Samuel Aset Manajemen

SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Jumat 16 Oktober 2020

Kilas Pasar

 

Dari Amerika Serikat Kamis (15/10), Dow turun 0,07%, menjadi 28.494,2. Kemudian S&P 500 turun 0,15% atau 5,33 poin menjadi 3.483,34. Sementara Nasdaq Komposit turun sebesar 0,47% menjadi 11.713,87.

 

Hal yang sama terjadi pada pasar saham Eropa. FTSE dan Stoxx600 turun secara bersamaan masing-masing sebesar 1,73% dan 2,08% menjadi 5.832,52 dan 362,91.

 

Pagi ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level RP 14.690,0. Selain itu, komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent menguat secara bersamaan masing-masing sebesar 0,68% dan 0,02%.

 

Prediksi Hari Ini

 

Pasar diperkirakan mix hari ini selagi memperhatikan debat kedua Pemilihan Presiden Amerika Serikat. Pagi ini indeks Nikkei 225 dibuka melemah sebesar 0,13%. Sedangkan Kospi menguat 0,37%. Di sisi lain indeks futures di Amerika Serikat tercatat menguat bersamaan. Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq naik masing-masing sebesar 0,20%, 0,27% dan 0,37%.

 

Isu Ekonomi dan Pasar

 

Menteri Keuangan (Menkeu) Amerika Serikat (AS) Steven Mnuchin mengatakan, Kamis (15/10) bahwa paket belanja stimulus baru sulit untuk disahkan Kongres sebelum pemilihan presiden (pilpres) 3 November 2020. Dengan Kondisi pilpres semakin dekat, kubu Demokrat dan Republik terus saja berdebat berapa total biayayang akan dibelanjakan dan dalam bentuk apa. Walau begitu, kata dia, negosiasinya terus berlanjut.

 

Dari Pemilihan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dan penantangnya Joe Biden akan berpartisipasi dalam persaingan balai kota pada Kamis alih-alih bersaing secara tatap muka dalam debat kedua mereka. Sebelumnya, debat presiden kedua dibatalkan setelah Trump keberatan dengan format virtual yang diumumkan oleh Komisi Debat Presiden yang diajukan menyusul diagnosis positif virus corona. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Kamis (15/10), pukul 8 malam waktu setempat.

 

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, neraca perdagangan Indonesia pada September 2020 mengalami surplus hingga US$ 2,44 miliar dan merupakan surplus kelima kalinya secara berturut-turut sejak Mei 2020. Surplus ini terjadi pada saat sisi ekspor maupun impor tumbuh signifikan secara bulanan yaitu ekspor naik 6,97% menjadi US$ 14,01 miliar dan impor meningkat 7,71% menjadi US$ 11,57 miliar

 

Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

 



Best Regards,

SAM Investment

SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—16-Oktober-2020.pdf