Samuel Aset Manajemen

SAM Ulasan Ekonomi Harian Jumat 9 November 2019

Hampir semua indeks futures di bursa Asia tercatat ?hijau? indikasi naiknya indeks di bursa Asia hari ini ditambah dengan harga minyak mentah yang dibuka naik pagi ini. Sementara mata uang kuat Asia yen, HK dolar dibuka menguat terhadap US dolar, yang bisa menjadi sentimen penguatan rupiah hari ini, tetapi rupiah dibuka melemah pagi ini yang kemungkinan berlanjut hingga akhir perdagangan hari ini menuju kisaran antara Rp.14.000  s.d Rp.14.030 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

Posisi cadev BI per Oktober 2019 tercatat sebesar US$126,7 miliar, naik dari psosisi September 2019 sebesar US$124,3 miliar. Kenaikan ini sebagian besar berasal dari penerbitan obligasi global pemerintah. Posisi ini snagat aman, mencapai 7,1 bulan impor dan pembayaran utang pemerintah, jauh diatas standar keculupan internasional 3 bulan. Posisi ini sangat membantu mendukung penguatan rupiah, dan stabilitas rupiah ke depan di tengah permintaan valas US dolar yang biasanya meningkat menjelang akhir tahun. 

Sentimen pasar global kompak positif memfaktorkan pernyataan Beijing bahwa kedua negara  berkoordinasi untuk menurunkan tarif pada saat yang bersamaan dengan nilai yang sama. Pernyataan ini memberikan optimisme fase satu ini akan ditandatangani pada bulan Desember mendatang. 

Salam,

Lana Soelistianingsih

Kepala Riset/Ekonom

Samuel Aset Manajemen

Telp: 62 21 28548828

PT SAMUEL ASET MANAJEMEN 

Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia 

t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

Ulasan-Ekonomi-Harian-Jumat-8-November-2019.pdf