Samuel Aset Manajemen

SAM Ulasan Ekonomi Harian Selasa 19 Februari 2019

Kemungkinan indeks di bursa Asia akan cenderung terkoreksi hari ini terindikasi dari indeks futures bursa Asia yang sebagian besar tercatat merah dan harga minyak mentah yang pagi ini dibuka turun dibandingkan pembukaan pagi hari kemarin. Sementara rupiah berpotensi berlanjut menguat terbawa sentimen penguatan tiga mata uang kuat Asia yen, HK dolar dan Sin dolar terhadap US dolar. Kemungkinan rupiah menuju kisaran antara Rp.14.070  s.d Rp.14.100 per USD  (kurs tengah Bloomberg).

 

ULN Indonesia di tahun 2018 tercatat sebesar US$376,8 miliar atau naik 6,9% yoy. ULN Pemerintah naik 3,3% yoy, ULN Swasta naik 10,9% yoy. Sebagai rasio ULN Indonesia terhadap PDB naik menjadi 36,18% pada 2018 dari 34,71% pada 2017, namun DSR Tier 1 membaik dari 25,54% di tahun 2017 menjadi 24,08% di tahun 2018. ULN Indonesia masih aman dengan kemampuan bayar yang membaik .

 

Penjualan mobil di China turun tajam, 15,8% yoy pada bulan Janauri 2019, melanjutkan penurunan sebesar 13% yoy pada Desember 2018, dan merupakan penurunan yang sudah terjadi dalam 7 bulan berturut-turut. Penurunan penjualan ini mengikuti perlambatan ekonomi dari 6,8%  yoy pada tahun 2017 menjadi 6,6% yoy pada tahun 2018. Kemungkinan ekonomi China masih melambat terindikasi dari LEI yang dibawah level 100.



 

 

Salam,

Lana Soelistianingsih

Kepala Riset/Ekonom

Samuel Aset Manajemen

Telp: 62 21 28548828

 

 

 

PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

 

Ulasan-Ekonomi-Harian-Selasa-19-Februari-2019.pdf