{"id":7086,"date":"2026-06-18T12:31:53","date_gmt":"2026-06-18T12:31:53","guid":{"rendered":"https:\/\/www.sam.co.id\/admin\/?p=7086"},"modified":"2026-06-18T12:34:55","modified_gmt":"2026-06-18T12:34:55","slug":"ulasan-pasar-ekonomi-bulanan-juni-2026-dinamika-kebijakan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.sam.co.id\/admin\/?p=7086","title":{"rendered":"Ulasan Pasar &amp; Ekonomi Bulanan &#8211; Juni 2026:  Dinamika Kebijakan"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Ulasan Pasar Global<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-color has-link-color wp-elements-1 wp-block-paragraph\" style=\"color:#1428a0\"><strong>Tema AI masih mendominasi pergerakan indeks saham global<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pasar saham global mengalami penguatan sejak awal tahun. Rerata indeks saham global, yang terdiri dari indeks saham negara maju dan negara berkembang, mencatatkan kenaikan sebesar 11%. Indeks saham Korea Selatan (KOSPI) tercatat sebagai pemimpin indeks saham global, sementara indeks saham Indonesia (IHSG) menjadi yang paling tertinggal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Indeks saham negara-negara berkembang relatif tertinggal dibandingkan dengan indeks saham global pada tahun ini. Indeks saham Thailand (SET), Brazil (BOVESPA), dan Meksiko (S&amp;P\/BMV IPC) tercatat berkinerja lebih baik. Di sisi lain, indeks saham Indonesia (IHSG), India (SENSEX), dan Filipina (PSEi) relatif tertinggal sejak awal tahun.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"542\" height=\"259\" src=\"https:\/\/www.sam.co.id\/admin\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/image.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-7088\" srcset=\"https:\/\/www.sam.co.id\/admin\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/image.png 542w, https:\/\/www.sam.co.id\/admin\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/image-300x143.png 300w\" sizes=\"(max-width: 542px) 100vw, 542px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Indeks saham negara-negara maju mencatatkan hasil positif pada tahun ini. Indeks saham yang relatif unggul adalah Korea Selatan (KOSPI), diikuti oleh Taiwan (TWSE), Jepang (Nikkei 225), dan Teknologi AS (NASDAQ). Sementara indeks saham Denmark (OMX Copenhagen), Hong Kong (Hang Seng), dan Jerman (DAX) tercatat tertinggal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dari sisi kinerja sektoral saham pada kawasan-kawasan ekonomi besar di dunia, sektor Teknologi, Energi, dan Perindustrian cenderung memimpin sejak awal tahun. Sementara sektor Barang Konsumen Non-Primer, Kesehatan, dan Keuangan relatif tertinggal.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"539\" height=\"273\" src=\"https:\/\/www.sam.co.id\/admin\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/image-1.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-7089\" srcset=\"https:\/\/www.sam.co.id\/admin\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/image-1.png 539w, https:\/\/www.sam.co.id\/admin\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/image-1-300x152.png 300w\" sizes=\"(max-width: 539px) 100vw, 539px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sepanjang Mei 2026, pasar ekuitas global melanjutkan reli kuatnya dengan saham global naik terdorong oleh kuatnya laba sektor teknologi dan antusiasme terhadap tema investasi kecerdasan buatan. Sentimen risiko juga membaik karena perkembangan diplomatik AS\/Iran yang disertai dengan penurunan harga minyak. Meski demikian, menjelang akhir Mei pasar memperkirakan adanya peluang bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga pada akhir tahun karena tekanan inflasi.