Samuel Aset Manajemen

SAM Ulasan Ekonomi Harian Jumat 16 November 2018

Ada potensi indeks di bursa Asia akan naik hari ini terindikasi dari indeks futuresnya yang hampir semuanya hijau, dan terbantu dengan sentimen positif indeks di bursa AS yang kompak naik semalam dan harga minyak mentah dibuka naik pagi ini. Mata uang Asia HK dolar dan Sin dolar dibuka melemah terhadap USDolar pagi ini  yang bisa menjadi sentimen pelemahan rupiah menuju kisaran Rp.14.670 s.d Rp.14.700 per USD  (kurs tengah Bloomberg) walaupun tetap dengan penjagaan BI.

 

BI naikkan suku bunga acuan 25 bps pada RDG kemarin sehingga menjadi 6%. Kenaikan ini tampaknya mengantisipasi potensi pelemahan rupiah pasca diumumkannya neraca perdagangan yang defisit cukup signifikan mencapai US$1,8 miliar. Sebagaimana siaran persnya, BI menaikkan suku bunga ini untuk membawa kembali defisit transaksi berjalan ke level yang aman dan stabilisasi rupiah. Kemungkinan BI masih akan naikkan suku bunga acuannya satu (1) kali lagi pada RDG 19-20 Desember mendatang.

 

Neraca perdagangan pada Oktober 2018 tercatat seebsar US$1,8 miliar karena impor tumbuh jauh diatas pertumbuhan ekspor. Defisit terutama disumbang dari Kenaikan impor migas yang volumenya naik sebesar 20,37% mom dan harga migas yang naik sebesar 5,48% mom.  

 

 



 

 

Salam,

Lana Soelistianingsih

Kepala Riset/Ekonom

Samuel Aset Manajemen

Telp: 62 21 28548828

 

 

 

PT SAMUEL ASET MANAJEMEN

Menara Imperium Ground Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jakarta Selatan 12980 Indonesia

t. +62-21-2854 8828 | f. +62-21-8317474  |www.sam.co.id

 

Ulasan-Ekonomi-Harian-Jumat-16-November-2018.pdf