Samuel Aset Manajemen

SAM Ulasan Ekonomi dan Pasar Harian Senin 21 September 2020

Kilas Pasar

 

Indeks saham Amerika Serikat tercatat kembali melanjutkan pelemahan pada perdagangan Jumat (18/9). Dow turun 244,56 poin, atau 0,9%, menjadi 27.657,42. S&P 500 ditutup 1,1% lebih rendah pada 3.319,42. Sementara Nasdaq Komposit turun 1,1% menjadi 10.793,28. 

 

Hal yang sama terjadi pada pasar saham Eropa, dimana FTSE turun 42,87 poin atau 0,71% menjadi 6.007,05 sementara Stoxx600 juga turun 2,45 poin atau 0,66% menjadi 368,78.

 

Pagi ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada level RP 14.735,0. Selain itu, komoditas utama dunia, yaitu minyak WTI dan Brent melemah bersamaan masing-masing sebesar 0,70% dan 0,49%,

 

Prediksi Hari Ini

 

Pasar diperkirakan menguat hari ini, didorong sentimen pasar saham Asia. Pagi ini indeks Nikkei 225 dan Kospi dibuka menguat masing-masing sebesar 0,18% dan 0,33%. Sentimen positif lain juga diberikan oleh  indeks futures di Amerika Serikat yang juga menguat. Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq turun masing-masing sebesar 0,10%, 0,15% dan 0,27%.

 

Isu Ekonomi dan Pasar

 

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump merestui raksasa teknologi AS, Oracle, untuk menjadi mitra data bagi TikTok dan raksasa ritel AS, Walmart, untuk menjadi mitra komersial bagi penyedia aplikasi berbagi video asal Tiongkok tersebut. TikTok, yang disebut ancaman keamanan nasional oleh pemerintah AS, akan terhindar dari penutupan operasional di AS lewat kesepakatan ini.

 

Sentimen konsumen AS membaik pada awal September, menurut survei pada hari Jumat. University of Michigan mengatakan indeks sentimen konsumen naik menjadi 78,9 pada paruh pertama bulan ini dari pembacaan akhir 74,1 pada Agustus.

 

Bank Indonesia (BI) mencatat rupiah terdepresiasi 6,42% YTD terhadap dollar AS. Namun, BI masih optimis rupiah untuk apresiasi karena tingkat fundamental yang masih undervalued. Untuk berjaga-jaga, BI akan sigap memperkuat kebijakan stabilitas pengelolaan nilai tukar rupiah serta penguatan efektivitas operasi moneter dan ketersediaan likuiditas di pasar keuangan.

 

Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi SAM untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.

Best Regards,

SAM Investment

SAM-Ulasan-Ekonomi-dan-Pasar-Harian—21-September-2020.pdf