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Ulasan Makro Ekonomi Indonesia<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-color has-link-color wp-elements-2 wp-block-paragraph\" style=\"color:#142a80\"><strong>Kombinasi sentimen negatif dari nilai tukar dan harga minyak dunia<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Indeks Keyakinan Konsumen masih melanjutkan tren penurunan sejak bulan Januari 2026 dari level 126,97 menjadi 120,90 di bulan Mei 2026. Di periode yang sama, Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini juga menurun dari 115,12 menjadi 112,20, sedangkan Indeks Ekspektasi Konsumen turun dari 138,81 menjadi 129,70.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"542\" height=\"263\" src=\"https:\/\/www.sam.co.id\/admin\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/image-2.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-7090\" srcset=\"https:\/\/www.sam.co.id\/admin\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/image-2.png 542w, https:\/\/www.sam.co.id\/admin\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/image-2-300x146.png 300w\" sizes=\"(max-width: 542px) 100vw, 542px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kementerian ESDM mengumumkan Indonesia Crude Price (ICP) bulan Mei 2026 di harga 106,56 USD\/barel, turun dibandingkan bulan April di harga 117,31. Namun jika dibandingkan harga awal tahun masih jauh lebih tinggi yaitu 64,41 USD\/barel di Januari 2026. Asumsi ICP di APBN 2026 di harga 70 USD\/barel.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"543\" height=\"263\" src=\"https:\/\/www.sam.co.id\/admin\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/image-3.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-7091\" srcset=\"https:\/\/www.sam.co.id\/admin\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/image-3.png 543w, https:\/\/www.sam.co.id\/admin\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/image-3-300x145.png 300w\" sizes=\"(max-width: 543px) 100vw, 543px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sejak awal tahun hingga akhir bulan Mei 2026 nilai tukar Rupiah melemah 7,09% terhadap USD dari 16.690 menjadi 17.874 per USD. Pelemahan tersebut salah satu yang terdalam dibandingkan mata uang beberapa negara lain. Di sepanjang bulan Mei 2026 nilai tukar Rupiah terhadap USD melemah 3,00%. Adapun selama 1 tahun terakhir nilai tukar Rupiah terhadap USD melemah 9,72%.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"543\" height=\"263\" src=\"https:\/\/www.sam.co.id\/admin\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/image-4.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-7092\" srcset=\"https:\/\/www.sam.co.id\/admin\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/image-4.png 543w, https:\/\/www.sam.co.id\/admin\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/image-4-300x145.png 300w\" sizes=\"(max-width: 543px) 100vw, 543px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Tema Investasi Khusus: Dinamika Kebijakan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-color has-link-color wp-elements-3 wp-block-paragraph\" style=\"color:#1428a0\"><strong>Tekanan kebijakan pemerintah terhadap pasar<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><tbody><tr><td><strong>Kebijakan<\/strong><\/td><td><strong>Pokok kebijakan<\/strong><\/td><td><strong>Dampak ke pasar<\/strong><\/td><td><strong>Tanggal<\/strong><\/td><\/tr><tr><td><strong>Ekspor <\/strong><strong>satu<\/strong><strong> <\/strong><strong>pintu<\/strong><\/td><td>PP baru: BUMN Danantara (DSI) jadi eksportir tunggal batu bara, CPO &amp; ferroalloy. Transisi 1 Jun\u201331 Des 2026, penuh 1 Jan 2027; berpotensi meluas ke komoditas strategis lain.<\/td><td>DSI jadi pihak ketiga di tiap transaksi \u2192 siklus kas penambang memanjang dan modal kerja terikat. Tambahan biaya &amp; margin berpotensi menggerus margin eksportir.