{"id":4821,"date":"2021-07-12T19:53:06","date_gmt":"2021-07-12T19:53:06","guid":{"rendered":"https:\/\/www.sam.co.id\/?p=4821"},"modified":"2021-07-26T08:12:46","modified_gmt":"2021-07-26T08:12:46","slug":"buletin-bulanan-juli-2021-sam-quarterly-newsletter-digital-banking","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.sam.co.id\/admin\/?p=4821","title":{"rendered":"Buletin Bulanan \u2013 Juli 2021 (SAM Quarterly Newsletter):  Digital Banking"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Ulasan Pasar Global  <\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"> Ulasan lengkap\u00a0<strong><a href=\"https:\/\/www.sam.co.id\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/SAM-Quarterly-Newsletter-Jul-2021.pdf\">unduh file .pdf<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Pasar  saham  global  mengalami  penguatan  sejak  awal  tahun  hingga bulan   Juni   2021   dan   relatif   hanya   sedikit   indeks   saham yang mencatatkan  hasil  negatif  sepanjang  tahun  berjalan  2021.  Indeks saham   Swedia   (OMX   Stockholm)   mencatatkan   kenaikan   tertinggi, sementara indeks saham Malaysia (FBMKLCI) mencatatkan penurunan terbesar. <\/li><li>Indeks  saham  negara-negara  maju  mencatatkan  hasil  yang  positif, dipimpin  oleh  indeks  saham  Swedia  (OMX  Stockholm),  diikuti  oleh Amerika Serikat (S&amp;P 500), Eropa (STOXX 600), Jerman (DAX), Denmark (OMX Copenhagen), Inggris (FTSE 100), dan Jepang (Nikkei 225). <\/li><li>Indeks   saham   di   beberapa   negara   berkembang   juga   melanjutkan penguatan  sejak  awal  tahun.  Indeks  saham  Taiwan  (TWSE),  Rusia  (MOEX), Korea Selatan (KOSPI), Mexico (S&amp;P\/BMV), dan Afrika Selatan (FTSE\/JSE) memimpin penguatan.  <\/li><li>Sektor  Energi,  Finansial,  Industrial  dan  Material  cenderung  menjadi sektor   yang   berkinerja   terbaik   secara   global   sejak   awal   tahun,  meskipun  mulai  melemah  sejak  pertengahan  bulan  Mei.  Di  sisi  lain,  sektor-sektor  yang  berkaitan  dengan  Teknologi  menguat  sejak  akhir  Mei.  Sementara  sektor-sektor  yang  cenderung  defensif  (Konsumsi,  Kesehatan,   dan   Utilitas)   memiliki   kinerja   yang   relatif   tertinggal  dibandingkan indeks acuannya.  <\/li><li>Penguatan  harga  minyak  dalam  beberapa  minggu  menjadi  sentimen  yang  positif  bagi  indeks saham secara  global. Di sisi  lain,  indeks Dolar  AS  juga  cenderung  mengalami  penguatan  dalam  beberapa  minggu  terakhir.  <\/li><\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Tema Investasi Khusus: Digital Banking<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Sepanjang  tahun  berjalan  2021  ini,  tema  sektor  berbasis  teknologi membukukan   kinerja   tertinggi.   Hingga   tulisan   ini   disusun,   indeks sektoral    IDXTECH    tercatat    menguat    483%,    jauh    meninggalkan sektor-sektor lainnya. <\/li><li>Salah  satu  sektor  yang  berhubungan  erat  dengan  teknologi  akhir-akhir ini   adalah   sektor   teknologi   finansial   dan   perbankan   digital, yang perkembangannya  juga  sedang  didorong  oleh  Otoritas  Jasa  Keuangan (OJK) melalui pemberian izin khusus untuk bank digital. <\/li><li>Berbeda  dengan  perbankan  konvensional  yang  telah  kita  kenal,  bank digital mengedepankan   minimum   physical   presence,   yakni   hampir seluruh layanan perbankan, seperti pembukaan rekening, deposito, dan pengajuan kredit, dilakukan secara virtual melalui aplikasi. Tren ini telah menjadi   kelaziman   global   dengan   beberapa   pemain   utama   global seperti Revolut dan Monzo di Inggris. <\/li><li> Di  Indonesia,  kita terus melihat perkembangan  perbankan  digital,  baik berupa pseudo-digital bank  (layanan  perbankan  digital  yang   hadir berdampingan  dengan  perbankan  konvensional  dari  bank  yang  sama), maupun   bank   digital   sepenuhnya   yang   dimiliki   oleh   perusahaan teknologi serta bank. <\/li><li> Roland  Berger,  sebuah  firma  konsultan  internasional  yang  berbasis  di Jerman, memperkirakan jumlah kantor cabang  perbankan  di Indonesia akan berkurang lebih dari 7 ribu dalam 10 tahun mendatang. <\/li><li>Tren  perbankan  digital  ini  perlu  kita  terus  pantau  dan  ikuti  bersama, bukan  saja  dalam  hal  fitur  dan  kemudahannya,  namun  juga  tentang keamanan  data,  mutu  pelayanan  kepada  pelanggan,  serta  integritas sistem.     <\/li><\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">  <strong><a href=\"https:\/\/www.sam.co.id\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/SAM-Quarterly-Newsletter-Jul-2021.pdf\">Baca ulasan lebih lengkap di sini!