Samuel Aset Manajemen

SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Kamis 17 Juni 2021

Kilas Pasar

 

Indeks saham di Amerika Serikat tercatat ditutup melemah pada perdagangan hari Rabu (16/4) kemarin setelah the Fed memberikan sinyal akan akan menaikkan tingkat suku bunga sebanyak dua kali pada akhir 2023. Indeks Dow Jones ditutup melemah 0.77%, S&P 500 ditutup melemah 0.54% dan NASDAQ melemah 0.24%.

 

Di Eropa, indeks acuan Euro Stoxx tercatat menguat 0.23% dan FTSE100 menguat 0.17%. Dari dalam negeri, IHSG ditutup melemah 0.17% pada perdagangan Rabu (16/4) kemarin.

 

Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tercatat melemah pada level Rp 14.237. Dari komoditas, minyak WTI dan Brent kompak melemah dengan masing-masing mengalami penurunan sebesar 0.93% dan 0.93% pada level US$ 71.48 dan US$ 73.7 per barel.

 

Pasar diperkirakan dibuka melemah pada hari ini, mengikuti indeks Nikkei yang pagi ini dibuka melemah 0.96% dan indeks KOSPI turun 0.76%. Indeks futures acuan juga tercatat melemah, dengan Dow Jones melemah 0.5%, S&P 0.57% dan Nasdaq melemah 0.75%

 

Isu Ekonomi dan Pasar

 

Federal Reserve System atau the Fed mengindikasikan akan mengetatkan pembelian obligasi yang selama ini digunakan untuk menunjang perekonomian dan pasar finansial pada saat pandemi. Selain itu, mereka juga  mengindikasikan akan menaikkan suku bunga acuan mereka hingga dua kali pada akhir tahun 2023 dan merubah estimasi nilai inflasi untuk tiga tahun ke depan. Tingkat inflasi diperkirakan akan mencapai 3.4% pada 2021 dibandingkan dengan estimasi awal pada bulan Maret lalu yang sebesar 2.4%, sedangkan untuk tahun 2022 estimasi tingkat inflasi diubah menjadi 2.1% dari yang sebelumnya 2% dan pada 2023 estimasi tingkat inflasi diubah menjadi 2.2% dari yang sebelumnya 2.1%. (Bloomberg)

 

World Bank memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia kembali ke zona positif pada 2021 yaitu sebesar 4.4% dan 5% pada tahun 2022. Sektor-sektor jasa yang tidak memiliki nilai tambah (low value-added) seperti perdagangan, transportasi dan bidang hospitality akan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk pulih. World Bank menyarankan Indonesia dapat memperbaiki penanganan pandemi terlebih setelah program vaksinasi terpantau masih lambat dan terdapat varian baru Covid-19 yang mulai menyebar di sejumlah negara. (Kontan)

 

Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

 

Best Regards,

SAM Investment

 

SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—17-Juni-2021.pdf