Samuel Aset Manajemen

SAM Morning Review 29 November 2012

SAM Morning Review 29 November 2012

  • Bursa Menguat Diliputi Ketidakpastian
    Bursa AS dan Eropa kemarin berhasil menguat walaupun ketidakpastian akan perkembangan negosiasi anggaran AS masih meliputi pasar.  Bursa AS kemarin ditutup menguat setelah sebelumnya melemah setelah data Departemen Perdagangan AS menunjukkan penjualan rumah baru di AS secara tak terduga turun -0.3% di bulan Oktober.  Akan tetapi, bursa kemudian menguat setelah juru bicara house of representative dari Partai Republik John Boehner menyatakan dia optimis pembicaraan anggaran AS akan berjalan lancer.  Data “Beige Book” The Fed menunjukkan ekonomi AS tumbuh pada “measured pace” di minggu-minggu terakhir setelah kenaikan di permintaan konsumen dan perumahan dibarengi oleh perlambatan manufaktur dan efek dari badai Sandy.  Indeks Dow Jones dan S&P 500 kemarin menguat +0.83 dan +0.79%.  Bursa Eropa kemarin tidak berubah banyak dengan indeks Euro Stoxx dan FTSE 100 naik +0.13 dan +0.06% selagi investor terus mencermati perkembangan negosiasi anggaran AS.
  • Harga Minyak Mentah dan Emas Terpuruk
    Harga minyak mentah kemarin turun ke tingkat terendahnya dalam dua minggu terakhir setelah meningkatnya kekhawatiran akan kegagalan negosiasi anggaran AS.  Harga minyak mentah AS  turun -0.8% sedangkan harga minyak mentah Brent turun -0.3% ke 109.51 AS dollar per barel.  Harga emas kemarin juga turun disebabkan hal yang sama.  Harga emas di pasar spot turun -1.2% ke 1,719.69 AS dollar per ons.  Harga komoditas lain seperti alumunium dan tembaga kemarin juga turun -0.45 dan -0.51%.

MARKET
IHSG kemarin melemah mengikuti pelemahan yang terjadi di bursa global serta aksi ambil untung oleh investor terhadap saham-saham berbasis komoditas.  IHSG kemarin turun -32.69 poin (-0.75%) ke 4,304.  Asing kemarin tercatat melakukan penjualan bersih senilai Rp 202.501 miliar di seluruh pasar.  Pagi ini bursa regional dibuka menguat dengan indeks Nikkei dan Hang Seng naik +0.64 dan +0.58%.  Hari ini IHSG diperkirakan akan menguat tipis dibantu oleh penguatan di bursa global.