<\/td><td>20 Mei 2026<\/td><\/tr><tr><td><strong>Potensi penurunan peringkat S&amp;P<\/strong><\/td><td>Peringkat BBB\/Stabil. S&amp;P: pembayaran bunga \u201csangat mungkin\u201d lewati ambang 15% pendapatan; bila berlanjut berisiko aksi negatif. Moody\u2019s &amp; Fitch sudah pangkas outlook ke negatif.<\/td><td>Langkah Moody\u2019s picu aksi jual saham, obligasi &amp; rupiah. Risiko downgrade tahan minat asing dan naikkan cost of capital bank.<\/td><td>Feb 2026<\/td><\/tr><tr><td><strong>Royalti <\/strong><strong>tambang<\/strong><strong> <\/strong><strong>progresif<\/strong><\/td><td>PP 18 &amp; 19\/2025: royalti jadi progresif mengikuti harga \u2014 nikel 10%\u219214\u201319%, tembaga 5%\u219210\u201317%, batu bara +1ppt (maks 13,5%).<\/td><td>Tarif disebut tertinggi di antara produsen sejenis; menekan eksportir batu bara\/logam dan sektor komoditas saat harga global mengalami kenaikan.<\/td><td>27 Mar 2026<\/td><\/tr><tr><td><strong>Retensi DHE SDA<\/strong><\/td><td>PP 21\/2026: eksportir non-migas wajib parkir 100% devisa di dalam negeri 12 bulan, hanya via bank Himbara, konversi rupiah maks 50%. Tujuannya menjaga pasokan dolar &amp; rupiah.<\/td><td>Berpotensi mempersempit likuiditas dolar di bank swasta dan menambah friksi pendanaan; pasar nilai kelegaan rupiah hanya sementara.<\/td><td>1 Jun 2026<\/td><\/tr><tr><td><strong>Isu tata Kelola MBG<\/strong><\/td><td>Kejagung tetapkan eks Kepala BGN &amp; dua deputi tersangka korupsi terkait program MBG, sehari usai diberhentikan Prabowo. Anggaran MBG: Rp85,7tn (2025) \u2192 Rp268tn (2026).<\/td><td>Korupsi di program unggulan memperkuat narasi lemahnya tata kelola yang melatari pemangkasan outlook peringkat \u2014 menahan arus dana asing.<\/td><td>3 Jun 2026<\/td><\/tr><tr><td><strong>Pelemahan rupiah<\/strong><\/td><td>Rupiah tembus 17.900\/USD saat aturan valas baru berlaku (1 Jun 2026), tertekan arus modal keluar. Kelegaan dari DHE dinilai hanya sementara.<\/td><td>Kurs lemah &amp; volatil menahan arus masuk ke aset rupiah, menekan BI soal suku bunga, dan naikkan biaya lindung nilai bank.<\/td><td>1 Jun 2026<\/td><\/tr><tr><td><strong>Ruang <\/strong><strong>fiskal<\/strong><strong> yang <\/strong><strong>menipis<\/strong><\/td><td>Defisit Q1 2026 Rp240tn (0,93% PDB), ~2,5\u00d7 setahun lalu; keseimbangan primer (\u2212Rp95,8tn) lampaui pagu setahun (Rp89,7tn). Belanja +31% vs pendapatan +11%; defisit penuh ~2,9% PDB vs target 2,68%.<\/td><td>Penerbitan obligasi domestik yang besar menggeser kredit bank &amp; sedot likuiditas; r&gt;g (~6,6% biaya utang vs 5,1% tumbuh) jaga utang &amp; premi risiko ~250bp di atas UST tetap tinggi.<\/td><td>Apr\u2013Mei 2026<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><figcaption class=\"wp-element-caption\">Source: Bloomberg, Kompas, CNBC Indonesia, S&amp;P Global, Moody\u2019s, Fitch, Jakarta Post, Mining.com, SSEK, Castle Asia, Gotrade, Detik, CNN Indonesia, IDNFinancials, Jakarta Globe, Asia Times<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"has-text-color has-link-color wp-elements-4 wp-block-paragraph\" style=\"color:#1428a0\"><strong>Pemerintah mulai mendengar pasar<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><tbody><tr><td><strong>Langkah<\/strong><\/td><td><strong>Apa yang terjadi<\/strong><\/td><td><strong>Sinyal ke pasar<\/strong><\/td><td><strong>Tanggal<\/strong><\/td><\/tr><tr><td><strong>Pemangkasan anggaran MBG<\/strong><\/td><td>Pagu MBG 2026 dipotong Rp335 tn \u2192 Rp268 tn (hemat Rp67 tn) atas instruksi Presiden. Layanan sekolah jadi 5 hari\/pekan.<\/td><td>Disiplin fiskal atas program pemerintah. Defisit APBN April 2026 terjaga 0,64% PDB; ruang efisiensi masih terbuka.<\/td><td>19 Mei 2026, eksekusi Mei\u2013Jun<\/td><\/tr><tr><td><strong>Klarifikasi ekspor satu pintu (DSI)<\/strong><\/td><td>Danantara: kontrak eksisting normal, <em>rollout<\/em> penuh mundur ke 1 Jan 2027. DSI tidak melakukan transaksi jual beli\u2014 hanya mengawasi kewajaran harga ekspor (<em>anti under-invoicing<\/em>).