Samuel Aset Manajemen

SAM Ulasan Ekonomi Harian Selasa 5 November 2019

Ada potensi indeks di bursa Asia akan naik hari ini mengikuti naiknya indeks di semua bursa global semalam terlihat dari indeks futuresnya yang sebagian besar ?hijau? dan harga minyak mentah yang dibuka naik pagi ini. Sementara mata uang kuat Asia yen dan Sin dolar dibuka melemah terhadap US dolar, yang bisa menjadi sentimen pelemahan rupiah menuju kisaran antara Rp.14.020  s.d Rp.14.04kl0 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

Survei IHS Markit Indonesia untuk sektor manufaktur Indonesia pada bulan Oktober 2019 tercatat kontraksi 47,7, memburuk dari kontraksi sebelumnya 49,1 pada September. Penurunan ini sudah terjadi sejak Juli lalu. Penurunan ini diantaranya karena turunnya permintaan konsumen. Penurunan ini membawa implikasi turunnya permintaan bahan baku dan penggunaan tenaga kerja. Kemungkinan kegiatan usaha membaik pada bulan November sebagai faktor musiman menjelang akhir tahun tetapi belum akan kembali ke level diatas 50.

Investor memfaktorkan tercapainya kesepakatan dagang AS-China pada 15-16 November ini. Indeks di bursa AS mencetak rekor tertingginya, dan spread imbal hasil antara 10T dan 2T melebar sebagai indikasi kekawatiran terhadap resesi ekonomi AS menurun.

Salam,

Lana Soelistianingsih

Kepala Riset/Ekonom

Samuel Aset Manajemen

Telp: 62 21 28548828

Ulasan-Ekonomi-Harian-Selasa-5-November-2019.pdf