SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 02 Desember 2022 | Samuel Aset Manajemen
Samuel Aset Manajemen

SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian – 02 Desember 2022

Kilas Pasar

Indeks saham di Amerika Serikat bergerak bervariasi pada hari Kamis (1/12). Dow dan S&P 500 melemah sebesar -0.56% dan -0.09% sedangkan Nasdaq terapresiasi sebesar 0.13%. Dari Eropa, indeks FTSE 100 melemah sebesar -0.19%, STOXX600 terapresiasi sebesar 0.89%.

Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperdagangkan pada level Rp. 15.432. Dari komoditas, perdagangan minyak Brent dan WTI menguat masing-masing sebesar 0.14% dan 0.17% diperdagangkan pada level US$ 87.12 dan US$ 81.36 per barel.

Indeks acuan Asia, KOSPI Korea Selatan melemah sebesar -1.02%, diikuti oleh NIKKEI Jepang yang terdepresiasi sebesar -1.98%. Perdagangan indeks futures Amerika Serikat melemah pada pagi hari ini dengan Dow Jones, S&P dan Nasdaq terdepresiasi masing-masing sebesar -0.28%, -0.36% dan -0.46%.

Isu Ekonomi dan Pasar

Setelah mencatat deflasi pada bulan Oktober 2022 sebesar 0,11% secara bulanan alias month on month (MoM), Indeks Harga Konsumen (IHK) berbalik mengalami inflasi pada bulan November 2022. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, inflasi pada bulan laporan sebesar 0,09% MoM dengan IHK tercatat 112,85. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto mengatakan, kelompok penyumbang inflasi ini mayoritas berasal dari kelompok pangan. ?Beberapa komoditas yang menyumbang inflasi secara bulanan adalah telur ayam ras, tomat, beras, tempe, dan tahu mentah. Ada juga rokok kretek filter dan emas perhiasan,? tutur Setianto dalam paparan terkait inflasi IHK, Kamis (1/12). (Kontan)

Pemerintah akan menggelontorkan belanja negara Rp 3.061,2 triliun untuk menghadapi tantangan gejolak dan pelemahan ekonomi dunia 2023. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati merinci belanja negara yang tertera dalam APBN 2023 terdiri atas belanja pemerintah pusat Rp 2.246,5 triliun dan transfer ke daerah sebesar Rp 814,7 triliun. (Investor)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta seluruh kementerian/lembaga hingga pemerintah daerah (pemda) untuk segera merealisasikan belanja di APBN maupun APBD, khususnya belanja modal dan belanja sosial. Hal tersebut disampaikan Jokowi usai memberikan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran dan Buku Daftar Alokasi Transfer ke Daerah Tahun Anggaran 2023, di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/12/2022). ?Saya minta percepat realisasi belanja di APBN maupun APBD, khususnya belanja modal dan belanja sosial,? kata Jokowi, Kamis (1/12/2022). Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati usai menghadiri pemberian DIPA dan buku daftar alokasi TKD TA 2023 menyampaikan, realisasi belanja kementerian dan lembaga hingga akhir November 2022 adalah 78,2 persen atau Rp876 triliun dari total alokasi Rp1.119,5 triliun. (Bisnis)

Best Regards,

SAM Investment

SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—02-Desember-2022.pdf