<\/td><td>De-eskalasi: dari perantara tunggal menjadi pengawas harga. Kepastian kontrak &amp; arus kas bagi eksportir batu bara, CPO, dan ferroalloy.<\/td><td>8 &amp; 12 Jun 2026<\/td><\/tr><tr><td><strong>Gross split batal untuk tambang<\/strong><\/td><td>Menteri ESDM Bahlil: gross split hanya berlaku di migas. Sektor minerba tanpa perubahan aturan bagi pelaku eksisting.<\/td><td>Kepastian regulasi tambang; kekhawatiran kenaikan royalti emiten batubara &amp; logam memudar.<\/td><td>8 Jun 2026<\/td><\/tr><tr><td><strong>BI rate naik 25 bps ke 5,50%<\/strong><\/td><td>RDG dipercepat dari jadwal 17 Juni. DF 4,50%, LF 6,25%. Koordinasi fiskal-moneter (6 Jun) untuk stabilkan rupiah &amp; daya tarik SRBI\/SBN.<\/td><td>Otoritas sigap melakukan stabilisasi rupiah yang sempat tembus Rp18.100\/USD. Imbal hasil naik untuk tarik kembali dana asing.<\/td><td>9 Jun 2026<\/td><\/tr><tr><td><strong>Penataan ulang tata kelola MBG<\/strong><\/td><td>Titik dapur (SPPG) membengkak 21.000 \u2192 27.877; boros &gt;Rp1 tn\/bln (~Rp12 tn\/thn). Perbaikan tata kelola ditargetkan rampung sebulan; Kejagung usut jual-beli izin SPPG era BGN lama.<\/td><td>Pemangkasan anggaran disertai pembenahan &amp; penegakan hukum. Memperkuat kredibilitas konsolidasi fiskal di mata investor &amp; lembaga rating.<\/td><td>11 Jun 2026<\/td><\/tr><tr><td><strong>Revisi<\/strong><strong> target <\/strong><strong>Kopdes<\/strong><strong> Merah Putih<\/strong><\/td><td>Target dipangkas: bukan 80.000 unit, tapi ~40.000 titik bertahap. Dari ~83.000 unit berbadan hukum, baru 12.533 selesai; uji operasional di 1.061 Kopdes Kab. Bandung.<\/td><td>Program unggulan dikalibrasi ke target realistis &amp; bertahap. Mengurangi risiko eksekusi &amp; tekanan belanja; tak lagi bergantung penuh pada APBN.<\/td><td>11 Jun 2026<\/td><\/tr><tr><td><strong>Reaksi pasar<\/strong><\/td><td>IHSG +7,57% ke 5.746 (9 Jun), hijau perdana sejak 3 Jun. Bank besar rebound: BBCA +9,7%, BBNI +5,5%, BMRI +4,2%, BBRI +3,2% (10 Jun). Asing kembali <em>net buy <\/em>di keempatnya.<\/td><td>Kepercayaan mulai pulih oleh faktor domestik; rupiah menguat dua hari beruntun. Katalis berikutnya: pengumuman MSCI akhir Juni.<\/td><td>9\u201311 Jun 2026<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><figcaption class=\"wp-element-caption\">Source: BI, Kemenkeu, Kementerian ESDM, Kemensesneg, Kemenko Pangan, Kemenkop, Antara, CNBC Indonesia, Bloomberg Technoz, Investor Daily, RTI Business (Mei\u2013Juni 2026)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/www.sam.co.id\/admin\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/202606-SAM-Monthly-Newsletter.pdf\">Download Ulasan Pasar dan Ekonomi bulan Juni 2026 selengkapnya<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ulasan Pasar Global Tema AI masih mendominasi pergerakan indeks saham global Pasar saham global mengalami penguatan sejak awal tahun. Rerata indeks saham global, yang terdiri dari indeks saham negara maju dan negara berkembang, mencatatkan kenaikan sebesar 11%. Indeks saham Korea Selatan (KOSPI) tercatat sebagai pemimpin indeks saham global, sementara indeks saham Indonesia (IHSG) menjadi yang paling tertinggal. Indeks saham negara-negara berkembang relatif tertinggal dibandingkan dengan indeks saham global pada tahun ini. Indeks saham Thailand (SET), Brazil (BOVESPA), dan Meksiko (S&amp;P\/BMV IPC) tercatat berkinerja lebih baik. Di sisi lain, indeks saham Indonesia (IHSG), India (SENSEX), dan Filipina (PSEi) relatif tertinggal sejak awal tahun. Indeks saham negara-negara maju mencatatkan hasil positif pada tahun ini. Indeks saham yang relatif unggul adalah Korea Selatan (KOSPI), diikuti oleh Taiwan (TWSE), Jepang (Nikkei 225), dan Teknologi AS (NASDAQ). Sementara indeks saham Denmark (OMX Copenhagen), Hong Kong (Hang Seng), dan Jerman (DAX) tercatat