<\/a><\/strong> <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ulasan Pasar Global Ulasan lengkap\u00a0unduh file .pdf Pasar saham global mengalami penguatan sejak awal tahun hingga bulan Juni 2021 dan relatif hanya sedikit indeks saham yang mencatatkan hasil negatif sepanjang tahun berjalan 2021. Indeks saham Swedia (OMX Stockholm) mencatatkan kenaikan tertinggi, sementara indeks saham Malaysia (FBMKLCI) mencatatkan penurunan terbesar. Indeks saham negara-negara maju mencatatkan hasil yang positif, dipimpin oleh indeks saham Swedia (OMX Stockholm), diikuti oleh Amerika Serikat (S&amp;P 500), Eropa (STOXX 600), Jerman (DAX), Denmark (OMX Copenhagen), Inggris (FTSE 100), dan Jepang (Nikkei 225). Indeks saham di beberapa negara berkembang juga melanjutkan penguatan sejak awal tahun. Indeks saham Taiwan (TWSE), Rusia (MOEX), Korea Selatan (KOSPI), Mexico (S&amp;P\/BMV), dan Afrika Selatan (FTSE\/JSE) memimpin penguatan. Sektor Energi, Finansial, Industrial dan Material cenderung menjadi sektor yang berkinerja terbaik secara global sejak awal tahun, meskipun mulai melemah sejak pertengahan bulan Mei. Di sisi lain, sektor-sektor yang berkaitan dengan Teknologi menguat sejak akhir Mei. Sementara sektor-sektor yang cenderung defensif (Konsumsi, Kesehatan, dan Utilitas) memiliki kinerja yang relatif tertinggal dibandingkan indeks acuannya. Penguatan harga minyak dalam beberapa minggu menjadi sentimen yang positif bagi indeks saham secara global. Di sisi lain, indeks Dolar AS juga cenderung mengalami penguatan dalam beberapa minggu terakhir. Tema Investasi Khusus: Digital Banking Sepanjang tahun berjalan 2021 ini, tema sektor berbasis teknologi membukukan kinerja tertinggi. Hingga tulisan ini disusun, indeks sektoral IDXTECH tercatat menguat 483%, jauh meninggalkan sektor-sektor lainnya. Salah satu sektor yang berhubungan erat dengan teknologi akhir-akhir ini adalah sektor teknologi finansial dan perbankan digital, yang perkembangannya juga sedang didorong oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui pemberian izin khusus untuk bank digital. Berbeda dengan perbankan konvensional yang telah kita kenal, bank digital mengedepankan minimum physical presence, yakni hampir seluruh layanan perbankan, seperti pembukaan rekening, deposito, dan pengajuan kredit, dilakukan secara virtual melalui aplikasi. Tren ini telah menjadi kelaziman global dengan beberapa pemain utama global seperti Revolut dan Monzo di Inggris. Di Indonesia, kita terus melihat perkembangan perbankan digital, baik berupa pseudo-digital bank (layanan perbankan digital yang hadir berdampingan dengan perbankan konvensional dari bank yang sama), maupun bank digital sepenuhnya yang dimiliki oleh perusahaan teknologi serta bank. Roland Berger, sebuah firma konsultan internasional yang berbasis di Jerman, memperkirakan jumlah kantor cabang perbankan di Indonesia akan berkurang lebih dari 7 ribu dalam 10 tahun mendatang. Tren perbankan digital ini perlu kita terus pantau dan ikuti bersama, bukan saja dalam hal fitur dan kemudahannya, namun juga tentang keamanan data, mutu pelayanan kepada pelanggan, serta integritas sistem. Baca ulasan lebih lengkap di sini!<\/p>\n","protected":false},"author":14,"featured_media":4822,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4,3,8,9,182],"tags":[434,423,449,451],"class_list":["post-4821","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-berita","category-tinjauan-pasar-bulanan","category-tinjauan-pasar-khusus","category-ulasan-ekonomi","tag-buletin-reksadana","tag-buletin-sam","tag-juli-2021","tag-laporan-khusus-reksadana"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.sam.co.id\/admin\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4821","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.sam.co.id\/admin\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.sam.co.id\/admin\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sam.co.id\/admin\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/14"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sam.co.id\/admin\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4821"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.sam.co.id\/admin\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4821\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4824,"href":"https:\/\/www.sam.co.id\/admin\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4821\/revisions\/4824"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sam.co.id\/admin\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4822"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.sam.co.id\/admin\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4821"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sam.co.id\/admin\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4821"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sam.co.id\/admin\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4821"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}