turun masing-masing sebesar 0,19% dan 1,50%.

 

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level RP 14.025,0, melemah. Selain itu, komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI pagi ini turun 1,27% begitupun Brent yang turun 0,20%. Pagi ini Nikkei 225 dan Kospi turun masing-masing sebesar 0,52% dan 0,03%. Indeks futures di Amerika Serikat, Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq juga mengalami penurunan masing-masing sebesar 0,02%, 0,06% dan 0,12%

 

Isu Ekonomi dan Pasar

 

Bank Indonesia menurunkan suku bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRRR) sebesar 25 bps menjadi 3,50%, level terendah dalam sejarah. Keputusan Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada 17-18 Februari 2021 ini bertujuan untuk memacu ekspansi kredit. BI juga merelaksasi kredit properti dan kendaraan bermotor, sehingga uang muka bisa 0%. Seiring dengan hal tersebut, Bank Indonesia (BI) merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2021 menjadi 4,3-5,3% dari sebelumnya 4,8-5,8%. Ini dilakukan setelah realisasi pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV-2020 di bawah perkiraan. Meski demikian, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, nilai tukar rupiah masih berpotensi terus menguat seiring dengan ketidakpastian di pasar keuangan global yang menurun dan persepsi positif investor terhadap prospek perbaikan ekonomi domestik. (Investor Daily)

 

Dari AS, Gubernur Texas Greg Abbott mengatakan pada hari Kamis bahwa semua pembangkit listrik di negara bagian itu sudah kembali online tetapi ratusan ribu rumah masih tetap tanpa listrik karena kabel putus dan masalah lain setelah badai musim dingin yang ganas dan cuaca dingin. Sekitar 325.000 rumah tangga masih belum memiliki listrik, turun dari 2,7 juta pada hari Rabu, dan lebih dari 13 juta warga Texas mengalami gangguan pada layanan air mereka. (Reuters)

 

Masih dari AS, Menteri Keuangan Janet Yellen pada hari Kamis mengatakan paket stimulus besar masih diperlukan untuk mengembalikan ekonomi ke kekuatan penuh, meskipun momentum menunjukkan bahwa pertumbuhan akan dimulai lebih cepat daripada yang diantisipasi pada tahun 2021. Dalam wawancara CNBC, pejabat ekonomi utama di pemerintahan Biden mengatakan proposal $ 1,9 triliun dapat membantu AS kembali ke pekerjaan penuh dalam setahun. (CNBC)

 

Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

Best Regards,

SAM Investment

SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—19-Februari-2021.pdf