tertinggal. Dari sisi kinerja sektoral saham pada kawasan-kawasan ekonomi besar di dunia, sektor Teknologi, Energi, dan Perindustrian cenderung memimpin sejak awal tahun. Sementara sektor Barang Konsumen Non-Primer, Kesehatan, dan Keuangan relatif tertinggal. Sepanjang Mei 2026, pasar ekuitas global melanjutkan reli kuatnya dengan saham global naik terdorong oleh kuatnya laba sektor teknologi dan antusiasme terhadap tema investasi kecerdasan buatan. Sentimen risiko juga membaik karena perkembangan diplomatik AS\/Iran yang disertai dengan penurunan harga minyak. Meski demikian, menjelang akhir Mei pasar memperkirakan adanya peluang bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga pada akhir tahun karena tekanan inflasi. Ulasan Makro Ekonomi Indonesia Kombinasi sentimen negatif dari nilai tukar dan harga minyak dunia Indeks Keyakinan Konsumen masih melanjutkan tren penurunan sejak bulan Januari 2026 dari level 126,97 menjadi 120,90 di bulan Mei 2026. Di periode yang sama, Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini juga menurun dari 115,12 menjadi 112,20, sedangkan Indeks Ekspektasi Konsumen turun dari 138,81 menjadi 129,70. Kementerian ESDM mengumumkan Indonesia Crude Price (ICP) bulan Mei 2026 di harga 106,56 USD\/barel, turun dibandingkan bulan April di harga 117,31. Namun jika dibandingkan harga awal tahun masih jauh lebih tinggi yaitu 64,41 USD\/barel di Januari 2026. Asumsi ICP di APBN 2026 di harga 70 USD\/barel. Sejak awal tahun hingga akhir bulan Mei 2026 nilai tukar Rupiah melemah 7,09% terhadap USD dari 16.690 menjadi 17.874 per USD. Pelemahan tersebut salah satu yang terdalam dibandingkan mata uang beberapa negara lain. Di sepanjang bulan Mei 2026 nilai tukar Rupiah terhadap USD melemah 3,00%. Adapun selama 1 tahun terakhir nilai tukar Rupiah terhadap USD melemah 9,72%. Tema Investasi Khusus: Dinamika Kebijakan Tekanan kebijakan pemerintah terhadap pasar Kebijakan Pokok kebijakan Dampak ke pasar Tanggal Ekspor satu pintu PP baru: BUMN Danantara (DSI) jadi eksportir tunggal batu bara, CPO &amp; ferroalloy. Transisi 1 Jun\u201331 Des 2026, penuh 1 Jan 2027; berpotensi meluas ke komoditas strategis lain. DSI jadi pihak ketiga di tiap transaksi \u2192 siklus kas penambang memanjang dan modal kerja terikat. Tambahan biaya &amp; margin berpotensi menggerus margin eksportir. 20 Mei 2026 Potensi penurunan peringkat S&amp;P Peringkat BBB\/Stabil. S&amp;P: pembayaran bunga \u201csangat mungkin\u201d lewati ambang 15% pendapatan; bila berlanjut berisiko aksi negatif. Moody\u2019s &amp; Fitch sudah pangkas outlook ke negatif. Langkah Moody\u2019s picu aksi jual saham, obligasi &amp; rupiah. Risiko downgrade tahan minat asing dan naikkan cost of capital bank. Feb 2026 Royalti tambang progresif PP 18 &amp; 19\/2025: royalti jadi progresif mengikuti harga \u2014 nikel 10%\u219214\u201319%, tembaga 5%\u219210\u201317%, batu bara +1ppt (maks 13,5%). Tarif disebut tertinggi di antara produsen sejenis; menekan eksportir batu bara\/logam dan sektor komoditas saat harga global mengalami kenaikan. 27 Mar 2026 Retensi DHE SDA PP 21\/2026: eksportir non-migas wajib parkir 100% devisa di dalam negeri 12 bulan, hanya via bank Himbara, konversi rupiah maks 50%. Tujuannya menjaga pasokan dolar &amp; rupiah. Berpotensi mempersempit likuiditas dolar di bank swasta dan menambah friksi pendanaan; pasar nilai kelegaan rupiah hanya sementara. 1 Jun 2026 Isu tata Kelola MBG Kejagung tetapkan eks Kepala BGN &amp; dua deputi tersangka korupsi terkait program MBG, sehari usai diberhentikan Prabowo. Anggaran MBG: Rp85,7tn (2025) \u2192 Rp268tn (2026). Korupsi di program unggulan memperkuat narasi lemahnya tata kelola yang melatari pemangkasan outlook peringkat \u2014 menahan arus dana asing. 