Samuel Aset Manajemen

SAM Ulasan Ekonomi Harian Senin 11 Februari 2019

Sebagian besar indeks futures bursa Asia tercatat bervariasi, indikasi indeks di bursa Asia bergerak mixed dengan kecenderungan turun terbawa sentimen koreksi indeks di sebagian besar bursa di AS ditambah dengan harga minyak mentah yang dibuka turun pagi ini. Mata uang kuat Asia yen dan Sin dolar dibuka melemah terhadap USDolar pagi ini yang bisa menjadi sentimen pelemahan rupiah hari ini menuju kisaran antara  Rp.13.960  s.d Rp.13.980 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

 

NPI tahun 2018 tercatat defisit sebesar US$7,1 miliar. Sepanjang tahun 2018, selama 3 triwulan berturut-turut tercatat defisit, dan pada Q4-2018 tercatat surplus. Surplus NPI pada Q4-2018 tersebut karena surplus NMF yng cukup besar menutup defisit pada NTB. NTB pada Q4-2018 tercatat defisit sebesar 3,57% dari PDB, dan secara keseluruhan di tahun 2018 tercatat defisit sebesar 2,98% dari PDB. Defisit NPI 2018 ini membuat posisi cadev sebesar US$120,6 miliar, turun dari US$130,2 miliar di tahun 2017.

 

Harga minyak mentah kembali turun dengan potensi naiknya suplai. Perusahaan-perusahaan minyak AS menambah 7 rig sehingga menjadi 854 rig yang bisa membuat produksi AS menjadi 11,9 juta barel per hari, dan produsen minyak Rusia yang meminta Presiden Putin mengakhiri perjanjian supply-cut dengan OPEC.

 



 

 

Salam,

Lana Soelistianingsih

Kepala Riset/Ekonom

Samuel Aset Manajemen

Telp: 62 21 28548828

 

 

 

PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

 

Ulasan-Ekonomi-Harian-Senin-11-Februari-2019.pdf