Samuel Aset Manajemen

SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Jumat 20 November 2020

Kilas Pasar

 

Pasar saham AS menguat pada kamis (19/11). Dow Jones Industrial Average naik 44,81 poin, atau 0,15%, menjadi 29.483,23. S&P 500 naik 0,39% atau 14,08 poin menjadi 3.581,87 dan Nasdaq Composite naik 0,87% atau 103,11 poin menjadi 11.904,71.

 

Hal berbeda ditunjukkan pasar Eropa dimana terjadi penurunan secara kompak. FTSE turun 50,89 poin atau 0,80% menjadi 6.334,35, sementara Stoxx600 melemah sebesar 0,75% menjadi 387,60.

 

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pagi ini berada pada level RP 14.155,0. Selain itu, komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent turun bersamaan masing-masing sebesar 0,41% dan 0,07%.

 

Prediksi Hari Ini

 

Hari ini pasar diperkirakan melemah. Pagi ini indeks Nikkei 225 dibuka turun sebesar 0,57%, sementara Kospi naik tipis sebesar 0,06%. Di sisi lain, indeks futures di Amerika Serikat, Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq tercatat turun bersamaan masing-masing sebesar 0,14%, 0,10% dan 0,09%.

 

Isu Ekonomi dan Pasar

 

Bank Indonesia memutuskan untuk kembali menurunkan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI 7DRRR) sebesar 25 bps menjadi 3,75%. Suku bunga Deposit Facility juga diturunkan 25 bps menjadi 3,00%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 4,50%. Gubernur BI, Perry Warjiyo mengatakan, hingga 17 November lalu, BI juga telah menambah likuiditas atau quantitative easing (QE) di perbankan sekitar Rp 680,89 triliun. Rinciannya, penambahan likuiditas ini bersumber dari penurunan giro wajib minimum (GWM) sekitar Rp 155 triliun dan ekspansi moneter sekitar Rp 510,09 triliun.

 

IMF dan G-20 memperingatkan bahwa pemulihan dari resesi tahun ini masih berisiko dan dapat meleset karena kembali naiknya kasus Covid-19 memaksa pembatasan baru pada rumah tangga dan perusahaan. IMF mencatat adanya kemajuan dalam vaksin, tetapi juga mengatakan kenaikan harga aset menunjukkan terputusnya ekonomi riil dan potensi ancaman terhadap stabilitas keuangan. Di antara ekonomi utama yang terkena dampak paling parah adalah India, menurut Oxford Economics. Sementara itu, bahkan olahraga di luar ruangan dilarang di salah satu lockdown terkuat di dunia di Australia.

 

Para pemimpin Asia-Pasifik pada Kamis menyerukan perdagangan terbuka dan multilateral untuk mendukung ekonomi global yang dilanda pandemi virus korona dan beberapa berharap lebih banyak keterlibatan dengan Amerika Serikat di bawah pemerintahan Joe Biden.

 

Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

 

Best Regards,

SAM Investment

SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—20-November-2020.pdf