3 Jun 2026 Pelemahan rupiah Rupiah tembus 17.900\/USD saat aturan valas baru berlaku (1 Jun 2026), tertekan arus modal keluar. Kelegaan dari DHE dinilai hanya sementara. Kurs lemah &amp; volatil menahan arus masuk ke aset rupiah, menekan BI soal suku bunga, dan naikkan biaya lindung nilai bank. 1 Jun 2026 Ruang fiskal yang menipis Defisit Q1 2026 Rp240tn (0,93% PDB), ~2,5\u00d7 setahun lalu; keseimbangan primer (\u2212Rp95,8tn) lampaui pagu setahun (Rp89,7tn). Belanja +31% vs pendapatan +11%; defisit penuh ~2,9% PDB vs target 2,68%. Penerbitan obligasi domestik yang besar menggeser kredit bank &amp; sedot likuiditas; r&gt;g (~6,6% biaya utang vs 5,1% tumbuh) jaga utang &amp; premi risiko ~250bp di atas UST tetap tinggi. Apr\u2013Mei 2026 Source: Bloomberg, Kompas, CNBC Indonesia, S&amp;P Global, Moody\u2019s, Fitch, Jakarta Post, Mining.com, SSEK, Castle Asia, Gotrade, Detik, CNN Indonesia, IDNFinancials, Jakarta Globe, Asia Times Pemerintah mulai mendengar pasar Langkah Apa yang terjadi Sinyal ke pasar Tanggal Pemangkasan anggaran MBG Pagu MBG 2026 dipotong Rp335 tn \u2192 Rp268 tn (hemat Rp67 tn) atas instruksi Presiden. Layanan sekolah jadi 5 hari\/pekan. Disiplin fiskal atas program pemerintah. Defisit APBN April 2026 terjaga 0,64% PDB; ruang efisiensi masih terbuka. 19 Mei 2026, eksekusi Mei\u2013Jun Klarifikasi ekspor satu pintu (DSI) Danantara: kontrak eksisting normal, rollout penuh mundur ke 1 Jan 2027. DSI tidak melakukan transaksi jual beli\u2014 hanya mengawasi kewajaran harga ekspor (anti under-invoicing). De-eskalasi: dari perantara tunggal menjadi pengawas harga. Kepastian kontrak &amp; arus kas bagi eksportir batu bara, CPO, dan ferroalloy. 8 &amp; 12 Jun 2026 Gross split batal untuk tambang Menteri ESDM Bahlil: gross split hanya berlaku di migas. Sektor minerba tanpa perubahan aturan bagi pelaku eksisting. Kepastian regulasi tambang; kekhawatiran kenaikan royalti emiten batubara &amp; logam memudar. 8 Jun 2026 BI rate naik 25 bps ke 5,50% RDG dipercepat dari jadwal 17 Juni. DF 4,50%, LF 6,25%. Koordinasi fiskal-moneter (6 Jun) untuk stabilkan rupiah &amp; daya tarik SRBI\/SBN. Otoritas sigap melakukan stabilisasi rupiah yang sempat tembus Rp18.100\/USD. Imbal hasil naik untuk tarik kembali dana asing. 9 Jun 2026 Penataan ulang<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4,3,6,8,182],"tags":[655,445,619,653,654,473],"class_list":["post-7086","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-artikel","category-berita","category-riset","category-tinjauan-pasar-bulanan","category-ulasan-ekonomi","tag-tema-investasi-khusus","tag-ulasan-ekonomi","tag-ulasan-ekonomi-bulanan","tag-ulasan-ekonomi-dan-pasar-2026","tag-ulasan-makro-ekonomi-indonesia","tag-ulasan-pasar-global"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.sam.co.id\/admin\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7086","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.sam.co.id\/admin\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.sam.co.id\/admin\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sam.co.id\/admin\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sam.co.id\/admin\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=7086"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.sam.co.id\/admin\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7086\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7093,"href":"https:\/\/www.sam.co.id\/admin\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7086\/revisions\/7093"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.sam.co.id\/admin\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=7086"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sam.co.id\/admin\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=7086"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sam.co.id\/admin\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=7086"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}