Samuel Aset Manajemen

SAM Ulasan Ekonomi Harian Rabu 16 Mei 2018

Sebagian besar indeks futures di bursa Asia tercatat merah sebagai indikasi potensi koreksi di bursa Asia hari ini ditambah dengan sentimen negatif dari bursa AS yang ditutup turun semalam dan harga minyak mentah yang dibuka turun pagi ini. Mata uang kuat Asia HK Dolar dan Sin Dolar dibuka melemah terhadap US Dolar yang bisa menjadi sentimen pelemahan rupiah menuju kisaran Rp.14.050s.d Rp.14.080 per USD (kurs tengah Bloomberg), dengan walaupun tetap dalam penjagaan BI.

 

ULN Indonesia pada Q1-2018 tercatat sebesar US$358,7 miliar dengan komposisi 55,1% ULN Pemerintah dan sisanya ULN Swasta. ULN Pemerintah mecatat kenaikan 1,81% mom (11,05% yoy), sebaliknya ULN Swasta tercatat turun hampir 1% mom tetapi naik 6,3% yoy. Rasio ULN Indonesia terhadap PDB turun menjadi 34,77% dari 34,79% pada akhir tahun 2017. Rasio ULN Indonesia ini masih relatif aman tetapi untuk ULN Pemerintah relatif terbatas. Rasio utang pemerintah tercatat sebesar 27% dari PDB, tersisa 8% dari PDB atau sekitar Rp.1.100 triliun.

 

Ekonomi Jepang pada Q1-2018  tercatat kontraksi 0,2% qtq atau minus 0,6% yoy, dibawah ekspektasi 0% qtq. Ekonomi Jepang mencatatkan perlambatan dalam 2 triwulan terakhir ini, dari sebelumnya 8 triwulan mencatatkan penguatan. Penurunan pada Q1-2018 ini karena konsumsi yang turun. Penurunan ekonomi ini kemungkinan temporer.

 

 

 

 

Salam,

Lana Soelistianingsih

Kepala Riset/Ekonom

Samuel Aset Manajemen

Telp: 62 21 28548828

 

Ulasan-Ekonomi-Harian-Rabu-16-Mei-2018.pdf