Samuel Aset Manajemen

SAM Ulasan Ekonomi Harian Rabu 21 November 2019

Sebagian besar indeks futures di bursa Asia tercatat ?merah?, indikasi ada potensi koreksi indeks di bursa Asia hari ini walaupun harga minyak mentah yang dibuka turun pagi ini. Sementara mata uang kuat Asia HK dolar dan Sin dolar dibuka melemah terhadap US dolar, yang bisa menjadi sentimen pelemahan rupiah menuju kisaran antara Rp.14.100  s.d Rp.14.120 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

Proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk tahun 2020 dari beberapa institusi belum terkonfirmasi menunjukkan pertumbuhan yang membaik, bahkan JP Morgan perkirakan 4,9% dan Moody?s perkirakan 4,7%. Sementara pemerintah perkirakan 5,3%. Beberapa kebijakan stimulus yang bisa mendorong perekonomian di tahun 2020 tampaknya belum cukup kuat mendorong ekonomi mencapai 5,3%. SAM perkirakan tahun 2020 ekonomi tumbuh 5,09%. 

Dalam notulensi pertemuan 29-30 Oktober lalu, the Fed sinyalkan akan mempertahankan suku bunganya (FFR) pada level saat ini 1,5%-1,75%, setelah menurunkan FFR tiga kali di tahun ini. Kebijakan ini dengan pertimbangan suku bunga tersebut dapat menjaga pertumbuhan ekonomi AS yang moderat, pasar tenaga kerja yang tetap kuat, dan  tingkat inflasi di sekitar 2%. 

Salam,

Lana Soelistianingsih

Kepala Riset/Ekonom

Samuel Aset Manajemen

Telp: 62 21 28548828

PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia 

t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

Ulasan-Ekonomi-Harian-Kamis-21-November-2019.pdf